NovelToon NovelToon
Gue Transmigrasi?!

Gue Transmigrasi?!

Status: tamat
Genre:Time Travel / Teen School/College / Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: queen_

Felisya Aldera, Seorang gadis sebatang kara yang meninggal ditusuk sahabatnya sendiri. Dan malah terbangun Di tubuh seorang Gadis SMA yang dibenci keluarganya dan di bully di sekolahnya.

"gilaak jadi gue trans tv, eh salah transmigrasi
"

-----

Zeline Shaqueena Aldebaran, Gadis cantik yang dibenci keluarganya kecuali kedua orang tuanya. Gadis yang di bully sepupunya sendiri.

"Ya tu-tuhan kir-kirim seseorang un-untuk membalas me-mereka...."

------------------------------------------------------------
-penulis amatir- <3
------------------------------------------------------------
Penasaran ? Ayooo baca ceritanya.....
Jangan lupa di vote, like, komen dan sarannya yaa
Happy reading ><

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queen_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

-19-

...Selamat Membaca...

...***...

07.10

Zeline dan inti ANTRAX sampai di sekolah. Mereka pun turun dari motornya masing-masing. Nathan yang membawa seorang gadis membuat para murid heboh, apalagi setelah tau yang dibawa nathan adalah Zeline.

" *wah.. gilaa nathan bonceng cewe cuy "

" Zeline di bonceng nathan guys "

" berita baru nih, tapi mereka cocok juga kok! "

" eh sama gio juga cocok kok* "

Sedangkan Zeline, memasang wajah datar andalannya. " dih, kagak yee, gau mau gue sama dia " ia melihat nathan dengan julid yang berada di sebelahnya.

" Nih gara - gara lo nih, liatkan gue jadi bahan omongan " ucao Zeline ketus.

sedangkan mereka hanya terkekeh melihat wajah Zeline yang menurut mereka lucu.

" Gak papa kali ze, seharusnya lo seneng karena terkenal " ucap Farel mengacak rambut Zeline.

" RAMBUUUT GUEEEE! KAAAAK FAREEEEL" Zeline memekik sampai membuat kelima pemuda itu menutup telinga.

" Farel dongo, bisa tuli telinga gue!! " sinis Tio sambil mengusap-usap telinganya.

Dengan persiapan, Zeline menginjak kaki Farel lalu pergi begitu saja meninggalkan kelima pemuda itu yang menatapnya berbeda-beda.

" rasain tuh " ucap Tio.

" ZELIIIIIINE " teriak Farel.

***

- di kelas nathan -

" perhatian semuanya" ucap seorang guru yang membawa seseorang yang sepertinya murid baru.

" Dia adalah murid baru di kelas kita, dan kamu silahkan perkenalkan diri " ucap guru itu.

pemuda itu mengangguk, " Gilang Prayuda "

Mendengar suara Gilang yang dingin apalagi di dukung dengan parasnya yang tampan, membuat para siswi memekik heboh.

"*oke kelas kita nambah kulkas"

" kiw... kiw 08 berapa mas? "

" aduh meleleh hati gue"

" gak dapet nathan, Gilang pun jadi* "

" sudah - sudah, kenapa jadi ribut?! " ucap guru itu tajam.

" Yaelah butut, namanya juga cewek " saut Tio dari belakang.

" Tau bu, biar aja kali bu. itu namanya cuci mata. bilang aja ibu iri, gak bisa kaya mereka " Farel menatap bu tuti meledek.

"Farel, Tio, Diam kalian!! "

" kamu Gilang, silahkan duduk di sebelah nathan " ucap bu tuti menunjuk ke arah nathan.

Gilang pun segera menuju ke tempat duduknya dan sekilas melihat ke arah Nathan. " ini yang namanya nathan? Boleh juga "

***

sambil menunggu Guruya masuk, Zeline Menelungkupkan wajahnya di atas meja. rasa kantuk pun datang menghampiri. sampai akhirnya Guru pun tiba.

" Zel.. ze.. Bu risa udah masuk " panggil Kayla.

Zeline hanya berdehem sebagai jawaban. ia mulai mengangkat wajahnya melihat ke depan.

" perhatian semuanya, ibu bawa murid baru "

semua murid pun mulai menghadap ke depan kelas. Dan bertanya-tanya siapa orang di sebelah guru mereka.

"perkenalkan diri kamu "

Gadis itu mengangguk dan mengangkat wajahnya. " nama Gue Chika, Chika Mahendra " ucap gadis yang tak lain tak bukan adalah Chika.

Sementara, Zeline yang mendengarnya mendadak diam. matanya menajam dan tangannya mengepal.

" Mahendra? adiknya Gio? lo yang datang sendiri Chika, so siap-siap Terima akibatnya " Zeline tersenyum miring.

***

Karena waktu sudah menunjukkan jam istirahat.

Saat ini para siswa sedang berkumpul di kantin. Termasuk Zeline dan Kayla, yang saat ini tengah duduk berdua menikmati makanan mereka.

" kamu kenal anak baru itu zel? " ucap Kayla membuka pembicaraan.

" nggak, kenapa? " tanpa menoleh sedikit pun.

" aku perhatiin, kamu terus natap dia "

zeline menoleh spontan, menatap Kayla dengan serius. " Gue gak kenal dia, bahkan gak sudi! " ucap zeline datar.

" o-ooouh.. hehehe " Kayla tersenyum kikuk melihat zeline, ia merasa canggung terhadap Zeline.

Tak lama suasana canggung menghinggapi mereka, inti ANTRAX datang menghampiri mereka.

" Yoooo... Hai bocil " Tio duduk sambil merangkul zeline yang malah di tepis sang empu.

" Ck... " Zeline berdecak kesal.

" Weeeesh santai beb... "

" Gue bukan bebeb lo!!" ketus Zeline.

Zeline yang berada di tengah-tengah nathan dan Tio, sementara Kayla berada di tengah-tengah Gio dan vano. sedangkan Farel memilih di selalu Tio.

" muka lo napa zel?! sepet amat! " tanya Farel.

Berbeda dengan Farel, Tio dan nathan yang menatap zeline, Vani dan Gio malah menatap tajam Kayla. Yang membuat gadis itu menunduk takut.

" Lo apain Zeline?! " dingin vano.

" Lo gangguin dia? " ucap Gio melanjutkan.

Kayla menggeleng panik mendapat pertanyaan itu. " Anu.. itu.... --"

" bukan karena dia "potong Zeline. " Gue cuma badmood, bukan salah dia" lanjut Zeline.

" Jangan badmood-badmood, lo makin jelek " ucap seseorang yang tiba-tiba mengulurkan Coklat pada Zeline.

Dengan spontan Zeline melihat kebelakang dan-

" ABAAAANG.... kangen " memeluk seseorang itu.

orang itu terkekeh gemas melihat Zeline, " me too sayang"

" Duduk kak ", Zeline menarik Gilang duduk di sebelahnya dan menggeser Tio.

" Yaelah.. santai napa cil, Dia siapa lo sih?! " Tio melihat Gilang sinis.

" Abang gue! Kenapa?! "

Mendengar ucapan Zeline, mereka mengernyit heran. Sementara Vano melihat sendu Zeline. Sebenci itu kah Zeline pada dirinya, sampai mengakui orang lain sebagai abangnya di depan matanya, pikir vano.

"kalian kenalan gih! " suruh Zeline pada mereka semua.

mereka menatap satu sama lain, dan-

"kita udah kenal" serentak mereka semua.

" udah kenal? " tanya Zeline.

" Iya, dia mur-

" ABAAAANG.... Akhirnya ketemu " ucap seorang perempuan yah tiba-tiba menghampiri mereka lebih tepatnya Gio.

Gadis itu dengan santainya duduk di sebelah Gio tanpa memedulikan tatapan orang-orang di meja itu yang menatap julid pada dirinya. Bahkan dia mengambil coklat Zeline yang terletak di atas meja.

" Wah.. coklat?! " gadis itu mengambil coklat dan memakannya dengan santai.

Zeline yang melihat itu pun marah, dengan cepat ia mengambil coklat itu. " Ga sopan banget lo, itu coklat gue!! "

" Ma-maaf aku g-gak tau. Aku s-suka coklat " ucapnya sambil menunduk.

" Gak ada hubungannya lo suka coklat sama ngambil coklat gue!! " ucap Zeline datar.

" Makanya ja- "

"Maafin adek gue, dia gak tau " potong Gio membela adiknya.

" Justru karena dia gak tau, seharusnya dia nanya dulu. Bukan main ambil aja" Vano menatap dingin

Ke arah Gio.

Para siswa yang mendengar itu membenarkan ucapan Vano. mereka pun mulai berbisik-bisik satu sama lain.

" *benar, adeknya yang gak tau diri"

" malu gak? malu gak? malu lah masa nggak!! "

" Gue baru tau Gio punya adek, cantik sih tapi sayang pick me cuy* "

" Hooh, bukannya apa ya Gi, bahkan dia main duduk aja sebelum kita ngizinin " ucap Farel menatap Gio.

" Shhhht.. udah-udah... lo mau coklat ini kan?! " tanya Zeline melihat gadis itu.

Gadis itu mengangguk dengan mata yang berkaca-kaca. Zeline tersenyum miring dan-

" Ups... tangan gue licin!, Maaf ya" ucap Zeline menjatuhkan coklat itu ke lantai dengan wajah sedih.

semua yang ada di meja itu kaget dengan aksi Zeline. Gadis itu benar-benar, ah ya begitu lah. Sedangkan nathan dan Gilang tersenyum miring menatap Zeline seakan bangga dengan hal yang di lakukan gadis itu.

Gadis itu langsung menangis di pelukan Gio dengan tersedu-sedu. melihat adiknya menangis, Gio menatap Zeline dingin dan marah. " KENAPA COKLATNYA LO BUANG?! HAH?! "

" Karen-"

" JANGAN BENTAK ADEK GUE SIALAN!!" potong Vano sebelum Zeline menyelesaikan ucapannya. Pria itu menarik kera baju Gio dan menatap tajam ke arah Gadis itu.

" Ajarin adeklo yang gak tau diri itu "

Zeline yang melihat Vano membelanya merasa senang. ntah itu perasaan zeline asli atau memang perasaannya sendiri. Ia mendekat ke arah Gio dan Vano. Zeline melepaskan Tangan Vano dan menenangkan nya.

" Santai bang" ucapnya tersenyum tipis pada Vano.

Zeline berdiri di depan Gio dan merapikan kera baju pria itu sambil berkata " Lo tau kenapa gue buang coklatnya? heem? Karena gue gak suka berbagi. Apalagi sama orang ASING. Jadi gue buang deh coklatnya, lagian adek lo gak asik sih! Masa ngambil coklat gue, Gue benci orang yang ngambil barang gue tanpa izin. inget itu! " Ucap Zeline datar dia akhiri dengan tepukan di bahu Gio. Yang membuat Gii terdiam membisu.

Kini Zeline pun beralih ke depan gadis itu, dan merapikan rambutnya, " Siapa nama lo?! " ucapnya pura-pura berpikir.

Zeline menjentikkan jarinya, " aha.. Chika kan? Lo cantik tapi sayang, gak tau diri. Dan-" Zeline mendekatkan Bibirnya ke telinga Chika " Gue akui lo hebat, karena berhasil nyingkirin dia "

Chika, Gadis itu menegang kaku. Apakah Zeline tau apa yang sudah ia lakukan? apakah Zeline melihatnya? Pikiran nya melayang kemana-mana.

Zeline tersenyum miring melihat Chika. Kemudian gadis itu pergi meninggalkan kantin dengan mengajak Kayla dan yang lain.

" Cabut guys "

inti ANTRAX pun mengikuti Zeline kecuali Gio yang terdiam.

"sial, Aaaaarg.. gue benci.. gue benci " batin Chika melihat kepergian Zeline dan yang lain.

.

.

TBC...

1
Saqina Nur Irsyani Salsa
typo ,
kemana kemana kemana ❌
Kevanno✅
Saqina Nur Irsyani Salsa
🤔kok Advan sih🤣🤣 nama merek HP dll🤣🤣
Saqina Nur Irsyani Salsa
SANDERA
Saqina Nur Irsyani Salsa
Biar aku yang jagain zeline ✅
Diana Herman
waktu zeline cupu semua x suka skg klu zeline daa cantik nk berebut tolong laaa thor jantung zeline jgn jadi murahan bagi dorang semua menyesal dulu
ni tidak belum apa² daa luluh dulu
Dyta Kusnani
Tio bikin baper
Dyta Kusnani
sedikit LG Mulu ahh kesel
Leny Octaviana
mansion kok tdk berpenghuni,
Supari Supari
start balas dendam
Supari Supari
dahsyatnya
Maria Mariati
kalo pemasangan ajak ketemu looo zelll, jangan siapa siapa dia terusss
Nur Hasanah Sitorus
bapak kandung hamil anak sndri😄😄
Eva Evelly
knp crta ny itu2 aja? g ada gereget ny..bosanin baca ny..terlalu brtele2..
Amiera Syaqilla
hi🙂
Lina Mei
bagus...
Rikko Nur Bakti
👍👍👍
Andi permadi
ini gimna si, dikasih kesempatan ke dua malah jatuh ke lubang oleh chika. Udh gitu bodo banget lagi, udh tau chika mau ngusik zeline malah ngga ada rencana apa kedia. Trs juga zeline kelamaan ngulur waktu makanya masalahnya ngga selesai, bahkan udh di peringatin aja tetep bodo banget ngga nyari tau dulu rencananya
Helen Nirawan
goblok dah tau kan lu mo di jebak mo di jahatin , msh aj gk pinter2 , emosi baca ny /Puke/
Memyr 67
𝗀𝖺𝗋𝖺𝗌𝗂 𝗄𝖺𝗅𝗂, 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗌𝗂
Memyr 67
𝗁𝖾𝗅𝖾𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗃𝗂𝗁𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗎𝗌𝗎𝗇 𝗋𝖾𝗇𝖼𝖺𝗇𝖺 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗓𝖾𝗅𝗂𝗇𝖾. "𝗉𝖾𝗅𝗂𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀"𝗓𝖾𝗅𝗂𝗇𝖾 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗀𝖺𝗀𝖺𝗅𝗄𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!