Penguasa Sejati yang dikenal sebagai Raja Beladiri yang bernama Xiao Yan yang telah membantai jutaan Iblis yang tak terhitung jumlahnya. Namun pada pertempuran akhir dia harus bertarung dengan Demon Lord dan mati bersama.
Xiao Yan terlahir kembali dimasa yang berbeda dan Dunia dengan budaya asing pada saat berumur 18 tahun. Dunia dimana Makhluk asing yang disebut Monster Abbys menyerang Bumi, peradaban sudah berubah dan dia memiliki seorang Adik yang bernama Xiao Xuan.
"Tidak memiliki Job tidak ada masalah untukku... Dewa, Iblis atau Monster sekalipun majulah. Aku akan membungkam semua orang dan berlajan sesuai dengan kendaliku."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dimas upss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21 - Keuntungan dan Rencana Bisnis
Pertarungan yang sengit didalam Dungeon terus terjadi selama setengah, bahkan setelah memiliki pengarahan akan kerjasama yang bagus tidak sedikit dari mereka yang terluka. Namun mereka sangat sadar jika bukan karena serangan besar Xiao Yan yang membunuh banyak Monster Raid ini tidak akan berjalan dengan mudah.
Mereka beristirahat sebentar dan mendapatkan dua relic yang bagus. Anting yang memiliki unsur sihir kegelapan dan kalung yang dapat menyimpan Mana cadangan, belum lagi masih banyak tanaman herbal yang tumbuh didalam Dungeon dan banyaknya Mayat Monster.
Dalam pelatihan ini tidak sedikit dari mereka yang menerobos seniman beladiri level 2. Tentunya karena semua ramuan sudah disiapkan untuk perkembangan mereka dan Xiao Yan secara pribadi memberikan beberapa tips dan metode.
Xiao Xuan menghampiri Kakaknya dan berbaring lemas ditanah, "Rasanya aku ingin mati karena lelah ?"
"Jika ditingkat ini kau sudah menyerah maka lebih baik tidak perlu melanjutkan pergi ke Universitas. Apa yang akan kau lalui dimasa depan mungkin akan jauh lebih sulit karena tidak ada aku disana !" Kata Xiao Yan sambil mengejek.
"Ayolah Kak... setidaknya berikan aku sedikit semangat seperti mengajariku pukulan kerenmu itu." Xiao Xuan sedikit berharap.
"Sudah aku katakan jika apa yang kau pelajari berbeda dengan apa yang aku kembangkan. Bahkan jika aku mengajarimu sampai matipun kau tidak akan bisa menguasainya, terlebih aku sudah memberikanmu Teknik Pernafasan Mana dan bukannya berlatih kau selalu sibuk dengan Gadis kecil itu. Teknik yang hebat seperti itu terasa sangat sia-sia jika ada ditanganmu." Kata Xiao Yan dengan santai.
Xiao Xuan tidak ingin berdebat dan memberikan semua Relic kepada Xiao Yan, diantara semua Relic kebanyakan tidak berharga sama sekali dan hanya anting yang sesuai dengannya. Bergerak secepat bayangan dan menambah kecepatan dengan bergerak seperti ular yang gesit.
Puluhan truk besar berdatangan dan satu helikopter mendarat didekat mereka. Xiao Yan sudah menghubungi tim pengumpul dan sisanya Mayat Monster dan herbal akan dikerjakan oleh mereka, melihat tumpukan mayat ini membuat mereka bekerja keras.
Xiao Yan memanggil Ketua Tim Hunter dan berkata, "Untuk sekarang kalian disini terlebih dahulu dan berikan para pengumpul keamanan. Setelah kalian kembali kalian bisa mengambil bayaran penuh dan terus berlatih. Grup Xiao akan menyediakan sumber daya berlatih untuk kalian dan aku tidak ingin kalian malas-malasan."
"Baik Ketua." Hormat Pria itu dengan sungguh-sungguh.
Setelah Xiao Yan menunjukan kekuatan mengerikan seperti itu sudah sepantasnya dia mendapatkan rasa hormat. Mengikutinya jauh lebih menjanjikan dan lebih baik menjadi anak yang patuh dari pada harus menimbulkan masalah dengannya.
Xiao Yan, Yun Shuang dan Adiknya kembali terlebih dahulu. Mereka mendapatkan sambutan hangat dari semua staf karena menyelesaikan Raid pertama mereka dan itu adalah Dungeon level 3. Yun Shuang terlihat ragu untuk memulai pembicaraan dan dia ingin pergi.
Xiao Yan mengusap kepalanya dan berkata, "Pergilah dan selamat karena menembus level 2. Sampaikan salamku kepada Ayahmu karena tidak bisa datang menyapanya secara langsung, setelah ini mungkin aku akan sangat sibuk."
"Terimakasih." Yun Shuang mengungkapkan terimakasihnya dengan tulus.
"Bukan apa-apa." Xiao Yan terlihat sangat santai.
"Ayo... Kakak Yun... aku akan mengantarmu pulang." Xiao Xuan mendapatkan kesempatan untuk pergi.
Xiao Yan tersenyum dan berkata, "Jangan pikir aku tidak tahu apa yang ada diotakmu, aku akan memberikan waktu dua hari untukmu bersenang-senang dengan pacarmu. Setelah itu jangan malas-malasan berlatih."
"Kakak memang orang yang paling pengertian." Xiao Xuan merasa senang dan kabur dengan cepat.
Xiao Yan pergi keruangannya bersama Zie Jin dan menghitung semua laporan yang masuk, keuntungan yang mereka dapatkan sangat besar dalam Raid ini dan kurang lebih sampai 500 juta serta bonus dari Serikat Hunter 300 juta. Setidaknya mereka sudah mengamankan gaji Pegawai dan beberapa pendapatan, belum lagi hasil penjualan Ramuan yang baru dan penyimpanan Relic.
Xiao Yan mandi sebentar dan keluar, "Bagaimana kondisi Pasar Gelap sekarang ?"
"Tuan Delta sangat menyukai ramuan itu dan menghubungi kita lewat nomor Grup Xiao. Namun karena Master tidak ada saya membuat keputusan sendiri dan sedikit lancang, dia membeli setengahnya dan sisanya akan dijual." Jawab Zie Jin sambil meminta maaf.
"Tak apa... keputusan yang kau ambil sudah sangat benar. Lagi pula kita memiliki hubungan jangka panjang dengannya dan kita menggunakan reputasinya untuk berdagang." Xiao Yan duduk santai dan mengambil air dingin.
Zie Jin mengambil dokumen dan memberikan semua ide yang tertulis disana, dia duduk disamping Xiao Yan dan merasakan perbedaan yang besar. Hawa kehadirannya memiliki daya tarik yang kuat dan ada perbedaan besar sejak terakhir kali bertemu.
Xiao Yan membacanya dengan serius dan berpikir rencana Zie Jin sangat luar biasa, "Ramuan obat ini belum terdaftar dan terdapat celah, jika ini keluar maka pihak lain yang tidak senang pasti akan menggunakan celah ini nantinya."
"Pada akhirnya semua tergantung pada Master sendiri... Zie Jin hanya memiliki otak yang sedikit pintar dan tidak banyak kegunaanya. Dapat melayani Master yang hebat dan bekerja dibawahnya sudah merupakan kebanggaan terbesar untukku." Kata Zie Jin dengan sungguh-sungguh.
Zie Jin memiliki cara yang lebih efesien untuk mengesahkan semua Ramuan ini, bukan hanya itu saja dan jika caranya berhasil maka perdagangan ramuan di Wilayah Timur dapat dikuasai. Kuncinya hanya tiga yaitu Luo Ning, Su Mo dan Militer.
Luo Ning sendiri kenal baik dengannya dan untuk mempromosikan Ramuan ini sebagai Ramuan yang bagus adalah hal yang mudah. Sedangkan untuk Su Mo selama itu bagus untuk Kota maka dia tidak akan menolaknya.
Sisanya hanya persetujuan Militer dan Xiao Yan akan kesana dalam dua bulan kedepan. Selain berkompetisi dirinya juga harus mendapatkan koneksi, efek ramuan ini akan cukup membantu Militer nantinya dan Xiao Yan harus menarik perhatian dengan kekuatannya sebagai bentuk promosi.
"Kau bukan hanya sangat pintar tapi juga sangat cantik. Katakan kepadaku hadiah apa yang ingin kau minta ?" Xiao Yan menggoda Zie Jin dan mengelus wajahnya.
"Aku tidak meminta apapun dari Master dan tidak tahu harus meminta apa." Zie Jin terlihat gugup dan bingung.
"Kau milikku ?" Tanya Xiao Yan sambil tersenyum.
"Ya." Zie Jin mengangguk dengan patuh.
"Kalau begitu aku sendiri yang memberikan hadiah." Xiao Yan mendorong Zie Jin berbaring dan mencium bibirnya dengan lembut.
Xiao Yan mengangkat Zie Jin dan membawanya pergi keruang istirahat, disana ada tempat tidur yang nyaman dan Xiao Yan melepaskan handuknya. Zie Jin merasa sangat gugup dan walaupun dia sudah menyerahkan segalanya tapi ini jauh berbeda ketika merasakannya secara langsung.
Xiao Yan membuka kancing baju Zie Jin dan melepaskan semua pakaiannya, pilihannya tidak salah dan gadis cantik yang patuh ini sangat luar biasa untuknya. Xiao Yan mendorongnya ketempat tidur dan memulai permainannya, dia sudah menahannya cukup lama dan ini tidak akan berakhir dengan cepat sampai tubuh Zie Jin hanya mengingat tentangnya.
Jangan biarkan pembaca yg budiman ke tang wkwkwkwkwkkkkkk