NovelToon NovelToon
Cinta Di Pesantren Story

Cinta Di Pesantren Story

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Teen Angst / Tamat
Popularitas:198.1k
Nilai: 5
Nama Author: supriyanti210701

Asyifa Alexandre Saputri sering dipanggil syifa,anak seorang pengusaha yang kaya raya bernama Albert Alexandre.memiliki sifat dingin,keras kepala tapi pintar. kesibukan orangtuanya membuat Syifa melakukan hal hal yang tidak baik,sehingga kedua orangtuanya memasukkan Syifa kepesantren untuk memperbaiki ilmu agama di pesantren milik teman dari ayah adinda kakak dari Albert


namun tidak disangka Syifa malah mendapatkan jodoh

tapi saat dia bertemu jodohnya Syifa mengalami kecelakaan sehingga membuat setengah ingatannya hilang,lalu apa yang terjadi selanjutnya

saksikan kelanjutannya ceritanya di novel yang berjudul "cintaku di pesantren story"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon supriyanti210701, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3.persiapan pergi ke pesantren

Setelah 3 hari dirawat,Syifa keluar dari rumah sakit.Syifa dijemput oleh Adinda sekeluarga.

"Asalammualaikum,bagaimana keadaan kamu?"diiringi senyuman manis.

"Waalaikumsallam Kak,alhamdulilah sudah sangat baik.Hari ini Syifa bisa pulangkan Pa?"beralih bertanya ke Papa Adinda.

"Iya sayang Papa,Adinda dan yang lain kesini untuk menjemput kamu balik ke rumah.Oh iya,Papa juga sudah mengurus semua administrasi kamu jadi kita langsung pulang ya."

"Iya Pa,Syifa sudah bosan di ruangan ini gak bisa keluar."Menanggapinya dengan sangat antusias.

"Tidak ada yang ketinggalankan nak? " Mama Adinda memastikan.

"Iya Ma gak ada kok"

Mereka langsung keluar dari rumah sakit dan menujuh rumah Syifa.Setelah sampai di rumah mereka langsung menuju kamar Syifa.

"Nak 2 hari lagi kalian berdua akan pergi ke pesantren milik teman Papa jadi persiapkan semua kebutuhan yang kalian butuhkan nanti.Oh ya,hari ini Adinda yang akan menemani kamu di rumah karena Papa takut terjadi sesuatu padamu."

"Yes beneran ya Pa,Kak Adinda boleh tidur di rumah bersama Syifa,"dan Adinda sangat senang.

"Iya boleh tapi kalian jangan kabur dan ikut balapan lagi,besok kalian pergi ke sekolah untuk berpamitan dengan guru dan teman teman kalian lalu langsung pulang jangan keluyuran"Ayah Adinda memberi peringatan

"Baik Pa,Adinda dan Syifa tidak akan keluyuran kok.Adinda tidak mau terjadi sesuatu pada Syifa lagi karena Adinda sayang sama Syifa."Ucap Adinda.

Adinda sangat menyayangi Syifa karena dia tidak memiliki Adik,dia menganggap Syifa seperti Adiknya sendiri bukan sebagai Adik sepupu.

Papa, Mama,dan kedua Kakak Adinda pulang kerumah mereka.Sedangkan Adinda dan Syifa masih tetap berada di kamar.

Tak terasa hari sudah malam Adinda dan Syifa segerah tidur karena besok harus kesekolah sesuai perintah Papa Adinda.

________#________#_________

Matahari sudah mulai menunjukkan jati dirinya Syifa sudah bangun lebih dahulu karena sholat subuh, Syifa memang anak yang nakal tapi dia tidak pernah meninggalkan sholatnya itu pesan dari kakek dan neneknya.

"Kak bangun sudah pagi nanti kita telat pergi kesekolah,hari ini adalah hari terakhir kita masuk sekolah."

"Sebentar lagi ya, Kakak masih ngantuk."Adinda masih belum bergerak dari posisinya.

"Iiiih Kak Adinda buruan bangun nanti telat."

"Iya iya Adik sayang ,Kakak bangun sekarang kamu mandi duluan ya,"beranjak duduk ditepi ranjang.

"Iya Syifa mandi duluan ya Kak"Syifa melangkah menuju kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.

Setelah Syifa mandi lalu dilanjutkan oleh Adinda yang masuk kamar mandi.Setelah mereka selesai mandi dan berdandan,mereka turun untuk sarapan dan langsung menuju kesekolah.

Setelah sampai di sekolah.

"Dek kamu mau masuk kelas gak?"dan dibalas anggukkan oleh Syifa.

"Yasudah kamu ke kelas sekarang ya Kakak mau ke kelas Kakak,"Syifa langsung menuju ke dalam kelasnya sedangkan Adinda menuju ke kelas Adinda.

Mereka masuk kekelas lalu berpamitan kepada semua siswa dan guru yang mengajar mereka.Seteleh selesai berpamitan Syifa dan Adinda pulang sesuai pesan Papa Adinda.

Setelah sampai dirumah.

"Kak,gimana kalau kita membeli peralatan ke mall jadi besok kita bisa istrirahat."Saran Syifa yang memang tidak pernah betah di rumah.

"Baiklah tapi kamu jangan menyetir ya ,Kakak aja yang nyetir."Syifa hanya tersenyum dan mengangguk kepada adinda

mereka bersiap-siap lalu melajukan mobil mereka ke mall.

Setelah di dalam mall

"Dek mau beli apa saja?,jujur Kakak gak tau mau beli apa saja peralatan yang kita butuhkan."Adinda bingung pasalnya dia tidak pernah berbelanja kecuali membeli baju.

.

"Tidak usah membeli apapun Kak, sebenarnya semua peralatan sudah disiapkan oleh pelayan di rumah jadi tenang saja."Syifa menjawab tanpa dosa.

"Iiih kamu bohongin Kakak ya,kamu bilang mau membeli perlengkapan untuk ke pesantren,"dengan muka yang sedikit kesal karena telah ditipu.

"Hehehe ya maaf Kak,kalau tidak dibohongi Kakak pasti gak bakal mau karena dilarang Papa Kakak,"cengengesan.

Adinda selalu menuruti perkataan papanya setelah kejadian kecelakaan Syifa.

Syifa menarik tangan sepupunya itu,sedangkan Adinda hanya pasra ditarik.

Setelah selesai jalan jalan Syifa dan Adinda pulang kerumah Syifa.Hari berlalu sangat cepat dan tibalah hari keberangkatan mereka ke pesantren.

Ayah dan Ibu Syifa juga sudah tiba di rumah mereka.Semuanya sudah dipersiapkan hanya menunggu keberangkatan saja.

"Nona Syifa bangun hari ini Nona harus bersiap-siap untuk pergi ke pesantren."

Syifa masih tidak bergerak dari kasurnya

"Sebentar ya Bik, Syifa masih ngantuk semalam gak bisa tidur."

"Ayo Ayah dan Ibu sudah menunggu Nona untuk sarapan."

Syifa yang mendengarnya bergegas bangun " ini adalah hal yang langkah." Gumamnya dalam hati.

Lalu pergi ke kamar mandi.

Syifa tadinya sudah bangun dari tidur untuk sholat tapi setelah solat Syifa tidur lagi karena semalam dia tidak bisa tidur.

Setelah bersiap-siap Syifa langsung turun kebawah karena ia tidak mau ketinggalan sarapan bersama orangtuanya, ini adalah hal yang langkah baginya.

Syifa bergegas untuk turun.

"Syifa turunya pelan pelan sayang nanti kamu jatuh."

"Iya Buk, sarapannya tunggu Syifa ya, ini yang selalu Syifa inginkan setiap hari."

"Iya tidak ada yang akan meninggalkan kamu sarapan."Ucap ayah syifa.

Syifa turun menggunakan gamis

berwarna pink yang disediakan pelayan di rumah nya.

"Wah cantiknya kamu nak kalau sedang menggunakan gamis."Puji kedua orangtuanya.

Syifa merasa senang karena inilah yang selalu menjadi doanya.

"Makasih yah,Buk kalau Ayah dan Ibu senang Syifa menggunakan gamis, Syifa akan menggunakan pakaian seperti ini setiap hari."Ucap Syifa semangat.

Daan dibalas senyuman oleh kedua orangtuanya.

"Sekarang kita sarapan dulu ya sayang,nanti di tunggu sama papa kamu."Ucap ayah

"Ayo,yah."

Setelah sarapan mereka menuju rumah Adinda karena mereka akan pergi bersama Adinda dan keluarganya.

Setelah sampai di rumah Adinda.

"Kak Adinda, Syifa disini Kak"Syifa berteriak saat melihat Adinda.

Adinda melangkah mendekati Syifa, mereka pun langsung masuk ke dalam mobil.Syifa dan Adinda menggunakan mobil yang sama karena Syifa tidak mau jauh dari Adinda jadi Adinda naik mobil Syifa sedangkan Papa, Mama,dan Kakak kakaknya menggunakan mobil yang berbeda.

Setelah beberapa jam kemudian mereka sampai di Bandung.

"Wah banyak banget sawa di sini."Tabjuknya melihat pemandangan dijalan.

"Pasti santrinya tidak ada yang tampan ,secarakan ini Desa."Keluh Adinda.

"Ehmmm Kakak itu mau mencari ilmu atau cari pacar sih." Sindir Syifa sambil senyum ke arah Adinda.

"Y..ya cari ilmu lah,tapi sekalian cari pacar gitu,heheheh."

Mobil Syifa selalu ramai karena Syifa dan Adinda selalu bermain,kebahagian selalu terpancar di muka Syifa selama perjalanan.

Tidak begitu lama kami sampai di pesantren, tepatnya di depan rumah kyai Ismail.

J****angan lupa ya vote,komentar dan tinggalkan jejaknya supaya author bisa terus semangat untu upload episode seterusnya "terimakasih"

1
𝓗𝓐𝓔𝓒𝓗𝓐𝓝
lanjut kak
𝓗𝓐𝓔𝓒𝓗𝓐𝓝
beruang kutub
syafaulqi#ukhty
beruang kutub 😭🤣🤣
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
𝓗𝓐𝓔𝓒𝓗𝓐𝓝: bagus banget buat gue nangis
total 1 replies
Nur Lutvi
thor kok tamat sih ceritanya bagus loh
Dini Eriani
harta bukan segala nya
tapi masih sayang dan perhatian itu melebehi segalanya
Dini Eriani
bapak nya syifa gak peduli sih sama ank sendiri
Dini Eriani
kuntilanak jodohmu tuh kak🤣
Dini Eriani
biar pun nakal syifa tetap tahun nvaji sholat
Dini Eriani
awas jodoh lo ntar
Dini Eriani
🤣🤣🤣
Dini Eriani
awas jodoh lo ntar
Dini Eriani
issshhh kok mama gua dibawa” sih thor
Dini Eriani
nmx kek sm
Dini Eriani
IQ nya pinter bngt umur 15 udh lulis S2
jisoo❄❄
loh loh, kata syifa tadi di Amerika😕
Purianti Santi
lanjuuuutt tor
گسنيتي
emmmmm bikin kesel thor. kok dikit bgt sieh gak ada asmara melnda mereka ber empat
گسنيتي
lanjud thor mkin seru,
گسنيتي
ayo dong thor jodohin syifay sm ustadz abian biar diel thor gk rela syifa sm ustadz david he
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!