NovelToon NovelToon
Pelayan Hebat Milik Ketua Mafia

Pelayan Hebat Milik Ketua Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Balas Dendam / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Identitas Tersembunyi / Chicklit / Tamat
Popularitas:253.3k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Eriko Matshumoto, seorang putri yakuza masuk ke dunia novel dan merasuk ke dalam tubuh pelayan bodoh dan lemah yang bernama, Agatha Fernandez. Dia pelayan milik seorang Ketua Mafia Silver Dragon, Victor Aldemo.
Untuk menghindari kematiannya, Agatha bersedia membantu Victor untuk mengungkap kebenaran dari kematian orang tuanya. Victor kagum dengan sosok pelayannya yang tangguh dan cerdas, sehingga jatuh cinta kepadanya. Trauma akan pengkhianatan, membuat Agatha menolak cinta majikannya. Namun, seiring berjalannya waktu Agatha pun membuka hatinya. Di waktu yang bersamaan datang Zoey, mantan kekasih Victor. Dia membawa banyak informasi yang dibutuhkan untuk menghancurkan kelompok Mafia Black Dragon.
Bagaimana kisah Agatha dan Victor dalam membalaskan dendam kepada musuh-musuhnya?
Akankah Eriko kembali ke dunianya dan meninggalkan Victor?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Transaksi Dengan Kelompok White Dragon

Teman-teman mohon bantuannya, ya. Baca sampai selesai, lalu kasih like dan komentar. Semoga urusan kalian juga dimudahkan.

***

BAB 21

"Kita harus bawa dia ke rumah sakit," ucap Agatha saat merasakan denyut nadi milik Armando mulai lemah.

"Ayo, Peter bantu aku gotong tubuh Armando dan bawa ke rumah sakit!" perintah Victor

     Peter membawa Armando menggunakan mobil yang dipakainya tadi bersama Agatha. Sementara itu, Agatha dan Victor naik dengan mobil miliknya yang sudah banyak bolong terkena peluru. Mereka harus menghilangkan jejak keberadaannya di sana.

"Kenapa kita harus naik mobil yang sudah rusak ini?" tanya Victor pada Agatha.

"Tentu saja agar musuh tidak bisa mendeteksi kita yang sudah membunuh teman mereka semua," jawab Agatha.

     Victor pun menganggukkan kepala. Dia selama ini tidak pernah terpikirkan akan hal ini. Bahkan tadi Agatha memastikan tidak meninggalkan jejak ban mobil di sana. Menutupi genangan darah dengan tanah terlebih dahulu.

'Kalau sekarang dipikir-pikir lagi. Menutupi darah oleh tanah itu juga agar tidak menempel pada ban mobil. Dari mana dia punya pemikiran seperti ini, ya?' Victor bertanya dalam hatinya.

     Agatha melajukan mobilnya dengan sangat kencang. Bahkan bisa menyusul mobil yang dikendarai oleh Peter.

    Saat di dekat jurang Agatha mengajak Victor untuk keluar dari mobil dan mengeluarkan semua isinya. Kemudian mereka mendorong mobil itu ke dalam jurang. Setelah itu mereka ikut menumpang pada mobil Peter yang baru saja sampai ke tempat mereka.

"Kenapa kita harus melakukan hal ini?" tanya Victor tidak mengerti.

"Bukannya tadi sudah aku bilang, kalau kita harus menghilangkan jejak keberadaan kita, agar musuh tidak bisa menemukan kita," jawab Agatha dengan lirikan tajam.

"Oh, iya. Maaf aku lupa," ucap Victor.

     Agatha dan Victor mengantarkan Armando ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Begitu juga dengan luka yang didapat oleh tuannya itu.

***

"Bagaimana ini? Armando masih harus mendapatkan perawatan setelah operasi. Sementara rekan bisnis kita tidak punya lagi waktu kecuali hari ini," ucap Victor cemas.

"Apa tidak ada cara lainnya lagi, Tuan?" tanya Peter.

     Keduanya saling pandang dan terdiam. Kemudian mereka melirik ke arah Agatha yang sedang asik makan pizza dengan lahap.

"Ada apa?" tanya Agatha ketika melihat kedua laki-laki itu memperhatikan dirinya.

"Kamu harus ikut aku untuk menggantikan posisi Armando. Kita akan melakukan transaksi jual beli senjata," jawab Victor dan memberi tugas baru untuk orang kepercayaannya itu.

'Ini Ketua Mafia nggak punya hati, apa? Aku selama beberapa minggu kemarin banting tulang kesana-kemari hanya untuk menjalankan tugas yang di bebankan kepadaku. Baru saja selesai aku harus bantu dia juga! Kamu pikir tubuh aku ini terbuat dari apaan?' Agatha hanya bisa berteriak dalam hati.

"Saya belum pernah melakukan pekerjaan itu, Tuan," balas Agatha dengan nada pelan karena dia malas berurusan dengan para mafia lainnya untuk saat ini.

"Tenang saja, kamu hanya duduk dan menjadi saksi dalam transaksi ini," ucap Victor meyakinkan Agatha.

'Awas kalau melibatkan lebih jauh lagi! Akan aku tuntut dengan kenaikan gaji tiga kali lipat,' gerutu Agatha dalam hatinya.

     Mau tidak mau Agatha pun setuju dengan perintah Tuannya. Sementara Peter mengurus Armando di rumah sakit.

***

     Agatha dan Victor mendatangi sebuah bar besar. Mereka akan melakukan transaksi awal di sana.

"Senang berjumpa denganmu, Victor Aldemo," ucap seorang laki-laki berbadan pendek, buncit dan sudah tua.

"Aku juga merasa senang berjumpa dengan pemimpin Ketua Mafia White Dragon," balas Victor dengan senyum lebarnya.

'Semoga saja kejadian di tebing pegunungan itu belum diketahui olehnya,' kata Victor dalam hati.

"Baiklah kita mulai transaksi ki ... apakah wanita ini akan kamu hadiahkan kepadaku?" Ketua Mafia White Dragon melihat ke arah Agatha dengan tatapan mata lapar karena tergoda oleh kemolekan tubuh sang asisten Victor.

"Bukan. Dia adalah asisten yang baru aku rekrut karena memiliki banyak hutang dan dia menyerahkan hidupnya kepadaku, di sisa hidupnya yang hanya hitungan hari," kata Victor berdusta.

"Memangnya dia kenapa?" tanya pria seperti ikan buntal itu.

"Punya penyakit menular yang mematikan," jawab Victor sekenanya.

     Mendengar fakta itu sang Ketua Mafia White Dragon itu langsung merinding. Dia niatnya ingin bersenang-senang dengan wanita cantik yang dibawa oleh rekan bisnisnya.

"Oh, kasihan sekali nasibnya," lanjutnya lagi.

     Agatha yang tadinya diam saja langsung merasa sangat terkejut. Ketika tuannya bilang kalau dia punya penyakit menular ditambah mematikan. Dia pun terus memaki sang Ketua Mafia Silver Dragon, dalam hatinya.

"Jadi, berapa banyak senjata yang mau kamu beli? Apa saja jenisnya?" tanya Ketua White Dragon.

    Lalu, Victor pun menyerahkan satu lembar kertas. Sudah ada sederetan nama senjata yang dia butuhkan.

"Apa kamu tidak salah menulis jumlahnya? Ini akan memakan banyak biaya," jelasnya sambil menunjuk deretan angka di kertas itu.

    Maka, Victor pun membuka satu koper yang dia bawa ke pertemuan itu. Mata lelaki tua bangka itu langsung berbinar melihat uang yang di dalam koper itu.

"Baiklah, kita setuju untuk kerja sama transaksi ini. Anak buah aku yang ada di pelabuhan akan memberikan barangnya." Ketua Mafia White Dragon itu menyerahkan satu lembar yang sudah dia tanda tangani. 

    Dalam kertas itu sudah tercantum nama barang yang akan dibeli oleh Victor. Banyaknya barang yang akan dibeli. Serta jumlah uang yang harus dibayar oleh pihak Kelompok Silver Dragon.

***

     Agatha berjalan di belakang Victor dengan langkah gontai. Dia ingin beristirahat dan memanjakan diri ke suana. Namun, di sana sepertinya tidak ada sauna seperti di kehidupannya di planet bumi.

"Ahk, aku ingin pergi ke sauna!" gerutu Agatha.

"Ada itu sauna?" tanya Victor sambil memandang penasaran pada Agatha.

"I-tu …." Agatha merutuki kebodohannya dalam hati.

***

Akankah transaksi jual beli senjata itu lancar? Apakah Victor akan terus mencurigai Agatha? Tunggu kelanjutannya, ya!

1
Maya Ratnasari
eh, ada marimar
Manggar Manggar
👍👍👍👍
kurnia rahayu
👍👍👍💪💪💪❤️❤️❤️
Nunung Ainus
Luar biasa
its me
thor jadi agathanya gimana mati ya? penasaran 😁😁
🌸 Sunshine 🌸: Tokoh utama wanita kembali ke dunia aslinya.
total 1 replies
Omha Achun
Luar biasa
🌸 Sunshine 🌸: makasih, Kak
total 1 replies
Galuh Faisal
sebelumnya marimar, skr aulia, bsk marimas, mnggu dpn minibar, bln dpn bulgoso, thn dpn jd minizoo😝😂
🌸 Sunshine 🌸: 🤣🤣🤣🤣 maklum saja dalam sebulan aku mengerjakan 3-4 novel sekaligus. Mungkin typo dengan nama novel sebelah
total 1 replies
Galuh Faisal
maaf ya thor..aku tmasuk reader yg klo keasikan baca novel sll lupa u like..hehehe...tp tenang thor udh ku ksh kembang n kopi nyaa...sayang kemenyannya plus lilin ga ada thor..klo ada bs buat ngepet deehhh🤣🤣🤣aku jg lilinnya aja🤣🤣🤣
🌸 Sunshine 🌸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Muhammad Fauzi
hmmm/Hey//Hey//Hey//Hey//Hey/
Muhammad Fauzi
sepertinya victor mulai tergantung kepada agatha
Nofarahin Mohd Kamel
hebat mantap jalan perceritaan...
Mas Bos
luar biasa bagus banget ceritanya
endul surendul top markotop
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Mas Bos
supaya Agatha bisa kembali
ke dunianya lagi maka caranya
baca novel yg judulnya " Mudik "
karya Author Santi Suki
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
🌸 Sunshine 🌸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Mas Bos
mestinya telapak kaki Agatha
di kilikitik supaya matanya bangun
sambil tertawa ngakak
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
🌸 Sunshine 🌸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Mas Bos
Gua harap Agatha dan bayinya
selamat semua
/Grin//Grin//Grin/
Mas Bos
kayaknya blum ada GPS ya thor
/Silent//Silent//Silent/
Mas Bos
waduh gaswat darurat
kalo Viktor kukikuk dg Zoey
/Frown//Frown//Frown/
Mas Bos
petaka menghampiri Viktor
kalo sampe memilih Zoey
karena Agatha yg berperan
menyelamatkan bisnis Viktor
dari kebangkrutan
Mas Bos
menambah cocok tanamnya
ga hanya kebun anggur
/Joyful//Joyful//Joyful/
Mas Bos
kayaknya obat Pilkita
yg di racik Agatha
/Grin//Grin//Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!