NovelToon NovelToon
Perjuangan Cinta

Perjuangan Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:46.8k
Nilai: 5
Nama Author: dheselsa

Indah Della Safitri, wanita yang kini tak muda lagi harus melewati hari-harinya bersama penyakit yang baru saja ia ketahui.
Sklerosis Ganda adalah penyakit yang divoniskan oleh Syadam pada Della. Penyakit sklerosis ganda atau multiple sclerosis adalah gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang. Multiple sclerosis akan menimbulkan gangguan pada penglihatan dan gerakan tubuh.
Penyakit itu mulai menyapa Della, hingga membuat Della sangat menderita. Perjuangan Della untuk tetap hidup melawan rasa sakit itu juga menjadi poin utama pada cerita ini.
Yang lebih menyakitkan lagi bagi Della panggilan akrabnya yakni dokter yang menangani kondisi tubuhnya adalah mantan kekasih yang selama ini pergi meninggalkan Della. Dan apesnya, Della tak berdaya menghadapi dokter Syadam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheselsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengujiku

Tak pernah kubayangkan bila akan bertemu dengan pria yang pernah merusak masa depan indah pada waktu itu dengan cara seperti ini. Kilasan memori yang telah tergulung rapi kini mulai sedikit demi sedikit menganga dengan sendirinya. Waktu berharga yang telah ku pergunakan kini sia-sia, sang waktu seakan ingin menguji ketahanan hati ini melewati setiap celah pada jebakannya.

"Kamu telah tak setia Dell!"

"Setia?" Aku mengulangi tuduhan yang dilayangkan oleh Syadam untukku.

Jadi beban yang kubawa hingga kini masih belum usai? Setia?

Satu kata dengan sejuta arti, setia bagiku adalah keadaan yang saling memegang teguh sebuah komitmen. Baik itu suka ataupun duka, senang ataupun luka, setia adalah sebuah kemantapan hati untuk tidak berpaling.

"Iya Dell, kamu tidak setia dengan kepercayaan yang telah kuberikan!"

Aku tak menjawab apa yang pria itu tuduhkan sejak tadi padaku. Tanpa sadar sepasang iris berwarna hitam ini telah dibanjiri oleh air mata. Mengapa lelaki di depanku ini tega menyudutkan aku seperti ini? Inikah balasan dari kegeminganku selama ini?

Seperti sedang dikoyak oleh sang waktu. Hatiku dijatuhkan berkali kali, lagi dan lagi. Percayaku pontang panting tak karuan. Diserang banyak sekali keraguan yang tentu tidak hanya datang dari sebuah jalan.

Aku menenggelamkan kericuhan yang terjadi di dalam diriku. Akupun menepiskan air mata yang terkadang jatuh tiba-tiba saja. Aku menguatkan diriku melalui kesempatan-kesempatan. Yang semoga saja, bisa aku gunakan dengan kewarasan.

Jujur saja, hatiku sakit. Sakit ... sungguh sakit, bahkan sakitnya seperti dihujam seribu sembilu. Hingga aku tak mampu lalu menopang kepercayaan diri ini. Duka yang selama ini telah terpendam, kini hadir kembali. Aku sungguh lelah ... lelah bila harus menanggung semua ini sendiri.

"Oh begitukah? Baiklah, saya yang tak setia ini pamit undur diri!"

Tak ingin menanggapi bagaimana respon Syadam lagi, aku pergi dan mulai menyeka kucuran air mata yang mulai membasahi pipi ini. Sepertinya tragisnya hidupku masih akan terus berjalan bila pria itu masih berada di sekitarku. Jalan satu-satunya ialah meninggalkan dirinya sama seperti yang telah ia lakukan padaku. Aku akan pergi!

Pergi jauh hingga masa lalu tak bisa menemukanku lagi. Pergi ke tempat di mana tak ada yang mengenalku lagi. Pergi dan berlari sejauh yang ku mampu hingga aku bisa meleburkan seluruh dukaku.

Sejauh kaki ini melangkah, tak ada sedikitpun niat untuk berbalik dan meminta penjelasan dari mulut Syadam. Biarlah! biarlah aku yang merasakan ini semua, biarlah aku yang akan memikul beban ini seorang diri. Aku juga tak ingin menuturkan apa yang kini berkecamuknya di kalbuku, menatap matanya saja berat rasanya bagiku.

"Dell ...." suara seorang wanita yang mengendarai mobil memanggil namaku seraya membunyikan klakson mobil yang jendelanya telah terbuka.

"Della,"

Panggilan kedua darinya itu menyadarkan aku dari dalamnya kesedian dalam diri ini. Aku tersentak lalu menoleh ke arah kiri badanku, dan mendapati Bu Nety menatap dalam padaku.

Mungkinkah ia curiga pada kami berdua? Arrrgggghh ... cobaan apalagi yang akan kuterima ini? Aku sungguh tak melakukan apapun dengan suaminya. Sumpah! aku tak berniat merebut kebahagiaan dari sebuah keluarga kecil itu.

"Masuklah!" Wanita dewasa itu memaksaku untuk masuk ke dalam mobil mewah yang ia kendarai. Jantungku berdegup kencang. Vibe ini terasa sekali seperti kala aku mengajukan sidang pada kuliahku.

"Terimakasih Bu!"

"Jangan sungkan, anggap saja ini sebagai balasan dari waktu itu kamu mengantarkan aku menjemput Aluna."

"Iya." jawabku singkat seolah tak ingin menambah beban pada pikiranku ini.

"Dell, aku minta maaf karena sikap adikku padamu!"

"Adik?"

"Iya, Syadam adalah adik kandungku. Aku lah yang mengatur pertemuan antara kamu dan Syadam hari ini! jujur saja aku tak ingin kalian berdua bernasib sama seperti aku."

Penjelasan dari Nety itu membuatku bak tersengat listrik bervoltase tinggi. Penuturan dari Bu Nety cukup membuatku terperanjat hingga tak mempercayainya. Bila ia tidak mengatakan sendiri, mungkin aku tak 'kan pernah percaya bahwa Syadam merupakan saudara kandung beliau.

"Perjalanan rumah tanggaku tak semulus perjalanan karirku, aku bercerai dengan ayah Aluna yang telah dijodohkan oleh Mama saat usai pernikahan kami menginjak lima tahun karena alasan kami berdua tak ada waktu bersama." tutur wanita yang kini mulai sesenggukan meski ia sedang mengemudikan mobilnya.

"Semua orang memiliki permasalahan hidup berbeda Bu, saya yakin Bu Nety mampu melewati ini semua."

"Aku sibuk mengejar karir hingga melupakan tugasku sebagai seorang istri, karena memang pada dasarnya pernikahan kami tidak dilandasi dengan cinta."

Apa maksud wanita ini mengatakan hal pribadinya padaku? Meski kini kutahu ia bukan istri Syadam, apa ia pikir aku akan mengejar pria itu kembali? Tentu saja tidak. Aku sudah tak memiliki niat apapun pada pria sialan itu.

"Aku tahu niat awal ia pindah ke kota ini hanya karena kamu Del, bahkan ia membeli sebagian besar saham pada rumah sakit tempat ia bekerja hanya karena rumah sakit itu berada tak jauh dengan tempat kerjamu."

"Kayaknya Bu Nety salah paham denganku, aku sudah melupakannya sejak dulu! sejak ia mulai meninggalkan aku, aku telah menyakinkan hatiku bahwa ia dan aku tak memiliki takdir untuk bersama."

Kini aku mulai menarik kesimpulan mengapa ia, Syadam maksudku dengan entengnya mengatakan bahwa ia telah mengusir Andrian dari rumahnya. Mungkin karena ia merasa menjadi bos dari Andrian. Tak sulit bagi keturunan Wan Hanizar untuk menyapu bersih bisnis diberbagi aspek, karena dari ibuku lah aku mendengar bahwa mendiang Wan Hanizar adalah konglomerat yang hartanya tak mungkin habis hingga tujuh turunan.

...****...

Untuk kesekian kalinya aku menyusun kata demi kata. Bukan kata yang sarat akan makna, tapi aku juga mencari arti dalam bahasa

Tuk sebuah ungkapan cinta.

Puisi cinta yang pernah aku tuliskan pada lembaran luka dari goresan pena penuh rasa

Dengan tinta dari surga.

Puisi cinta itulah yang membuatmu mencintaiku. Namun Kini kau telah mengacuhkan aku, dukamu membekas jauh dari hati dan perasaanmu.

Puisi cinta yang dulu pernah menjadi penyemangat dari runtuhnya tujuan hidup

menghilang jauh dan jauh sampai tak terlihat.

Andai kau percaya

Bahwa aku tak kan hilang seperti puisiku

Meskipun tlah kau buang jauh-jauh

Meskipun tlah kau bakar di hatimu

Aku tidak akan seditpun pergi

Pergi meninggalkanmu

Yang telah hilang dari kebahagiaan

Seperti Puisi cintaku.

Aku akan selalu ada

Disaat tak ada seorangpun yang mampu

Mengusap tetesan-tetesan air matamu.

Karna aku sayang kamu.

1
Ersa
Luar biasa
Ридван Касид 💞
bagus akak ceritanya
Nurhartiningsih
sukaaaa sm yg melow2
Tio
b
Ivanka Anata
puitis bgt, cukup berat kalau tidak suka mapel bahasa jaman sekolah dulu, untungnya sy suja bahasa 😁😁😁😁
dheselsa: Kamsia, Kak.
Ikuti semua novel saya ya
total 1 replies
Hasni Jaya Almahdaly
kuu menangis membayangkan betapa sakitnya hati ku padamuu
Hasni Jaya Almahdaly
masih menerawang jauh dii ujung timur 🤔🙄😅😅

akuuu datang TOOR 🥰
semangat 💪🏻
Amin Tohari
tuh kan sultan syahdam🤣
Amin Tohari
muke gile si syadam
Amin Tohari
wih dokter opo sultan ...
Amin Tohari
tersentuh oleh bang syat,🤣
Amin Tohari
thor apa itu anaknya shadam??
Amin Tohari
aih si shadam😈
Jess ♛⃝꙰𓆊
next
𝕸𝖆𝖘𝖎𝖙𝖆𝖍 𝕬𝖟𝖟𝖆𝖍𝖗𝖆
semangat Della, g usah ragu2 lanjutkan aja, toh selama ini terbukti syadam masih terus menunggu kamu
Risfa
mangat Della 💪
🏡⃟ªʸNOLAN👀༄⃞⃟⚡¢ᖱ'D⃤ ̐Kᵝ⃟ᴸ
baper akut😎😎😎😎
𝕸𝖆𝖘𝖎𝖙𝖆𝖍 𝕬𝖟𝖟𝖆𝖍𝖗𝖆
emang bajunya kamu taruh dimana Della 😂😂😂 apa jatuh dan basah 😂😂😂
𝕸𝖆𝖘𝖎𝖙𝖆𝖍 𝕬𝖟𝖟𝖆𝖍𝖗𝖆
jatuh cinta untuk ke 2 kali dengan pria yg sama tp dalam rentang waktu yg berbeda 🥰🥰🥰
Risfa
lahh, bajunya ketinggalan dimanaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!