NovelToon NovelToon
Istriku Boros! Menantu Yang Tidak Di Inginkan

Istriku Boros! Menantu Yang Tidak Di Inginkan

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:346.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: acih Ningsih

Istriku Boros!
Itulah gelar yang di sandang kan Rahman pada Istrinya yang bernama Via.

Ia selalu mengeluh pada Via, karena ia merasa jika Via, yang ia anggap hanya bisa menghabiskan uang yang ia berikan pada istrinya itu.



Tanpa Rahman ketahui, betapa sulitnya Via untuk mengatur uang yang Rahman berikan kepadanya, agar bisa mencukupi segala kebutuhan sehari-hari mereka, di tambah lagi dengan buah hati mereka, yang harus bolak-balik ke dokter.



Konflik ringan sampai besar selalu mewarnai rumah tangga Rahman dan Via.




Di tambah lagi dengan ibu Jubaidah selaku dari orang tua Rahman yang selalu ikut campur dan memperkeruh keadaan.



Apakah Rahman dan Via mampu mempertahankan pernikahannya mereka, dengan segala permasalahan yang terjadi!!!!


❤️❤️❤️❤️


Minta dukungannya ya 🙏



Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acih Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21. Jubaidah Gelisah

Selamat! Membaca 🤗

POV Author.

Di tempat lain.

Tepatnya di rumah Ibu Jubaidah.

Wanita itu tengah gelisah karena sudah di jam 11.00 malam Rahman tak kunjung pulang.

Ia mondar-mandir layaknya setrika yang biasa digunakan kaum ibu-ibu untuk merapikan pakaian.

"Ibu bisa tenang tidak, aku pusing melihat Ibu dari tadi mondar-mandir,"kata Rohmah yang mungkin terganggu dengan aktivitas Ibunya itu.

"Diam kamu, ini semua gara-gara kamu Rohmah."

"Kenapa Ibu menyalahkanku! Harusnya Ibu menyalahkan diri Ibu sendiri karena tidak bisa mencegah Rahman hingga dia pergi ke Rumah orangtuanya Via."

"Kau juga tidak membantu Ibu untuk mencegah Rahman pergi ke sana."

"Ibu telepon saja dia dan minta Rahman untuk pulang."

"Tanpa kau beritahu pun Ibu sudah melakukannya, tapi Rahman tidak mengangkat telepon Ibu. Ini pasti ulah wanita munafik itu dia sudah menghasut Rahman agar tidak mengangkat telepon dari Ibu dan inilah yang Ibu takutkan jika Rahman berada di Rumah Aminah."Kata Jubaidah dengan tangan yang mengepal dan mata yang menyala mengarah ke tembok membayangkan jika tembok itu adalah wajah Aminah, wajah wanita yang selama ini ia benci.

"Kalau begitu kita tunggu saja sampai Rahman pulang, biarkan dia menginap di sana untuk satu malam ini."

"Tidak bisa Rohmah, semakin lama Rahman berada di sana akan semakin leluasa Aminah dan Via mencuci otaknya."

"Lalu kita harus bagaimana Bu? Apa Ibu mau menjemput Rahman di rumah orangtua Via? Itu sungguh sangat memalukan Bu. Lebih Baik Ibu bersabarlah sebentar, kita tunggu Rahman pulang dengan sendirinya. Setelah dia pulang kita cacar dia dengan beberapa pertanyaan. Dan Ibu kembalilah berpura-pura sakit, agar Rahman merasa bersalah pada Ibu."

Jubaidah terdiam,

sepertinya ia membenarkan apa yang dikatakan Rohmah.

"Baiklah! Ibu akan menunggu Rahman sampai dia pulang dengan sendirinya, tapi jika sampai besok ia tidak pulang terpaksa Ibu harus menyusulnya ke Rumah Aminah."

**********

Via baru bangun dari tidur nyenyaknya, semalam ia menghabiskan malam bersama sang suami yang sudah lama tidak pernah mereka lakukan di berapa bulan terakhir.

Dia melirik meja persis di samping ranjangnya, bukan meja itu yang menjadi perhatian Via melainkan ponsel yang ada di atas meja dan ponsel itu adalah milik Rahman.

Sejak tadi ponsel itu berkedip-kedip tapi tak bersuara sepertinya Rahman mematikan Volume ponselnya.

"Siapa yang menghubungi Mas Rahman pagi-pagi seperti ini,"gumam Via. Dan Ia pun segera bangun untuk meraih ponsel Rahman.

"Mbak Rohmah! Untuk apa di pagi-pagi seperti ini ia menelpon Mas Rahman, apa dia ingin meminta uang atau ingin mengatakan bahwa Putri harus kembali dibawa ke Rumah sakit? Terserah padamu Mbak tapi untuk hari ini aku pastikan Mas Rahman tidak akan terpedaya lagi denganmu." Kata Via dan segera mematikan panggilan itu, dan menghapus riwayatnya.

❄️❄️

Bu Aminah dan Via tengah merapikan sarapan di meja makan, karena hari ini weekend tentu Rahman tidak berangkat ke Pabrik. Ayah Via mengajak Rahman untuk mengecek Toko yang ada di Kecamatan sebelah, dan dengan sigap Rahman pun mengangguk menyetujui ajakan dari Ayah mertuanya.

Selesai sarapan Rahman dan pak Rohim pergi ke Toko menggunakan mobil milik Rohim.

❄️❄️

Selepas kepergian suami dan Ayahnya, Via menghampiri Ibu Aminah yang tengah membersihkan meja makan.

"Ibu, Aku ingin bicara dengan Ibu?"

Bu Aminah berbalik menatap putrinya, dia melihat raut serius dan terlihat sangat genting di wajah putrinya.

"Ada apa sayang? Apa ada sesuatu yang terjadi?"

"Aku ingin bicara dengan Ibu tentang Ibu Jubaidah."

"Ibu mertuamu? Ada apa dengan beliau?"

"Aku menemukan rahasia besar yang selama ini ditutupi oleh Ibu mertuaku itu, dan sepertinya Mas Rahman tidak mengetahui itu Bu."

Aminah segera menuntaskan pekerjaannya setelah itu ia menuntun Via untuk duduk di kursi ruang keluarga.

Bersambung.....

❄️❄️❄️❄️❄️

Terimakasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏

Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🙏

Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️

1
Anisa92
kesel banget gue, gila sejuta sebulan
Edy Kurniawan Zonk
via, ibu dan ayah nya juga bego.
mau aja di bego²in
devi aryana
Luar biasa
Achi: Terima kasih kakak 🤗🥰🫰❤️
total 1 replies
Heny
Bagus via klau bisa pisah biar rahman bebas tdk ada yg melarang
Heny
Baik banget tetangga rahman punya mertua nyebelin
Heny
Seperti nya selvi ada main sm rudi apa ini hanya kebetulan y
Heny
Pelakor datang
Achi: Harus hati-hati ya 😁
total 1 replies
Heny
Rahman yg oon mau2nya dibohongi sm ibu nya
Heny
Nah lho malu sendiri
Heny
Via klau gk kuat pisah aja
Heny
Yg boros tu bkn istri mu tp ibu mu jatah sdh dikasi minta tambah lg
Achi: Kasih paham Rahman, kak 👍
total 1 replies
Heny
Suami salah membagi napkah hrs nya keperluan anak dan istri lbh banyak
Heny
Satujuta perbulan mau mkn enak mikir dong
Evandayani
kok pingin ngetok ndase
Patardo Manullang
ceritanya seru
Achi: Terima kasih untuk bintang 5 nya kakak 🤗🤗❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Patardo Manullang
Rahman benarbenar menyebalkan,buat emosi tidak pantas di sebut suami,plinplan
Achi: Betul 👍🏻
total 1 replies
Arlen Korengkeng
Lumayan
Achi: Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
Arlen Korengkeng
Kecewa
Nyit-nyit Idjemz
bener2 suami g ada otak.
dipikir sejuta itu cukup buat sebulan?
mana lagi bayar ini itu
Achi: Tau tuh Rahman.
total 1 replies
Nyit-nyit Idjemz
cukup matamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!