NovelToon NovelToon
Immortal Gate

Immortal Gate

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Barat
Popularitas:95.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: Ibnu Hakim

Genre: Aksi, Petualangan, Slice of Life, Komedi, Fantasi, Wuxia, Sistem.

Update 3 Kali / Hari

**_______**

Lin Fan adalah seorang pengelana dimensi yang berasal dari bumi. Dia entah kenapa setelah kelelahan bermain game siang hari malam tiba-tiba saja berpindah ke dunia yang menurut nya sangat kuno.

Berbekal pengalaman menonton film dan drama TV di kehidupan nya yang sebelumnya dia bisa menyelesaikan berbagai masalah yang dia hadapi bersama dengan Pasukan Konyolnya yaitu PBB.

Satu tujuan dalam hidupnya yaitu IMMORTAL GATE.


**________**

Alam Kultivasi:

- Tahap pertama

- Tahap Kedua

- Tahap Ketiga

- Tahap Keempat

- Tahap Kelima

- Tahap Keenam

- Immortal Gate( Unknown Cultivation )



**_________**

Peringatan!!

Cerita ini tidak cocok bagi penggemar flash cultivation dan penggemar 'bantai.

Cerita ini cocok bagi siapa saja yang sudah terbiasa membaca cerita panjang.

Cerita nya berjalan lambat, Jadi tidak cocok bagi Kebanyakan reader NovelToon yang suka alur cerita cepat.

Wassalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibnu Hakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tim Yang Tidak Berguna

~Guild Hunter~

Empat orang sedang duduk di depan sebuah meja persegi, salah satunya adalah Wang Zhou.

Dari waktu ke waktu, mereka memandang ke luar seolah sedang menunggu seseorang.

Kemudian.

Seorang pria memasuki guild dengan tampang galak "Keluarga Chen, telah dimusnahkan!"

"Apa yang kamu katakan?" Wang Zhou bertanya kepada Li Zhiyong, kepala Guild Hunter yang memang sering marah.

Keluarga Chen dimusnahkan dalam semalam, dan hanya dua dari mereka yang selamat.

Salah satunya adalah putra kepala keluarga Chen dan satu lagi adalah seorang pelayan.

Iblis yang bisa berjalan-jalan di sekitar kota dan menghancurkan seluruh keluarga bangsawan itu sangat berbahaya tidak hanya menyerang orang secara acak tetapi seluruh keluarga.

Li Zhiyoing menjelaskan alasan mengapa iblis itu menyerang Keluarga Chen. Jadi ketika pelayan dan tuan muda Keluarga Chen pergi ke hutan, mereka menemukan sarang iblis rubah hitam.

Mereka masuk ke dalam sarang dan menemukan bayi rubah hitam yang lucu, Tuan Muda Chen terpesona dengan bulu bayi tersebut dan membawa bayi rubah tersebut kembali ke rumahnya.

Kemudian ... Seluruh Keluarga Chen hancur seperti yang dikatakan pria itu sebelumnya.

“Pria benar-benar kotor dan menjijikkan.” Kata seorang wanita yang duduk di ruangan itu.

Keempat pria di ruangan itu merasa malu.

Wang Zhou berkata, "Mereka cukup beruntung masih hidup, iblis itu pasti tidak akan membiarkan mereka pergi, perkiraan ku dia pasti akan datang lagi nanti malam, nah pada saat itulah kita akan mengepungnya.

Wanita tadi kembali berkata, "Biarkan saja iblis itu membunuhnya lagian dia hanya seorang pria yang menjijikkan, kita tidak perlu menyelamatkan orang seperti itu."

“Nona Liu, kita tidak bisa membiarkan itu terjadi.” Li Zhiyong berkata, lalu mengangkat tangannya. "Tidak perlu terus berdebat, jika iblis itu berani datang, kita akan membunuhnya."

Liu Ru mendengus dan memalingkan wajahnya, mengabaikan Li Zhiyong.

Wang Zhou melihat keempat orang itu menjadi tidak berdaya.

Selama tujuan mereka terpenuhi, mereka pasti akan melakukan apa saja.

~Gedung Pemerintah~

Ketika Lin Fan kembali, hal pertama yang ada dalam pikirannya adalah pengikut. Dia kekurangan tenaga manusia, baik kuantitas maupun kualitas. Tadi ada salah satu anak buahnya yang bertanya mengapa Keluarga Chen tidak menyewa pengawal untuk melindungi mereka.

Lin Fan tahu timnya itu takut untuk melawan iblis.

Tapi Lin Fan menenangkan dengan mengatakan mereka akan baik-baik saja lalu memerintahkan mereka untuk pergi menuju TKP.

Lin Fan sangat putus asa. Dia merasa dewa kematian selalu berdiri di dekatnya, mengasah sabit, dan bersiap untuk membawa nyawanya pergi.

~Kediaman Keluarga Chen~

Lin Fan mulai mengatur penjagaan rumah keluarga tersebut.

"Kemarilah, aku ingin memberitahu kalian sesuatu." Kata Lin Fan.

"Pemimpin, ada apa?" Para Hunter berkumpul.

Dia memberi mereka instruksi sebelum sesuatu yang buruk terjadi.

Sebagai pemimpin, Lin Fan tidak hanya harus melindungi dirinya sendiri, tetapi dia juga harus menjaga orang-orang di bawah komandonya. Jika tidak dia akan dicap sebagai pemimpin yang buruk.

“Kalian harus mengingat semua yang akan aku katakan kepada kalian sekarang. Jangan salahkan aku jika kalian mendapat masalah hanya karena kalian tidak mendengarkan. " Nada suara Lin Fan menjadi serius.

Semua orang mendengarkan dengan cermat.

“Saat bulan purnama muncul, awan gelap perlahan menutupi bulan, dan angin dingin bertiup. Ketika kalian merasa takut, aku harap kalian segera berpura-pura mati, jangan bicara, jangan buka mata, jangan repot-repot. ”

"Jika seseorang menepuk bahu kalian bersikap saja seolah-olah kalian tidak merasakan apa-apa."

"Jika seseorang tiba-tiba muncul di depan kalian, jangan tanya orang itu siapa mereka, langsung saja berpura-pura mati."

“Dan kalau temanmu tiba-tiba mau kencing, temani dia, kencing saja di dinding.”

“Apakah kalian mengerti?”

Lin Fan memandang mereka, dia berbagi pengalaman yang telah dipelajarinya di kehidupan sebelumnya. Sekarang dia menggunakannya untuk menyampaikan kepada rekan-rekannya. pelajaran yang sangat bagus, tapi tidak semua orang bisa mengerti.

"Pemimpin, bukankah tidak berguna jika kita berpura-pura mati?" Salah satu anak buahnya bertanya.

"Siapa namamu?" Lin Fan bertanya, dia sudah mengajari mereka pengalaman hidup yang berharga. Mengapa masih ada seseorang yang tidak bisa mengerti?

"Wang Bao."

Lin Fan memukul kepala Wang Bao dan berkata, "Aku hanya bertanya 'apakah kamu mengerti atau tidak'?"

"Iya." Wang Bao mengusap kepalanya, dia merasakan sedikit sakit.

Lin Fan berkata “Ingat! Selalu pergi bersama. ”

"Pemimpin, anda salah." Wang Bao menyela.

"Apa yang salah?" Lin Fan menarik napas dalam-dalam dan menahan amarahnya.

“anda bilang kepada kami untuk membentuk grup yang beranggotakan dua orang, kami hanya empat belas orang itu jika anda di hitung juga haruskah saya mengikuti anda pemimpin? " Wang Bao bertanya sambil berharap "Jika saya mengikuti anda, saya pasti akan belajar sesuatu dari pemimpin, kata ayah saya, saya harus mengikuti orang pintar untuk belajar sesuatu darinya."

“Apa yang bisa kamu lakukan jika bergabung denganku? Aku ini harus memantau situasi. Kamu ini tolol atau apa, Kamu hanya tinggal membentuk kelompok tiga orang. Apa susahnya?"

Lin Fan mengangkat tangannya dan memukul kepalanya.

Para Hunter kembali ke pos sambil ketakutan memikirkan apa yang akan terjadi nantinya.

"Haduiih"

Lin Fan menghela nafas, "Sungguh sekelompok badut."

Tim yang tidak berguna.

1
arfan
semangat terus bos
adi_aza
up
Stealth
aishhh sadisnya kebangetan
mr. Lucifer
pp
mr. Lucifer
p
mr. Lucifer
pp
mr. Lucifer
p
mr. Lucifer
pp
mr. Lucifer
p
mr. Lucifer
pp
mr. Lucifer
p
Hary Zeen
👍
fluffy flutty
tandai dulu ya thor
Jackie
masih meraba-raba kemana cerita ini 😀🙏🙏
Oon san ci pa
lanjut thor
Mudzakki Paijo
kok Gk up lagi thor
cesper xoxo: aku udah 2 thn tunggu lanjutannya wkwk
total 3 replies
Hp24
makanya kalo sedang bertarung tuh jangan lihat yang lain, diseruduk kambing kan wkwkwk
Hp24
suara harimau melolong itu gimana ya?
Bang Dim
masa biksu ngomong bismillah thor?
Rijal Aja
up up up up tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!