Azila putri,seorang pramugari cantik ,dan telah mendirikan perusahaannya sendiri dan telah bisa bersaing dengan perusahaan asing ,dia seorang yang jenius dan hacker yang hebat,sehingga tak ada yang bisa menembus keamanan perusahaannya .dia menjalin hubungan dengan seorang coe hebat dan sekaligus dosen di salah satu kampus
“Sayang apakah kau bersedia menikah dengan kU sehabis kontrak Mu “ucap Satria
“Kau akan menikahi kU? “jawabnya girang
“Iya aku ingin menjalin hubungan yang serius dengan Mu”unjurnya tersenyum
Dia Satria coe hebat yang mempunyai cabang bisnis di. Luar maupun dalam negeri,dan juga beberapa properti seperti hotel ,restouran,dan sebagainya
Dan mereka akan melaksanakan pernikahan nya beberapa bulan lagi.
Bagaimana kelanjutan kisahnya jangan lupa kepoin terus novelnya ya gays
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B_aaja____, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part.21
“Jadi aku akan bekerja di bagian apa”tanya serius kepada Satria
“Kau akan jadi sekretaris pribadiku”ucapnya melonggarkan dasinya
“Apa “ucapnya kaget
“Tak bisa begitu mas,aku kan anak magang ,apa kata orang nanti,bisa bisa aku disangka merayu Mu “ucapnya panjang lebar
“Memang kau sering merayu kU diranjang”ucapnya tanpa malu
“Enak aja kamu yang selalu melakukan tanpa izin dan memaksa kU”ucapnya tak terima
“Jadi kalau aku minta izin,kau mengizinkan “ucapnya manaik naikkan alisnya
“Ti tidak”jawab zila singkat
“Jadi aku duduk dimana,”ucapnya bertanya
“Aldi siapkan meja untuknya disini “ucap Satria
“Baik boss”
Hari ini ia mengerjakan banyak hal,tapi baginya ,biasa saja ,karna ia sering mengerjakan ini di perusahaannya
Tak terasa telah seminggu ia magang di perusahaan Satria dan harinya penuh dengan drama yang disebabkan oleh Satria
Dia sudah menyelidiki tentang perempuan yang mengaku ibuny,tapi sangat susah ,karna keamanan rumah Adit terjaga ketat
Malam ini zila duduk di sofa sambil menonton televisi,tiba-tiba Satria datang dan duduk Disampingnya
Walau Satria sudah jarang main tangan terhadapnya tapi tetap saja setiap harinya ia pasti dikerjai oleh Satria
Zila tetap fokus dengan apa yang ia tonton tanpa mempedulikan Satria
“Belah aku minta sesuatu”tanya Satria bingung
“Apa yang mau mas minta dari aku,aku tak punya apa-apa “jawabnya polos
“Boleh aku meminta hak kU malam ini,aku tak ingin melakukannya tanpa paksaan,aku juga ingin melakukannya dengan persetujuan Mu”ucapny ragu
Entah angin apa yang membuat Satria seperti ini biasanya kalau ingin juga langsung paksa
Zila yang mendengar itu seketika gugup dan bingung,dengan langkah seribu ia langsung lari kekamarnya dan mengunci pintu kamarnya
Saat dikamar ia ingat pesan ibunya,agar menurut keinginan ibunya,tapi di satu sisi ia juga bingung
“Bagaimana ini”ucapnya panik
“La”ucap Satria dibalik pintu
Yang membuat zila den Halkin panik
Beberapa kali tak ada jawaban Satria yang sudah menurunkan egonya dengan minta izin begitu kesal
“Awas saja kau,kau yang datang dan memohon kepadaku” ucap nya tersenyum licik
Ia memasukan obat yang ia beli di apotek tadi ke dalam pitcher yang ada diatas meja dan ia menunggu targetnya masuk kedalam jebakan
Zila yang tak mendegar apapun lagi memutuskan keluar untuk menum karna ia haus sekali ,karna tak sempat minum
Dengan santainya ia memasukan air kedalam gelas dan meminumnya ,Satria yang melihat itu tersenyum senang
“Mampus”batin Satria tersenyum senang
Zila yang habis minum langsung kekamar,dan ingin tidur ,tapi tak berselang lama ia merasakan tubuhnya panas ,ia bingung dengan tubuhnya ,rasanya begitu panas
“Ada apa ini,apa ada yang salah yang kU makan “ucapnya bingung
Dia menganti bajumu dengan piyama tipis agar tak kepanasan tapi semua percuma malah semangkin panas
Zila memutuskan untuk minta tolong ke Satria mengantarnya ke dokter karna tak mungkin ia menyetir dengan kondisi begini
“Mas “ucap zila tiba-tiba
“Hmm”hanya itu jawaban Satria
“Tolong antar aku kedokter mas,badan terasa aneh”unjurnya kepada Satria
Bukan menjawab malah ia membuka bajunya dan memperlihatkan roti sobek ya
Zila yang melihat itu merasakan gejolak yang luar biasa yang tak bisa ia tahan rasanya ia ingin melakukan nya tapi ia tahan
“Mas”ucapnya kala Satria hanya diam
Satria berdiri dan menuju kamarnya ,saat sampai di pintu kamar
“Kau mau kedokter,mau ngapain,kau mau tau kau kenapa”ucap Satria dengan senyum licik
Zila bingung dengan ucapan Satria
“Minuman Di atas meja itu telah kucampur dengan obat perangsang “ucapnya langsung menutup pintu kamar