NovelToon NovelToon
Purnama Yang Terbelah

Purnama Yang Terbelah

Status: tamat
Genre:Patahhati / Perjodohan / Nikahmuda / Poligami / Tamat
Popularitas:466.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jiwati

Jangan mencintai seseorang terlalu berlebihan, cukup sewajarnya saja agar saat orang itu menghianatimu duniamu tidak ikut hancur

Ataukah? jangan menggantungkan kebahagiaanmu pada orang lain, agar saat orang itu pergi kebahagiaanmu tidak ikut pergi juga

Hanum Anggraini dan Adnan Wijaya, pernikahan mereka berjalan harmonis selama 3 tahun ini walalupun pernikahan mereka terjadi karena perjodohan

Hingga rasa cinta pun akhirnya tumbuh dihati keduanya

Hingga suatu ketika Adnan datang membawa mantan pacarnya masuk dikehidupan rumah tangga mereka atas dasar rasa kemanusiaan

Apakah yang harus Hanum lakukan? Apakah ia memilih pergi mencari kebahagiannya yang lain, ataukah bertahan demi rumah tangganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jiwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Diam diam Adnan yang masih kepikiran akan ucapan Mamanya mengirimkan pesan singkat pada Vanessa sekedar untuk bertanya tentang kondisinya

"Van, kamu baik baik aja kan tinggal sendiri?"

"Atau mau aku carikan pembantu?" itulah kira kira isi pesan yang dikirimkan Adnan

Adnan kembali meneguk air hingga isinya tandas, tak berapa lama terdengan notif dari ponselnya. Ia pun melirik sekilas nama yang tertera dilayarnya dan ternyata itu pesan dari Vanessa

"Aku nggak papa kok mas, makasih ya karena keluarga Mas udah nemenin aku selama seminggu ini" begitulah kira kira isi pesan dari Vanessa, Adnan hanya membacanya tanpa ada niatan untuk membalasnya lagi

Adnan segera naik keatas, saat ia membuka pintu tampak Hanum yang juga baru keluar dari kamar mandi. Wanita itu baru saja keramas rupanya, hingga wangi shampoo nya menguar begitu saja hingga menusuk indra penciuman Adnan

"Mas, buruan mandi gih" ucap Hanum yang kemudian mendudukkan bokongnya pada kursi didepan cermin riasnya

"Kamu wangi banget sayang" jawab Adnan yang kemudian berjalan menghampiri Hanum dan mengendus endus aromanya diceruk leher Hanum

"Apa sih Mas" ucap Hanum dengan tubuh yang berlenggak lenggok karena merasa geli dengan nafas yang dihembuskan Adnan diceruk lehernya

"Hhhhmmmmm" Adnan hanya berdehem sembari memejamkan matanya menikmati dalam dalam aroma sampo yang menyegarkan ini

"Mas bauuuu" ucap Hanum sembari mendorong tubuh suaminya tersebut agar menjauh darinya, kalau dibiarkan seperti ini pasti akan berlanjut kemedan pertempuran nantinya

"Mana ada Mas bau" kesal Adnan karena tubuhnya didorong begitu saja hingga memutuskan kenikmatannya dalam mengendus wangi istrinya

"Ada, makanya buruan mandi. Huuuu" balas Hanum sembari menjepit hidungnya menggunakan jari jempol dan telunjuknya, seolah olah Adnan memang bau padahal tidak sama sekali

"Awas kamu nanti" ucap Adnan sembari menunjuk Hanum yang tampak cengengesan tak perduli, Adnan pun meletakkan ponselnya diatas nakas lalu pergi masuk kekamar mandi sesuai perintah nyonyanya. Hanum hanya tersenyum memandang gerak gerik Adnan yang menurutnya sangat manis tersebut

Usai merias wajahnya, Hanum pun keluar dari kamar karena tiba tiba ia merasakan kerongkongannya kering. Hari ini Hanum berniat untuk tidak memasak karena rasanya sudah malas ia jika harus berkutat dengan bumbu bumbu dapur, untuk sesekali tak apalah jika ia mengajak suaminya makan diluar

...............

Disisi lain, Vanessa yang sedang duduk duduk diteras pun dibuat terkejut plus girang girang karena mendapatkan pesan dari Adnan. Entah mimpi apa laki laki itu semalam hingga bisa mengiriminya pesan, memang tak ada yang istimewa dari pesan yang dikirimkan Adnan padanya. Tapi mendapat pesan begitu saja sudah membuat Vanessa senang, dengan ini berarti Adnan sudah memberi celah baginya untuk masuk kedalam kehidupan pribadi rumah tangga mereka

Vanessa pun langsung membalas pesan Adnan dengan perasaan berbunga bunga, ia berharap jika pesan ini akan terus berlanjut nantinya. Namun angan hanya tingga angan, pesannya sudah dibaca namun tak kunjung mendapatkan balasan. Tentu saja Vanessa merasa kecewa akan hal ini, namun ia juga tak bisa berbuat apa apa

Vanessa kembali teringat akan pesan yang disampaikan Mamanya sebelum beliau tiada, beliau berpesan jika ia harus sekuat tenaga untuk berjuang mendapatkan haknya yang sama dengan Hanum mengenai Adnan. Pernikahan yang dilakukan dengan perasaan bahagia ataupun terpaksa sudah tak berlaku lagi dan tak ada artinya lagi saat ini karena status keduanya sama sama Istri SAH Adnan

Vanessa mengelus elus perutnya, entah yang dialaminya saat ini adalah anugerah atau sebagai cara penebusan dosanya, sebagai seorang wanita tentu saja ia berada dalam posisi bingung. Jika menjadi Hanum tentu saja ia akan marah jika suaminya menikah lagi tak perduli apapun alasannya, namun ia sendiri juga merupakan seorang wanita yang membutuhkan lengan seorang laki laki untuk berlindung. Mengingat kejadian tadi saat ia tak sengaja melihat Adnan menggendong tubuh Hanum yang tertidur membuat dadanya terasa panas, tentu saja ia iri melihat keromantisan mereka berdua. Sedangkan ia? ia sama sekali tak pernah diperdulikan kehadirannya seolah olah ia tak terlihat

...........

Ceklek.....Adnan keluar dari kamar mandi dan seperti biasa, pakaian untuknya sudah disiapkan Hanum diatas ranjang dan ia hanya tinggal memakainya saja. Selain itu, Hanum juga selalu marah saat ia mengambil sendiri pakaian dari lemari karena katanya baju baju disampingnya akan berantakan karena Adnan langsung menarik baju tanpa mengangkatnya terlebih dahulu

Usai mengganti pakaiannya, Adnan pun keluar dari kamarnya mencari keberadaan sosok istrinya tersebut. Kesana kemari ia tak kunjung menemukan Hanum, hingga pada akhirnya ia melihat Hanum yang tengah duduk duduk diteras

"Aku cari kemana mana nggak ada, ternyata disini" ucap Adnan tiba tiba mengagetkan Hanum

"Ya habisnya nggak tau mau ngapain lagi" jawab Hanum yang kemudian mengarahkan pandangannya lagi kearah jalan

"Kamu nggak masak?" tanya Adnan

"Nggak ah Mas, aku males banget kali ini" jawab Hanum mengendikkan bahunya

"Nanti kita makan diluar aja yah" pinta Hanum dengan mengedip ngedipkan matanya

"Ada syaratnya" jawab Adnan dengan wajah coolnya, mencoba tak terpengaruh dengan wajah imut Hanum

"Syarat? apa?" tanya Hanum mengerutkan keningnya dan menatap suaminya penuh selidik

"Eh...apaan kok lihatinnya gitu banget?" heran Adnan dengan tatapan intens Hanum

"Kamu pasti mikir yang macem macem ya" tebak Adnan kemudian dengan wajah tengilnya

"Eh..apaan, ngawur" balas Hanum cepat

"Boong" goda Adnan

"Ah udah ah, apaan sih Mas" kesal Hanum karena suaminya terus menggodanya, pasalnya pikirannya memang berkelana tadi menebak nebak yang dipinta suaminya pasti aneh aneh

"Nanti kamu musti pijitin aku" jawab Adnan

"Pegel banget aku" lanjutnya lagi

"Oke, tapi dibayar yah" pinta Hanum dengan senyuman lebarnya

"Apaan? kok malah minta dibayar?" tanya Adnan yang tak mengerti

"Buat jajan cilok. Hahahaha" jawab Hanum yang kemudian disertai dengan tawa bahagianya, sebenarnya bercanda dengan suami seperti ini saja sudah membuat lelahnya terasa hilang seketika

..............

"Mas, nanti kita mau makan dipinggir jalan atau direstoran?" tanya Hanum pada suaminya yang tengah menonton acara televisi

"Restoran" jawab Adnan tanpa mengalihkan pandangannya

"Oke, kalau gitu aku mau ganti baju dulu" jawab Hanum yang kemudian langsung berdiri dari posisi duduknya

"Hmmmm" Adnan hanya menjawab dengan deheman saja

Hanum pun kembali kekamar dan mengganti pakaiannya, sesuai kadar kenyamanannya Hanum memang sering memakai celana jeans yang dipadukan dengan kaos lalu kemeja atau jaket sebagai pemanisnya. Untuk orang yang tak mengenal Hanum, mereka pasti akan mengira jika Hanum bukanlah seorang wanita bersuami melainkan gadis mahasiswa yang tengah berkeliaran bersama teman temannya

Tap...tap...tap...tap....suara langkah kaki Hanum yang menuruni anak tangga

"Mas, Mas buruan deh ganti baju. Udah laper tau" perintah Hanum pada suaminya tersebut

1
Shantieka
Hanum masih aja dibegoin. pinter banyak Napa num
Reta Anggraeni
kokk ak bingung Ama cerita nya rumit banget hidup hanum
Sri Wahyuni
knp s adnan hrs tdur sm s vanesa kan blm boleh krn s vanesa hmil ank cwi lain haram hukum y walau sdh jd istri
Sri Wahyuni
awal az bgus crta ..tmbah ksini crta y bkin mumet dah ga mood lgi 00
Sri Wahyuni
ni crta jd nyertain s tyo skrng
FitriMuji
Seru
Sri Wahyuni
ggal nikah sm s anton deh
Sri Wahyuni
ko s adnan pnggil syang skrng
Sri Wahyuni
bagus vanes apapun alasan km jg istri y punya hak yg sm s hanum terllu serakah jg lbay
Sri Wahyuni
seorang lelaki d haram kan menggauli wanita yg hamil d luar nikah apalg ank yg d kndung itu ank dri cwo lain ..walau itu suami y sndri knp ga tunggu lahiran dlu pun hrs d isbat lg
Sri Wahyuni
yg nma y salaman walau sm orang lain ga salah dan ga ada yg larang apalg sm suami sndri d sini s hanun trllu dramatisir lebaay
Ammar Boy
sama vanesssa...jgan2 it anaknya anton...heheh
Ammar Boy
dasar laki2 mw enaknya aj...udah berkhianat g mw cerai sm yg pertama..dak do'ain kesamber petir km..gedek aku
Ammar Boy
bagus
Arin
pngin mampir tpi liat komenn sprtny peran cwenya lemah...klo lemah bacnya jdi ngga smngt🤭
DewiDewi
bego bgt kamu hanum
DewiDewi
good job hanum👍👍👍
DewiDewi
good job hanum👍👍
DewiDewi
panggilannya entar mama entar tante
Jumi Atun
RT
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!