21+
Minar, seorang gadis cantik yang sering mendapat pelecehan telah menemukan tambatan hatinya.
Ia pun di pinang oleh lelaki yang juga mencintainya,setelah ia hamil karena di renggut paksa kesucianya.
Mereka pun akhirnya menikah tanpa ada yang tahu tentang kehamilannya,kecuali Rara sahabatnya.
Pernikahan yang ia harapkan membawa kebahagian,malah membawanya dalam berbagai masalah.Harapannya musnah,setelah penghiatan berulang kali yang telah suaminya lakukan.
Bagaimana kah akhir dari cerita ini? Lanjutkan kisah perjalanan hidup Minar di setiap babnya.
Semoga kalian suka ya,jangan lupa kritik dan saran yang membangun dari kalian.😉😉
Salam sayang dari saya😘😘😘😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dedik Iis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 3
Hanya terdengar tangisan dari semua orang yang hadir di situ.
Sang bibi pun tidak kuasa mendengar tangisan keponakannya.
"Nak,perjalanan kita hingga tempat tujuan itu tidak dekat,butuh waktu 3 hari sayang.Dan selama itu apakah kamu tidak kasihan, jika ayahmu tidak segera di kebumikan? keluarga kita yang di sana pun tidak setuju, jika harus menunggu selama itu,doakan saja sayang".Bibi nya berusaha memberi nasihat.
"Tapi bi,aku belum sempat melihat ayahku untuk terakhir kalinya bi.Hiks...hiks...hiks.
"Sayang,tidak baik menunda pemakaman.Lebih cepat lebih baik.apakah kamu tidak kasihan pada ayahmu".Bibi berusaha memberi nasihat kembali untuk keponakannya itu.
"Baiklah bi,aku akan berusaha mengikhlaskan ayah.Hiks..hiks..hiks".
Minar mencoba untuk mengerti.
"Anak pintar,sekarang mandi dan beristirahatlah,setelah maghrib nanti akan ada acara yasin tahlil.Kamu harus persiapkan dirimu".Titah bibi Minar".
"Baik bi".Jawab Minar.
Minar pun menurututi perkataan bibinya.Setelah mandi,dia merebahkan diri di sebuah tikar di dalam kamarnya.Tak terasa air matanya mengalir lagi mengingat pertemuan singkatnya dengan sang ayah.
"Maafkan kesalahan Minar yah semoga ayah tenang di alam sana"ucap Minar lirih.
"Terima kasih ya Allah,setidaknya aku pernah bertemu dangan beliau.Bisa tahu bagaimana wajahnya,senyumnya,alhamdulilah.
Ampuni dosa-dosanya ya Robb.Terimalah amal ibadahnya,tempatkan beliau di antara orang-orang yang shaleh,aamiin".Doa Minar dalam hati.
Lama kelamaan Minar pun ketiduran,dan di dalam mimpi ia pun seperti memandikan jenazah sang ayah.Dan anehnya,ia seperti mendengar suara ayahnya.Padahal mulut dalam keadaan tertutup."Sudah ya nak,janganlah menangis lagi!ayah pamit".Itu adalah pesan ayahnya saat ia memandikan beliau.
Seketika ia pun terbangun dari mimpinya dengan aliran air mata.
"Yah",ucap Minar lirih.
"Minar,ayoooo keluarlah,sebentar lagi maghib,,suara nenek memanggilnya.
Saat ia keluar di lihatnya masih begitu banyak orang yang bertakjiah,Minar pun ikut membantu menyiapkan segala sesuatunya.
Beberapa saat kemudian.
Tamu-tamu berdatangan,mereka semua bersiap membuka acara yasin tahlil yang di pimpin oleh pak ustadz.
Ketika pembacaan pertama d ucapkan oleh pak ustadz.
"Yaasiin..wal qur-aanil hakiim".
Begitu terasa di hati Minar,rasanya sesak.hingga lolos begitu saja air matanya.
Sungguh Minar tak kuat mendengarknnya,terasa begitu pilu.
Ia pun pergi masuk ke dalam kamarnya,tangis nya pun pecah.
Tak menyangka sosok orang yang ia rindukan kini telah dikirimi doa lewat surat Yasin.
Minar pergi mengambil wudhu untuk menenangkan dirinya,kemudian sholat."Alhamdulilah,hanya dengan bersujud dan mengadu padaMU yaa Robb,hatiku jadi lebih tenang".Doa Minar pada yang maha kuasa.
Selesai sholat Minar keluar lagi di tempat duduk nya tadi.Bibi yang melihat kedatangan Minar segera menyambutnya.
"Sayang,duduklah".Titah bibi.
Minar pun mengangguk.
"Nak kuatkan hatimu,doakan ayahmu lewat doa-doamu,bukan tangismu.
Ayahmu akan sedih jika melihatmu seperti ini,nasihat bibi".
"Iy bi,Minar akan berusaha kuat"ucap Minar.
Dan ketika Minar mendengar kembali bacaan Yasin,air matanya lolos kembali.
"Ya Allah,kuatkanlah hambaMU ini"doa Minar dalam hati.
Dengan sekuat tenanga Minar berusaha menahan air matanya agar tidak lolos kembali.
Acara Yasin tahlil selesai,ada yang sebagian pulang,ada juga yang masih tinggal.Mereka yang masih tinggal, berbincang-bincang dengan keluarga besar.
"Bi,Minar masuk kamar dulu ya"pamit Minar.
"Baiklah,istirahatlah nak"titah bibi nya.
Saat Minar mau merebahkan tubuhnya di tikarnya yang setia,tiba-tiba ponselnya berbunyi.
Di lihatnya,tidak ada nama pemanggil,hanya nomor yang tidak dia kenal.
Hingga 2 kali panggilan,barulah ia mengangkatnya.
"Assalamualaikum,siapa ya?" tanya Minar.
"Waalaikumsalam,mbak Minar."suara seseorang dari dalam telefon.
....................................................................................
.
.
.
.
Bersambung.....
.
.
cuma pegawai pabrik
bisa merasakan sakit dan bahagia.
izinkan ku'bicara agar kau dapat mengerti.
kamu yg buat hatiku bergetar.
rasa yg telah ku lupa.
tanpa ku tau mengapa yg kutau ini adalah cinta.
cinta karena cinta.
tak prlu kau tanyakan tanpa alasan cinta datang dan bertahta.tak bisa jelaskan krn hati ini tlah bicara. goodjob always forever for you authorku 💋 teruslah berkarya menceritakan yg jauh lebih greget lagi dr dedi dan minar. jgn lupa kasih visual nya yg emmmmmm...yg menarik animasi menurut aku.😉😘
tapi mungkin aku bacanya habis lebaran aja yah... lagi repot.mau fokus bikin kue
tetap semangat Thor 😘👌💪👌👍🙏
meski Sad ending😭😭😭😭
tapi anamanya Hidup ngak selalu harus Bahagia...yg terpenting kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari cerita hidup yg di jalani.begitu jg dgn Dedi dan Al
aku yakin mereka pun bisa hidup bahagia meski keluarga nya tak sempurna Krn kepergian Minar 😭
selamat ya Author....tetap sehat dan semangat menggapai sukses.
jgn berkecil hati Krn like nya sedikit
tinggal menunggu waktu...hingga byk reader yg akan membaca cerita mu
tetap berkarya Thor
terima kasih lope lope buatmu🌹🥰🥰🥰🥰🥰🥰
jangan tanyakan mengapa karena cinta yg bertahta di hati. hingga dusta itu menutupi semua kulakukan karena CINTA.
banyak sedih nya dari bahagia...
tapi namanya juga takdir manusia hanya bisa menerima dgn ikhlas
semoga dadi bisa menjaga Al dan menjadi ibu sekaligus ayah yg baik
lanjutkan Thor
ditunggu crazy up nya
knp yg kasi like sedikit yah...apa mungkin yg lain blom menemukan novelmu Thor
yakin lah dan tetap semangat dalam berkarya
cuma kalo bisa ending nya jgn perpisahan dong Thor...Krn kehidupan Minar dan dadi sdh mengharu biru...apalagi skrg ada Al kasihan kalo harus jd Piatu...yuk semangat minar.obati sakitmu.pasti ada mukjizat untuk sembuh