Namaku Kenzo Aditiya, aku masih duduk dibangku perkulihan, aku berasal dari keluarga sederhana yang harmonis,tetapi aku dikampus menjadi bahan bullyan karena aku terlahir dari keluarga miskin.
Tetapi aku tak peduli omongan semua orang termasuk orang-orang yang membullyku.
Tetapi saat aku menyadari sesuatu, bahwa didunia ini yang miskin tidak akan pernah diakui dan jika kita kaya kita akan diperlakukan seperti layaknya raja.
Penasaran kan .
*Ini kisahku Kenzo Aditiya*
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinta nurnaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehancuran Klan Lu
~ Happy Reading ~
Setelah sampai dipenginapan Chen pun masuk kekamar, setelah sampai dikamar Chen mengambil sikap kultivasi.
Chen melakukan kultivasi tertutup selama 5 hari, tidak lupa Chen memasang pelindung agar suara ledakannya tidak sampai terdengar diluar .
5 hari berlalu Chen melakukan kultivasi tertutup dan tiba-tiba.
Boommmm.....
Boommmm.....
Booommmm.....
[Selamat tuan telah memasuki ranah Immortal emperor tingkat 3.]
Chen pun mulai membuka matanya, setelah dirasa kultivasinya sudah selesai Chen pergi keluar penginapan, Chen berkeliling .
Sedang asik berkeliling Chen dihadang prajurit Klan Lu.
Prajurit Klan Lu :"Heiii,kau.!!"
Chen Li :"Kenapa.?"
Prajurit Klan Lu :"Benarkah kau yang sudah membunuh anggota klan Lu.?"
Chen Li :"Ya, benar."
Chen hanya menjawab dengan santai, itu membuat prajurit menjadi sangat marah.
Prajurit Klan Lu :"Beraninya kau membunuh anak tetua pertama.!!"
Chen Li :"Kenapa harus takut.?"
Prajurit Klan Lu :"Kalu gitu, kau harus membayar dengan nyawamu,serang dia..!!"
Prajurit Klan Lu menyerang Chen dengan sangat brutal, Chen pun hanya menghindari serangan-serangan tersebut, hingga membuat prajurit marah.
Prajurit Klan Lu :"Jangan hanya menghindar.!!"
Chen Li :"Baiklah kalau itu maumu."
Chen pun mengambil pedangnya,lalu menyerang semua prajurit.
Srang....
Srangg......
Srangg.....
Srannggg.....
Slashhh......
Akkhhhhh........
Srangg.....
Srangg.....
Srangg......
Slashhh......
Akhhhhhh......
Suara teriakan prajurit menggema , Chen hanya tersenyum miring melihat prajurit terkapar ditanah.
Prajurit yang masih hidup pun bergetar hebat tapi karena gengsi terlalu besar tetap menyerang Chen.
Prajurit Klan Lu :"Kau...."
Prajurit Klan Lu :"Hiiyyaaa....."
Sranggg......
Srannggg......
Srannnggg.....
Slashhh.....
Slashh.......
Chen pun bermandian darah, baju yang tadinya bersih sekarang penuh dengan darah.
[Selamat tuan telah membunuh 50 kulivator diranah bumi level 7 mendapat 2000000 poin sistem dan 3000000 poin pengalaman.]
[Selamat tuan mendapat 1 kotak emas.]
Chen yang mendengar suara sistem begitu senang.
[Misi,musnahkan klan Lu, hadiah Skil langkah cahaya.]
Lagi dan lagi Chen merasa senang karena mendapat misi.
Chen Li :"Sistem, pindai lokasi klan Lu.!"
[Memindai lokasi klan Lu.]
[Memindai selesai.]
Chen Li :"Baiklah, sekarang waktunya menumpas hama."
Setelah sampai diklan Lu, Chen langsung menghancurkan gerbang begitu saja.
Booommmmmm.........
Anggota Klan Lu :"Penyusupp...."
Para tetua pun keluar, melihat siapa yang menyusup, ternyata seorang pemuda tampan berusia belasan tahun yang menyusup.
Tetua pertama :"Beraninya kau menyusup diklan kami.!!"
Tetua kedua :"Siapa kau.?"
Chen Li :"Aku yang telah membunuh anak tetua pertama."
Chen mengucapkan itu dengan santainya membuat darah tetua pertama mendidih karena telah tau dalang yang membunuh kedua anak tercintanya.
Tetua Pertama :"Beraninya kau membunuh putraku.!!!"
Tetua Pertama :"Akan kubunuh kau,,,hiyyaaaa....."
Chen hanya menghaindari serangan tetua pertama,karena sudah bosen Chen membalas serangan tetua pertama menggunakan pedangnya.
Srannngggg......
Srannnggg......
Srannggg......
Slashhh......
Kepala tetua pertama menggelinding begitu saja.
Tetua kedua :"Tetua pertama....."
Tetua kedua :"Beraninya kau, serang dia.!!!"
Semua prajurit dan anggota klan Lu menyerang Chen bersama-sama,Chen pun tak tinggal diam dia juga membalas semua serangannya.
Chen :"Kobaran api..."
Woshhhhh......
Woshhhh.....
Woshhhh.....
Akkkkhhhhh.........
Akkkhhhh........
Akkkhhhhh........
Chen Li :"Amukan Halilintar...."
Duarrr.......
Duarrr......
Booommmm......
Boommmm....
Akkkhhhh.......
Akkkhhhh.....
Akkhhhh......
Prajurit dan anggota klan Lu berkurang drastis,sedangkan para tetua yang melihat itu bergetar ketakutan.
Chen Li :"Badai tornado..."
Blarrrr......
Duarrr......
Blarrr.....
Duarrr.......
Suara gemuruh petir dimana-mana, tornado yang sangat besar menghancurkan klan Lu begitu saja, para tetua tercengang melihat itu sekarang hanya tersisa para tetua, para tetua pun memanggil leluhur mereka.
Seketika leluhur itu muncul didepan Chen lalu menendang Chen, tetapi Chen sudah menyadari adanya leluhur klan Lu.
Chen menghindar dari serangan leluhur klan Lu.
Leluhur Klan Lu :"Kau beraninya menghancurkan klanku.!!"
Chen Li :"Itu salah anggotamu pak tua,mereka mengangguku begitu saja.!!"
Leluhur klan Lu :"Kau memanggilku apa.?"
Chen Li :"Pak tua.!"
Leluhur Klan Lu :"Kurang ajar.!!!"
Leluhur Klan Lu "Hiyyyaaa......"
Karena percaya dengan kekuatannya, Leluhur klan Lu menyerang Chen dengan tangan kosong.
Chen pun membalas serangan leluhur, sehingga leluhur terpental.
Duakkkk.....
Buggg......
Duakkk.....
Buggg......
Leluhur klan Lu :"Kurang ajar kau.!!!"
Chen Li :"Belum menyerah.?"
Leluhur klan Lu :"Sialan.!!!"
Leluhur klan Lu :"Hiyaa....."
Duakkk....
Bug.....
Duakkk.....
Bug.......
Karena sudah bosan, Chen melapisi tinju nya dengan energi QI, sehingga membuat leluhur Klan Lu hancur.
Duakkk......
Bugg......
Booommmm.......
Chen Li :"Sekarang giliran kalian.!"
Chen Li :"Api Neraka tingkat suci."
Woshhhh.........
Woshhhhh......
Woshhhh......
Para tetua pun dilahap oleh api milik Chen, mereka berteriak kesakitan karena api Chen yang sangatlah panas.
Akkkkkhhhhhh........
Aaakkkkhhhhh......
Akkkkhhhhh......
Teriakan mereka begitu syahdu, Chen sangat senang mendengar teriakan mereka.
[Selamat tuan membunuh 100 kulivator ranah bumi 5 mendapat 9000000 poin sistem, 10000000 poin pengalaman.]
[Selamat tuan membunuh 50 kulivator ranah kaisar 7 mendapat 20000000 poin sistem dan 50000000 poin pengalaman.]
[Selamat tuan telah membunuh 5 kulivator ranah Kaisar 7 mendapat 50000000 poin sistem dan 80000000 poin pengalaman.]
[Selamat tuan naik level.]
[Selamat tuan naik level.]
[Selamat tuan naik level.]
[Selamat tuan mendapatkan 1 kotak berlian.]
[Selamat tuan mendapatkan telur naga.]
[Misi selesai, selamat tuan mendapatkan skil langkah cahaya.]
Chen Li :"Langsung pelajari skil langkah cahaya.!"
[Mempelajari skil langkah cahaya mengurangi 10000 poin pengalaman.]
10%
30%
Akkkkhhhhh.........
50%
70%
Akkkkhhhh......
90%
100%
Chen Li "Hoss,,,,hosss,,,,hos...."
Chen Li :"Sistem menurut mu aku harus kemana.?"
[Tuan pergilah kekota cahaya,disana akan diadakan turnamen yang diadakan 5 tahun sekali.]
Chen Li :"Bukankah hasilnya aku yang akan menang? "
[Ya tuan, tetapi yang paling berharga adalah hadiahnya, hadiah nya adalah kunci menuju hutan moster, disana tuan bisa meningkatkan kekuatan sekaligus tuan bisa mencari letak kuburan kuno yang terletak dihutan moster.]
Chen Li :"Begitu ya.?"
[Iya tuan.]
Chen Li :"Baiklah aku ikuti saranmu."
Chen Li :"Sistem, pindai letak kota cahaya.!"
.[Memindai letak kota cahaya.]
[Memindai letak kota cahaya selesai.]
Chen pun pergi ke kota cahaya dengan cara terbang, karena Chen baru tahu jika sudah berada di ranah immortal emperor sudah bisa terbang.
Chen terbang selama 5 hari, setalah sampai dikota cahaya Chen turun ditempat sebelum gerbang masuk kota cahaya, karena Chen tidak mau kelihatan mencolok.
Setelah sampai didepan pintu gerbang, Chen langsung dihadang oleh penjaga gerbang.
Penjaga gerbang :"Silahkan letakkan tangan anda dibola kristal ini.!"
Chen Li :"Bail."
Chen pun meletak kan tangannya dibola kristal, seketika bola itu menyala terang, warna putih keluar dari bola itu menandakan Chen orang baik berhati bersih.
Dikota Cahaya semua damai, tidak pernah terjadi peperangan.
Setelah itu Chen juga harus membayar sebesar 100 koin emas.
Setelah membayar Chen pun diperboleh kan masuk kekota cahaya, disana pemandangan jauh lebih indah dibanding kota Hong.
Chen pun segera mencari penginapan, karena Chen merasa lelah, walaupun kulivator tidak perlu istirahat, tetapi karena kebiasaan didunia moderen jadi Chen tetap mau istirahat.
Chen Li :"Sistem, pindai letak penginapan terdekat.!"
[Memindai letak penginapan terdekat.]
[Memindai letak penginapan terdekat selesai.]
Chen pun segera pergi ke penginapan, setelah sampai dipenginapan Chen langsung masuk.
Resepsionis :"Ada yang bisa dibantu tuan.?"
Chen Li :"Saya mau menginap selama 5 hari."
Resepsionis :"Biaya penginapan sehari 10 koin emas jika 5 hari, ruan harus membayar sebesar 50 koin emas."
Chen Li :"Baiklah, ini."
Resepsionis :"ini tuan kuncinya."
Setelah menerima kunci Chen pun langsung pergi ke kamar, dan beristirahat.
*Sampai disini dulu ya*
*Jangan lupa like,komen,votedan share ya.*
*Jangan lupa dukungannya supaya aku semangat menulisnya*
*Bayyyy....*
Semua author di Indonesia yg menulis cerita sistem semua nya tolol,, wajib di musnah kan dr bumi ini karena bikin kotor dan bikin jijik bumi Indonesia
lanjutkan...