NovelToon NovelToon
NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL

NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Anak Genius
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Abai Shaden

Ribuan tahun setelah Kaisar Primordial Wang Tian menghilang ke dalam keheningan dimensi untuk menjaga keseimbangan alam, silsilah darahnya telah bercabang menjadi klan-klan besar yang menguasai berbagai penjuru dunia.

​Istri pertama, Lin Xuelan, melahirkan garis keturunan Penjaga Samudra. Istri ketiga, Mora, melahirkan klan Bayangan Langit. Istri keempat, Lin Xia (setelah menjadi manusia sepenuhnya), melahirkan garis Pedang Dewa. Namun, cerita kita kali ini bermula dari garis keturunan istri kedua, Sui Ren, Sang Permaisuri Angin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abai Shaden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2: Penempaan Tulang di Bawah Air Terjun Surgawi

Matahari baru saja mengintip dari ufuk timur Kota Badai, namun sosok Wang Jian sudah menempuh perjalanan belasan mil menuju jantung Hutan Kematian Hijau. Di punggungnya, ia memanggul sebuah keranjang bambu berisi beberapa tanaman obat liar yang ia kumpulkan sepanjang jalan. Namun, target utamanya bukanlah tumbuhan, melainkan sebuah anomali geologi yang dikenal penduduk setempat sebagai Air Terjun Surgawi.

Air terjun ini bukanlah aliran air biasa. Alirannya jatuh dari ketinggian tiga ribu meter, membawa tekanan gravitasi yang tidak wajar karena mengandung serpihan Batu Berat Primordial di dasarnya. Bagi kultivator biasa, berada di bawah air terjun ini sama saja dengan membiarkan tulang mereka digiling oleh martil raksasa.

"Kakek Ge bilang, untuk mencapai Ranah Penguatan Tulang, aku tidak bisa hanya mengandalkan meditasi. Aku butuh tekanan eksternal untuk memaksa Qi masuk ke dalam sumsum," bisik Wang Jian pada dirinya sendiri.

Proses Kultivasi: Penghancuran dan Pembentukan Kembali

Wang Jian melepaskan jubah lusuhnya, menyisakan tubuh ramping yang kini mulai memperlihatkan otot-otot kawat hasil dari Ranah Pembersihan Tubuh Bintang 1 (Sempurna). Ia melangkah perlahan menuju kolam di bawah air terjun. Setiap langkah terasa semakin berat, seolah-olah udara di sekitar air terjun itu berubah menjadi raksa.

BUMMM!

Saat Wang Jian masuk ke bawah guyuran air, ia langsung tertekuk. Rasa sakitnya tak terbayangkan. Rasanya seperti ribuan jarum panas menusuk setiap jengkal kulitnya, dan tulang-tulangnya mulai mengeluarkan suara krek yang mengerikan.

"Gunakan... Teknik Sembilan Putaran Angin... sekarang!" teriaknya dalam hati.

Wang Jian tidak melawan tekanan air dengan kekuatan otot, melainkan ia menciptakan pusaran angin kecil di sekeliling tulang-tulangnya. Di dalam sistem 17 Ranah, Ranah Penguatan Tulang adalah tentang kepadatan.

Ia mulai menarik energi alam dari sekitar air terjun. Karena air terjun itu mengandung elemen tanah yang berat dan elemen air yang lincah, Wang Jian menggunakan anginnya untuk memisahkan keduanya, mengambil esensi murni dan menekannya masuk ke dalam pori-pori tulangnya.

* Bintang 1: Tulang rusuknya mulai berpendar perak redup. Rasa sakit berubah menjadi sensasi gatal yang luar biasa saat sumsum tulangnya mulai memproduksi sel darah baru yang lebih kaya energi.

* Bintang 2: Tekanan air terjun yang tadinya hampir mematahkan bahunya kini mulai terasa bisa ditahan. Tulang kakinya mengeras, membuatnya mampu berdiri tegak di atas batu licin.

* Bintang 3: Inilah titik kritis. Wang Jian memaksakan Qi Anginnya untuk berputar di dalam tulang tengkoraknya. Pandangannya sempat memburuk, namun sesaat kemudian, indranya meledak. Ia bisa merasakan aliran air, getaran ikan di bawah kaki, dan langkah kaki seseorang yang mendekat.

Pertemuan Dramatis: Sang Jenius yang Sombong

"Siapa yang berani mengotori air terjun pribadiku?" sebuah suara yang penuh dengan nada penghinaan menggema di antara gemuruh air.

Wang Jian membuka matanya. Di tepi kolam, berdiri seorang pemuda tampan dengan jubah biru mewah bersulam naga laut. Dia adalah Wang Han, sepupu Jian dari garis utama klan Wang-Sui, yang sudah lama dikenal sebagai perundung di keluarga besar. Wang Han saat ini berada di Ranah Pemurnian Qi Bintang 2.

"Wang Jian? Sampah yang diusir kemarin?" Wang Han tertawa terpingkal-pingkal. "Kau mencoba bunuh diri di sini? Ataukah kau pikir dengan mandi di sini, meridian cacatmu akan sembuh?"

Wang Jian tidak membalas. Ia perlahan melangkah keluar dari bawah air terjun. Setiap langkahnya menciptakan jejak kaki yang dalam di atas batu padat—sebuah tanda bahwa berat tubuhnya kini terkonsentrasi karena kepadatan tulang yang luar biasa.

"Pergilah, Wang Han. Aku tidak ingin mencari masalah," ucap Jian tenang.

"Berani sekali sampah sepertimu memerintahku!" Wang Han menghunus pedangnya. "Karena kau sudah diusir, membunuhmu di sini tidak akan melanggar hukum klan!"

Pertempuran: Kecepatan Angin vs Kekuatan Air

Wang Han melesat maju, pedangnya memancarkan cahaya biru terang—teknik Pedang Arus Deras. Serangan ini seharusnya mampu membelah batu besar.

Namun, di mata Wang Jian, gerakan itu terasa lambat. Berkat Ranah Penguatan Tulang Bintang 3 dan teknik Angin Primordial, refleks Jian berada di level yang berbeda.

Wuuusss!

Wang Jian bergeser hanya satu inci, membiarkan mata pedang melewati dadanya. Sebelum Wang Han sempat bereaksi, Jian mengirimkan satu pukulan lurus ke arah perut Han. Pukulan itu tidak membawa Qi eksternal, hanya kekuatan murni dari tulang yang sekeras baja.

DUAK!

Wang Han terlempar sepuluh meter, menabrak pohon besar hingga tumbang. Ia memuntahkan darah, wajahnya pucat pasi. "Bagaimana mungkin... kau tidak punya Qi, tapi kekuatan fisikmu..."

"Kau terlalu bergantung pada energi luar, tapi lupa membangun fondasi di dalam," jawab Wang Jian. Ia mendekati Wang Han, lalu dengan gerakan cepat, ia mengambil tas penyimpanan di pinggang Han.

Di dalam tas itu, Jian menemukan sesuatu yang membuatnya tersenyum: Tiga butir Pil Kristal Air dan sebuah gulungan teknik Langkah Kilat.

"Terima kasih atas sumbangannya," ucap Jian dingin.

Kenaikan Beruntun: Menuju Bintang 5

Setelah Wang Han melarikan diri dengan merangkak, Wang Jian kembali ke bawah air terjun. Kali ini ia menelan satu Pil Kristal Air. Efek pil itu meledak di dalam perutnya. Biasanya, pil ini digunakan untuk Ranah Pemurnian Qi, namun Jian menggunakannya untuk menutrisi tulangnya.

Energi air dari pil itu melunakkan kekakuan tulangnya, sementara tekanan air terjun terus menekannya.

* Bintang 4: Seluruh kerangka tubuhnya kini mengeluarkan bunyi berdenging halus seperti pedang yang baru ditempa.

* Bintang 5: Cahaya perak di tulangnya kini berubah menjadi putih susu yang padat. Wang Jian merasa ia bisa menghancurkan senjata perunggu hanya dengan tangan kosong.

Ia keluar dari air terjun saat bulan sudah tinggi. Tubuhnya kini memancarkan aura yang lebih tajam.

"Baru dua hari, dan aku sudah mencapai Ranah Penguatan Tulang Bintang 5. Tapi ini baru awal," gumamnya. "Kakek Ge benar, teknik ini haus akan energi. Aku butuh lebih banyak bahan obat untuk melakukan Alkimia Dingin."

Wang Jian menatap ke dalam kegelapan Hutan Kematian Hijau. Di sana, ia mencium aroma aneh—perpaduan antara bau busuk bangkai dan wangi bunga surgawi. Itu adalah tanda keberadaan Bunga Pemakan Roh, bahan utama untuk menembus Ranah Pemurnian Qi.

Status Kultivasi Wang Jian:

* Ranah: Penguatan Tulang (Bintang 5).

* Kekuatan Fisik: Setara dengan praktisi Ranah Pemurnian Qi Bintang 3.

* Teknik: Sembilan Putaran Angin Primordial (Tahap 1), Langkah Kilat (Baru didapat).

1
evelyn Syaquita
new saga
adalah bacaan wajib bagi penggemar genre kultivasi yang mencari cerita dengan kedalaman emosional dan aksi yang memukau. Meskipun memiliki beberapa kiasan (tropes) klasik genre Xianxia, eksekusinya tetap terasa segar dan membuat ketagihan.
evelyn Syaquita
Tahapan dari Qi Condensation hingga [Tahap Tertinggi] dijelaskan dengan detail yang memuaskan, membuat pembaca ikut merasakan jerih payah sang protagonis dalam bermeditasi dan menerjang kesengsaraan langit (Heavenly Tribulation).😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!