NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Diana Ana

Di bumbui Cerita 21++

Tak kusangka aku bisa mencintaimu.

Semenjak kejadian yang menimpanya malam itu. Arana harus kehilangan kesuciannya yang telah Ia jaga selama 23 tahun.

Karna kejadian yang meningpanya malam itu Arana harus menerima kenyaatan pahit. Kekasih yang sangat Ia cintai pergi meninggalkannya begitu saja.

Arana di perkosa oleh seorang
pemuda yang tidak Ia kenal.

Apakah Arana bisa menemukan pemuda yang telah merampas kesuciannya?...
Dan apakah Arana bisa membalas cinta orang yang telah merampas semuanya darinya? ketika pemuda itu mengatakan Aku Mencintaimu Arana.

Ikutin terus ya Cerita Cinta Manisku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. Kesedihan Arana

Arana memandang bajunya yang tengah robek tak beraturan. Melihat

itu Arana kembali menangis. “Hiks, hiks. Apa yang harus ku lakukan! aku tak

mungkin pulang dengan mengenakan pakaian robek seperti ini.” Setelah mengatakan

itu Arana melihat sekelilin dalam mobil, lalu menemukan sebuah kemeja yang

tengah tergantung di dalam mobil.

Mungkin itu pakaiana pemuda yang telah menodainya, itulah

yang ada dalam pikiran Arana saat ini. Tampa berpikir panjang Arana lansung

menarik kemeja tersebut, lalu memakainya. Meskipun merasa sangat sakit di

bagian tubuh bawahnya, Arana berusaha untuk segera keluar dari dalam mobil pemuda

tersebut.

Namun sebelum Arana meninggalkan pemuda di dalam mobil. Tak lupa

Arana mencatap plat mobil tersebut.

Arana berlari sangat kencang, menjauh dari mobil pemuda yang

tengah merampas semua yang ia miliki. Dengan deraian air mata Arana berlari

sambil memeluk tubuhnya sendiri.

“Hiks, hiks, kenapa ini harus terjadi denganku? Apa sakahku

Tuhan? Sehingga kamu memberiku cobaan sebesar ini?” Arana tak berhenti

menegeluarkan air mata, sambil memeluk tubuhnya sendiri.

Hingga sampai di perapatan jalan. Arana baru menemukan Taxi,

dengan segera Arana melambaikan tangan.

Setelah mobil Taxi berda di depannya dengan segera Arana

masuk, lalu memberitahuakan alamat rumahnya kepada supit Taxi. Setelah dua

puluh menit Arana telah sampaI di depan pintu gerban rumahnya. Arana turun lalu

melihat ke arah rumahnya. Arana kembali meneteskan air mata ketika mengingat

Ayahnya yang begitu sangat menyayanginya.

Dengan langkah pelan, Arana berjalan masuk, ke halaman

rumahnya, dan setelah sampai di depan pintu utama. Arana mengeluarkan kunci,

dari dalam tas yang selalu ia bawa, kemudian membuka pintu lalu masuk.

Arana masuk ke dalam rumah, sambil melihat sekeliling dalam

rumahnya. Arana begitu sangat takut, kalau sampai salah satu dari anggota

keluarganya melihatnya pulang dengan mengenakan pakaian orang lain, apalagi

kalau Michel dan Wilda yang melihatnya. Arana akan mendapat perlakuan buruk

lagi, itulah yang terlintas di dalam pikiran Arana saat ini.

Pelan-pelan Arana melangkahkan kakinya menuju arah kamarnya,

setelah merasa cukup aman dengan segera Arana berlari masuk ke dalam kamarnya.

Setelah sampai di dalam kamar, Arana mengunci pintu, lalu

membuka kemeja yang tengah Ia kenakan lalu melemparnya ke sembarang tempat. Kemudian

berlari masuk ke dalam kamar mandi.

 Arana kembali

meneteskan airmatanya, ketika melihat pantulan tubuhnya di cermin yang berada

di dalam kamar mandinya. Arana melihat tubuhnya yang penuh dengan bekas

kemerahan yang di tinggalkan pemuda yang telah merenggut semuanya darinya.

“Hiks, hiks, apa salahku? Hiks, hiks, Apa dosaku?” Arana

mengatakan itu sambil menggosok-gosok bekas kepemilikan pemuda itu yan ada di

dadanya. Karna merasa sangat sakit hati, Arana tak menyadari dadanya yang

tengah Ia gosok kini tengah mengeluarkan darah.

Melihat darah segar mengalir di dadanya. Arana tertawa,

menertawai dirinya sendiri sambil berkata. “Bahkan aku terluka,  sampai mengeluarkan darah tapi aku tak merasakan

rasa sakit!, namun lukaku yang tak berdarah begitu sangat menyakitkan.” Setelah

mengatakan itu Arana berjalan ke arah bak mandi yang telah ia isi penuh dengan

air, lalu masuk menengelamkan seluruh tubuh dan juga kepalanya.

Menjelang pagi Arana masih berada di dalam bak mandi, rasa

sakit yang di alaminya tidaklah sebanding dengan rasa dingin yang mulai menusuk

seluruh tubuhnya.

Arana keluar dari dalam bak mandi, lalu berjalan ke arah di

mana letak handuknya tergantung, Arana mengambil handuk alalu melilitkannya di

tubuhnya. Stelah itu ia kleuar dari dalam kamar mandi. Dengan mata bengkak dan

wajah sembab dan terlihat pucat. Arana berjalan ke arah meja hianya, lalu

melihat penampilan wajahnya di cermin.

Arana kembali menangis ketika melihat bekas merah yang ada

di dadanya masih belum hilang dan juga bekas luka yang telah ia buat sendiri. Arana

mencoba tersenyum sendiri, mengobati luka yang tersirat dalam hatinya.

Arana mencoba untuk menutupi bekas merah dan juga matanya

yang telihat bengkak karna semalaman menangis, sambil mengolesi poundesien pada

bagian tubuhnya yang memerah dan memakai ailineir tebal pada bagian matanya.

Setelah urusannya selesai di depan cermin. Arana berjalan ke

arah lemari, untuk mengambil pakaian santai yang akan ia kenakan hari ini,

karna hari ini Arana tak ingin kemana-mana bahkan ke kampus pun Arana tak mau. Mengingat

kejadian yang menimpanya semalam, seperti badai yang tengah menghancurkan semua

harapan dan keyakinannya. Kesucian yang telah Ia jaga selama 23 tahun di

renggut oleh seseorang yang tidak Ia kanal. Bahkan lebih parahnya lagi Arana

tidak melihat wajah pemuda tersebut. Hanya satu yang Arana berikan pada pemuda

itu, cuman bekas gigitan dan juga bekas cakaran kukunya yang akan sembuh dalam

beberapa hari dan bekasnya akan menghilang dalam beberapa bulan.

Sementara bekas yang yang di torehkan pemuda itu, selamanya

akan membekas dan tak akan pernah hilang, meskipun sejarah terulang kembali

bekas itu tak akan pernah hilang untuk selamanya.

 Masa depan cerah,

cinta kasih yang tengah Arana harapkan seolah hilang begitu saja dari dalam

dirinya. Arana tak tau seperti apa kehidupan yang akan menantinya kedepan.

Setelah mengenakan pakaian Arana menutup pintu kamarnya,

lalu berjalan ke arah tempat tidur. Namun belum sempat Arana sampai  di atas tempat tidur, Arana melihat kemeja

pemuda yang tengah ia kenakan semalam. Dengan rasa marah dan juga kesal.

Arana berjalan ke arah tempat kemeja tersebut, lalu

mengambilnya dan membuangnya di dalam tempat sampah. Dengan perasaan sangat

kesal Arana berkata. “Aku tak ingin melihat barang-barang pemuda yang telah

menghancurkan masa depanku! Aku sangta benci! Sangat benci!” melempar pakaian

itu masuk ke dalam tempat sampah.

*****

Setelah tersadar Stevan mendapati tubuhnya dalam keadaan

polos. Steven terbangun sambil memegan kepalanya yang terasa sangat pusing. “Ea,

apa yang telah terjadi denganku?” melihat keluar “Aku berada dimana?” mulai

mengingat “Astaga! Apa yang telah aku lakukan? Dan siapa gadis yang telah aku

nodai?” melihat sekeliling dalam mobilnya, dan mendapat baju Arana yang telah

robek tak beraturan.

Steven mulai mengenakan semua pakaiannya, lalu mengambil

pakaian berwarna putih itu di kursi job belakan mobilnya. Namun tampa sengaja

tangan Steven menyentuh sebuah cincin yang tergeletak di lantai dalam mobilnya.

Steven mengambil cincin tersebut lalu memperhatikannya dengan seksama. Di atas

cincin tersebut ada sebuah hurup yang tertulis. “A, awal nama gadis ini A. Ah ,

kenapa aku menjadi pemuda berensek seperti ini?” menjambak rambutnya sendiri “Bagaimana

dengan kondisi wanita yang telah aku nodai itu? Apa dia baik-baik saja?”

memegan tempat duduk di dalammobilnya, dan lagi tampa sengaja tangan Steven

menyentuh sebuah cairan basah, Steven pun melihat tangannya yang terlihat

merah. Dengan rasa terkejut Stevan melihat tangannya...

*

*

*

Apa yang akan Steven lakukan setelah ini?...

Mencari atau membiarkan?...

1
Iqbal Ika
bgus
Yesi Yupita
refleks nyanyi apa salah ibuku dirundung pilu
Winsulistyowati
Kasihan Thor...Moga Dia Tanggjwb Yo Thor Pd Arana..
🌻Ruby Kejora
di sini rupanya rame sekali Kak Salam kenal dan salam sukses buat kakak💐😄
bundan@ furqan
ika widya
udh lma bgt g up thor kn pnasaran dgn klnjutn crtany thor
Queenamila
tanpa thor bukan tampa
👸🏻🌹🎆Nana ConLey💫
akibat Michel jg yg terlalu ambisi merebut pcr org
alhasil skrg menderita hati dah 🤪🤪
Anita Rahayu
jgn lma2 upnya dah 1thun thor
Yanthi Chahya Yustikarini
seruuu
Ms Dahlia
alo.. aq mampir..
aq dah baca sinopsis, MW mau ralat dikit ya Thor🤭

usia kuliah S1 itu kalo dari tamat SMA itu rata2 18-22 tahun. kl udah 23 berarti mahasiswa abadi 😂
Cristin Tasinem
ayo lanjut Thor jangan kelamaan jeda nya
Liany Sayda
lanjut
Betty Yunita Yunita
Kira2 up ny masih lama ya thor....
Rommy Wasini Khumaidi
kenapa gk jujur aja sama steven,kalao ara diperkosa
Itoy Bintanx
kalo di pikir2 ini byk terkejut ny
Betty Yunita Yunita
Thor betapa ny jangan lama2 dong
Siti Sadiyah
lanjut
Siti Sadiyah
#####################
Eti Guslidar
aditya. hhhhhh
Eti Guslidar
suami yg penyayang.. mauuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!