NovelToon NovelToon
Wanita Yang Dulu Kau Cerai Sekarang Kau Pinta Kembali

Wanita Yang Dulu Kau Cerai Sekarang Kau Pinta Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Pelakor / Pengganti / Cerai / Penyesalan Suami / Selingkuh / Chicklit
Popularitas:71.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rana Vanya

Rana wanita teguh dan pantang menyerah dua kata yang menggambarkan kepribadiannya, dia di paksa menikah dengan Faiz yang notabenenya merupakan calon suami kakaknya.


Apa boleh buat tanpa bisa menolak dia akhirnya resmi menikah dengan Faiz. Sang mertua mengharapkan kehadiran cucu di tengah-tengah keluarga dengan cepat meminta Rana untuk hamil. Tapi di tunggu punya tunggu Rana tak kunjung hamil hingga pernikahan mereka menginjak ke-tiga bulan barulah Rana mengalami yang namanya mual-mual, tapi dia bingung dia hamil atau asam lambungnya naik menyebabkan dia mual-mual.


Ini kisah drama rumah tangga receh dari mulai sang kakak yang tega merebut suami sang adik hingga terbongkarnya rahasia besar yang di sembunyikan. Ayo silahkan mampir jika penasaran, saya penulis amatir jika ada kesalahan atau tidak nyambung antar satu konflik mohon di bimbing atau di arahkan baik-baik sekian;

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rana Vanya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 20 Hari spesial berujung gagal

Part 20

Hari ini adalah hari yang penting serta spesial untuk istriku Rana karena tepat hari ini usianya bertambah. Aku sudah menyiapkan kado spesial untuk dia yaitu satu set perhiasan dari mulai kalung, gelang, cincin, dan satu gamis baru edisi spesial hanya ada dua di Indonesia. Harga yang aku keluarkan untuk membayarnya bukan main-main loh, satu set perhiasan totalnya bisa seharga beli satu mobil Pajero. Dan untuk gamis bisa beli satu unit Honda Vario. Fantastis bukan? Untuk orang tersayang harga segitu tidak ada artinya yang terpenting orang yang kita sayangi bahagia kita sudah senang sekali rasanya, oke balik lagi ke persiapan ulang tahun Rana.

"Ma udah siapkan semuanya" tanyaku pada mama yang masih sibuk memasak membantu para tetangga terdekat yang kami undang.

Acaranya tak terlalu besar yang terpenting itu kata mama ada yang ingin disampaikan pada hari ini juga. Aku saja tidak tahu apa yang mau disampaikan jadi jangan tanya dengan ku ya masalah apa itu, serta acara marahan dan sandiwara aku selama ini akan aku akhiri. Uh senangnya kalau tidur gak perlu peluk secara sembunyi-sembunyi lagi. Satu lagi bisa manja-manja dengan Rana seperti hari sebelumnya.

"Kamu jemput dulu Rana Iz di tempat Nina sahabatnya, mama suruh Rana ke sana biar jadi surprise. Bilang sama nak Nina gak usah bawa apa-apa" Mama mengucapkan itu karena apa Nina teman atau sahabatnya Rana itu kalau ada acara apa-apa pasti bawa kado jadi Mama memperingati dulu daripada Nina bawa kado kan.

"Oke Faiz pergi jemput Rana dulu ma, assalamualaikum" aku mengecup pipinya sambil memamerkan pada papaku yang berwajah masam karena pipi istrinya di kecup anaknya sendiri. Sambil menjulurkan lidah aku memamerkan kecupan yang aku lakukan.

Papa tipe orang yang cemburuan sekali pantang kalau mama dekat dengan orang lain mau pria ataupun wanita dan satu lagi anaknya juga dia cemburuin garis bawahi tebal-tebal. Padahalkan Faiz anaknya tapi entah kenapa papa tetap tidak berubah, sudahlah kita tinggalkan soal papa ayo kita jemput Rana dan sahabatnya itu.

Aku sudah dekat dengan rumah yang ditempati Nina, tinggal masuk pagar yang dijaga satpam kompleks lalu memberikan kartu nama Nina dan orangtuanya aku bisa langsung masuk. Pengamanannya sangat ketat membuatku bosan jika ramai yang berkunjung belum lagi acara antriannya hu melelahkan, makanya aku cari rumah tidak mau yang perumahan kompleks begini.

"Assalamualaikum dek saya sudah di depan".

"Sebentar mas" 5 menit kemudian Nina dan Rana keluar dengan gamis yang tidak pernah aku lihat mungkin itu baru pikirku.

"Maaf lama mas, nungguin Nina beres-beres dulu" jelasnya sambil menunduk tidak mau melihat wajahku.

Apa wajah yang tampak olehnya wajah marah ya sampai-sampai dia takut melihat wajahku.

"Jangan marah sama Rana kak, ini kesalahan Nina yang lama bersiapnya" bela Nina lalu menarik pergelangan tangan sahabatnya itu.

"Cepat orang di rumah sudah pada kumpul semua" sautku dingin pada mereka berdua yang mengambil posisi duduk di belakang.

Hu tahan Iz bentar lagi insyaallah kamu sudah bisa manja-manja sama Rana.

Skip depan rumah

"Lanjut masuk dulu sana, saya sambut ibu sama ayah kamu. Mama tunggu kamu di dalam" suruhku padanya yang langsung masuk kedalam rumah.

Tadi Rana sempat mau ikut aku nyambut ayah dan ibunya tapi aku larang karena bagaimanapun ini acaranya jadi dia yang paling dibutuhkan.

Semua tamu akhirnya datang, aku juga ikut masuk kedalam karena acaranya segera di mulai.

"Assalamualaikum nak Faiz kamu apa kabarnya" ayah mertuaku datang sambil menepuk bahuku lalu aku menyuruhnya agar masuk karena acara sebentar lagi akan dimulai.

"Ibu sama ayah masuk dulu. Faiz menyambut tetangga dahulu, Rana ada di dalam lagi sama mama".

"Mau ayah temenin nyambut tamu nak" tawar ayah tapi aku menggelengkan kepala.

"Ayah baru datang pasti capek, duduk dahulu ayah biar Faiz saja yang menyambut tamunya".

"Ayo yah ibu mau ketemu Rana kangen dia ini".

Akhirnya semua tamu dari tetangga dan teman dekatku datang juga termasuk Shireen yang datang dengan Rian sang dokter, mereka bergandengan tangan dengan Kia dalam gendongan Rian.

"Hay bro udah deket aja ni" ujarku melihat senyum malu-malu Shireen dan wajah kegirangan Kia yang minta digendong olehku.

"Hehehe doain menuju halal bro, ntar kalau kami udah halal, gue minta tiket bulan madu ke Venesia Italia" katanya dengan tersenyum sumringah.

"Enak aja orang gue bulan madunya di rumah elo pulak minta di Venesia".

"Sekali-kali nyenengin gue kenapa, gak asik loh jadi kawan" kata Rian sambil cemberut dan berwajah masam tanda merajuk.

"Udah tua masih sering pundungan aja lo" ledek ku padanya yang malah membuat tingkah dia semakin menjadi.

"Ayo sayang kita masuk, gak usah nungguin orang gak waras ini".

"Enak aja omongan elo, gue masih waras kali" sahutku tidak terima dibilang nggak waras dengan dokter gila Rian.

Aku masuk setelah memastikan tamu tidak ada yang belum datang. Acara demi acara telah terlaksana sama tiba-tiba mama menyampaikan hal yang begitu menyakitkan buatku

"Terimakasih semuanya karena telah di sempatkan hadir dalam acara kecil ini, kami sekeluarga mengadakan acara ini karena yang pertama menantu saya bertambah usianya dan kedua menantu saya sedang hamil anak kembar".

Deg

Deg

Rana sedang hamil?

Tapi sejak kapan?

Kenapa tidak ada yang memberitahu aku?

Apa aku tidak penting mengetahui hal itu, aku kan suaminya?

"Kami meminta doa atas kehamilannya Rana, semoga dilancarkan persalinannya serta bisa menjadi anak yang saleh dan saleha" kali ini ayah Danu yang berbicara, kami pun memanjatkan doa bersama setelah selesai barulah pemotongan tumpeng dan para tamu dipersilahkan untuk menikmati sajian yang telah terhidang.

"Rana ikut mas sebentar" ajakku pada Rana yang sedang bercanda gurau dengan mama dan ibunya.

"Iya mas" cicitnya pelan lalu meminta izin pada kedua ibunya itu.

Kami melangkahkan kaki menuju taman belakang agak ke pinggir tepatnya di bawah pohon mangga yang aku tanam 7 tahun lalu.

Dulu di lahan ini belum ada rumah hanya pekarangan kosong yang tidak ada tanaman satu pun, terus aku inisiatif untuk tanam pohon mangga karena memang mangga buah kesukaanku. Di bangun rumah pun saat aku ingin hidup mandiri makanya aku minta izin papa dan mama buat rumah di sini sekalian juga untuk ditinggali calon istri kelak.

"Jawab pertanyaan mas".

"Kamu sedang hamil kembar, iya" tanyaku padanya

"I-iya mas".

"Kenapa nggak ada yang bilang pada mas, dari kamu atau dari mulut semuanya" sentaku dingin dengan tangan terkepal erat.

"Bukan Rana ngga mau bilang mas tapi_

Drtt

Drtt

1
❤️⃟Wᵃfyulia❀∂я ❀ ⃟⃟ˢᵏ
pdahal faiz ini tdinya orang baik lo...
❤️⃟Wᵃfyulia❀∂я ❀ ⃟⃟ˢᵏ
tunggalin aja rana. kamu pasti kuat kok. bnyk yg msih syang sm kmu..
Fatma Kodja
lanjut thor 👍👍👍👍👍
Umi Musringah: ceritanya kurang pas rana di bikin oon
total 2 replies
Siti Rukanah
kapan rampunge..
Silviana: aduh maaf kak. gak ada kuota saya. besok ya saya update lagi
total 2 replies
Siti Rukanah
yaaah lambat deeh..
muhammad affar
sdh pergi aja yang jauh kamu rana
Galuh Setya
kok tambah aneh ya perubahan cahaya. apalagi habis rana pulang. apa jangan² cahaya tau kalo rana mau pergi. takutnya ibu nya rana kan sayag bnget ma cahaya jd bantu cahaya buat nyakitin rana
schatzie
inilah yg si dajjal itu inginkan menjatuhkan mental si rana,,, sabar rana kamu wanita kuat,,, hanya satu kamu harus bnyak hati2 dan waspada terhadap rubah betina itu
schatzie
duhhh rana kamu mau di apain lgi sama si manusia dajjal ini
Ira Sulastri
Rana lebih baik ga usah ikut, takut nanti di celakain ama Cahya

Dengan alasan yg tepat biar tetap di rumah saja, biarkan saja mereka kl mau jalan-jalan
Jue
Kalau masih sabar ini namanya orang bodoh , Kumbang bukan seekor bunga juga bukan sekuntum , Untuk apa bertahan di rumah lelaki dayus .
Silviana: sabar Bun sabar. Maaf Bun perlu kita eksekusi mati Faiz itu
total 1 replies
Lyda Wati
hemm knp si rana kembali lagi kan makan hati
Silviana: Namanya cinta Bun. Buta akan segalanya
total 1 replies
Ira Sulastri
Sudah betul ga usah kembali Rana, udah tau bini lagi hamil malah di buat sakit hati dan stress
Silviana: Buang ke Laut aja gak kak. Biar mati itu Faiz
total 1 replies
schatzie
sabar rana suatu saat nanti akan. ada jatah kebahagiaan untukmu,,, sekarang adalah ujian untukmu pertebal sabarmu perbanyak ikhlas mu,,, dan buat si fais bila masanya tiba bahkan penyesalan pun tak pantas kau dapatkan,,,
Silviana: makasih kak. Huhu terharu aku
total 4 replies
schatzie
dasar lanangan Koplakkk
Silviana: Koplak gak tuh bun
total 1 replies
Siti Rukanah
yaaah beerhenti lagi.. lambat deeh.. kpn habis nya..
Silviana: Sabar ya kak. Mohon maaf kuota saya gak ada n simpanan drive lagi abis gak bisa mikir n sibuk sama realita
total 1 replies
Ira Sulastri
Cerita bagus, ketegaran seorang istri yg telah di dzolimi oleh suami dan saudara angkatnya

Suami yg menurut agama tak pantas untuk di pertahankan lebih baik di hempaskan saja, suami menikah saudara angkat dr istri dlm kondisi hamil itu tak sah

Semoga bisa di ambil hikmahnya oleh setiap pembaca ☺️
Silviana: aamiin terimakasih dukungan nya kak
total 1 replies
Tarwiyah Nasa
Rana nya..goblok jika sakit hatinya ngapain masih di rumah suaminya.
apalagi suami jg masa bodoh dg dia dn anaknya.

ayahnya jg dah nyuruh pulang..masih ngeyel mau bertahan.
laki2 kek gitu ngapain di pertahanin
Silviana: buang di laut aja kali ya kak. kalau enggak kiloan jual organnya
total 1 replies
Jue
Suami itu layak di pertahankan selagi dia masih menjadi Imam buat isterinya tetapi berbeza pula setelah dia sudah kelewatan batas maka lepaskanlah , Allah SWT telah janjikan jodoh yang lebih baik dan layak buatmu , Di dalam Agama Islam juga tidak dibenarkan bermadu bersama kakak kandung di dunia melainkan salah satunya telah meninggal , Sekiranya mencintai salah satu maka salah satunya lagi dilepaskan , Wanita yang sedang hamil luar nikah itu haram dinikahi melainkan setelah melahirkan , Wanita yang sedang hamil juga tidak dibenarkan bercerai selain atas sebab-sebab tertentu contohnya Isteri itu mengandung bukan dari benih Suami , Sekiranya masih berlaku penceraian juga saat isteri tengah sarat hamil maka talak akan gugur setelah isteri melahirkan , Talak tidak akan gugur sekiranya mereka rujuk sebelum tamat tempoh edah penceraian .
Siti Rukanah
ayoo lanjuut..
Silviana: sudah lanjut kak. silahkan di cek
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!