NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI MAFIA CANTIK

TRANSMIGRASI MAFIA CANTIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / CEO Amnesia
Popularitas:32.2k
Nilai: 5
Nama Author: Risma Reyna

Xarena yang seorang anggota tingkat 1 di sebuah kelompok mafia harus terbunuh karna ledakan sebuah bom saat melakukan misi,namun bukannya meninggal,Xarena justru bertransmigrasi ke tubuh gadis yang memiliki nama dan wajah yang sangat mirip dengannya
" siapa sebenarnya gadis yang tubuhnya kini aku tempati..."
" kemana dia.... "
" dan kenapa wajah dan nama kita hampir sama..."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risma Reyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

Malam semakin larut,namun Xarena masih tetap terjaga dari rasa kantuknya,gadis tersebut tak bisa berhenti memikirkan mimpi yang ia alami siang tadi,saat ini,ada begitu banyak pertanyaan yang terlintas dalam benaknya,tentang kematiannya yang seperti sudah di rencanakan,dan juga tentang perpindahan jiwanya yang terlalu tiba-tiba.

" apa mungkin ledakan bom itu memang sudah di rencanakan yah..apa jangan-jangan bom itu ada hubungannya dengan Daniel atau Pamella,bukankah terlalu aneh kalau di sebut sebuah kecelakaan" gumam Xarena mencoba menerka-nerka.

" lalu kenapa juga gue tiba-tiba nyasar ke tubuh cewek ini,kenal kagak,keluarga juga bukan,atau malaikat mautnya salah bawa arwah kali ya..kan muka sama nama kita mirip..atau...mungkin ini cara tuhan ngasih aku kesempatan kedua untuk cari tahu jawabannya sendiri,giila...jangankan manusia,tuhan aja paham kalau gue hamba yang mandiri" gumamnya lagi.

Namun semakin Xarena berusaha menerka-nerka,yang ada semakin bingung pula gadis tersebut,karna yang awalnya ia mengira Queen ( sebutan Xarena untuk pemilik tubuh yang ia tempati sekarang) akan segera memberikan kilasan tentang kehidupannya pada Xarena.

Tapi ternyata dugaannya salah,ia sama sekali tak mendapat petunjuk apapun dari Queen,bahkan sekilas Xarena bisa menilai kalau kehidupan Queen nyaris sempurna dengan kekayaan,kecantikan dan kasih sayang dari kedua orang tuannya,tentu itu adalah hal yang berbanding terbalik dengan cerita yang selama ini ia baca di novel-novel tentang transmigrasi jiwa miliknya,dimana sang pemeran utama selalu di suguhkan dengan segudang masalah milik tubuh yang sedang mereka tempati.

" sudahlah.....untuk saat ini,jalanin aja apa yang ada,nanti pelan-pelan gue bakal cari tau tentang lo dan apa penyebabnya sampai-sampai jiwa gue bisa nyangkut ke tubuh lo,dan sekalian juga gue mau minta ijin ke lo untuk selidikin penyebab kematian gue dengan menggunakan tubuh lo dan juga fasilitas yang lo punya sebagai putri tunggal keluarga Bagaskara,dimanapun lo berada sekarang,gue harap lo bisa denger gue Queen " ucap batin Xarena.

***

Selagi Xarena tengah sibuk dengan pikirannya sendiri di rumah sakit, jauh di kediaman keluarga Sutomo, terlihat ada 2 pria dewasa yang kini tengah serius berdiskusi tentang kekhawatiran mereka karna adanya kemungkinan jika kejahatan yang selama ini mereka rencanakan akan segera terbongkar.

ketegangan jelas tergambar di wajah mereka berdua,itu terlihat dari botol-botol minuman keras di atas meja yang sudah hampir kosong karena mereka terus-menerus menenggak isinya,berharap agar minuman tersebut bisa sedikit menetralkan pikiran mereka yang sedang kacau karena bingung mencari cara agar kebusukan mereka tidak sampai terekspos ke permukaan.

" apa tuan Aditya sudah menghubungi mu..? " tanya Julian pada Leon sang putra.

" ya..pak tua itu bilang padaku kalau Xarena sudah bangun dari komanya" jawab Leon singkat.

Bukannya ikut senang karna anak majikannya sudah selamat dari bahaya,Julian justru merasa gusar karna semua berjalan tidak sesuai dengan prediksinya,berkali-kali lelaki paruh baya itu menatap telefon genggamnya,berharap akan ada kabar baik yang dikirim oleh orang suruhannya yang sengaja ia perintahkan untuk mengawasi keadaan di rumah sakit.

" kita harus bagaimana pah....kalau sampai tuan Aditya tahu semuanya,bisa abis kita " keluh Leon dengan nada putus asa.

Tring...

Kabar yang sudah lama julian tunggu akhirnya datang juga.

"tenanglah nak,menurut laporan dari mata-mata kita,gadis manja itu saat ini mengalami amnesia,bukankah itu keuntungan buat kita...?jadi pastikan kau berlakulah seperti biasanya,buat dia jatuh cinta lagi padamu,seperti sebelum-sebelumnya." ucap Julian sambil tersenyum menatap ponselnya.

" apa papa yakin soal itu...bagaimana kalau gadis itu hanya pura-pura kehilangan ingatannya pa...asal papa tau,Xarena memang manja,tapi dia tidak bodoh pa,kalau saja saat itu aku tidak mendorongnya dari atas balkon,mungkin kita berdua sudah ada di penjara sekarang " ucap Leon berusaha memperingatkan Julian agar tetap waspada.

" ya....papa akui,papa memang sedikit ceroboh,tapi papa juga sudah bertanggung jawab dengan merekayasa kejadian itu agar terlihat seperti sebuah kecelakaan,bukan percobaan pembunuhan,bahkan papa sudah menjadikan salah satu pelayan setia di mansion Bagaskara sebagai kambing hitamnya,dengan begitu kau pasti tidak akan di curigai " ujar Julian mencoba membela diri.

" ya...papa memang paling ahli soal itu,tapi....pastikan juga kalau orang-orang suruhan papa itu sudah melenyapkan semua barang bukti yang sempat berhasil di kumpulkan oleh Xarena " ujar Leon.

"tentu saja,kau tidak usah khawatir nak,sekarang fokuslah pada Xarena dulu,beri dia kasih sayang,perhatian dan buat dia tergila-gila lagi padamu,sementara itu,papa akan bantu untuk menghandle urusanmu dengan Daniella,pokoknya kita tak boleh sampai kehilangan kedua nya,karna mereka berdua sama-sama berguna dan memberi keuntungan buat kita " ucap Julian sambil tersenyum menyeringai.

Leon yang memang memiliki prilaku yang sama persis dengan sang ayah,tentu saja tersenyum penuh kemenangan setelah mendengar apa yang di katakan Julian padanya.

Bagi mereka yang sudah terbiasa menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya,berbohong dan menipu bukanlah hal yang sulit bahkan itu sudah menjadi bagian dari hidup mereka sehari-hari seperti halnya mereka berdua.

***

Usai di kejutkan dengan kematian Xarena yang begitu tiba-tiba,para penghuni mansion dan juga para anggota BLACKDIAMOND kini disibukkan dengan upacara penghormatan terakhir untuk rekan sekaligus keluarga mereka itu.

Mansion Abraham yang biasanya terlihat sunyi dan tenang,kini terlihat ramai dengan hiruk pikuk orang yang mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir pada Xarena,ia yang semasa hidupnya dikenal banyak berjasa untuk BLACKDIAMOND membuat sebagian besar anggota yang memang sejak kecil mengenalnya pun merasa sangat kehilangan,terutama Pamella sang sahabat karibnya.

" Xarena....Xarena....." rintih Pamella sambil terisak di depan foto Xarena.

Yah,hanya ada foto yang di hiasi bunga di upacara tersebut,tidak ada peti mati yang berisi jenazah Xarena,karna memang tubuhnya sudah benar-benar hancur berceceran hingga tak berbentuk,sehingga Darius,yang merupakan Ketua BLACKDIAMOND sekaligus wali dari Xarena memutuskan untuk langsung melakukan proses kremasi sesaat setelah potongan tubuh Xarena berhasil di kumpulkan.

Lain halnya dengan Pamella,para inti keluarga Abraham yang juga berada di aula tempat di adakannya acara itu justru tampak tenang,namun raut kesedihan jelas terlihat di wajah mereka,bukan tanpa sebab,sudah menjadi rahasia umum jika Xarena telah di asuh oleh keluarga Darius dan Diana sejak berumur 5 bulan,bahkan kabarnya Xarena memang sengaja di adopsi dan dilatih untuk menjadi nyonya Abraham selanjutnya.

Mungkin itu juga yang menyebabkan adanya kecurigaan jika pelaku utama ledakan bom tersebut adalah anggota BLACKDIAMOND sendiri,karna baik Darius maupun Daniel sangat yakin kalau BLACKDIAMOND atau Xarena tidak mempunyai musuh,mungkin pernah bergesekan dengan kelompok lain beberapa kali,tapi itu bukanlah masalah yang serius yang ada malah mereka berdua sering menerima berbagai tawaran yang menggiurkan dari pihak lain asal mereka mau melepas Xarena sebagai imbalannya.

" selamat pagi semuanya,sebelumnya saya sangat berterimakasih atas kehadiran anda semua disini,saya sebagai wali dari Xarena sekaligus ketua dari BLACKDIAMOND mengucapkan mohon maaf jika mendiang ada salah,baik di sengaja maupun tidak,dan mari kita sama-sama berdoa,semoga rekan kita Xarena di tempatkan di tempat terbaik disisinya...berdoa di mulai...............selesai " ucap Darius pada seluruh anggotanya yang hadir di acara tersebut.

1
Dede Mila
kirain novel langsung abis ternyata novel up...
Dede Mila
emang sih ya kalo udah cinta ya jadi buta😂😂😂😂😂💃💃💃💃💃
Dede Mila
yaaah kasihan banget Pamella
Noul
ceritanya bagus thor, ada lucu2nya juga..
Dania
semangat tor
Murni Dewita
👣
r.v❤️🇰🇷
hish dasar mokondo s leon parasit😴
kriwil
si kain kafan itu umur berapa kok mau ikutan daftar ke unifersitas dimana queen mau kuliah
kriwil
anak an mafia tapi mudah di kadalin sama si kadaleon ,mafia cap micin apa mafia cap gorengan
kriwil
padahal ular demitnya di masion kolor ijo tapi bilang nya lebih aman
kriwil
apa xarena anak aditya yang ilang di culik mungkin kakak si Queen makanya bisa menerobos jiwanya ke queen
kriwil
makanen sana sampai habis leonelia mokondo daniella🤣
kriwil
kasus satu aja blm kelar udah sibuk di gabung gabungkan kisini kesana
kriwil
bisu dong si pamela
kriwil
orang kaya ini kenpa pada goblok melihara ular 🤣
kriwil
bapak emak nya kqueen aja yang goblok masak percaya sama kacung nya ketimbang anak nya
Reka Cantika
lanjutkan Thor lagi
kriwil
munta tuh atmnya ke enakan si leon miskin🤣
kriwil
otaknya queen mungkin udah musnah makanya ga ada ingatan buat xarena
kriwil
lagian bapak nya si queen kan orang kaya raya masa iya sampai anak nya mati ga tau kejahatan leon kerjaanya ngaoain aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!