NovelToon NovelToon
Perjuangan Cinta Eleana

Perjuangan Cinta Eleana

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:88.4k
Nilai: 5
Nama Author: nazwa talita

Eleana harus berjuang mendapatkan kembali cinta Aaron setelah lelaki itu mengalami kecelakaan tragis yang membuatnya kehilangan ingatan.

Bukan hanya melupakannya, Aaron bahkan berniat menikahi Naura, sang mantan kekasih yang dulu pernah meninggalkannya.

Akankah Eleana terus berjuang mendapatkan Aaron kembali meskipun beribu kesakitan terus menderanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMBALI DIUSIR

Aaron menghela napas panjang saat mendengar ucapan Naura. Entah kenapa, mendengar kata-kata kasar yang ditunjukkan Naura pada Eleana, sudut hati Aaron merasa berdenyut. Lelaki itu merasa kesal karena dia tahu, kecelakaan yang terjadi padanya bukanlah kesalahan Eleana.

Namun, melihat Naura dan Miranda yang terlihat kesal dan marah pada Eleana, Aaron lebih memilih diam. Lelaki itu memutuskan untuk tidak menceritakan apa yang terjadi sebenarnya.

"Aaron, kenapa kamu tidak mengusir dia saja dari kantormu? Aku sungguh tidak ingin terjadi sesuatu padamu jika kamu terus berdekatan dengannya," ucap Naura. Perempuan itu kemudian menangis.

"Eleana bukanlah orang yang baik. Dia sangat licik, Aaron. Eleana pasti akan melakukan apa saja untuk memisahkan kita seperti dulu. Dia tidak sebaik yang kamu lihat, Aaron. Aku takut kamu–"

"Sayang , sudahlah! Jangan terlalu banyak berpikir. Aku baik-baik saja. Aku tahu apa yang harus aku lakukan seandainya Eleana berbuat macam-macam padaku dan juga hubungan kita," ucap Aaron menenangkan Naura.

Semua kekhawatiran Naura tidak terbukti. Jangankan mengganggu atau bertingkah macam-macam, yang ada, Eleana selalu bersikap dingin padanya.

Wanita itu hanya akan berbicara saat dia menyuruhnya. Perempuan itu tidak seperti yang dibicarakan oleh Naura dan ibunya.

Eleana bahkan sangat berbeda dengan Eleana yang pernah dia temui di rumahnya. Eleana yang menangis histeris saat dia mengusirnya dari rumah Miranda.

Eleana begitu tenang saat bekerja. Perempuan itu tidak sedikitpun memanfaatkan kedekatan mereka saat bekerja. Seperti janjinya, Eleana benar-benar profesional.

"Jadi, kamu tidak akan memecatnya, Aaron? Dia sudah membuatmu celaka, tapi kamu masih mau membiarkan dia bekerja di perusahaan kamu?" Miranda bertanya dengan lantang membuat Aaron sedikit terkejut.

"Mama ingin kamu memecatnya, Aaron. Mama tidak mau terjadi apa-apa sama kamu dan juga hubunganmu dengan Naura. Kalian berdua sebentar lagi akan menikah. Mama takut wanita itu akan melakukan berbagai cara untuk memisahkan kalian." Miranda kemudian mengikuti jejak Naura, yaitu pura-pura menangis untuk mendapatkan perhatian Aaron.

"Aku tidak mungkin memecatnya begitu saja, Ma. Apalagi, saat ini aku benar-benar butuh orang seperti dia. Mama tidak usah khawatir, Eleana tidak akan berani macam-macam." Aaron menenangkan Miranda.

"Jangan bodoh, Aaron! Selama dia berada di sisi kamu sebagai asisten pribadimu, mama yakin, dia pasti punya banyak rencana untuk menghancurkan hubungan kamu dengan Naura."

"Aku akan berhati-hati. Mama tenanglah! Tidak akan terjadi sesuatu padaku. Eleana tidak akan berani berbuat macam-macam padaku."

"Tapi, Aaron–"

"Sudahlah, Ma. Kepalaku pusing. Aku ingin istirahat." Aaron berucap dengan kesal. Lelaki itu kembali memejamkan mata tanpa memedulikan Naura dan Miranda.

***

Eleana kembali pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Aaron. Perempuan itu juga membawa beberapa pakaian untuk Aaron. Pakaian yang dia temukan di ruang pribadi pria itu di kantor.

Namun, baru saja Eleana berniat masuk ke ruangan Aaron, Naura yang ternyata masih di dalam ruangan itu bersama Miranda langsung mengusirnya.

Eleana pikir, kedua orang itu belum ada di rumah sakit karena hari masih pagi, tetapi, perkiraannya ternyata salah. Miranda dan Naura sudah berada di sana. Sepertinya, kedua perempuan itu menginap di rumah sakit.

"Mau apa kamu ke sini, Elea? Bukankah aku sudah bilang padamu agar kamu tidak datang lagi ke sini?" Miranda berkacak pinggang dengan penuh amarah.

"Aku datang membawakan pakaian untuk suamiku. Selain itu, aku juga ingin melihat keadaannya. Tolong izinkan aku untuk melihat suamiku, Nyonya." Eleana menatap Miranda yang terlihat marah padanya.

"Sampai kapan pun, aku tidak mengizinkan kamu menemui putraku!" Miranda merebut paper bag yang dibawa oleh Eleana, kemudian mendorong tubuh Eleana keluar, setelah itu menutup pintu ruang rawat inap itu dan langsung menguncinya.

Eleana yang terjatuh akibat perbuatan Miranda hanya bisa menangis. Dia tidak mungkin menggedor pintu itu dan membuat keributan karena saat ini mereka berada di rumah sakit.

"Maafkan aku Aaron. Aku sungguh ingin sekali melihatmu. Tapi, ibu dan Naura melarangku," batin Eleana. Perempuan itu bangkit, kemudian memilih duduk di kursi tunggu.

Rasanya, Eleana ingin sekali menerobos pintu itu agar dia bisa melihat Aaron. Namun, tentu saja itu tidak mungkin. Miranda dan Naura pasti akan kembali mengusirnya.

Eleana mengembuskan napas panjang. Perempuan itu menutup wajahnya dengan kedua tangan. Bayangan saat Aaron menyelamatkannya kembali terlintas.

"Eleana, apa kamu baik-baik saja?" Suara Aaron sebelum pria itu tak sadarkan diri pun masih terus terngiang. Eleana sungguh merasa sangat bersalah karena telah menyebabkan Aaron mengalami kecelakaan.

Seandainya pria yang masih sah menjadi suaminya itu tidak menyelamatkannya, mungkin saat ini dirinyalah yang terbaring di ranjang rumah sakit.

"Maafkan aku Aaron. Maaf! Seandainya kamu tidak nekad menyelamatkan aku, saat ini kamu pasti baik-baik saja." Eleana kembali menangis.

Rasa khawatir di dalam hatinya membuat perempuan itu tidak bisa menahan tangisnya.

Khawatir terjadi apa-apa dengan Aaron.

"Semoga kamu baik-baik saja. Aku doakan, semoga kamu cepat sembuh dan kembali bekerja seperti biasa. Aku menunggumu Aaron," ucap Eleana dalam hati.

Perempuan itu kemudian memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah sakit. Eleana lebih baik mengalah dan menuruti keinginan Naura dan Miranda daripada mereka terus berdebat.

Eleana tidak bisa berbuat apa-apa selain mengalah. Dia tidak ingin membuat keributan dengan Miranda dan Naura. Eleana akan menunggu Aaron sampai pria itu sembuh dan kembali bekerja. Dalam hati, wanita cantik itu berdoa semoga saja Aaron tidak memecatnya agar dia bisa terus berada di dekat lelaki yang sangat dicintainya itu.

***

Aaron menyalakan ponselnya. Lelaki itu merasa penasaran karena Eleana dan Anita tidak menjenguknya sama sekali di rumah sakit. Kalau Anita mungkin Aaron memaklumi, karena wanita itu harus menggantikan dirinya untuk sementara di perusahaan.

Sementara Eleana ... Bukankah Eleana tidak sibuk? Seharusnya perempuan itu ada di sini menemaninya. Biar bagaimanapun, Eleana itu adalah asisten pribadinya bukan?

Aaron sudah tiga hari di rumah sakit, tetapi, sampai sekarang wanita itu tidak terlihat batang hidungnya. Eleana bahkan belum mengucapkan terima kasih padanya.

Aaron baru saja ingin menghubungi Eleana lewat ponselnya. Akan tetapi, belum sempat pria itu menelepon, kepalanya terasa sakit.

Bayangan wajah dan senyum seseorang terlintas di kepalanya. Namun, sayangnya wajah wanita itu terlihat samar. Aaron kembali memejamkan mata. Mencoba menghalau rasa sakit yang semakin terasa.

Aaron memindai ruangan yang terlihat sepi. Miranda dan Naura sudah berpamitan pulang tadi pagi. Mereka berdua sudah menginap di rumah sakit selama dua hari. Oleh karena itu, pagi tadi mereka izin pulang terlebih dahulu.

Aaron menggeser tubuhnya untuk memencet tombol darurat. Setelah berhasil memencet tombol, Aaron kembali membaringkan tubuhnya.

Laki-laki itu meringis saat denyutan di kepalanya semakin terasa. Aaron meraih ponselnya. Mencari nama orang yang sedari tadi ingin dihubunginya.

"Bisakah kamu datang ke rumah sakit? Aku butuh bantuanmu." Aaron mematikan panggilan teleponnya. Lelaki itu memegangi kepalanya saat rasa sakit itu kembali menyerang.

"Eleana ...."

1
Gintania nia
selalu menarik
falea sezi
males mending cerai aja biar rasa kloninget uda pisah
Erlina Ibrik
typo thor ,nama² nya berantakan
Erlina Ibrik
Luar biasa
falea sezi
Elena kok. goblok sih mending cerai suami bekas cium jalang klo q dah males realistis aja cinta boleh bodoh jangan lah gk ada harga dirinya bgt jd wanita
falea sezi
males bgt harusnya kembali ingatan saat uda cerai biar kapok laki goblok
falea sezi
pria masih banyak udah cerai trs hidup bahagia dengan lainnya gk usah ribet
falea sezi
urus cerai aja trs pergi jauh
nana
semangat thor...tetap menghibur
Diana Susanti
Alhamdulillah happy ending kak moga semangat terus membuat cerita cerita yg lain nya
Nazwatalita: Terima kasih Kak. Dukung terus ya, rencana mau tamatin, Penyesalan Mertua Kejam sama Cinta Dua Dunia dulu. Jangan lupa mampir ya ❤❤❤
total 1 replies
Kendarsih Keken
akhir nya Aaroon Eleana bahagia
terimakasih author maaf juga mungkin di kala buat koment ada yng kebablasan 🤭
lope lope author Nazwa ❤❤
Nazwatalita: Lope-lope buat Kakak juga ❤️❤️❤️
total 1 replies
Mom Dee🥰🥰
trimakasih sdh menamatkan ceritanya disini, cerita yg sangat bagus 🥰
Nazwatalita: Terima kasih. Dukung Author terus ya Kak ❤️❤️❤️
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
yee ko dah Tamat sih onel. turut senang atas kebahagiaan yg Elea dan Aron trima, dan Makasih juga untuk onel yg telah membuat crita ini. sukses terus onel dan di tunggu novel selanjutnya
Nazwatalita: Terima kasih, udah baca sampai akhir cerita. Lope-lope buat Kakak. Dukung Author terus ya ❤️❤️❤️
total 1 replies
🅰️Rion bee 🐝
selamat elea n welcome baby boy..😍
Ade Suharto
akhirnya yang di tunggu lahir juga selamat buat aaron dan elea
Diana Susanti
Alhamdulillah selamat yaa dapat Aaron Junior
Diana Susanti
hahahaha 😝😝😝😝 keceplosan kok tiap saat
Kendarsih Keken
Yeaayyy baby boy lounching , selamat Eleana Aaroon dan juga mama dan papa mertua 😍😍

beberapa typho thor 💪💪
Yanti Gunawan
Alhamdulillah akhirnya eleana marasakan kebahagiaan yg sempurna🥰😘
Kendarsih Keken
Preettt lah mama mertua , kalo sikap mama mertua tidak berubah selalu sajah ingin menang sendiri ya sama saja bo'ong 😒😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!