NovelToon NovelToon
Kepentok Cinta Ustadz Gaul

Kepentok Cinta Ustadz Gaul

Status: tamat
Genre:Mengubah sejarah / Tamat
Popularitas:148.8k
Nilai: 5
Nama Author: anna dharta

Kehidupan malam yg selalu di hiasi dengan alkohol sudah menjadi agenda rutin bagi sitara, gadis muda penerus perusahaan textile milik pak satish. Perusahaan besar yg memiliki cabang di beberapa negara. Santhi and co berdiri mentereng di kota surabaya. Satish sudah berusaha keras mendidik dan mengarahkan putri tunggal nya untuk fokus meneruskan perusahaannya, karena dia ingin saat pensiun nanti dia bisa kembali ke negara nya India. Sitara pulang dalam keadaan mabuk berat dan tanpa sadar dia menabrak dinding pagar dengan kecepatan tinggi. seorang pemuda tampan dengan gamis coklat dan kopiah putih itu bernama Musa, pemuda tampan itu bergegas menghampiri mobil yang sudah remuk di bagian depannya, beruntung pintu tidak terkunci, sehingga memudahkan pria itu mengevakuasi wanita yang menjadi korban. Dengan tidak mempedulikan apapun Musa langsung menggendong dan memindahkan sitara ke mobil nya, tidak lupa dia membawa tas gadis itu. Mobil melaju menuju rumah sakit terdekat, karena darah mulai m

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anna dharta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Pulang.

Hari berganti, catatan kesehatan Sitara bagus dan dokter Yoga sudah mengizinkannya untuk pulang. Satish ingin Sitara pulang ke Surabaya, agar dia bisa merawat Sitara sampai pulih. 

Rindu yang selama beberapa lama di tinggal putri nya kembali menyesakkan dada nya. Tetapi berbeda dengan Sitara. Gadis cantik itu masih ingin kembali ke Pesantren. 

"Bu nyai dan nak Musa, saya mohon ijin untuk sementara ini biarlah Sitara pulang dulu kerumah saya. Nanti jika sudah hilang rasa rindu ini, saya akan antar dia kembali ke pesantren." 

Satish memohon dengan wajah yang nampak sekali sedang menahan rindu. Bukannya Musa keberatan Sitara pulang, tapi dia belum membicarakan ini kepada Abi nya. 

"Maaf pak Satish, apakah ini sudah dibicarakan kepada pak Kyai? Saya tidak ingin ada salah paham nantinya."

"Nanti sebelum pulang ke Surabaya saya akan singgah dulu ke pesantren, saya akan ijin dengan beliau terlebih dulu.

Zahra membantu Sitara berkemas dan dirasa sudah semua barang dikemas dengan baik. Sitara tampak melingkarkan tangannya di lengan Satish. 

"Papa, semua sudah siap, ayo kita berangkat." Setelah mengucapkan salam perpisahan dengan Dokter Yoga yang kebetulan saat itu sedang lewat. Mereka Pun berjalan menuju parkiran mobil. 

"Zahra kamu sama Umi ya bareng pak supir, kakak akan membantu pak Satish nyetirin mobil nya"

Zahra senyum-senyum jahil dengan kakak nya. "Issh modus kakak ini, bilang aja gak mau jauh dari kak Sitara!" 

Sontak saja wajah Musa yang berkulit itu merona merah, sementara Sitara yang mendengarnya terkekeh senang. 

Musa yang masih bisa menjangkau tubuh mungil adiknya, langsung saja mencubit pipinya yang chubby dan berlesung pipi itu.

"Sakiiitt tau kakak!" Adiknya yang memang terkadang manja itu kali ini sukses membuatnya malu tak terkira.

Beberapa saat kemudian, mereka semua sudah berada di mobil masing-masing. Jalanan yang sudah mulai ramai dengan orang yang akan melaksanakan tugas nya. Ada yang bekerja mencari nafkah untuk keluarga, ada juga yang sedang menuntut ilmu dan ada juga yang berniaga atau sekedar jalan-jalan menikmati hari.

Sitara tampak tidak begitu bersemangat. Entah apa yang dia pikirkan dan dia rasakan. Musa dan Papa nya duduk di depan, sementara dia duduk di bangku belakang tepat di belakang Musa yang sedang menyetir. 

‘Apa yang sedang aku rasakan saat ini? aku merasakan gelisah tanpa sebab. Dari sekian banyak hal yang aku pelajari, Aku mulai merasakan ketenangan saat aku berada di pesantren. Apakah aku sudah disentuh dengan yang namanya Hidayah? apa Papa akan setuju dengan pilihan ku? tapi kan Papa pernah bilang kalo aku harus mengikuti suami ku.’ 

Sitara asik dengan pikirannya dan banyaknya pertanyaan yang dia sendiri belum tau jawabannya apa. Mobil yang mereka kendarai memasuki halaman pesantren. Satu persatu mereka turun dan langsung memasuki rumah besar nan asri itu. 

Abi sudah menunggu mereka di ruang tamu. Wajah tua nya yang masih mengguratkan ketampanannya di masa muda tampak tenang dan senyum pun mengembang , memperlihatkan gigi nya yang masih utuh dan rapi. 

“Assalamualaikum” entah perintah dari siapa, mereka mengucapkan salam secara serentak kecuali Sitara dan Satish. 

Kyai Ibrahim langsung menjawab salam mereka dan berdiri untuk menyambut tamu nya dan Sitara. 

Setelah basa basi Sitara mohon diri untuk ke kamarnya. Sebenarnya dia ingin sekali merebahkan diri karena kepalanya terasa pusing. Tapi hatinya gelisah.

“Assalamualaikum kak” Zahra tiba-tiba sudah masuk ke kamar mereka. “Waalaikumsalam Zahra, apa kamu lelah? ayo sini tidur” zahra duduk di tepi ranjangnya sambil terus menatap Sitara yang tampak sekali sedang memikirkan sesuatu yang berat.

“Zahra.” Sitara memanggil Zahra dan menggantung kalimatnya. “Ya kak?” Zahra menjawab tapi matanya menyelidik paras cantik bak boneka India tersebut.

“Zahra, kalau kakak bersyahadat menurutmu gimana?”  Sitara mencoba berdiskusi dengan Zahra tantang kegelisahannya. “Kakak sudah memikirkan semuanya masak-masak bahkan hampir gosong. tekad kakak sudah bulat, dan ini bukan karena mau menikah dengan Musa. Urusan jodoh kakak sangat sadar itu bukanlah kuasa kita sebagai manusia.”

Zahra yang mendengarkan dengan khusyuk tampak berbinar mendengar penjelasan dari Sitara. tanpa terasa matanya berkaca-kaca, perasaannya yang membuncah membuatnya bingung harus berbuat apa. 

Bruuk! 

Tiba-tiba dia menubruk tubuh Sitara yang duduk di seberang ranjangnya. Tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia terharu, bahagia dan semuanya campur jadi satu, Sitara yang mendapatkan pelukan dadakan dari Zahra pun tak bisa menguasai diri hingga tubuh nya sedikit oleng. 

 “Awww! tangan kakak masih sakit kan Zahra.” Sitara meringis menahan sakit tapi tangan nya yang tidak sakit tetap membalas pelukan Zahra dengan hangat.

“Aduh maaf kak, Zahra terlalu bersemangat sampe lupa sama tangan kakak.” Dengan sedikit malu-malu dia pun kini duduk di samping Sitara. Mereka mengambil posisi berhadapan dengan bersila kaki di ranjang Sitara. 

“Kak, Zahra gak salah denger kan? kakak serius?” Sitara sesaat memperhatikan wajah imut Zahra dengan teduh. “Serius lah dek, gak mungkin seriosa kan hehehe?” Sitara menggoda Zahra agar suasana bisa lebih nyaman. 

Zahra yang di goda pun tertawa renyah. “Kak jika memang kakak punya keinginan untuk hijrah, saran Zahra disegerakan, hhmmm kakak boleh gak Zahra sedikit berbagi ilmu yang Zahra tau?”

Sitara yang memang sangat antusias dengan tiap ilmu agama, dengan semangat dan bersiap mendengarkan penjelasan dari Zahra. “Mau.. mau.. duuh baiknya adeknya kakak yang cantik ini, mau ngajarin kakak nya yang masih unyu-unyu” Sitara mengerjap-ngerjapkan matanya dengan sok imut.

“Ehem.. sebelum kakak melangkah untuk melakukan Syahadat, Zahra ingin ngasih tau kakak dulu nih. Pertama, kakak adalah orang yang sangat beruntung, karena kakak selama ini mencari Tuhan, maka Allah pun dekat dan memberikan hidayahnya kepada kakak.” Zahra menjelaskan sudah seperti ustadzah yang berpengalaman. 

“Orang yang masuk islam itu dikatakan sebagai Muallaf , baik laki-laki maupun perempuan. Menjadi seorang Muallaf merupakan suatu anugerah yang wajib disyukuri, karena tidak semua orang bisa mendapatkannya..”

Zahra mengambil tangan Sitara yang terbebas dari perban. dia mengusap punggung tangan Sitara dengan lembut. seakan ingin menyalurkan kekuatan keyakinan kepada kakak angkatnya itu. 

Sitara masih dengan tekun mendengarkan penjelasan Zahra, dengan tidak melepaskan pandangannya sedikitpun, dari mata bening gadis imut yang saat ini seakan menjelma seperti ustadzah di hadapannya. 

“Seorang muallaf itu sangatlah istimewa, Apa saja keistimewaannya?” Sitara langsung menggeleng, dia sudah membaca banyak buku, tapi dia lebih senang jika mendengar juga penjelasan dari Zahra. 

Sitara selalu menggunakan filosofi tentang cangkir yang kosong. Guru nya pernah memberikan nasehat kepadanya, ‘jika kamu ingin menimba ilmu apapun itu, maka jadilah dirimu seperti cangkir yang kosong, agar ilmu yang masuk dapat ditampung dengan baik dan siap untuk di minum’ 

Sitara saat ini sedang menjadi cangkir yang kosong itu agar bisa menampung ilmu yang sedang diberikan oleh Zahra. Kembali pesan bijak dari sang Guru mengingatkan dia.

‘Jadikanlah siang dan malam mu sebagai ladang ilmu, jangan hiraukan siapa yang menyampaikan, tapi petiklah apa yang diucapkan, diperbuat dan dipikirkannya, karena ilmu itu bisa datang dari arah mana saja dan dari apa saja’ 

.

.

.

Assalamualaikum.

Mohon dukungannya terus ya pemirsa ku sayang, jangan lupa berikan like dan vote nya, biar Author makin semangat belajar nulis nya. Love u all

1
Dania
semangat tor
Wiwik Riyastiningrum
kebijakan jalan tengah siapa tau lama2 suka ustadz Musa /Smile/
Sulaiman Efendy
SEMOGA MUSA DUKUNG KPUTUSAN TARA UNTUK HUKUM DEV..
Sulaiman Efendy
MANUSIA GOBLOK,, PADAHAL SITARA ITU KLUARGA LO SENDIRI, ORTU LO DGN ORTU TARA SDR KANDUNG,, TPI LO SBGAI KLUARGA YG TRTUA, MLH BIKIN RUSUH DGN KLUARGA LO SNDIRI, LO GK MIKIRKN DADEE LO SI POOJA..
Sulaiman Efendy
TERNYATA DEV DALANG KBAKARAN PABRIKNYA TARA...
Sulaiman Efendy
TERNYATA INSTING ARYA LUMAYAN HEBAT, TAU MREKA SDG DIIKUTI DN DIAWASI..
Sulaiman Efendy
KRN UNTUK PRMASALAHAN MEDIS, PARA ULAMA2 SPAKAT MMBOKEHKN,, DN SMUANYA MRUNUT HADIS2 YG MNDUKUNG, KCUALI BKN KRN ALASAN MEDIS, ITU YG DIHARAMKN..
Sulaiman Efendy
JGN2 HERI NI YG SABOTASE, TPI SIAPA YG BKRJASAMA DGN HERY, CURIGA SI DEV, ATAU ANDRE PSAING SITARA
Sulaiman Efendy
SEMOGA ARYA BISA BANTU SITARA & MUSA DARI GANGGUAN DEV..
Sulaiman Efendy
HRS DI MUSNAHKN PRIA SPRTI DEV..
Sulaiman Efendy
WAHHH IBLIS JUGA NI SI INDIA...
Sulaiman Efendy
TRNYATA SI DEV SEPUPU YG MNCINTAI SPUPUNYA SENDIRI..
Sulaiman Efendy
TERNYATA ADA CALON PEBINOR...
Sulaiman Efendy
BISANYA SUAMI YG PNY PIKIRAN ITU, MLH SI ISTRI YG BRPIKIRAN INGIN MMAKAN SUAMINYA..😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
MAU DI KARUNGIN MA TARA LO CINDY...😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
MSKI BAR2 & BLAK2AN, TRNYATA TARA BISA BRDEBAR2 JUGA....😘😘😘😘😘🥰🥰🥰🥰
Sulaiman Efendy
ITULH INDAHNYA AJARAN ISLAM, SAAT AKN BRHUBUNGN BADAN DGN ISTRI SAJA ADA ADAB2NYA, ADA DO'A2NYA, AGAR SETAN TDK IKUT GAULI ISTRI KITA, HINGGA TDK TRCAMPUR BENIH KITA DGN BENIH SETAN, MKANYA WAJAR BNYK ANAK2 LAHIR, BGTU BESAR MRK GK PNY AHKLAK, KRN DIDARAH MREKA TRCAMPUR BENIH SETAN.. KRN ORTU MREKA TDK MNGIKUTI ADAB2 YG ISLAM AJARKN SEBELUM BRSENGGAMA...
Sulaiman Efendy
HARUSNYA MLM INI, MLM PERTAMA HARUN & AYU, JDI DOUBLE MLM PRTAMA UNTUK PASANGN BARU, SI MUSA & SITARA.. JDI JUDULNYA NOVELNYA, KONDANGAN JADI NIKAH...😀😀😀😀😀😀😀
Sulaiman Efendy
KAYAKNYA MMG SITARA YG UDH JATUH CINTA MA MUSA, MSKI MREKA KYK TOM & JERY..
Sulaiman Efendy
KERENNNNNN SITARA....👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻😘😘😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!