NovelToon NovelToon
TUAN MUDA JANGAN CINTAI AKU

TUAN MUDA JANGAN CINTAI AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:99.5k
Nilai: 5
Nama Author: rherhe

Namanya Cecilia.
seorang gadis muda cantik yang kehidupannya di suguhi oleh kerasnya hidup.

Ayahnya seorang pengangguran dan pemabuk berat setelah bisnisnya gagal lalu meninggalkan banyak hutang, sedangkan Ibunya hanya bekerja di salon sebagai tukang cuci handuk.

Cecilia sama seperti gadis lain di usianya yang masih membutuhkan cinta dari orang tua, ingin punya banyak teman, nongkrong di tempat-tempat hits.
namun.....
Itu semua hanya dalam lamunan Cecilia,karna dia harus menopang perekonomian keluarganya dengan bekerja.

Sampai suatu hari dia bertemu dengan seorang Presiden Direktur sebuah perusahaan besar yang akan menyelamatkan kehidupan Cecilia dan merubah takdirnya.

Yuk ikuti kisah Cecilia.

selamat membaca ❣️
Author sediakan gambar untuk membantu kalian menghayati ceritanya ❣️
jangan lupa dukung author dengan
like,rate,vote dan komentar nya ya
❣️❣️❣️❣️❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rherhe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Hari sudah memamerkan langit senja, langit senja di panti asuhan itu terlihat sungguh sangat indah, warnanya orange bercampur kuning.

Sangkin indahnya rasa kaki tidak ingin beranjak dari sana dan ingin terus memandangi langit indah itu sampai gelap malam dan bintang bintang menyapunya.

"Wajar kalau kamu betah disini Niko.. Aku aja rasanya gak pengen pulang dari sini."

Kata Cecilia sambil memandangi langit senja itu dengan raut wajah kagum.

"Yaaa... Aku seorang anak yang kesepian semenjak kepergian mamaku, hanya ketempat ini yang bisa membuatku merasa bahwa mamaku masih hidup, di tempat ini juga aku merasa berkawan, bermain dengan anak - anak yang ada di sini dan menghirup udah sejuk disini sudah cukup rasanya membayar penatku seharian di kantor"

Kata Niko menarik nafas panjang.

"Ce.. Udah mulai malam. Kita pulang yok!"

Ajak Niko berdiri dari bangku tempat mereka duduk.

"Hmmm.."

Jawab Cecilia. Tiba tiba Niko membungkukkan badannya di depan Cecilia.

"Naik.."

Kata Niko.

"Niko ngapain? Aku bisa jalan sendiri kok!! “

Kata Cecilia mencoba melangkah namun di iringi rintihan kesakitan.

" Tuh kan sakit.. Udah naik gak usah malu-malu"

Kata Niko menyuruh Cecilia naik ke punggungnya.

"Iya tapi..."

Kata Cecilia ragu sambil mencubit lemak yang ada di perutnya. Cecilia takut kalau Niko akan kesakitan menahan berat badannya.

"Udah jangan tapi tapi.. Cepetan naik!!"

Kata Niko dan Cecilia pun naik ke punggung Niko.

Niko menggendong Cecilia dari lapangan bola sampai ke parkiran mobil.

"Niko.. Aku berat gak??"

Tanya Cecilia sungkan.

"Pertanyaan apa itu?? Harusnya tidak perlu kau tanyakan kau sudah menyadari terlebih dahulu kalau kau benar benar berat. Aku tidak tahu apa yang kau makan selama hidupmu hingga kau seberat ini. Kalau bukan bertanggung jawab akan kakimu aku tidak akan mau menggendong wanita berat sepertimu!!! "

Kata Niko dengan nada yang begitu mengejek.

" Nikoooooo... "

Kata Cecilia geram menarik pipi Niko dari kiri dan kanan.

" Aaaaaaw pipiku sakit... "

" Rasain.. Rasain.. Awas kalau kamu sampe bikin aku jatuh yaaa... Hmmm rasain"

Kata Cecilia mencubit geram pipi Niko yang tidak bisa berbuat apa apa karena kedua tangannya menahan berat Cecilia di punggungnya.

"Iya ampunnnn... Ampun Nyonyaaa ampun.. Gak lagi"

Kata Niko meringis kesakitan.

"Beneran??? Kalau ngejek aku lagi gimana?"

Tanya Cecilia mengancam Niko.

"Di cubit lagi"

Jawab Niko. Cecilia mengepalkan kedua tinjunya di depan mata Niko.

Sesampainya di parkiran Niko menurunkan Cecilia di dekat pintu mobil dan membukakan pintu mobil untuk Cecilia. Niko membantu Cecilia mengangkat kakinya masuk kedalam mobil. Wajah Cecilia seketika berubah menjadi tegang karna Niko mendekatkan wajahnya ke wajah Cecilia. Cecilia memejamkan matanya.

"Kenapa merem? Aku narik seat belt ( sabuk pengaman) "

Kata Niko menarik seat belt dan menyilangkan nya di badan Cecilia.

"Kamu kira aku mau nyium kamu ya??"

Kata Niko tersenyum pada Cecilia.

"Sembarangan!!! Gak ahhh.. Memang aku mau merem aja emangnya gak boleh??? Tadi ada hewan kecil terbang nabrak muka aku, aku takut kalau sampe masuk mata"

Jelas Cecilia gugup. Padahal sebenarnya di dalam hatinya dia pasrah karna mengira Niko akan melakukan adegan romantis dengannya.

Cecilia membentur-benturkan kepalanya ke kaca jendela mobil Niko dan di dalam hatinya tidak berhenti berkata kalau dia bodoh.

"Bodohhh... Bodohhhh.. Kenapa tiba tiba jadi pasrah"

Batin Cecilia mengulang ulang kalimat itu.

"Jangan benturkan kepalamu kesitu!!! Kasian kacanya kesakitan, kepalamu lebih keras dari kaca itu"

Kata Niko sambil menginjak gas melajukan mobilnya .

Cecilia menyandarkan kepalanya ke jendela mobil dan menghadapkan wajahnya kekiri, dia terlalu malu untuk menunjukkan wajahnya pada Niko. Cecilia pun menjadi gugup dan tidak tau untuk memulai pembicaraan. Cecilia yang merasa lelah pun tanpa ia sadari sudah tertidur dengan kepala yang menyender ke jendela, jalan yang tidak begitu mulus membuat kepalanya terbentur berulang ulang ke kaca jendela mobil. Niko kemudian menghentikan laju mobilnya, dia membuka jeketnya dan menggulung menyerupai bantal lalu meletakkannya di antara jendela mobil dan kepala Cecilia. Niko juga membetulkan letak kepala Cecilia agar tidak membentur jendela. Saat sedang membetulkan posisi kepala Cecilia, kepala Cecilia tiba tiba menunduk dan bibir Cecilia tepat menyentuh bibir Niko. Mata Niko melotot dan jantungnya hampir lepas karna berdegup 100x melebihi degup jantung orang normal. Cecilia yang tidak menyadari itu menegakkan lagi kepalanya dan menyenderkannya di jaket yang sudah digulung gulung Niko.

Konsentrasi mengemudi Niko pun hampir buyar karna terbayang bayang saat Cecilia menjatuhkan bibirnya tepat di bibir Niko, Niko beberapa kali di klakson mobil lain karena hampir keluar jalur saat sampai di jalanan kota.

"Hahhhh....aku gak bisa kayak gini.. Aku gak bisa kayak gini"

Kata Niko hampir frustasi dan menepikan mobilnya di tepi jalan. Niko mengambil air mineral dari dalam mobilnya dan turun dari dalam mobil untuk membasuh mukanya.

"Niko.. Kenapa sih???"

Tanya Cecilia menurunkan kaca jendela mobil mengejutkan Niko yang sedang membasuh mukanya dengan posisi membelakangi Cecilia.

"Gakpapa kok Ce, aku ngantuk... Mungkin karena lelah tadi bermain bola"

Jawab Niko mengeles.

"Yaudah nanti aja di lanjut nyetirnya.. Aku juga ngantuk banged Niko.. Mungkin pengaruh capek main bola tadi"

Kata Cecilia menguap dan melanjutkan tidurnya.

Setelah mengumpulkan konsentrasinya Niko kembali masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan mereka pulang ke apartment Niko.

🍃 🍃 🍃 🍃 🍃 🍃 🍃 🍃 🍃 🍃

Sesampainya di apartment Niko.

"Ce.. Bangun.. Udah sampe"

Kata Niko sedikit mengguncang badan Cecilia untuk membangunkannya.

"Hoaaaaaaammmmm... Ahhhhhh.. Udah sampe ya???"

Tanya Cecilia meregangkan otot ototnya.

"Iya sampe di apartment aku"

Kata Niko.

"Hmmmm.. Nanti aku kerumah sakit naik bus aja. Aku mau ambil barang aku dulu di apartment kamu"

Kata Cecilia sambil membuka pintu mobil.

Niko dan Cecilia pun naik lift menuju lantai apartment tempat Niko tinggal.

" Ce... Cepat-cepat ya ambil barangnya!! Jangan lama lama cepat pulang sana!!"

Kata Niko didalam lift sebelum sampai ke depan pintu apartment Niko.

"Apa sih Niko kok jadi ngusir"

Kata Cecilia menatap sinis kearah Niko.

Sesampainya di depan pintu apartment. Niko membukakan pintu dan menyuruh Cecilia masuk.

"Ambil barangmu lalu pergi cepat, aku tidak akan masuk sebelum kamu pergi"

Kata Niko menyuruh Cecilia masuk terlebih dahulu..

"Hih aneh.. Kenapa sih? Yaudah aku ambil"

Cecilia mengebut langkahnya untuk mengambil bajunya yang tertinggal di dalam apartment Niko.

"Yaudah aku balik ya!! Sampe ketemu besok"

Kata Cecilia memalingkan wajahnya karna kesal melihat tingkah aneh Niko yang tiba-tiba mengusirnya tanpa sebab.

Niko segera masuk kedalam apartmentnya begitu Cecilia pergi dan masuk ke lift untuk turun.

"Haaaahhh.. Aku gak bermaksud ngusir, tapi aku takut Khilaf"

Kata Niko menarik nafas panjang dan meletakkan telapak tangannya di dadanya.

1
Titin Gustina Lubis
hai ..
salam kenal..
ceritanya sangat menarik..
bunda alvi
kka kemana menghilang ya diri mu yg sekian lama tdk update
bunda alvi: kasihan kka author gimana ikut lomba kah kka ? cepat sembuh ya 😘😁
total 2 replies
Benedicta Etty
ditunggu up nya thor....
lanjuttt....
Benedicta Etty
semangatt thor....💪
Benedicta Etty
kehidupan yg menyesakan hati....
alu seperti ikut merasakannya...😔😔😔
Belong Belong
lanjut
Belong Belong
q tunggu...
Alka Zais
semangat
Ayni
ditunggu upnya
Saidah Kayla
👍👍
Ida Trisnawati Ida Trisnawati
q tunggu upnya thor
Ig : @reni.lubis_
semangat
bunda alvi
memang soswit si niko ampe rela keliling cuman mencari permen udah beda merek lagi ,semoga halngan cinta mu tdk banyak rintangan . soal y q punya pirasat ke alur cerita ya autor ini kalau teman bpk ya cecelia itu bpk ya si niko yg gelapin uang prusahan dan kabur ke luar negri . jd butuh berjuang lg luluhin hati ya si cece semangggggat💪💪💪 niko.
YouTrie: Mampir karyaku kak ISTRI SANG MAJIKAN2
total 1 replies
Zuni Tree
jangan2 ayah niko makanya gak mau balik kenegaranya..
YouTrie
Next thor semangat
Cak Nur
baper
Khua Muary
Cerita nya tmbah seru
Khua Muary
Bapernb
YouTrie: Mampir karyaku kak ISTRI SANG MAJIKAN2
total 1 replies
Khua Muary
Baper
Arniyanti Anni
tambah seruni
YouTrie: Mampir karyaku kak ISTRI SANG MAJIKAN2
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!