NovelToon NovelToon
Istri Bar-bar Duda Cassanova

Istri Bar-bar Duda Cassanova

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Percintaan Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua / Duda / Tamat
Popularitas:221.5k
Nilai: 5
Nama Author: pinkanmiliar

Sejak istrinya meninggal, Zeeko J. Howard menjadi pria cassanova yang berganti wanita tiap malam. Geram dengan sikap anaknya yang tak serius dengan satu wanita, Emilia memutuskan menjodohkan Zeeko dengan putri rekan bisnis suaminya yang berprofesi sebagai guru bernama Trisha Johanson.

Bagaimana kehidupan rumah tangga Zeeko dan Trisha? Ikuti kisahnya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pinkanmiliar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran Kedua

Pagi harinya, Trisha terbangun dalam pelukan seorang Zeeko. Trisha memejamkan mata mengingat malam panas yang mereka lalui semalam.

Semalam, Zeeko memperlakukannya dengan sangat lembut. Entah apa yang terjadi dengan pria itu. Tapi, saat tiba di dalam kamar, Zeeko malah bersikap manis meski hatinya dikuasai amarah.

Trisha sendiri yang tadinya berontak mati-matian menjadi diam kala Zeeko bicara lembut padanya. Sepertinya Trisha sudah terserang virus Zeeko hingga membuatnya meleleh jika bersama Zeeko.

Tidak bisa dipungkiri jika sejak dulu Trisha menyukai Zeeko. Hingga detik ini pun hati Trisha masih berlabuh padanya.

"Kali ini aku akan melakukannya dengan lembut. Kita akan menikmati ini bersama-sama. Okey?"

Trisha mengangguk. Trisha memejamkan mata ketika Zeeko mulai melakukan aksinya. Tak ada penolakan, tak ada kata protes. Semua Trisha lakukan dengan pasrah dan ikhlas. Karena memang itu adalah milik Zeeko.

Trisha bangkit dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi. Trisha termenung cukup lama disana.

"Apa aku sudah melakukan hal yang benar?"

Setelah beberapa lama di kamar mandi, akhirnya Trisha keluar dan menuju ke lemari pakaiannya. Semalam Zeeko membawa Trisha ke kamar Trisha sendiri. Entah sampai kapan pisah kamar ini terjadi.

"Mungkin ini lebih baik. Aku harus memastikan dia mencintaiku lebih dulu sebelum aku melangkah lebih jauh." Trisha mengambil kemasan obat yang disimpannya dan meminum pil kecil itu setiap hari. Terlambat sehari saja bisa saja kehidupan Trisha berubah.

"Kau sudah bangun?"

Suara Zeeko mengejutkan Trisha hingga langsung membuang bungkus obat ke tong sampah di dekatnya.

"Semoga saja dia tidak melihatnya!" Batin Trisha.

Zeeko melirik sekilas tong sampah lalu menatap Trisha.

"Terima kasih ya!" Zeeko memeluk Trisha.

"Semalam... Sungguh menakjubkan!"

Trisha tersipu malu mendengar kalimat Zeeko.

"Bolehkah aku memintanya lagi sebelum pergi ke kantor?"

"Eh? Ta-tapi, aku sudah mandi, Zee." Trisha menjawab dengan menunduk malu. Entah kemana perginya Trisha yang bar-bar dan ketus seperti hari-hari sebelumnya.

Kini yang ada hanya Trisha yang seperti kucing manis bagi Zeeko.

"Aku akan memandikanmu lagi nanti!" Bisik Zeeko di telinga Trisha hingga membuat bulu kuduk Trisha meremang.

Tentu saja Trisha tak bisa menolak pesona seorang Zeeko. Dan ya, mereka melakukannya lagi di pagi hari ini.

#

#

#

Saat di kantor, Zeeko meminta Esme untuk memeriksa tong sampah kamar Trisha. Zeeko ingin memastikan jika firasatnya tidaklah benar.

Zeeko menerima pesan dari Esme. Sebuah foto kemasan obat yang tadi dibuang Trisha.

Tangan Zeeko terkepal mengetahui obat apa yang diminum Trisha selama ini.

"Apa kau tidak ingin mengandung anakku, Trish? Hingga kau harus mengonsumsi obat pencegah kehamilan?"

Zeeko marah. Zeeko kecewa. Kenapa Trisha tak bicara baik-baik dengannya? Menurutnya semua masalah bisa dibicarakan baik-baik tanpa harus mengambil jalan keluar sendiri. Dan menurutnya apa yang dilakukan Trisha bukanlah jalan keluar, melainkan hal yang dilakukan secara sepihak.

Sore harinya, Zeeko sengaja menjemput Trisha ke sekolah tempatnya mengajar. Zeeko meminta Max untuk membawa mobil Trisha kembali ke rumah.

Selama perjalanan, Zeeko hanya diam. Trisha sendiri bingung dengan sikap Zeeko yang kadang berubah-ubah.

"Kita mau kemana? Ini bukan jalan menuju rumah," Protes Trisha.

"Kita memang tidak akan pulang ke rumah."

"Hah?! Maksudmu?"

Zeeko malah melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Trisha tahu Zeeko akan pergi kemana.

"Zeeko, stop! Jika kau ingin menemui jàlangmu itu sebaiknya turunkan aku disini!" Pekik Trisha.

Tiba-tiba saja Zeeko menginjak pedal rem hingga membuat Trisha hampir saja terpental jika tidak memakai sabuk pengaman.

"Apa yang kau lakukan? Apa kau sudah tidak waras?" Kesal Trisha.

"Tidak waras? Ya, aku memang tidak waras, Trish. Dan kau! Kau lebih tidak waras karena sudah melakukan ini padaku!"

Trisha bingung. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Zeeko? Begitulah pertanyaan Trisha.

"Aku menemukan ini di kamarmu!" Zeeko menunjukkan foto kemasan obat pencegah kehamilan yang ditemukan Esme.

Mata Trisha membola. Ia sendiri lupa untuk mengambilnya kembali karena tadi terlalu sibuk dengan Zeeko.

"Apa kau sebegitu membenci diriku hingga tak ingin punya anak dariku? Katakan, Trish! Kita bisa membicarakannya baik-baik. Bukan dengan cara seperti ini!"

Trisha memejamkan matanya. Ia tak sanggup melihat kemarahan Zeeko. Ini adalah pertengkaran kedua mereka.

"Jawab, Trisha! Apa kau tidak ingin memiliki anak dariku? Mommy bahkan sudah berharap banyak pada kita, tapi kau malah mengkhianatinya dengan meminum obat sialan ini!"

Trisha menghela napas lebih dulu. "Bukannya aku tidak bersedia mengandung anakmu. Aku hanya ingin memastikan jika kau mencintaiku lebih dulu sebelum ada benih yang tumbuh di rahimku."

Zeeko tertegun mendengar jawaban Trisha.

"Selama ini kita melakukannya entah karena apa. Aku sendiri tidak yakin dengan perasaanmu padaku. Apa kau memang mencintaiku, atau hanya menginginkan tubuhku?"

"Trisha!" Zeeko berusaha menahan amarahnya.

"Aku tidak akan berhenti meminum pil itu hingga kau menyadari perasaanmu sendiri. Sekarang... Terserah kau saja kau mau menemui wanita bayaranmu atau siapapun. Aku sudah lelah, Zee." Trisha membuka pintu mobil dan berjalan menjauhi mobil Zeeko.

Trisha memanggil taksi dan memilih tidak pulang ke rumah hingga perasaannya lebih tenang. Trisha merasa lega karena sudah mengatakan semuanya pada Zeeko.

Sementara Zeeko benar menuju ke klub malam milik Linda. Namun kali ini Zeeko hanya minum dan tak ditemani siapapun. Ia hanya ingin sendiri malam ini.

Linda merasa khawatir melihat Zeeko yang terlihat frustrasi. Linda mendekati sahabatnya itu.

"Jika ada masalah kau harus menyelesaikannya, bukan malah minum disini dan mabuk!" Linda merebut gelas di tangan Zeeko.

"Berisik!" Zeeko merebut kembali gelasnya.

"Zee! Jika kau memang mencintainya, kau harus mengejarnya! Jangan hanya diam di tempat, bodoh!"

Zeeko menggeleng. "Tidak! Aku tidak bisa mengkhianati Ellea. Aku tidak ingin dia kecewa padaku!"

"Bodoh! Ellea sudah kecewa padamu sejak dulu! Kau pikir Ellea senang dengan tingkahmu ini? Ellea akan membencimu jika kau tidak mengejar cintamu!"

Linda menghubungi Max dan memintanya untuk menjemput bosnya itu.

"Maaf merepotkanmu, Max. Sebaiknya kau mandikan bosmu itu dibawah air dingin agar otaknya bisa bekerja dengan normal!" Ketus Linda.

"Baik, Madame. Sekali lagi terima kasih karena sudah menjaga Tuan Zeeko."

"Tidak masalah! Zeeko adalah sahabatku. Aku tidak akan membiarkannya masuk ke jurang yang sama. Dia itu mencintai Trisha, tapi masih gengsi untuk mengakuinya. Sudahlah, kau bawa dia pulang saja!"

Max pamit undur diri dengan membawa Zeeko yang kini sudah mabuk.

Tiba di rumah, Max meminta Esme untuk menyiapkan sup pereda mabuk untuk Zeeko.

"Dimana Nona Trisha?" Tanya Max.

"Nona Trisha belum pulang, Max. Memangnya apa yang terjadi? Kenapa Tuan Zeeko pulang dalam keadaan mabuk?"

Max mengedikkan bahu. "Entahlah, Esme. Yang jelas sore tadi mereka pergi bersama."

Esme menutup mulutnya. "Ya Tuhan, jangan-jangan mereka bertengkar lagi! Dan itu karena..."

"Karena apa, Esme?"

1
Sulati Cus
cerita yg manis
A Yes
ya jelas itu, sama anak kandung ajah bisa tega, apalagi sama anak sambung, paling hanya basa basi hang basiiii entah tertuju pada tujuan apa🤷‍♀️🤷‍♀️🤷‍♀️🤷‍♀️🤷‍♀️
Cinta
msh penasaran dgn judul cerita y 👍
Evi Ridho
bagus saya suka novel ini tidak pulgar
alur cerita nya juga menarik
Jio
Luar biasa
Christin Nola
kok tulisannya seperti ITU thor
Emak Femes: Iya kak, pake aplikasi font 😁
total 1 replies
AnaZa O
baru ngeh, trnyata max botak hahahha
Ika Ika
emang the best karya mamak gak sabar baca lanjut an nya 🤭 duda satu ini semenggoda mas duda ku
Mimi Ilham
menarik ceritanya, bikin penasaran..
next
Muawanah
mampir kak...
Siti Maskanah
jangan2 ellea ad selingkuh sm daddy nya zecko
Iin Karmini
Luar biasa
Iin Karmini
mampiiir
Jihan Upadhyay
kisah cerita yg menyenangkan n mungkin dlm kehidupan nyata si penulis. keep it up n all the best to you😊
Sulati Cus
😂😂😂😂😂cinta terakhir lah
Ran Aulia
Luar biasa
Arfaza Putri
luar biasa 🌹💞
Hanisah Nisa
semangat lanjut upnya Thor...
Emak Femes: 𝙼𝚊𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚔𝚊𝚔 😊😊😊
total 1 replies
IndraAsya
jejak 🐾
Radya Arynda
semogah ter ungkap kebenara, , , semogah baby baik2 saja ya trisha💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!