NovelToon NovelToon
Ternyata Istriku Selingkuh

Ternyata Istriku Selingkuh

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:249.6k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Elvan begitu mencintai istrinya. Begitu juga istrinya yang sangat mencintainya. Namun, setelah menikah tiga tahun lamanya, Clara yang merupakan istri Elvan mulai berubah sikap. Di sela-sela rumah tangganya yang tak baik-baik saja, Elvan terjebak satu malam bersama Rania yang merupakan office girl yang bekerja di kantornya.

Akankah Elvan mempertanggung jawabkan perbuatannya? Ataukah dia tetap pada pendiriannya untuk tetap setia dengan istrinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode.21

Bu Rosma yang sudah selesai mengangkat telepon, kembali menatap ke arah samping. Ternyata anaknya sudah tidak ada disana.

‘’Van, kemana kamu?’’ Bu Rosma sedikit berteriak memanggil anaknya. Namun tidak ada sahutan juga.

‘’Benar-benar nih anak lagi di bilangin orang tua, malah kabur,’’ gumam Bu Rosma.

Elvan sudah mengemudikan mobilnya keluar dari perumahan. Dia mencoba menghubungi Rania, ternyata nomornya aktif. Padahal tadi saat dia belum pergi ke rumah ibunya, dia sempat menghubungi nomor Rania, namun nomornya tidak aktif. Elvan langsung mematikan panggilan itu tanpa menunggu Rania mengangkatnya. Lalu dia segera melacak nomor itu sebelum Rania kembali mematikan ponselnya.

‘’Akhirnya aku menemukanmu,’’ Elvan menyunggingkan senyumannya sambil menatap layar ponselnya. Disana sudah ada titik lokasi keberadaan Rania saat ini.

Elvan segera pergi ke lokasi keberadaan Rania. Rasanya sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya. Dari senyumannya, Elvan terlihat seperti orang yang sedang jatuh cinta. Hanya saja dia tidak menyadarinya jika kekhawatirannya itu atas dasar cinta.

Ternyata cukup jauh juga lokasi keberadaan Rania. Sudah hampir pukul sembilan malam, namun dia masih berada di perjalanan. Hanya saja menurut maps, lokasi itu sudah dekat.

Alan menghentikan mobilnya di depan plang petunjuk arah yang ada nama desa. Sinyal ponselnya tiba-tiba hilang sehingga petunjuk arah di ponselnya berhenti.

‘’Ah sial, aku harus kemana ini?’’ Elvan menatap kanan kirinya yang tampak sepi. Namun dia melihat ada cahaya dari arah depannya. Karena jalannya kecil, dia memilih untuk berjalan kaki dan menggunakan senter sebagai penerang jalan.

Ternyata cahaya itu berasal dari pos ronda yang merupakan pintu utama jalan masuk kampung. Elvan mendekati beberapa orang yang sedang berjaga di pos ronda.

‘’Permisi, Pak. Saya mau bertanya sesuatu,’’ ucap Elvan dari arah belakang mereka.

‘’Anda siapa? Kenapa malam-malam datang ke kampung kami?’’ tanya salah satu dari mereka.

‘’Jangan-jangan Anda ini yang belakangan ini suka menipu warga sini ya, dengan mengaku sebagai bos perusahaan dan merekrut mereka, namun ada biayanya,’’ sahut warga lainnya.

‘’Bukan, Pak. Saya hanya .... ‘’ ucapan Elvan terhenti saat salah satu dari mereka menyerobotnya.

‘’Kita usir saja orang ini,’’ salah satu dari mereka memukul kentong yang terbuat dari bambu.

Dengan langkah cepat Elvan segera pergi dari sana sebelum di amuk warga.

Dengan napas yang tak beraturan, Elvan langsung memasuki mobilnya. Dia buru-buru menyalakan mesin mobilnya, lalu pergi dari sana.

‘’Besok saja aku datang lagi. Mungkin kalau datangnya siang, aku tidak akan di amuk warga seperti ini,’’ gumam Elvan.

......

Elvan bangun pagi seperti biasanya. Dia segera bersiap untuk berangkat ke kantor. Niatnya dia ingin bekerja setengah hari saja. Biar nanti bisa langsung mencari keberadaan Rania.

Elvan yang sedang bercermin, mendengar ponselnya berdering. Dia mengambil ponselnya yang ada di atas nakas. Ternyata asistennya yang menghubunginya. Elvan langsung saja mengangkat panggilan telepon itu.

''Hallo, ada apa, Ren?''

''Bro, ingat ya nanti jam sembilan kita pergi ke luar kota,'' ucapnya.

''Astaga, aku melupakannya,'' Elvan baru ingat jika hari ini dia akan pergi ke kantor cabang, dan itu tidak bisa di tunda lagi. Karena sebelumnya juga dia sudah menundanya.

''Jangan lupa bersiap, nanti saya jemput setengah sembilan,'' ucapnya.

''Baiklah,'' Elvan mendadak lesu. Lagi-lagi dia harus menunda untuk mencari keberadaan Rania.

Elvan akan pergi selama tiga hari, sesuai dengan yang sebelumnya sudah dia rencanakan. Namun rasanya berat untuk pergi karena belum menemukan keberadaan Rania.

Elvan tampak berpikir agar dia bisa pergi dengan tenang. Akhirnya terlintas ide di benaknya. Elvan akan menyewa jasa detektif untuk mencari keberadaan Rania. Mungkin itu cara terbaik untuk sekarang di tengah kesibukannya.

Elvan langsung saja menghubungi nomor kantor jasa penyewa detektif. Dia menyewa empat orang untuk mencari keberadaan Rania. Dia juga mengirimkan foto Rania. Karena Elvan yang sudah terkenal sebagai pengusaha di kotanya, jadi dari pihak kantor itu tidak memintanya untuk datang. Cukup melalui panggilan video call saja, kini kerja sama mereka telah terjalin

Elvan sedikit merasa lega. Semoga saja dia cepat mendapatkan kabar baik dari mereka.

Dua jam kemudian.

Saat ini Elvan sudah bersiap untuk pergi. Dia sedang duduk bersantai di ruang keluarga sambil menunggu kedatangan Reno.

Tin

Elvan mendengar ada mobil berhenti di depan rumahnya. Dia langsung saja keluar. Ternyata yang datang itu asistennya. Reno turun dari mobil, lalu membantu memasukkan koper milik Elvan ke dalam bagasi.

Saat ini keduanya sudah masuk ke mobil. Reno menatap Elvan yang duduk di sampingnya.

''Bro, kita mau langsung pergi atau kemana dulu?''

''Pergi saja,'' pintanya.

Reno mulai mengemudikan mobilnya.

Tak terasa sudah dua jam mereka berada di perjalanan. Saat ini mobil itu berhenti di lampu merah. Elvan membuka kaca mobilnya karena merasa gerah. Namun dia kembali menatap ke depan. Dari jarak tiga meter, ada seseorang yang memperhatikannya. Namun Elvan tidak melihatnya, karena dia terus menatap ke depan. Saat Elvan menatap ke samping, wanita itu sudah tidak lagi menatap ke arahnya. Wanita itu adalah Rania. Dia berjualan di dekat lampu merah untuk menyambung hidup. Karena tidak enak jika hidup menumpang tapi tidak menghasilkan uang.

Saat Rania kembali menoleh, dia sudah tidak melihat Elvan. Mungkin saja Elvan sudah pergi, karena lampu jalan juga sudah berubah hijau. Memang takdir yang belum mempertemukan mereka, walaupun jarak mereka yang sedekat itu. Tadi Rania melayani pembeli, jadi dia tidak sempat memanggil Elvan.

Setelah menempuh perjalanan selama lima jam, akhirnya Elvan dan Reno sampai juga di tempat tujuan. Mereka langsung masuk ke kantor cabang. Para karyawan sengaja berbaris untuk menyambut kedatangan Elvan. Bahkan mereka sedikit membungkukkan badannya.

''Selamat datang, Pak Elvan.'' ucap sang manager yang kini menghampiri Elvan. Lalu mereka saling berjabat tangan.

''Antarkan saya ke kantor utama!'' pinta Elvan.

''Baik, Pak.'' ucap manager itu.

Elvan dan Reno berjalan di depan, sedangkan manager itu berjalan di belakang mereka.

Saat ini mereka sudah sampai di kantor utama, yang isinya hanya karyawan yang paling berperan penting.

''Selamat datang, Pak.'' ucap beberapa dari mereka.

''Sekarang kalian bersiap! Kita ada meeting mendadak,'' ucap Elvan, lalu segera keluar dari ruangan itu. Walaupun baru datang, itu tidak membuatnya menunda meetingnya karena lelah.

Setelah kepergian Elvan, mereka mendadak heboh. Karena belum menyiapkan materi apa pun untuk meeting. Pak manager yang tadi mengantar Elvan keluar, kini kembali masuk ke ruangan itu. Lalu menyuruh karyawannya untuk menyiapkan laporan yang di butuhkan saat meeting. Takutnya Elvan menanyakan perkembangan proyek, pemasukan, dan pengeluaran perusahaan. Atau mungkin ada hal lain yang akan di bahas, jadi mereka harus bersiap dengan semua itu.

Setelah satu jam meeting, Elvan mengajak Reno untuk pergi ke restoran terdekat. Saat ini keduanya sudah berada di restoran itu.

Saat melihat-lihat daftar menu, Elvan mendadak teringat Rania. Dia mengingat saat Rania yang selalu memasak untuknya.

''Bro, kenapa diam? Mau pesan apa? Ini waiters sudah menunggu,'' Reno sedikit menepuk bahu Elvan, karena Elvan terlihat melamun.

''Eh iya ... '' Elvan mulai tersadar. Dia langsung memesan apa yang ingin dia pesan.

Setelah memesan, Elvan langsung mengambil ponselnya. Dia menghubungi nomor salah satu orang suruhannya yang sedang mencari keberadaan Rania. Namun katanya Rania belum di temukan.

1
Selamet Turipno
WOI AUTHOR ANJING KATANYA JUDUL ISTR YG SELINGKUH INI MALAH BANYAK CERITA ELVAN DAN RANIA BENAR BENAR AUTHOR ANJING
Aldi ana
trs di genjot
Aldi ana
di genjot trs
hellena jsn
novel pertama Yang aku baca watak lelaki nya bodoh cam elvan...bkin malas baca Kalo watak kelewat bodoh
Aan Darian
Roy sama Clara... di rantau bareng wkwkkwkwk
Aan Darian
nak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Aan Darian
enak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Simon Tambun
Rania hamil lagi ya pasti dong...wong digenjot terus sama Elvan koq
Simon Tambun
Itu aja jadi pembahasan ya
Simon Tambun
Pasti biar sekalian ya maksud si Elvan
Simon Tambun
Diajak berhubungan badan aja biar mulut nya mendesah nggak diam terus seperti itu
Simon Tambun
Dasar Reno tukang ngadu dia itu...dulu sewaktu mau didekatkan sama Ningsih sok jual mahal
Simon Tambun
Asal aja bukan didasari sifat licik nya si Roy
Simon Tambun
Emang nya kenapa dengan status pembantu ya???
Simon Tambun
Ada-ada aja Ibu mertua dan menantu nya ini
Simon Tambun
Bingung si Reno nya ya..... Tapi si Ningsih cantik kagak menurut kamu Reno😂😂😂
Simon Tambun
Dengan anak mu apa dengan Rania istri mu😂😂😂
Simon Tambun
Gimana sih Bu Rosma ini...kalo sama Elvan anak nya nggak mungkin lah😁😁😁 pasti nya ke si Reno dong
Simon Tambun
Ningsih apakah akan sementara bekerja pada keluarga Elvan atau untuk selama nya yaaa
Simon Tambun
Terlalu betul kalau Elvian macam-macam ya Thor...karna semua tau kan bagian itu pasti ada jahitan nya😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!