Apa jadinya jika kita diberi kesempatan untuk kembali hidup untuk membalaskan dendam kepada orang yang berkhianat kepadanya.
Ia adalah Luciana, seorang wanita yang rela meninggalkan suami dan anak tirinya, demi seorang pria yang berkhianat kepadanya. Dan saat Luciana sudah sepenuhnya percaya dengan pacarnya yang bernama Dayton. Ia malah di lemparkan ke dalam jurang, oleh Dayton dan adik tirinya. Tepat saat itu juga, Luciana meninggal dunia. Karena ia sudah terlahir kembali, ia akan membalaskan semua dendamnya dan memberikan cinta kepada suami dan anaknya yang ia tinggalkan.
“Mampukah Luciana membangun keluarganya yang dulunya hancur, menjadi keluarga yang penuh dengan cinta”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lovers_canva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21: Malam Pertama
Tiba tiba Luciana mengambil ponselnya, dan membuka sebuah video. "Aku ada sebuah kejutan untuk kamu adikku. Sebentar ya, kakak akan menyalurkannya ke sebuah televisi yang ada dibelakang kita ini." Ucap Luciana tersenyum licik, dan langsung menyalurkan ponselnya ke televisi yang ada di belakangnya.
Sebuah video pun langsung muncul di layar televisi. Dan video tersebut berisi dimana Gita sedang bermain gelap dengan Dayton, pada saat Luciana masih berpacaran dengan Dayton.
Didalam video tersebut. "Pelan pelan sayang. Oh ya sayang, apakah hubungan kita akan kita publishkan didepan Luciana itu. Aku jadi penasaran dengan ekspresinya, saat kita mengatakan tentang hubungan gelap kita ini." Tertawa Gita didalam video tersebut.
"Tentu saja sayang, kita adalah pasangan yang paling harmonis. Dan secepatnya kita akan menjatuhkan Luciana jelek itu, dan kekayaannya akan menjadi milik kita seutuhnya." Ucap Dayton tertawa juga.
Luciana pun langsung mematikan video tersebut. "Bagaimana, apa kamu suka video nya adikku?." Tanya Luciana tersenyum tipis.
Seketika itu juga Gita langsung gemetaran, dan menundukkan kepalanya. "Jijik banget kan, padahal dia sendiri yang melakukannya. Tapi kenapa dia malah menuduh kakaknya. Sungguh menjijikkan." Bisik tamu undangan, yang berada tepat dibelakang Gita.
"Aku benci kau Luciana." Ucap Gita langsung keluar dari pesta Luciana, dan kabur sekencang mungkin.
"Tunggu aku Gita." Ucap Dayton juga menyusul Gita keluar.
Setelah mereka berdua pergi. "Makan itu pasangan harmonis. Menjijikkan." Ucap batin Luciana langsung mendekat ke Leonathan.
"Wanita ini bukan wanita yang biasa. Dia bisa tenang, saat dia direndahkan. Sungguh wanita yang tidak biasa." Ucap batin Leonathan melirik wajah Luciana.
Setelah beberapa jam pernikahan sudah berlangsung. Dan Luciana sudah berada di kamar Leonathan.
"Aku sudah mengenakan pakaian seksi, demi menggodanya. Dia sedang mandi, dan aku akan menggodanya." Ucap batin Luciana tersenyum tipis.
Leonathan pun keluar dari kamar mandi, dan ia sedang mengeringkan rambutnya, dengan handuknya. Leonathan pun menatap Luciana yang sedang bergaya seksi.
"Pinggang mu encok ya, kenapa seperti itu." Ucap Leonathan dengan datar.
"Ada yang bilang, kebahagiaan ada 3, yaitu kebahagiaan ketika kita bertemu kedua orang tua, dan yang kedua adalah kebahagiaan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Dan yang terakhir adalah kebahagiaan di malam pertama. Apa kita tidak akan melakukan malam pertama kita." Ucap Luciana menggodanya, dan langsung duduk.
"Jangan memikirkan hal itu, dan jangan harap aku akan melakukan hal seperti itu. Ini hanyalah kontrak pernikahan kita saja." Jawab Leonathan langsung duduk disampingnya, diatas tempat tidurnya.
Luciana mendekatinya, dan memegang roti sobeknya. "Apa benar kamu tidak mau sayang, atau hanya mau menahannya saja?." Tanya Luciana langsung duduk di pangkuannya.
Leonathan masih bersikap dingin, dan tiba tiba saja Leonathan langsung berdiri, dan sontak Luciana jatuh. "Auh." Memegang bokongnya yang sakit.
Leonathan langsung mengambil selimut yang ada di atas tempat tidurnya, dan meletakkannya dibawah.
"Kamu sedang apa sayang, apa kamu mau tidur dibawah?." Tanya Luciana seperti anak kecil.
"Bukan aku yang akan tidur dibawah, tapi kamu yang tidur dibawah. Silahkan kamu tidur dibawah." Jawab Leonathan.
Luciana menahan amarahnya, dengan memasang ekspresi ngambek. Tanpa basa basi, Luciana langsung ke pelukan Leonathan seperti koala.
Tanpa basa basi, Luciana mencium bibirnya. "Jangan banyak tingkah. Aku hanya menginginkan ini." Ucap Luciana langsung memegang bagian bawah yang paling sensitif.
Sontak Leonathan kaget. "Wanita ini benar benar
kan jadi penasaran thorrr
di gantung kan