NovelToon NovelToon
Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:11M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nnot Senssei

"Aku akan berusaha melawan badai yang akan menerpaku kapanpun itu. Aku siap menerima serangan badai yang besar sekalipun. Aku tidak takut kepada besarnya badai, aku tidak gentar terhadap ganasnya badai. Aku juga tidak akan menyerah walau badai itu terus menggulungku. Aku akan berusaha berdiri di atas badai itu. Aku akan menghadapi badai itu. Aku akan melawan badai itu. Aku akan menari diatas badai itu pula. Hingga pada akhirnya, badai itu bisa menyatu dengan diriku. Aku adalah badai dan badai adalah aku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nnot Senssei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyerangan VI: Kekuatan Kesatria Naga Emas

"Ah saudara Fang Yun terlalu memuji. Aku akui kau juga hebat," Kaisar Wei Lhuo tersenyum tipis kepada Fang Yun.

Fang Yun sudah bersiap untuk menyerang kembali, namun kali ini ada sesuatu yang membuat kaisar menjadi sedikit khawatir. Di belakang Fang Yun mendadak keluar mata berwarna hijau yang memandang dirinya dengan nafsu membunuh.

"Mari kita akhiri pertarungan ini Kaisar. Kuharap kau bisa bertahan dari jurus 'Iblis Dewa Racun'. Bersiaplah!" Fang Yun mulai menyerang Kaisar.

Gerakannya kali ini jauh lebih cepat seberapa kali lipat daripada sebelum. Jelas, Fang Yun mulai serius dengan pertarungannya sekarang. Gerakannya penuh dengan keinginan membunuh, dia terus menggerakan wakizashi miliknya dengan sangat ganas. Racun yang keluar dari senjatanya menjadi berlipat ganda lebih kuat. Dia terus menyerang Kaisar dan mengincar bagian vitalnya.

"Ahhhh," wakizhasi milik Fang Yun berhasil memberikan goresan yang lumayan dalam pada pundaknya.

Tak berhenti sampai disitu, dia tidak membiarkan Kaisar Wei Lhuo mengambil nafas. Dia kembali menyerang, kali ini serangannya di kombinasikan dengan tendangan yang mengandung hawa panas.

Hingga di satu kesempatan, Fang Yun berhasil mencatatkan tendangannya tepat di dada Kaisar. Kaisar itu terpental beberapa ratus meter ke belakang di barengi dengan darah yang keluar dari mulutnya.

"Uhukk...." Kaisar batuk darah. Darah itu hitam keunguan, jelas tendangan Fang Yun mengandung racun tingkat tinggi. Dia berusaha untuk menekan racun yang ada pada tubuhnya. Wajahnya sedikit pucat, keringat dingin mulai membasahi pelipisnya.

'Tidak ada cara lain, aku harus menggunakan jurus itu,' batin Kaisar Wei Lhuo.

Dia memejamkan matanya sejenak dan dia mulai berkonsentrasi. Saat membuka matanya, angin kencang menerjang semua orang yang berada disana. Termasuk Fang Yun, dia terpental cukul jauh. Darah keluar dari sisi bibirnya.

'Kekuatan macam apa ini. Hanya dengan membuka mata bisa menciptakan angin seperti ini. Dia memang pantas menjadi kaisar,' batin Fang Yun. Dia kembali berdiri dan menatap Kaisar Wei Lhuo yang kini masih mematung.

Kini kekuatan yang dipancarkan oleh sang Kaisar menaik beberapa kali lipat. Setiap langkahnya akan memberikan rass takut bagi musuh-musuhnya. Dia berjalan perlahan mendekati Fang Yun yang masih diam. Kaisar kembali berhenti dan mengambil jarak dari Fang Yun.

"ROARRRR…"

Kaisar mengaum dengan sangat keras, suaranya seolah mengguncang langit. Angin berhembus semakin kencang, beberapa pohon ikut terangkat karenanya. Pasukan yang melihat pertarungannya dengan Fang Yun ikut terhempas ke belakang.

Entah berapa banyak pasukan yang tewas hanya karena auman Kaisar Wei Lhuo. Fang Yun sendiri terlempar ke belakang sekitar 50 meter, dia menggunakan tenaga dalam untuk menahan hempasan angin itu. Sehingga, kakinya melesak ke dalam tanah dengan cukup dalam.

Darah keluar dari mulut dan hidungnya. Dadanya terasa akan meledak, Fang Yun sungguh tidak percaya dengan kekuatan Kaisar Wei Lhuo yang sekarang.

'Ti-tiddak mungkin. Bagaimana bisa dia mendapatkan kekuatan mengerikan seperti ini,' hatinya mulai bergetar ketakutan.

Kaisar Wei Lhuo perlahan berjalan mendekati Fang Yun, semakin dekat semakin terasa pula hawa pembunuh yang begitu besar dari tubuh Kaisar Wei Lhuo yang terarah kepada Fang Yun.

"Manusia, berani sekali kau mengganggu tidur 'Kesatria Naga Emas' ini. Tak akan ku ampuni setelah apa yang kau lakukan," Kesatria Naga Emas bicara dengan penuh kemarahan.

Fang Yun seketika tersedak nafasnya sendiri. Sekarang dia sadar bahwa dia berurusan dengan orang yang salah. Kaisar Naga Emas adalah julukan untuk orang yang memiliki Pedang Naga Emas. Naga itu akan selalu melindungi siapapun yang memiliki pedangnya.

"Hei naga jelek. Tidak usah banyak bicara, kita bisa melihat siapa yang akan mati disini," kata Fang Yun sembari menyeka darah yang keluar dari mulutnya. Tiba-tiba, Fang Yun mundur ke belakang. Dia berteriak dengan sangat keras.

1
Aura Ayu
MC model kek gini nih yang bikin emosi, masih sedikit naif, untuk apa coba ngasih senjata segala, dia yng nolong dia yang ngasih hadiah aneh😑setidaknya kasihlah ke orang yang menurut mu paling deket kelak, jangan asal ngasih, ya gw tau lu kaya skrng tapi kan itu, berkat pemberian guru, bukan mutlak jernih payahmu sendiri kan😑hedeh, tapi coba deh baca lebih lanjut, kalau terus gini tak ada ke naikan sikap, mending skip aja lah🥱
Asiana Tyas
bagus thor
long pu
novel sampah🤢
Aura Ayu: ra suka skip aja
total 1 replies
Zul Fiandi
kok jarang sayaliat tiap membunuh lawan nya jarang mengabil cicin penyimpanan lawan nya tor apa terlalu kaya guru nya zenzui itu😄
Rusdi Bintang
coba ikutin ceritanya dulu kalo hiatus mending tinggalin
⚔️ KING HELL ⚔️
Kirain ceritanya bagus, nggak taunya sampah juga 😁
⚔️ KING HELL ⚔️
Ceritanya ngelantur kemana-mana 😀
Eriksilvi
peran mcnya sangat tidak pas sangat tidak berperan seperti nya peran MC hanya sekedar saja. 🤭🤭😄
Aliff Aiman
next time buat novel kurangkan bercakap benda yang tidak perlu , sikit sikit okay . lama lama orang baca jadi rasa mahu maki saja 🐒
Aliff Aiman
ini lah masalah kalau dah ada perempuan , macam bodoh 🐒
Ferdy Palit
cara berperang bertele tele ya ...pendekar apaan..
Roni Sakroni
terima kasih atas cerita ini thour
Roni Sakroni
sudah tahu efek bertarungnya bisa menghaturkan sekitarnya. malah bertarung di lokasi istana.
Roni Sakroni
Yun mei lebai aaahhhh.....
Roni Sakroni
makan mlulu
Roni Sakroni
seharusnya sang Phoenix disuruh ambil jamur seribu hasiat itu. biar cepet selesai.
Roni Sakroni
emang KLO sudah lihat wanita cantik siapapun terlena.....
Roni Sakroni
apa karena cantik sehingga melawan dengan terpaksa sih
Roni Sakroni
wiihhh mantep mantep tuh
Roni Sakroni
cemburu ceritanya nih.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!