NovelToon NovelToon
My Boss, My Mistake

My Boss, My Mistake

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Office Romance
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Kurniasih Paturahman

Shana percaya bahwa diam saat melihat ketidakadilan adalah sebuah kesalahan.

Itulah yang membuat Shana berani menegur pria asing yang sedang memarahi seorang nenek.

Namun, ia terlalu cepat mengambil kesimpulan. Ia salah paham dengan pria itu.

Beberapa hari kemudian pria itu muncul kembali di kehidupan Shana, sebagai CEO baru di kantornya.

Perlahan kehidupan Shana yang penuh dengan ketenangan, berubah menjadi rumit, panik, rasa malu, dan penuh dengan kejutan yang tak terduga.

Ditengah hubungan bos dan karyawan yang rumit. Keduanya mulai menyadari bahwa terkadang cinta datang dari sebuah kesalahpahaman.

Selamat membaca❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kurniasih Paturahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Asisten Baru Sang CEO

Shana berdiri kaku di depan ruang CEO.

Tangannya sudah terangkat satu menit yang lalu untuk mengetuk pintu, namun keberaniannya juga belum terkumpul.

Kalau saja bisa, ia ingin mengajukan cuti mendadak.

Atau resign.

Atau pindah planet sekalian.

Rasanya kalau resign tidak mungkin, Ia merasa belum cukup punya tabungan yang berlimpah, masih banyak impiannya yang belum ia wujudkan. Apalagi pindah planet, ide anehnya kadang suka muncul tiba-tiba.

Tok... Tok...

"Masuk." Suara Evan terdengar dari dalam. Shana memejamkan matanya sebelum ia membuka pintu.

Perlahan Shana masuk ke dalam. Ia melihat Evan tengah duduk di balik meja kerjanya dengan sebuah dokumen berada di genggamannya. Jas abunya tampaknya sudah terlepas dari tubuhnya, meninggakan kemeja putih dengan lengan yang sudah tergulung hingga ke siku.

Deg..Tampan, sangat tampan, sayangnya itu tak membantu keadaan. Shana tetap gugup tak berujung.

"Silakan duduk." Pinta Evan kemudian dan Shana pun duduk menuruti perintahnya.

Hening seketika, hanya jantung Shana saja yang terlalu berisik saat itu.

Satu menit

Dua menit

Tiga menit

"Apa-apaan ini, kenapa dia diam saja." Gumam Shana kesal.

Setelah menanti beberapa menit. Evan akhirnya meletakkan dokumen yang sejak tadi di genggamannya dan meletakkannya di atas meja bersama dengan dokumen lainnya.

"Jadi."

Shana langusng menegakkan punggung. pandangan mereka bertemu satu sama lain.

"Jadi? " Ulang Shana.

"Kita bertemu lagi.. "

Shana tertawa canggung

"Hehe.. Dunia ternyata sempit ya Pak.. "

"Sangat sempit."

Shana berpikir keras, apa yang harus ia lakukan sekarang. Sepertinya Pak Evan masih menyimpan dendam padanya.

"Maafkan saya Pak." Ucap Shana akhirnya.

"Kamu sudah minta maaf waktu itu."

Shana mengangguk mendengarnya.

"Bapak sudah maafkan saya juga kan?"

"Ya.. betul." Evan tersenyum.

"Berarti masalahnya sudah selesai kan pak? "

Dan kali ini Evan yang mengangguk.

"Selesai"

"Syukurlah." Shana mengenai napas lega.

"Tapi saya belum bilang, kalau saya sudah melupakannya."

"Hah.. Maksudnya?" Seketika napas Shana kembali tertahan. Pasti pria ini sengaja, sengaja ingin membalas dendam padanya. Shana tiba-tiba membayangkan hari-harinya yang akan terlihat sulit sekali.

Evan tidak menjawab pertanyaan Shana. Ia kembali membuka dokumen, kali ini dokumen yang berbeda yang ia genggam.

"Kinerja kamu bagus."

Shana berkedip, perubahan topik yang tiba-tiba membuatnya bingung.

"Terima kasih, Pak."

"Dan.. Mulai hari ini, kamu menjadi asisten saya."

"Apa? "

"Bermasalah? "

"Jelas bermasalah."

Evan mengangkat sebelah alis matanya, meminta penjelasan dari apa yang diucapkan Shana barusan.

"Maksud saya, kenapa saya harus jadi asisten Bapak? Banyak yang lebih berpengalaman di luar sana. "

"Ya, betul banyak sekali."

"Lalu, kenapa harus saya?"

Evan tersenyum tipis. Rasanya menyenangkan melihat kepanikan di wajah Shana.

"Saya nyaman bekerja dengan orang yang berani menegur saya."

Shana tidak percaya satu katapun dari ucapan bosnya itu. Ini pasti alasan untuk balas dendam. Seratus persen balas dendam.

"Pak..tolong dipertimbangkan lagi. "

"Kenapa? Kamu meragukan penilan saya."

"Bukan-bukan itu." Shana menggeleng dengan cepat.

Karena saya pernah memarahi Bapak di tempat umum.

Karena setiap kali melihat Bapak, saya ingin cepat menghilang.

Karena setiap kali bertemu Bapak, jantung saya mendadak tak berirama.

Tentu saja semua itu tidak mungkin diucapkan oleh Shana.

"Karena saya.. " Ucap Shana terbata.

"Shana.. " Nada suara Evan terdengar lebih tegas. Membuat Shana langsung terdiam.

"Ini bukan tawaran, tapi ini perintah."

Evan lalu menyerahkan sebuah dokumen ke Shana.

"Besok kita ada rapat dengan klien utama. "

"Besok? "

"Ya.. "

"Tapi saya belum siap jadi asisten Bapak. "

"Saya juga belum siap dipanggil cucu durhaka oleh orang asing."

Ya Tuhan... sepertinya benar, bosnya berniat membalas dendam ke dirinya.

-My Boss, My Mistake-

1
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
tinggal jwb aja saya juga suka sama km
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudah mampir ketempat tinggal Shana, semoga kedepannya bisa cepat go publik 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Akhirnya jadian juga 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Shana : saya juga suka sama kamu boss🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
jawab iya Shana 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Nena ngapain sih datang segala, merusak suasana saja 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
nah kan ketahuan nenek 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kenapa kalian lucu 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kenapa gak duduk di balkon apa ruang tamu aja malah telfonan 🤣
dasar CEO kasmaran namun gengsi 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudah lah Evan, cepat sat set halalin aja 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bener ya nenek cuma bilang apa yang terlihat 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tidak merepotkan, malah senang ya Evan 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
nenek menceritakan masa kecil Evan
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
Diterima ga ya🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: terima aja kak 🤭
total 1 replies
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ngapain sih Nena ada disnaa JD kan ke ganggu
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
nenek benar, Evan gak bisa berpaling darimu Shana 🤭
⃟ ⃟🐬🅿!💤©€$™_- 🐟
ehekkk... hayooo Shanaaa😂🤭
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
terus terang aja kalian tuh PD saling memikirkan
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kalian sudah cocok kayaknya knp gak jadian aja
Maura Ayna
semangat terussss, halalkan hubungan mereka🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!