NovelToon NovelToon
Retaknya Pernikahanku

Retaknya Pernikahanku

Status: tamat
Genre:Patahhati / CEO / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dwi cahya rahma R

Noora Agatha William adalah seorang wanita karir dan cantik yang berprofesi sebagai model papan atas, bahkan Noora juga mempunyai suami yang tampan dan juga mapan. Bahkan rumah tangga Noora begitu terlihat sangat bahagia dan harmonis, namun seketika pernikahan yang selama ia bina bersama sang suami tidak menyangka akan di rusak oleh orang ke tiga.

Akan kah pernikahan Noora dan Adam masih bisa di pertahankan, atau malah mereka berdua milih berpisah untuk kebahagian mereka masing-masing.

Kita simak terus yuk perjalanan rumah tangga Noora dan Adam, kalau kalian suka dengan Novel ini jangan lupa tinggalkan jejak. Terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi cahya rahma R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kata Perceraian

Hari Minggu pun sudah tiba, biasanya di hari minggu Noora habiskan waktunya bersama Adam, karena mereka berdua sama-sama libur bekerja. Namun hari ini Noora memutuskan untuk pulang, mau tidak mau dia harus bertemu dengan Adam untuk mengambil pakaiannya di Apartemen.

Setelah keluar dari Apartemen Viola, Noora segera pulang menuju ke Apartemennya, hari ini Noora benar-benar malas untuk bertemu dengan sang suami, apa lagi saat Noora teringat kejadian kemarin malam, Noora benar-benar tidak bisa melupakan kejadian tersebut yang membuat hatinya terluka.

Mobil yang di kendarai Noora terus melaju dengan kecepatan tinggi, dan tidak lama mobil pun sudah tiba di slot parkiran Apartemen, Noora segera bergegas turun dari mobil untuk naik ke lantai 12. Namun saat Noora baru saja keluar dari mobil tiba-tiba ia melihat Adam yang tidak jauh dari dirinya, Noora melihat Adam begitu terlihat sangat rapi dengan menggunakan kaos polos di padukan dengan celana panjang dan tidak lupa kaca mata hitam yang selalu menempel pada kedua mata tajam nya.

Noora tidak lagi mengindahkan keberadaan Adam, ia terus melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam Apartemen, seperti pada tujuan awal yaitu hanya untuk mengambil barang-barangnya saja, di saat Noora terus melangkahkan kakinya dengan cepat tiba-tiba Adam menghampirinya dan mencoba untuk memberhentikan langkahnya.

"Aku baru saja akan menjemputmu.. ternyata kamu lebih dulu pulang." ucap Adam yang berdiri di depan Noora.

Noora benar-benar sama sekali tidak mengindahkan ucapan Adam, ia terus berjalan untuk masuk ke dalam lift.

"Apa kamu tadi malam menginap di tempat Viola sayang?." Adam yang berdiri di samping Noora, namun Noora lagi-lagi diam tanpa menjawab pertanyaan dari suaminya.

Noora benar-benar malas untuk berbicara kepada Adam, bahkan Adam terlihat baik-baik saja setelah melakukan kesalahan yang fatal bersama Safa.

Setelah tiba di Apartemen Noora segera masuk ke dalam kamar dan segera mengambil koper yang cukup besar di dalam almari, Noora segera membuka lembari dan mengambil baju satu persatu untuk di masukkan kedalam koper.

Adam yang melihat istrinya di dalam kamar sedang berkemas pun menjadi terkejut.

"Kamu mau kemana sayang?." tanya Adam yang mendekati Noora. Namun tetap saja Noora masih bungkam tanpa suara.

"Apa kamu ada pekerjaan lagi di luar kota? kalau begitu aku akan menemanimu, aku juga akan mengemas bajuku." ucap Adam.

Noora benar-benar tidak perduli dan tidak mau mendengar ucapan yang keluar dari mulut Adam, bahkan Noora dengan sekuat tenaga menahan air matanya agar tidak jatuh.

"Kenapa kamu membawa baju banyak sekali sayang?." tanya Adam lagi.

Noora pun sudah selesai memasukan baju ke dalam koper dan segera manarik koper untuk keluar dari kamar.

"Kenapa dari tadi kamu hanya diam, dan tidak menjawab pertanyaanku!." Adam yang menarik tangan Noora.

"Lepaskan tanganku!." ucap Noora yang menatap sengit ke arah Adam.

"Jawab dulu pertanyaanku."

"Pertanyaan apa yang harus ku jawab?."

"Apa kamu tidak mendengar beberapa kali aku bertanya kepadamu?."

"Lalu apa kau sudah memikirkan jawaban dari pertanyaanku kemarin!." sahut Noora dengan sedikit nada tinggi.

"Pertanyaan apa?." tanya Adam.

"Kenapa harus Safa? kenapa harus Safa yang menjadi selingkuhan mu, kenapa harus adiku sendiri!." teriak Noora.

Adam yang mendengar ucapan Noora ketika terdiam tak bisa berkata-kata. Adam benar-benar sangat bingung harus menjawab apa, karena itu mungkin kesalahan yang sudah tidak bisa di toleransi di dalam sebuah rumah tangga.

Noora pun seketika melontarkan senyum sinis."Sudah ku duga kau pasti tidak bisa menjawab pertanyaanku lagi." Noora yang kembali melangkahkan kakinya untuk keluar dari kamar.

"Ra.. aku benar-benar minta maaf atas kejadian kemarin malam." Adam yang sudah berdiri di depan Noora.

"Minggir.. aku mau keluar dari rumah laknat ini!." ucap Noora.

"Kamu tidak boleh keluar dari rumah ini, kamu adalah istriku."

"Istrimu?." sahut Noora. "Hahahha istri yang kau hianati di belakangnya?."

"Kamu ingat sebelum Ayah dan Ibumu meninggal, beliau menitipkan kamu dan Safa kepadaku, dan kalian berdua adalah tanggung jawabku."

"Apakah termasuk meniduri adiku juga tanggung jawabmu?."

"Ra.. berhentilah berbicara seperti itu.. itu hanya sebuah kesalahan dan musibah." Adam yang terus menghindar dari kesalahannya.

"Terimakasih atas tanggung jawabmu selama ini!." Noora yang mendorong tubuh Adam dan kembali melangkahkan kakinya.

"Aku sudah berkali-kali meminta maaf kepadamu, tapi kamu tidak mau menerima maaf ku, dan aku juga sudah menjelaskan bahwa kejadian kemarin malam hanya lah sebuah kesalahan." ucap Adam dengan nada yang tinggi.

Noora yang mendengar ucapan Adam seketika kembali memberhetikan langkahnya dan kembali melihat ke arah Adam. "Itu bukan sebuah kesalahan, tapi sebuah benih cinta yang kalian tanam selama berbulan-bulan!."

"Tidak ra." ucap Adam. "Aku hanya mencintaimu."

"Aku akan segera mempersiapkan surat percerain kita"

Adam yang mendengar ucapan Noora menjadi terbelalak. "Surat perceraian?

"Iya.. besuk kau hanya tinggal menandatanganinya saja." jawab Noora.

"Tidak.. kamu pasti bercanda bukan?."

"Aku tidak bercanda."

"Ayo lah ra.. jangan seperti ini.. kita sudah menikah selama satu tahun, apa kamu akan menghancurkan pernikahan kita begitu saja?."

"Bukan aku yang mengahancurkan pernikahan kita, tapi suami dan adik kandungku sendiri yang menghancurkannya!." Sahut Noora lalu kembali manarik koper di genggamannya.

Namun saat Noora baru melangkahkan kakinya beberapa langkah ia terkejut dengan kehadiran ibu Aisyah yaitu ibu mertuanya yang berdiri di ambang pintu Apartemen.

"Ibu..." Noora yang terkejut, begitupun dengan Adam.

"Ibu kapan datang?." tanya Adam dengan gugup melihat kehadiran ibunya.

"Apa maksut dari ucapan kalian?." tanya ibu Aisyah.

"Kita tidak membicarakan apa-apa bu.. hanya membicaraan hal yang tidak penting saja." Adam yang mencari alasan.

"Apa ibu tidak salah dengar, Noora mengucapkan perceraian?."

"Hah.. kapan Noora mengucapkan kata perceraian, mungkin ibu hanya salah dengar." sahut Adam lagi.

Namun ibu Aisyah tidak percaya begitu saja dengan ucapan Adam, dia terus menatap ke arah Adam dan juga Noora manantunya.

"Rumah tangga kita baik-baik saja kan sayang." Adam yang mencoba merangkul pundak Noora, namun Noora langsung menepisnya.

"Iya bu benar.. kita akan segera bercerai." ucap Noora kepada mertuanya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

❤Bisa lanjut ya kakak-kakak, saya mohon dukungan dari kalian semua dengan memberikan like, comment dan Vote. Terimakasih.

1
Jamayah Tambi
Untung kan dapat mertua yg baik
Jamayah Tambi
Kenapa Nora mesti berhenti bekerja kalau sudah menikah.
Jamayah Tambi
Kenapa Nora mesti berhenti bekerja kalau sudah menikah.
Jamayah Tambi
Bodoh kau Nora.Tak kan tak ada benda dlm kamar mu utk menolong mu memukul Adam
Jamayah Tambi
Apa ni Devan jd Adam
Jamayah Tambi
Jahat punya asik.
Jamayah Tambi
Jahatnya adik
Jamayah Tambi
Apa jadi
Jamayah Tambi
Rumit cinta tiga segi ni.Apa lagi melibatkan saudara kandung
Lali Omah
knp namanya slalu d tukar Thor hadeuuuuhhh
Arfan Abdillah
baru kali ini baca novel 2 2 nya orang kaya tapi bego nya gak ketulungan
biasanya cerita begini pemain nya pasti tegas dan pintar
katanya Dirut kan seharusnya pada pinter bukan bego semua
Jamayah Tambi
kan dah ada Devan
Titien Prawiro
So sweet thor. tdk soswit ya
Titien Prawiro
David tidak pakai T tetapi D. maksud tidak pakaiT tetapi pakai D. tolong jgn banyak typo thor.
Titien Prawiro
koreksi tulisan gk dibaca coy
Titien Prawiro
Saya sdh koreksi dari awal masih tetap bodygat, bacanya memang bodygat tetapi penulisannya Bodyguard. ingat itu.
Titien Prawiro
Restoran Lestoran, pisau peso. peso mata uang philipina coy
Titien Prawiro
Memang Hendra perempuan.
Titien Prawiro
otaknya Safa geser
Titien Prawiro
Pisau bukan peso, peso uang Philipina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!