NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Khitbah

Tiba-Tiba Khitbah

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Cintapertama
Popularitas:100k
Nilai: 5
Nama Author: Asda Tan

"Zahra, hari ini kamu bertunangan," ucap sang ummi kepada putri kesayangannya yang baru saja pulang bekerja. "Bertunangan? Apa maksud Ummi?" Zahra Alia, gadis cantik berusia 29 tahun yang dihadapkan pada perjodohan dengan seorang ustadz tanpa sepengetahuannya. Zahra ingin kabur karena bukan pernikahan seperti itu yang ia harapkan, karena cinta Zahra hanya untuk Alexander, sahabat baiknya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asda Tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan Ummi

"Suster, tolong bantu saya mendorong kursi roda anak itu sampai ke parkiran, saya sudah muak melihat tingkah manja dan kekanak-kanakannya!" ucap ummi Fatimah dengan nada suara datar namun mulai bersabar menahan emosi.

Ummi Fatimah keluar dari kamar rawat inap Zahra dengan langkah kaki cepat dan tanpa menatap putrinya sedikitpun, seolah kemarahan dan kekecewaan memuncak telah membaur menjadi satu.

Ada rasa sedih dan menyesal di dalam diri Zahra. Ia merasa berdosa karena telah lancang dan durhaka kepada orang tuanya. Bahkan rasanya teramat sangat sakit ketika ibunya pergi tanpa menatapnya sedikitpun. Dunia Zahra seolah hancur, ia benar-benar tidak punya lagi tiang yang menopang hidupnya. Ia merasa sudah benar-benar ditinggalkan oleh ibunya.

"Nona, kita jalan ya!" ucap sang suster yang membantu mendorong kursi roda Zahra. Namun, sang gadis cantik yang masih lemah itu hanya diam dalam kebisuan dengan tatapan kosong lurus ke depan, bahkan air mata terus jatuh membanjiri pipinya, seperti air hujan.

"Suster, Suster, tunggu!"

Zahra mendengar suara abi Abdullah memanggil-manggil namanya. Namun kesedihan dalam dirinya membuat Zahra enggan untuk membalikkan wajahnya untuk menatap ke sumber suara. Zahra seperti patang yang tidak memiliki nyawa, bahkan ia seperti mayat hidup dimana hidup segan mati tidak mau.

"Iya, Tuan," balas sang suster sembari menghentikan jalan kursi rodanya.

"Suster, ini adalah putri saya, biar saya saja yang membawa putri saya pulang," ucap sang ayah yang terdengar sangat ramah dan sopan sekali.

Sekilas mata Zahra melihat abi Abdullah tengah menenteng obat yang ditebus untuk sang putri. Ya, abi memang baru saja selesai menebus obat dan mengurus administrasi kepulangan putrinya.

"Nak, kita pulang ya!" ucap sang ayah dengan senyum mengembang yang tergambar jelas di wajah beliau yang telah keriput dan menua.

Abi Abdullah adalah ayah terbaik yang Zahra miliki di dunia ini, beliau tegas dalam mendidik putrinya, namun beliau memiliki cinta dan kasih sayang yang sangat luar biasa kepada Zahra. Tidak heran jika Zahra mencari calon suami dengan sifat-sifat seperti ayahnya. Tidak salah memang, jika pepatah lama mengatakan kalau seorang ayah adalah cinta pertama bagi anak perempuannya. Ya, sifat-sifat baik dan positif yang abi tanamkan dalam keluarga mereka menjadi patokan bagi Zahra dalam memilih pasangan hidupnya.

Abi Abdullah adalah seorang lelaki yang sangat bertanggung jawab untuk istri dan anak-anaknya, beliau akan melakukan apapun untuk kebahagian keluarga kecilnya, apalagi kepada Zahra, anak perempuan pertamanya. Abi sangat jarang sekali marah kepada putrinya, beliau juga akan melakukan apa saja demi membahagiakan dan memenuhi apa yang menjadi keinginan hati anak kesayangannya, sehingga Zahra merasa sangat beruntung memiliki seorang ayah seperti beliau.

"Zahra, sakit ya, Nak?"

Abi menatap putrinya dengan seksama sembari menghapus air mata yang terus mengalir membasahi pipi sang putri.

Abi sepertinya menyangka kalau tangisan karena kecelakaan yang Zahra alami, padahal rasa sakit itu muncul karena pertengkaran hebat sang gadis dengan ibunya.

"Nak, maafin Ummi ya. Ummi sayang sama Zahra dan Ummi tidak pernah bermaksud jahat kepada putrinya," nasehat abi Abdullah di tengah-tengah perjalanan mereka menuju parkiran.

Zahra diam, ia memang tidak menyangkal sama sekali kalau apa yang dikatakan oleh ayahnya memang benar adanya.

"Sayang, apa Zahra butuh atau ingin sesuatu?"

Abi terus bertanya kepada putrinya, namun lidah Zahra terlalu kelu untuk bisa mengatakan apapun. Bahkan rasanya hati itu semakin sakit dan teramat sangat terluka karena Zahra harus mengecewakan hati kedua orang tuanya.

"Kalau Ara butuh sesuatu bilang sama Abi, karena Abi pasti akan mengabulkannya. Jika Zahra merasa sakit, sabar sebentar ya, Nak, kita akan pulang dan di rumah Ara akan mendapatkan perawatan terbaik seperti di rumah sakit ini agar Ara cepat pulih," ujar sang ayah sembari mendorong kursi roda putrinya dengan ditemani suster yang akan merawat putrinya di rumah.

Sejujurnya, keberadaan Abi Abdullah saat ini membuat Zahra merasa tenang dan damai, beliau seperti salju putih yang bersih yang memadamkan panasnya gejolak api dalam diri Zahra. Ya, abi mungkin belum tahu bagaimana putri dan istrinya bertengkar hebat, abi juga mungkin tidak tahu bagaimana anak gadis kesayangannya itu tidak ingin menikah dengan seorang lelaki yang kini berlabel sebagai tunangannya itu, karena perihal perjodohan memang telah Zahra serahkan kepada ibunya dengan kata terserah yang kini menjadi bumerang untuk dirinya sendiri. Ya, tidak salah jika agama islam menganjurkan untuk mengucapkan dan mengatakan kata-kata yang baik-baik saja karena kata-kata itu adalah doa, jadi ketidakyakinan Zahra membuat ia terjebak dalam perangkap yang ia buat sendiri.

'Ya Allah, apakah ini kehidupan terbaik dan terindah yang Engkau janjikan kepada hamba-hamba Mu yang bersabar?' tanya Zahra di dalam hati.

Huft ...

Zahra menarik nafas panjang, kemudian ia pejamkan matanya, ia bayangkan panjangnya ujiannya hingga ketahap ini. Zahra telah bersabar dengan semua cobaan hidup yang Tuhan berikan kepadanya, berharap pernikahan impian dan kehidupan bahagia seperti dalam cerita-cerita romansa yang berakhir bahagia juga terjadi dalam kehidupannya, namun semua impian Zahra tidak menjadi kenyataan, rencananya tidak sama dengan takdir yang Tuhan berikan.

Kecewa?

Tentu saja hati itu merasakan kekecewaan yang teramat sangat, bahkan Zahra hampir saja mengakhiri hidupnya karena tidak bisa menerima takdir yang Tuhan berikan dan berdamai dengan dirinya sendiri. Namun, masih ada satu keyakinan yang tertanam di diri itu, bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hamba-Nya.

Tuhan juga tidak mungkin menetapkan perihal sesuatu jika itu bukanlah yang terbaik untuk hamba-Nya, karena Zahra percaya bahwa rencana Tuhan adalah rencana terbaik dan skenario Tuhan adalah skenario terindah yang diberikan kepada hamba-Nya.

'Lantas apa yang harus kulakukan sekarang?' ucap Zahra di dalam hati.

"Zahra, masuk ke mobil ya, Nak!"

Abi Abdullah menyadarkan Zahra dari lamunannya hingga sang gadis membuka matanya kembali.

Suster yang sedari tadi mengikuti mereka, kini membantu Zahra untuk naik ke dalam mobil dimana sang ibu telah duduk di depan tanpa bergeming sedikitpun.

"Abi, apakah anak itu mau pulang juga?" sindir sang ibu yang membuat hati Zahra terasa semakin sakit dan teriris. Namun, dihadapan sang ayah, Zahra bersikap tenang, ia tidak ingin melawan dan bersitegang dengan ibunya lagi karena itu akan melukai hati dan perasaan sang ayah, sebab beliau pasti akan merasa tidak benar dalam mendidik anak dan istrinya.

'Alex, apakah aku meminta Alex untuk kemari dan ikut mengantarku pulang?' suara batin Zahra mulai menggema di dalam hati, karena sampai saat ini yang ada didalam otak Zahra bercabang termasuk memikirkan Alex.

1
Samsiah Yuliana
lanjutkan Thor, lgi seru ini ceritanya
larasatiayu: smangattt lanjut
total 2 replies
Zayna Almeta
yuk mampir
Samsiah Yuliana
lanjut cerita nya,,,
udh mulai Seru nih,,,😍😍😍
Zayna Almeta: siap kak, pantengin terus ya kak
total 1 replies
Utayiresna🌷
Baiklah. aku pasti kuat menghadapi nya.. dan sama dengan Ara kau wanita yang kuat. semangat!
Zayna Almeta: semangat juga untuk kakak
total 1 replies
Utayiresna🌷
Setuju
Zayna Almeta: semangat utk ara dan kakak
total 1 replies
Selviana
Ini baru benar Zahra meminta petunjuk kepada Allah.
Selviana
Jangan Zahra hidup kamu masih panjang.Masa cuma di jodohkan mau mati saja.Apa kamu mau mati gentayangan.😁😁😁
Fitray Uni
gimana ya kalo hati udah memilih yg lain, emang susah untuk di ajak kompromi, 🥰👍 semangat kak
Zayna Almeta: begitulah kak, hati terlalu sulit utk menerima org baru
total 1 replies
Fitray Uni
Zahra ya udahlah ikutin dulu 🥰👍
Zayna Almeta: zahranya juga keras kepala kal
total 1 replies
Fitray Uni
menarik tinggalin jejak dulu nih kakak
Zayna Almeta: terima kasih banyak kakak udah mampir, pantengin terus ya
total 1 replies
Utayiresna🌷
aku lanjutkan bacanya😁
Utayiresna🌷
aku masukin ke rak buku dan like nya karena aku suka sama ceritanya. semangat ya kak Nulis nya.💪
Utayiresna🌷: pasti
total 2 replies
Danny Muliawati
bagus cerita nya AQ suka
Zayna Almeta: terima kasih banyak kak, pantengin terus ya kak
total 1 replies
Samsiah Yuliana
lanjutkan Thor,,,
asli penasaran bgt Pengan tau kelanjutannya 🤗🤗🤗
Zayna Almeta: siap kak, pantengin terus ya kak
total 1 replies
Selviana
Taaruf itu lebih indah Zahra di dibandingkan pacaran lalu menikah.
Zayna Almeta: tapi hati zahra ke orang lain kyknya kak
total 1 replies
Selviana
Zahra terima saja berjodohan yang sudah di pilihan orang tua kamu, karena mungkin itu yang terbaik untuk kamu Zahra
Rey
turutin dulu kemauan orang tua mu Zahra, gak ada salahnya kenal dulu dengan ustadz Fahri 😊.
hai kak aku mampir ya,
ini tadi yang di wa, ayo saling berbalas membaca setiap part'nya, saling berbalas like serta komen 🤗
Selviana
Aku jadi penasaran.Siapa sih pria itu yang akan di jodohkan Zahra
sani yuliyani
perasaan ceritanya adik² zahra udah nikah sm punya anak, tp ini study di luar negeri??
Zayna Almeta: iya kak, author lupa, maksudnya kedua adik zahra tinggal di luar kota bukan luar negeri kak
total 1 replies
Ngastini Yuniarti
aku kok bingung baca novel ini ya...🤔🤔🤔
List: Hallo Kk Author salam Kenal ya Ijin Promo Karyaku yang Masih Pemula
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!