NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:20.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie

🐣WARNING🐣

AREA DEWASA

JOMBLO DILARANG BACA!!!

Dapat menyebabkan baper berkepanjangan yang bisa membuat batin tersiksa.


Ini bukanlah cerita tentang Pernikahan CEO-CEO seperti di cerita lainnya, bukan pula cerita perjodohan yang menyakitkan di awal pernikahan dan berakhir dengan manis.


Tapi ini adalah sebuah cerita tentang hati yang salah memilih cinta, tentang sebuah perjuangan, penantian, dan kesetiaan.


"Gue akan nantangin takdir! Kita liat siapa diantara kita yang akan menang." Kaisar



Hepi reading gengs... 🤗🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai menantang Takdir

Lop, ini maksudnya apa?" Qiran memperlihatkan video Lovie yang sedang berciuman dengan Kaisar. 

Lovie sangat terkejut hingga dia tersedak ludahnya sendiri, dia tidak menyadari jika di depan kamar Rani terpasang kamera CCTV. Wajahnya tiba-tiba terasa panas, wajah meronanya tak bisa lagi ia sembunyikan. 

"Ciuman."

"Ya Allah Lop, kita juga tau elu lagi ciuman sama si Soang. Maksudnya kok bisa elu ciuman sama dia? Setau gue cita-cita lu mau jadi pembokat orang kaya bukan mau jadi pelakor." Mulut anak Sultan itu memang tak memiliki filter. 

Lovie kembali menangis membuat Qiran dan Rani bingung harus berbuat apa. 

"Justru karena gue ga mau jadi pelakor yang kayak di drakor, gue akhiri hubungan yang belum terjalin sama Kak Kaisar."

"Elu ngomong yang bener ngapa Lop! Jangan bikin gue mikir. Bahasa lu kayak Bu Neneng (guru bahasa Indonesia)." Jawab Rani yang masih mencerna kata-kata yang Lovie ucapkan. 

Si anak Sultan yang cerdas ikut ikut mengaggukan kepalanya. Dia pun masih belum mengerti arah pembicaraan Lovie. 

Di sudut Kafe tempat Lovie bekerja ketiga gadis belia itu menjadi pusat perhatian pengunjung. Bukan karena mereka berbuat rusuh, tapi karena suara mereka yang membuat pengunjung menolehkan wajahnya ke arah ketiga makhluk cantik yang masih dalam masa alay. 

Akhirnya dengan airmata dan ingus yang terus mengalir Lovie menceritakan semua kejadian yang beberapa hari terakhir ini dia alami dengan Kaisar, dari awal dia belajar berciuman hingga Lovie menyadari ada rasa yang harus ia padamkan sebelum mulai berkobar. 

"Kok bisa sih elu naksir si Soang? Dia kan cuma cakep casingnya doang, elu kan suka ngatain dia jorok, tukang ngupil, garuk-garuk pantat, kalo hari libur jarang mandi pagi. Tapi kok sekarang lu bisa naksir sama dia?"

Lovie menggeleng. " Gue ga tau, gue lupa itu semua Kir kalo udah sama dia."

"Ngomong-ngomong gimana rasanya ciuman?" Rani sudah tidak fokus lagi tentang bagaimana perasaan cinta Lovie tumbuh kepada sepupunya itu. 

"Bukannya elu udah pernah ciuman sama Anu?"

"Kir, namanya Keanu jangan lu singkat jadi Anu gitu napa nama cowok gue. Anu kan kesannya anu. Jadi masa gue cip*kan sama anunya?" Rani bergidik membayangkan hal yang tak semestinya dia bayangkan. 

"Apalah arti sebuah nama Ran? Dengan gue manggil dia anu juga mukanya ga akan berubah jadi kayak anu kan?"

"KIKIIIIIIIIIIRRRR!!!!" Rani naik pitam. 

"Sorry Ran, jangan esmosi gitu ngapa! Liat noh gara-gara elu semua pengunjung jadi ngeliatin kita." Dia tidak sadar jika dia lah yang telah menyulut emosi Rani. 

"Gimana rasanya ciuman sama Kak Kaisar? Dia kan master dalam hal percip*kan." Rani fokus dengan pertanyaannya tadi. 

Wajah Lovie kembali bersemu merah saat membayangkan rentetan kejadian saat Kaisar menciumnya. Hatinya kembali bergetar, ada rasa aneh yang tiba-tiba menggelitik dadanya saat bayangan itu terulang kembali. 

"Semenakjubkan itukah ciuman sama kak Kaisar?"

"Ya Allah, anak perawan gue yang polos ini gue kagak suci lagi otaknya."

"Elu kayak emak-emak tau Kir!" Rani menoyor kepala Qiran. 

*****

"Kok tiba-tiba ubah jadwal sih Mbak?" 

Angel Sang model senior yang sangat cantik nan julid sedang memprotes Rima saat dirinya diberitahu tentang perubahan jadwal pemotretannya. 

"Kamu kalo mau protes, protesnya jangan ke saya tapi ke Bapak Ganteng sonoh." 

"Masa gue ngambil jobnya anak baru itu?" 

"Honor kamu ga akan dipotong kok. Masih sama, malah harusnya kamu bersyukur kamu jadi lebih ringan kerjanya." Bujuk Rima. 

Bukan honor yang jadi masalah Angel, tapi dia sangat selalu menunggu saat pengambilan gambar bersama Kaisar, walaupun tahu Kaisar telah memiliki kekasih tapi Angel selalu berusaha mendapatkan perhatian Kaisar yang selalu bersikap ramah dan sopan terhadapnya. Kagak tau aja lu sifat aslinya. 

Waktu yang dinantikan Kaisar pun tiba. Lovie yang tidak tahu perubahan jadwal dirinya yang akan melakukan sesi pemotretan dengan Kaisar terlihat terkejut ketika melihat Kaisar tengah ada di ruang make-up. 

"Udah dateng lo?"

Lovie mengangguk. Tanpa melihat wajah pria yang selalu tersenyum saat menatap wajahnya.

"Make-upin dia natural aja!" Ucap Kaisar kepada make-up artis yang mendandani Lovie. 

Dia pun berlalu untuk mengganti kostum yang akan dia kenakan untuk pemotretan sore itu. 

Lovie benar-benar salah tingkah, dia tidak tahu jika dia akan melakukan pemotretan berdua dengan pria yang berhasil mengoyak perasaannya.

"Kita foto bareng?" 

"Ya iyalah, kan ini seri couple. Masa sendiri-sendiri? Mau foto buku nikah?" Kaisar tersenyum genit. 

Mendadak wajah Lovie panas mendengar godaan pria yang saat itu mengenakan pakaian dengan motif yang sama dengan yang ia kenakan saat itu. 

Sesi pemotretan pun dimulai, Kaisar yang memang sudah profesional di bidang ini membantu Lovie mengarahkan gayanya. Seorang pengarah gaya terlihat puas dengan chemistry yang mereka hasilkan. 

"Kalian saling berhadapan! Vie tangan kamu di pinggang Mas Kaisar kaki kamu angkat satu ke atas Ok. Mas Kaisar topang badan Lovie dengan menahan bahunya."

Keduanya pun mengikuti intruksi Sang pengarah gaya. 

Beberapa pose romantis mereka ambil, semua hasilnya sangat memuaskan. 

"Kalo pose gini bagus ga?" Ucap Kaisar sambil menggendong tubuh ramping Lovie. 

Bukan hanya Lovie, tapi semua kru dibuat terkejut oleh ulah Kaisar. 

"Kalungin tangan lu! Biar hasilnya bagus. Kagak profesional ni bocah." Kaisar seolah memarahi perempuan yang kini wajah mereka hanya berjarak beberapa centi. 

"Kenapa muka lu merah gitu? Minta gue cip*k?" Bisik Kaisar. 

Kelakuan dan ucapannya membuat wajah Lovie semakin merona, detak jantungnya tak terkendali hingga Kaisar dapat merasakan detak jantung Lovie yang bertalu-talu.

Semua kru jadi bertanya-tanya apa hubungan mereka berdua, karena kadang bukan hanya Lovie yang bersemu tapi juga Kaisar, yang terlihat selalu tersenyum saat menatap wajah rekan kerjanya. Cie kru pada penasaran, makanya baca cerita gue!

Waktu sudah melewati petang saat mereka menyelesaikan sesi pemotretan yang menurut Kaisar sangat menyenangkan dan tidak membosankan seperti biasanya. 

"Elu mau kemana?" Tanya Kaisar saat Lovie hendak keluar dari perusahaannya. 

"Pulang. Yuk Mbak Rim!" Ajak Lovie pada Rima yang sengaja menunggunya untuk makan malam bersama. 

"Lu masih punya utang ke gue Lop!" Kaisar mencekal pergelangan tangan Lovie. 

"Utang apaan?" Lovie bingung. 

"Lu udah dapet komisi kan? Katanya elu mau traktir gue?" 

Kaisar benar-benar sedang menantang takdir. Dia terus berusaha mendapatkan apa yang hatinya dan Kevin pilih. Hayoh lu Takdir, syukurin luh!

"Kak, kumohon. Kita udah selesai." Ucap Lovie lirih. 

Dia lupa Rima sedang berada diantara mereka. Rima semakin bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi diantara mereka. 

"Gue cuma nagih janji lu. Jangan GR ngapa!" Kaisar sedikit menyeret paksa tubuh perempuan yang terlihat sangat cantik dengan setelan kasualnya.

"Ayok Rim. Kenapa kamu diem aja?" Ucap Kaisar saat melihat Rima hanya berdiri tanpa suara melihat kelakuannya. 

Jeng…

Jeng… 

Siapa diantara Kaisar dan Takdir yang akan memenangkan pertempuran tak berdarah ini? 

1
πT!
😍😍😍😍😍
πT!
kan omnya adik dr bapaknya lovie
widyaclone 01
suer bener bener ngakaaaaak
widyaclone 01
bener bener kereeeeeeen
Siti Maulidah
ceritanya menarik
destiana
sangat bagus
santosowife
gila sih ini othor...Nemu aj kalimat2 yang out of the box...amajiinggggh
Konok Neng
selalu terthebest
Konok Neng
ahh thorr ggak keren
Konok Neng
noh kan bener sandiwara nenek lampir,, jgn bilang sekongkol jg sama anteknye
Konok Neng
di manfaatin tuh emkanya kayaknya mentang sakit,, ggak takut apa karma
Konok Neng
bukan akal akalan kan thorr
Konok Neng
hadeeehh zee zee,, bobong dikit napa
Konok Neng
maunya othorr,,
Konok Neng
habhaa haaa zee ggak ada berubah rubahnya yaa
Konok Neng
bikin ngakak selalu qiran
Konok Neng
ternyata berpendidikan tinggi tidak menjamin berahklaq mulia..
Konok Neng
ngakak hahahaaa
Mini Amora
qiran tuh yaaa bener² titisannya zee😄
Mini Amora
anaknya Zee & Guntur...

haiiiiii Kaisar🩷
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!