NovelToon NovelToon
Dinikahi Cinta Pertamaku

Dinikahi Cinta Pertamaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:105.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: ney-nNa

Naima, anak ABG yang baru merasakan yang namanya jatuh cinta terhadap lawan jenis. Diam-diam ia mengagumi sosok laki-laki tampan yang terlihat sangat menyayangi keluarganya. Takdir membuat cinta pertamanya itu datang sendiri menghampirinya.

Siapa sangka suatu peristiwa telah membuat Naima berada pada situasi yang tidak terduga. Dia mengalami hal yang tidak seharusnya terjadi dengan lawan jenis. Namun, peristiwa itu telah membuat harapannya terwujud dalam sekejap. Ia dinikahi oleh cinta pertamanya.

Namun, apakah pernikahan itu akan berjalan dengan indah seperti harapan Naima sebelumnya? mampukah Naima bertahan jika mempelai pria sesungguhnya tidak mencintainya?

Seperti apa perjalanan nikah muda Naima?
Ikuti terus kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ney-nNa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Jakarta

Saat hampir mendekati sekolahnya, tiba-tiba Naima meminta Reynand untuk menepi. Reynand pun menurutinya dan segera memarkirkan mobilnya agak jauh dari pintu gerbang sekolah Naima.

"Lhoh, kok berhenti di sini sih, Nai?" tanya Reynand bingung. Sebab dari tempatnya parkir masih berjarak kurang lebih seratus meter lagi.

"Kemarin temenku ada yang lihat waktu aku salim sama Mas Reynand. Apa jadinya jika lihatnya pas kemarin Mas Reynand cium aku? Aku nggak pengen ketahuan sama mereka kalau kita sudah menikah aja, Mas," tutur Naima panjang lebar.

"Oh, gitu. Jadi sekarang ini kamu berharap dicium lagi sama aku gitu makanya minta berhenti di sini?" tanya Reynand.

"Apaan sih, Mas. Enggak gitu juga sih. Aku cuma ...." Naima nampak bingung harus mengatakan apa untuk mengungkapkan perasaannya saat ini. Yang jelas mengingat Reynand akan meninggalkannya pergi jauh beberapa hari, membuatnya ingin sejenak menghabiskan waktu yang tersisa sebelum bel masuk bersama Reynand.

Reynand pun segera merengkuh Naima ke dalam pelukannya. Naima pun membalasnya dan mengeratkan pelukan itu. Seolah-olah tidak ingin Reynand pergi.

Reynand pun mengusap lembut belakang kepala Naima yang tertutup kerudung.

Beberapa saat berlalu Reynand mulai mengecek jam yang melingkar dipergelangan tangannya.

"Nai, sepuluh menit lagi bel masuk lhoh!" ucap Reynand.

Naima pun mengurai pelukannya dengan berat.

"Mas Reynand hati-hati, ya! Awas jangan macam-macam!" ujar Naima memperingatkan.

Reynand seketika mencubit hidung Naima. "Harusnya aku yang bilang gitu. Kamu jangan macam-macam selama aku tidak ada!"

"Iyah ...," jawab Naima seraya tersenyum.

Sejenak mereka saling berpandangan seolah tengah merangkum wajah pasangannya.

Reynand pun mengecupi kedua pipi istrinya itu, kemudian di kening dan terakhir mencium singkat di bibirnya.

"Sudah cukup belum? sudah waktunya kamu masuk ke dalam sekolah, Nai!"

Ditanya begitu membuat Naima semakin sedih. Tidak rela berpisah dengan suaminya.

Melihat Naima cemberut, Reynand pun mengerti jika Naima masih berat melepaskannya. Reynand pun kembali memeluk Naima. untuk beberapa saat. Ia lalu kembali menyalakan mesin mobilnya dan melajukannya mendekat ke arah pintu gerbang.

Setelah salim Naima turun dan berjalan mendekati gerbang sekolah. Ia berjalan mundur sembari menatap ke arah mobil Reynand. Sesaat kemudian mobil pun melaju meninggalkan sekolah.

Kriiiingg!

Naima segera berlari menuju ke kelasnya di saat bertepatan dengan bunyi bel masuk.

"Hahh hahh hahh ...!" Napas Naima ngos-ngosan saat tiba di kelasnya. Naima segera beranjak ke bangkunya.

"Tumben sih, Nai mepet banget datangnya!" tegur Alena.

"Iya, tadi masih ada urusan," ujar Naima beralasan.

"Oh, begitu!"

Tak lama guru mereka pun datang. Mereka mulai fokus untuk mengikuti pelajaran.

......................

Pukul 13.45 Reynand telah sampai di Jakarta. Ia menarik kopernya menuju keluar dari bandara. Di luar mobil jemputan dari opanya pun telah menunggu. Reynand segera mengenali Pak Asep sopir pribadi omanya yang sudah bekerja berpuluh-puluh tahun.

"Jalan, Pak!" perintah Reynand. Mobil pun segera meluncur menuju kediaman Hadi Wijaya.

Sesampainya di rumah omanya Reynand sudah di sambut oleh omanya.

"Assalamu'alaikum, Oma!" ujar Reynand seraya salim kemudian memeluk omanya.

"Wa'alaikumsalam."

"Kamu sebenarnya di Yogya ngapain aja sih, Nand. Kok betah banget nggak pulang-pulang. Nggak kangen apa sama Oma dan Opa?" tanya oma Lena yang belum tahu tentang pernikahannya dengan Naima.

"Kangen dong, Oma. Reynand kan belajar mengelola cafenya papa Abiyu. Yah itung-itung sebelum Reynand terjun langsung ke perusahaan Opa!’’ ujar Reynand beralasan.

"Oh, begitu. Ya sudah kamu pasti lapar. Oma sudah siapkan makan siang untukmu. Ayo Oma temani makan!" tutur Lena.

"Enggak Oma, Reynand masih kenyang," tolak Reynand.

"Ya sudah kamu pasti capek. Istirahatlah dulu!"

"Baik, Oma."

Reynand kemudian masuk ke kamarnya. Yaitu kamar yang dulunya merupakan kamar Reyna.

Reynand segera merebahkan diri di tempat tidurnya. Karena lelah ia pun cepat tertidur.

......................

Sepulang sekolah Naima di jemput oleh Mira. Rasanya sangat berbeda setelah beberapa hari dijemput oleh Reynand. Terlebih belum ada satu pesan pun yang masuk dari suaminya itu. Padahal harusnya Reynand sudah sejak tadi sampai di Jakarta.

Beberapa kali Naima bolak-balik melihat pada layar di handphonenya berharap Reynand mengirimkan pesan kepadanya. Bahkan hingga menjelang sore masih belum ada kabar dari Reynand.

"Kenapa sih, Nai? dari tadi Mimi perhatikan kamu bolak-balik lihat handphone terus," tegur Mira.

"Mas Reynand nih ngeselin banget. Masa dari tadi nggak ngasih kabar sih, Mi!" ujar Naima kesal.

"Ya udah gih ditelepon aja!" usul Mira.

"Tapi ...." Naima ragu.

"Apa? gengsi? ini nih yang bikin masalah sepele nanti berujung besar. Udah deh jangan gengsi-gengsian begitu. Daripada kamu suudzon mending kamu konfirmasi. Jadi kamu tahu Reynand lagi sibuk apa gitu sampai belom kasih kabar."

"Mungkin saja Reynand memang benar-benar sibuk, maka kamu yang memberikan perhatian perhatikan. Seperti itulah menjaga suatu hubungan. Harus saling melengkapi, saling mengerti, memahami dan menjaga komunikasi yang baik. Jangan egois, atau memendam masalah sendirian. Sebab patner kamu untuk menyelesaikan masalah adalah suamimu, jadi harus saling terbuka dan jangan merasa benar sendiri," tutur Mira.

"Iya, Mi. Ya udah aku telepon nih!" Naima segera menghubungi Reynand. Berulang kali menelepon namun belum juga diangkat.

Di tempat lain, mendengar ada dering suara ponsel berulang-ulang akhirnya. Reynand segera terjaga. Ia perlahan menyesuaikan diri memulihkan kesadarannya.

Rupanya telepon dari Naima. Reynand pun segera mengangkatnya.

"Halo, Assalamu'alaikum," jawab Reynand dengan suara khas bangun tidur.

"Wa'alaikumussalam. Mas Reynand sudah tiba kan di Jakarta?" tanya Naima.

"Iya sudah," jawab Reynand singkat.

"Alhamdulillah, habisnya Mas Reynand nggak kasih kabar, Sih!

"Iya, tadi nyampe rumah langsung istirahat. Cape banget! Ini juga baru aja bangun tidur karena denger telepon masuk dari kamu," ujar Reynand jujur.

"Oh, maaf ya Mas, aku ganggu tidurnya, ya?" tanya Naima.

"Nggak apa-apa. Aku tahu kamu udah rindu kan sama aku?" goda Reynand.

"Ish, Mas Reynand kepedean deh! Ya udah deh Mas Reynand mandi dulu sana udah sore, Nai mau mandi juga. Dilanjut ntar lagi ya, Mas. Assalamu'alaikum!"

"Iya, Wa'alaikumussalam."

Telepon dimatikan.

"Kamu ngegemesin banget sih, Nai!" gumam Reynand seraya bangkit dari tidurnya. Ia lalu menyimpan handphone di atas nakas. Tepat di saat itu matanya kembali tertuju pada album foto yang bertengger di atas nakas. Foto di saat bersama anggota BEM di kampusnya.

Salah satu diantaranya ada yang menarik perhatiannya sejak lama.

Kedua gadis ini memang memiliki daya tarik tersendiri! gumam Reynand di dalam hati.

Ia lalu memasukkan album foto itu ke dalam laci nakas dengan posisi terbalik.

...______Ney-nna_______...

1
Wury Ayra
akhirnya up lagi....semangat nay
Uyhull01
alhmdulillah skian purna nonghol juga,,
ehhh kak Ney sehat ??
Wahyu Ariani
Alhamdulillah
semangat kak, selalu ku nanti kelanjutan ceritanya

sehat selalu kak
semangat
Rina Zahra
akhirnya sekian purnama ka Neyna up lagi....dilanjutkan lagi ya ka neyna...sehat" buat bumil..
Neyna 🎭🖌️: 😅 bismillah ya kak Rina semoga bisa lanjut sampe tamat, terima kasih buat dukungannya sll, aamiin makasih doanya 🙏🥰💕💕
total 1 replies
arfan
up
Rosnia Rahman
gas fulll
Subri Anty
apa ceritanya sampai ini saja
Ita baee
ini dah tamat apa gmn?
Uyhull01
tergantung masa suburnya Mas Reynand, meski cuma 1x semburan klo harus jadi ya jadi,
Evi Daniati
cerita nya kok nggak tuntas sih
Elicha
up ny ditunggu kk ney,,,lm amet
Rina Zahra
semoga ka neyna semangat up...💪😁😁
Neyna 🎭🖌️: 🤭 InsyaaAllah kak Rina 🙏💕💕
total 1 replies
Hidayati Yuyun
sip baru up lagi thor
Hidayati Yuyun: sama semangat semoga sukses
total 2 replies
Wury Ayra
akhirnya up juga....
tenang nai..mas reynand bakal lbh perhatian ga akan galak dan cuek lagi koq...
Neyna 🎭🖌️: terimakasih kak 🙏💕💕
total 1 replies
Siti Rejeki
akhirnya up jga kk.
Neyna 🎭🖌️: terimakasih kak 🙏💕💕
total 2 replies
lina
benerin yg belok 😊
lina
kabur aja rey 🤣🤣 ajaran sesat nongol nih 🤣🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️
Sri Sari
gemes bngetz... lanjut ..
Uyhull01
akhirnya Unboxing jua,,
ehhh apa yng tertinggal Reynand gak peke pengaman kah atau semburan nya di dalam ??? 🙄🙄🙄🤭🤭🤭
Uyhull01
tersnyum aku dgan tingkah klian ini🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!