Kayla terpaksa menjadi pengantin pengganti akibat ulah dari Kakaknya Silvira yang melarikan diri dari pernikahannya sendiri.
Lantas bagaimakah Kayla menjalani perannya sebagai istri dari Adrian, Pria egois juga angkuh dan bagaimana jugakah Kayla menjalani perannya menjadi ibu sambung dari Miya putri Adrian yang amat menyebalkan serta berlaga layaknya sudah dewasa padahal Miya sendiri masih bocah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 3
"Hai tante jutek, oupss, Maksud aku Mama jutek. Sorry maaf aku belum terbiasa dengan panggilannya. Jangan mengadukannya pada Papa ya, nanti dia mengomel hinggal telingaku jengah mendengarnya." Gadis berumur sekitar 6 tahun menyapa Kayla saat ia memasuki kediaman barunya.
Kayla ingat gadis itu Miya putri dari Adrian yang berarti sekarang adalah putri tirinya. Hampir saja lupa kalau satu hari lalu dia baru menikahi seorang duda beranak satu.
Dia mengenali Miya saat Silvira beberapa kali membawanya berkunjung kerumahnya.
"Heii Mama sombong kau bengong atau tuli.. tidak mendengarkukah?" Tanya Miya menarik tangan Mama barunya agar tersadar dari lamunannya.
Beginilah Miya putri tirinya menjengkelkan seperti Papanya dan Silvira calon Mamanya yang tidak jadi. Kalau Kayla pikir ketiga orang itu sangat cocok jadi keluarga dan mungkin hal itu akan terjadi kalau saja Kakaknya Silvira tidak melarikan diri.
"Haiss Mama, apa melamun memang kesukaanmu?"
Kayla melirik dengan heran melihat ekspresi yang Miya tunjukkan padanya. "Ada apa?"
"Astaga dari tadi Miya yang cantik jelita kalau kata oma mirip barbie ini, sudah dari tadi bicara dan Mama sombong tidak mendengarkan." Keluh Miya dengan wajah menggemaskan kalau menurut Kayla.
Tunggu dulu, apa tadi kata gadis kecil itu. 'Mama Sombong.'
Kayla menyipitkan matanya tidak suka. Miya tidak menggemaskan tapi menjengkelkan.
Tanpa menunggu jawaban dari Miya, karena rasa sebalnya Kayla pun mengabaikan gadis kecil itu dengan berlalu kekamarnya untuk merapikan barang bawaannya.
Setelah seharian di hotel bersama Adrian tanpa melakukan hal apapun selain dari saling mendiamkan. Kayla diantarkan Adrian pulang kerumah dimana Kayla untuk seterusnya tinggal sesudah menikah.
Hanya sampai didepan rumah. Adrian menurunkan koper dan barang lainnya yang Kayla bawa. kemudian menyuruh Bi Ina pembatu rumah untuk membantu membawanya ke dalam rumah setelahnya dia pun pergi membawa mobil tanpa mengatakan sepatah katapun pada Kayla.
Benar-benar suami hebat, luar biasa kerennya membuat orang kesal. Apa katamu tadi Miya, Mama angkuh, Mama sombong, bukankah julukan itu lebih cocok pada Papamu Nak.
Kayla sudah ada dikamarnya, tepatnya kamar Adrian atau kamar mereka berdua.
Sambil merapihkan pakaian dan barang-barangnya Kayla berpikir apakah nantinya ia akan sanggup menjalani harinya bersama dengan si angkuh Adrian yang sok ketampannan itu.
"Kenapa aku ditinggalkan sih, aku belum selesai berbicara Mama Angkuh. Huhhhh.. Ternyata repot juga punya ibu." Miya mendudukkan dirinya di atas tempat tidur sambil mendumel dan menyaksikan Kayla yang sedang beres-beres.
"Tunggu Mama selesai berberes baru bicara. ok!"
Tidak dipungkiri saat Kayla menyebutkan dirinya dengan sebutan Mama hatinya terasa berdesir serta jantungnya sedikit berdebar. Benarkah dia sudah jadi seorang ibu..
"Baiklah Miya akan menunggu," Miya beranjak dari tempat tidur menuju ketempat Kayla dan mata berbinar. " Wahh ini berharga bolehkah aku memilikinya Maa?" Tunjuk Miya pada tas kecil berisi alat makeup Kayla tepatnya pada koleksi lipstik yang dia punya.
Kayla menghentikan sejenak aksi berberesnya seraya melihat pada benda yang Miya tunjukkan. "Memangnya Papamu membolehkanmu memakainya?"
"Kalau dia membolehkannya, mungkin aku sudah punya koleksi lebih banyak dari milikmu Maa..." Sombong Miya.
Jawaban itu membuat Kayla segera menarik tas makeupnya dari Miya lalu menyimpannya. "Kalau begitu kau tidak boleh memilikinya. Ingat Papamu tidak memberi izin dan Mama setuju, itu bukan mainan gadis kecil sepertimu."
"Ohhhh, ternyata perkataan orang di televisi itu benar. Kau dan Papa benar-benar pasangan cocok. Dua orang menjengkelkan dan pelit.. Cocok sekali."
TO BE CONTINUED
18-02-2020
Jangan lupa tinggalkan like dan komentar juga mohon dukungan votenya ya..