NovelToon NovelToon
SUAMIKU RIVALKU

SUAMIKU RIVALKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Selingkuh
Popularitas:303.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: difadipho

WARNING 21+
Aska Permana , seorang CEO PT PERMANA GROUP menikahi Alia , gadis yang membuatnya jatuh cinta saat pertama bertemu ...
Pernikahan yang disepakati dengan ayah Alia pun berjalan lancar ...mereka resmi menikah , tetapi Alia kabur di hari pernikahannya setelah resmi menjadi suami istri .
Takdir kembali mempertemukan mereka disaat Alia menjadi sosok lain .
Alia adalah asisten pribadi kesayangan Nicolas , rival bebuyutannya .
Apa sanggup Alia mengendalikan benih cinta yang tumbuh antara dirinya dan Nicolas dengan melupakan Aska yang secara hukum adalah suaminya ....
😍Baca juga novel sebelumnya "KAWIN KONTRAK" karena tokohnya saling berkaitan 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon difadipho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Langit mendung di siang hari ini ,gerimis sudah mengguyur sejak subuh tadi .

Hari ini ...disaat kondisinya sudah cukup membaik ,meski kepalanya masih terasa sedikit pusing .Ia sudah bersiap ...setelah mengganti baju , segera memesan taksi online .

10 menit lagi ...

Sebaiknya ia menunggu di lobi bawah saja . Setelah mengambil tas ia berjalan keluar .

Sambil duduk di sofa panjang yang ada di lobi ,diambilnya ponsel dan membalas beberapa chat yang masuk ,termasuk dari Nico .

Segera dibalasnya saat membaca isi chat Nico yang akan segera datang kesini . Buru-buru dijawab kalau ia sudah ke rumah sakit untuk kontrol . Mudah-mudahan taksi pesanannya cepat sampai .

Dibukanya lagi aplikasi taksi online yang dipesannya tadi .

Sudah dekat dan masuk area parkiran .

Ia buru-buru keluar dan benar saja , sebuah mobil hitam sudah menunggunya disana .

" Ke jalan merpati ya mbak ?" Tanya driver nya mengkonfirmasi ulang pesanannya .

" Iya Pak ."

Setelah itu ,tak ada percakapan di antara mereka .

Mereka sudah hampir sampai tempat tujuan ,setelah 30 menitan perjalanan . Hujan turun cukup deras disini .

Sampai mereka memasuki sebuah gang masuk yang tak begitu lebar .

Rena mengamati sekeliling perkampungan yang nampak sepi itu . Sudah setahun lebih berlalu ,sudah banyak yang berubah juga disini .

Ia begitu merindukan tempat ini ...tempat dimana ia tinggal sejak lahir , sampai besar bersama Bapak .

Ia tersenyum senang ...sebentar lagi mereka akan bertemu dan itu cukup membuatnya tak sabar .

" Yang pagar hitam itu Pak ." Tunjuknya pada sebuah rumah kecil dengan pagar besi hitam .

" Ini mbak ?"

" Ya ." Rena tak langsung keluar ,hanya terdiam menatapnya . Kenapa terlihat seperti tak terurus begini ...halaman kecil di depan nampak kotor berserakan dedaunan kering , begitu juga di halaman rumah ...nampak debu tebal disana .

Seketika membuatnya tak enak . Apa mungkin Bapak sudah pindah dari rumah ini ,tapi kemana ?

" Pak tunggu disini dulu sebentar ya ."

" Iya mbak ."

Rena keluar dan melihat pagar yang ternyata tak terkunci .

Ia langsung masuk dan benar saja ...aroma debu membuatnya berkali-kali bersin .

Saat pintu diketuk , tak ada sahutan .Ia coba membuka dan memang terkunci .

Gagang pintunya saja berdebu tebal .

Ya ...rumah ini seperti tidak ditempati lama .

Kemana Bapak , tanyanya dalam hati .

" Mbak cari siapa ?"

Rena membalikkan badan .

Seorang ibu-ibu setengah baya menyapanya .Ia tak kenal ..mungkin warga baru disini .

" Saya cari Pak Aji Bu ." Jawabnya sopan .

" Rumah ini sudah lama kosong mbak ..dari awal saya pindah kesini setahun lalu ."

" Memangnya pindah kemana ya Bu ?"

" Saya kurang tahu sih mbak ,cuma kata tetangga ...yang punya rumah ini sekarang tinggal di rumah anak menantunya ."

" Di rumah anak menantunya ?" Tanya Rena ulang .

" Iya mbak ,katanya sih begitu ..atau mungkin mbak bisa tanya langsung ke Pak Rt ."

Rena diam sebentar ,apa mungkin Bapak tinggal di rumah Aska . Sebaiknya ia langsung mencarinya kesana .

" Ya sudah kalau begitu ,makasih Bu ."

Sedikit berlari ia menghampiri mobil ,karena hujannya cukup lebat .

Setelah memberi tahukan alamat rumah Aska ke driver , mereka segera menuju kesana .

Apa setelah kepergiannya waktu itu , Aska meminta Bapak untuk tetap tinggal di rumahnya ...atau mungkin terjadi sesuatu dengan Bapak .

Memikirkan itu membuat pikirannya semakin kalut .

" Pak bisa lebih cepat sedikit ."

" Baik Mbak ."

Perjalanan terasa sangat lambat sekali baginya .

Sampai juga akhirnya mereka di sebrang gerbang tinggi rumah Aska .

Rumah ini masih sama ,seperti saat ia kabur dulu .

Melihat nya sekarang ,membuat rasa bersalahnya kembali muncul .

Seandainya dulu tak dilakukannya . Yah ...nasi sudah menjadi bubur .Ia tak bisa memutar waktu , yang bisa dilakukannya sekarang hanya memperbaiki semua .

Ia masih diam disana ,bagaimana caranya masuk kesana . Apa mungkin satpam di depan memperbolehkan masuk .Apalagi kalau sampai Aska tahu siapa dia sebenarnya .

Terdengar suara klakson mobil dari arah berlawanan .

Mobil Aska .

Ia masih terus mengamati ,saat pintu gerbang terbuka lebar dan beruntungnya ...satpam itu tak langsung menutupnya .

Sampai Aska memarkir di halaman dalam .

Saat Aska keluar dari mobil .Seorang perempuan sambil mendorong kursi roda menghampiri dan berbicara sebentar .

Ia memicingkan mata , coba memperjelas melihat laki-laki yang sedang duduk di kursi roda .

Itu Bapak , ucapnya pelan ...sambil membekap mulutnya sendiri dengan telapak tangan .

Apa yang terjadi ...kenapa Bapak bisa duduk di kursi roda seperti itu ?

Disini rupanya gerimis baru saja membasahi .

Benar saja , menyadari kalau hujan mulai turun , Aska segera mengambil alih kursi roda Bapak dan mendorongnya masuk rumah .

Begitu juga satpam di depan yang langsung menutup rapat gerbang .

Air mata menetes pelan di pipinya .

Sekarang ...bagaimana caranya bertemu dengan Bapak kalau ia sendiri tak mengakui jati diri yang sebenarnya kepada Aska .

Ia menghapus air matanya , ketika terdengar bunyi ponsel .

Telpon dari Niko .

" Ya ."

Ternyata Nico hanya menanyakan soal cv miliknya yang harus dikirim ke perusahaan Aska .

" Iya ,aku sudah mengirimnya ." Jawabnya pelan .

Terdengar nada keterkejutan disana , Niko sepertinya senang dengan keputusan yang diambil .

" Sebentar lagi pulang ." Ucapnya lagi , sebelum memutuskan sambungan .

" Pak kita pulang ke apartemen tadi ya ." Ucapnya dengan suara serak .

Ia mengarahkan pandangan keluar , menatap jalanan yang dilaluinya saat keluar dari area rumah Aska .

Untuk saat ini tak mungkin ia mengaku semua ke Aska , siapa dirinya . Bagaimana kalau Aska akan sangat membencinya , begitu juga Bapak .Ia tak sanggup membayangkan hal itu terjadi .

Kembali ia teringat cv nya kemarin yang dibawa Aska .

Semoga ada kabar baik .

Kalau bisa masuk di perusahaan Aska , ia akan tahu apa maksud Nico sebenarnya , apa benar Nico punya niat jahat kepada suaminya itu .

Mungkin ini menjadi prioritasnya sekarang . Memastikan Nico tidak akan menyakiti Aska ,itu saja .

1
CallmeArin
kayaknya karya yg ini mangkrak
jaodah syamsuri
lanjut
Nuri Maulidia
ok
Isje Herawati
gak sabar nih..seneng banget punya suami baik dan sayang gak abis2...penasaran bgmn akhirnya NICO
Wida Triyana
👍
Meri Muda
Kecewa
lee sung gee
sangatttttttt baguss dan menarik
berharap kaka penulis bsh lanjutin ceritanya
lee sung gee
hay kak, ceritanya bgus bangettt tp klw blh tau ceritanya gak d lanjutin lagi yha kak???
mohon d respon makasih
Yuniki E𝆯⃟🚀
Harusnya ada keterangannya kalo flashback Thooor 🙏
Akbar Anugrah illahi
cerita nya bagus sekali, nggak bosan bacanya,sayang nya udah tamat
joyji
kenapa Nico keliatan nya ganjen y
Rini Haryati
lsnjut
Baiq marniati Bunda anum
ceritanya ga buat bosen👍
vin🌼
bagus
😜😜🤪
Knp belom up lagi thor
Risna Wati
lama up ny kak😁
Jasreena
good girl... karna pernikahan Astrid dah toxic...
Rihaadatul'aisya Al-fitrah
kok lama banget gak up tor
nyiur melambai
lanjut thor
nyiur melambai
enak nya yg jadi bumil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!