Haii, ayuk dukung saya.
Disini saya akan menceritakan kisah cinta pertama Ayra Syifania dengan seorang cowok.
Pertemuannya dengan seseorang yang bernama Arsen.
Saat melihat wajah cantik dan lugu Ayra, membuat nya tertantang untuk mendekati gadis itu.
Tapi apakah usahanya berhasil?
Bagaimana cerita cinta mereka dimulai.
Kita coba baca yuk... 😚😚
Cerita ini hanya cerita fiktiv jika ada kesamaan tempat dan nama tokoh, itu faktor ketidaksengajaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M.Aɪɴᴜʀ Rᴏʜᴍᴀɴ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20
Senin pagi... Setelah semua murid dan para guru melaksanakan upacara, mereka memasuki ruang kelas masing-masing untuk melanjutkan pembelajaran.
Di dalam ruang kelas tampak Jojo dan Ayra duduk terpisah tidak seperti biasanya.
Jojo duduk bersama Dave dan Ayra duduk bersama Darren.
Keanu dibuat bingung dengan tingkah kedua sahabatnya itu. Biasanya mereka selalu akur dan selalu berisik, tetapi hari ini mereka tampak berbeda. Wajah mereka tampak masam, tidak ada kata-kata yang terucap sedikit pun dari mulut mereka.
"Sstt.. Sstt.." Keanu menarik-narik ujung baju Darren.
"Apaan?" tanya Darren.
"Mereka berdua kenapa?" tanya Keanu lirih.
"Nggak Tau. Dari tadi diem bae. Berantem kali." jawab Darren.
Keanu tampak berpikir, apa yang membuat dua sahabatnya bertengkar. Yang dia tahu selama mereka bersahabat, tidak pernah seperti ini sebelumnya. Mereka selalu akur, jika bertengkar pasti akan adu mulut selama lima menit saja tidak lebih.
"Ra, lo kenapa?" tanya Keanu pada Ayra. Namun, Ayra tetap diam.
"Jo, lo kenapa?" tanya Keanu pada Jojo. Namun, Jojo juga tetap diam tanpa kata.
Dia semakin bingung, dua sahabatnya hanya diam tidak memperdulikan ucapannya sedikit pun. Tetapi dia tidak menyerah, dia tetap berusaha bertanya.
"Ayra, gue pinjem pulpen dong?" Ayra hanya diam dan melempar pulpen ke arah Keanu. Namun, tidak sengaja terkena kepala Jojo yang duduk di depan Darren.
(Pletakk) suara pulpen itu mengenai kepala Jojo. Sontak Jojo marah dan berdiri dari tempat duduknya.
"Kampreet lo! Lo sengaja mau nyelakain gue?" teriak Jojo sambil memegangi kepalanya.
"Eh kambing! Gue nggak sengaja. Salah sendiri lo taro kepala di situ!" teriak Ayra yang juga ikut berdiri menantang.
"Setan! Malah nyalahin kepala gue lagi." umpat Jojo kesal.
"Sialan lo ngatain gue Setan. Gelut yook." ajak Ayra sabil memasang kuda-kuda.
"Njiirrr. Siapa takut!" seru Jojo.
Jojo mendekati Ayra dan hendak melayangkan pukulan ke wajah Ayra. Tetapi Ayra menangkisnya. Ayra pun sama, dia berusaha memukul wajah Jojo.
Seketika semua murid di dalam kelas riuh. Mereka mengerubungi Ayra dan Jojo sambil berteriak memberi semangat pada Ayra dan Jojo untuk terus berkelahi.
(Bugg.. Bugg.. Bugg..) Ayra dan Jojo saling melemparkan pukulannya.
Keanu yang melihatnya tampak panik. Dia berusaha melerai. Namun, Dave, Darren dan Arsen hanya diam. Mereka menonton pertunjukan antara Ayra dan Jojo.
Keanu geram dengan Dave dan Darren yang hanya menonton, tanpa berusaha untuk melerai.
Keanu nekat mendekati Ayra dan Jojo yang sedang Asyik berkelahi. Dia berusaha menjauhkan mereka berdua. Namun, kekuatan mereka sangat kuat. Alhasil dia pun ikut terkena pukulan beberapa kali.
Tiba-tiba Pak Eko datang melihat ruang kelas yang riuh ramai. Dia sangat marah melihat anak didiknya berkelahi. Dia berpikir jika Ayra dan Jojo sedang merebutkan cinta Keanu. Karena saat ini Ayra dan Jojo saling menarik-narik tangan Keanu. Wajah Keanu juga tampak lebam dan tubuhnya tertarik ke kiri dan ke kanan.
"STOOOPP!!!!" teriak Pak Eko. Seketika semua murid lari dan duduk di tempatnya masing-masing. Begitu juga dengan Ayra, Jojo dan Keanu. Mereka berhenti dan merapihkan baju mereka masing-masing.
"Kalian ikut ke ruangan saya. SEKARANG!!" seru Pak Eko sambil melangkahkan Kaki menuju ruangan Pak Eko. Sesampai di ruangan Pak Eko menggebrak meja miliknya. Membuat Ayra, Jojo dan Keanu terkejut.
"Jelaskan pada saya, kenapa kalian berkelahi?" tanya pak Eko.
"Saya nggak berkelahi, pak. Saya hanya melerai." jawab Keanu. Ayra dan Jojo hanya diam dan memasang wajah emosi.
"Kamu pasti pacaran sama Ayra dan ketahuan selingkuh sama Jojo kan?" tuduh Pak Eko.
"Ng.. Nggak, Pak." jawab Keanu sambil menggoyang-goyangkan kedua tangannya.
"Oh, apa kamu pacaran sama Jojo lalu kamu ketahuan selingkuh sama Ayra. Ngaku kamu! " tuduh Pak eko.
"Ng.. Nggak, Pak. Bukan gitu. Kita nggak pacaran. Sueerr." jelas Keanu sambil mengangkat tangan dan membentuk jarinya dengan simbol peace.
"Halah, saya tahu anak muda jaman sekarang. Tidak puas dengan satu wanita dan mencari wanita lain. Kamu ini masih muda, belajarlah menjadi laki-laki yang bertanggung jawab. Hargailah wanita, jangan menyakiti hatinya. Dan jangan manfaatkan ketampananmu untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Apa kamu mengerti? " nasehat Pak Eko.
" Ba.. Baik, pak. Saya mengerti." ucap Keanu sambil menundukan kepalanya.
"Astaga. Kenapa jadi begini? Apa salahku?" batin Keanu.
"Sekarang kalian bertiga sapu halaman dan juga taman sekolah ini, sekarang!" perinta pak eko dengan nada sedikit meninggi.
Mereka bertiga keluar ruangan berjalan mengambil sapu lidi dan mulai menyapu taman samping sekolah.
Keanu menyapu sambil memegangi pipinya yang lebam. Dia merasa sangat sial hari ini, tadi pagi dia berangkat sekolah dengan naik angkutan umum karena motornya tiba-tiba kempes, mobil pun tiba-tiba dipakai semua oleh kedua orang tuanya.
Dan sesampai di sekolah, dia terkena pukul sahabatny. Lalu sekarang dia mendapat hukuman atas kesalahan yang tidak dia lakukan.
Dia menggerutu sambil menyapu dengan malas, tiba-tiba terdengar suara gaduh di belakangnya.
(Tak..Tak..Tak..) suara gagang sapu saling beradu. Nampak Ayra dan Jojo sedang berkelahi dengan menggunakan gagang sapu. Seperti dua prajurit yang sedang berperang menggunakan pedang.
"Gue udah Enek sama tingkah lo! Lebay tahu nggak!" seru Ayra sambil terus berusaha memukul Jojo menggunakan gagang sapu.
"Gue juga muak sama lo, setan!" seru Jojo sambil menangkis pukulan dari Ayra.
"Lo tuh yang setan!" teriak Ayra.
"Elo yang setan!" teriak Jojo.
Keanu sangat geram. Dia menggertakkan rahangnya, wajahnya sudah memerah, matanya melotot dan dia pun melempar sapu ditangannya lalu mengepalkan kedua tanganya. Dia berjalan mendekati Ayra dan Jojo yang sedang asyik berkelahi. Dia memegang kedua gagang sapu itu lalu merebutnya dari mereka lalu membuangnya kasar.
"LO BERDUA EMANG SETAN!!" teriak Keanu sambil melotot. Seketika Ayra dan Jojo terdiam membeku. Mereka sangat takut melihat kemarahan Keanu yang seperti orang kesurupan.
"Kok dia jadi nyeremin, ya?!" ucap Ayra lirih seraya tubuhnya bergetar.
"Iya loh. Gue jadi takut, Ra." ucap Jojo lirih. Tubuhnya juga bergetar hebat.
"Nggak usah bisik-bisik!" seru Keanu.
Keanu mengambil sapu yang tergeletak di tanah, lalu memukul pantat Ayra dan Jojo pelan secara bergantian menggunakan gagang sapu.
"Aww!" teriak Ayra dan Jojo sambil memegangi pantatnya yang sakit.
"Sekarang diem lo berdua! Lanjutin kerjaan kalian! Kalau kalian masih berantem, gue buang kalian ke jurang!" ancam Keanu sambil melotot dan melemparkan sapu ke tanah dengan kasar.
Ayra dan Jojo menuruti ucapan Keanu. Mereka melanjutkan menyapu dengan hening.
Setelah bel pulang sekolah berbunyi, semua murid berhamburan keluar dari gedung sekolah. Begitu juga dengan Ayra, Jojo, Dave dan Darren yang sudah pulang terlebih dulu. Tampak Keanu sedang berdiri dipinggir jalan menunggu angkutan umum. Dia sangat kesal karena keempat sahabatnya tidak ada yang mau memberikan tumpangan.
Sesampai di rumah, Keanu langsung masuk ke kamarnya untuk mandi dan beristirahat. Tubuhnya terasa sangat lelah hari ini.
(Dzztt.. Dzztt.. Dzztt) ponsel Keanu berbunyi, dia langsung mengangkat panggilan telefon dari Darren.
📞 "Halo?" sapa Keanu.
📞 "Lo ke rumah sakit sekarang. Ayra kecelakaan, dan sekarang dia kritis!" ucap Dareen dengan suara panik.
📞 "APAA..?! Rumah sakit mana?" tanya Keanu panik.
📞 "Gue Shareloc sekarang. Cepetan lo kesini!” Ucap Darren. Lalu dia memutuskan panggilannya.
Keanu panik, dia tidak memperdulikan pakaiannya saat ini, dia berlari hanya menggunakan kaos oblong, celana pendek dan sandal jepit.
Dia menuju ke garasi. Namun, tidak ada kendaraan satu pun yang bisa dia pakai. Dia sangat frustrasi, mengacak- acak rambutnya sendiri. Dia berlari keluar rumah lalu bertemu dengan tetangganya yang sedang menaiki sepeda. Dia meminjam sepeda tersebut lalu menggoes dengan cepat. Hatinya sangat tidak karuan. Dia panik dan takut terjadi apa-apa pada sahabatnya itu.
"Ayra... Please jangan mati dulu, please. Jangan tinggalin gue, gue belum kawin." gumam Keanu sepanjang jalan.
Saat di persimpangan jalan, tiba-tiba ada kucing lewat di depannya. Keanu terkejut, dia membelokkan stang sepedanya dan menabrak pohon asem di pinggir jalan.
Tampak Keanu tengkurap di atas Aspal. Dagu dan sikunya berdarah, ban sepedanya juga patah. Dia bangun menahan rasa sakit ditubuhnya. Yang ada di pikirannya saat ini adalah keadaan Ayra.
Karena jarak menuju rumah sakit sudah cukup dekat, dia memutuskan untuk berlari tanpa memperdulikan sepeda yang dia bawa.
Dia masuk ke dalam rumah sakit dengan tergesa-gesa. Semua orang yang melihatnya tampak risih dengan penampilannya saat ini. Kaos putih lusuh dan kotor, robek di bagian dadanya, rambut acak - acakan, dagu berdarah, seperti gembel yang lari dari kejaran SATPOL PP.
Dia tidak peduli dengan tatapan orang. dia terus berlari mencari ruang rawat Ayra. Hingga dia menabrak orang-orang yang lewat di depannya. Akhirnya dia sampai didepan ruang rawat Ayra. Dia mendobrak pintu dengan nafas yang tersengal-sengal.
Dia melihat Ayra yang terbujur lemah di atas tempat tidur dengan perban di kepalanya. Dan juga ada selang Oksigen tertancap dihidung Ayra. Namun, dia tidak menyadari jika tidak ada selang infus yang tertancap di tangan Ayra.
Keanu berlari memeluk tubuh Ayra erat. Dia menangis sejadi-jadinya sambil menggoyang-goyangkan tubuh Ayra, berharap Ayra segera bangun.
(Hiks.. Hiks.. Hiks)
"Ra, bangun Ra. Jangan gini, please. Ra, jangan tinggalin gue. Gue minta maaf tadi udah mukul pantat elo. Hiks... Jangan mati dulu, Ra. Gue belum kawin." ucap Keanu sambil terus memeluk Ayra dan menangis histeris.
Ayra sudah tidak tahan lagi menahan tawany. Perutnya sangat geli mendengar ucapan Keanu.
"Bwahahahaha.." Ayra tertawa terbahak-bahak, sontak Keanu bangun dan terkejut. Ternyata Ayra hanya pura-pura.
"Elo ngerjain gue?!" seru Keanu kesal. Ayra tidak menjawab, dia tidak bisa berhenti tertawa saat ini.
Tiba-tiba Dave, Darren, dan Jojo keluar dari toilet yang ada di dalam kamar. Mereka membawa kue ulang tahun Blackforest kesukaan Keanu. Dan mereka menyanyikan lagu ulang tahun.
Keanu sangat terkejut dan juga terharu, dia bahkan lupa dengan hari jadinya sendiri.
Hati yang tadinya kesal, kini berubah penuh haru.
Mereka sengaja mengerjai Keanu untuk memberikan kejutan ulang tahun yang berkesan. Mereka sengaja memilih rumah sakit itu karena rumah sakit itu milik keluarga Darren.
Dia meniup lilin lalu membuat permohonan. Dia sangat bahagia memiliki sahabat yang baik dan saling menyayangi, selalu ada disaat dirinya susah maupun senang.
Mereka berlima berpelukan bersama, seperti Teletubis.
"Jadi semua kesialan gue hari ulah kalian?" tanya Keanu.
"Ini Idenya Ayra." jawab Jojo.
"Kampret lo dasar!" seru Keanu sambil memukul Ayra dengan bantal.
"Bwahaha... sorry sorry. Tapi gue nggak nyangka, segitu nggak relanya elo kalau gue mati. So sweeettttt!" ejek Ayra.
"Sialann!! Mati Aja lo sana!" umpat Keanu menahan malu.
"Beneran? Ntar kalau dia mati, lo nangis - nangis lagi kaya tadi. Hahaha..." ejek Dave.
"Ahahah gue puas banget ngerjain lo hari ini.” ucap Darren.
"Sialan lo semua! Hahaha..." seru Keanu sambil tertawa.
"Foto yuk, foto." ajak Jojo semangat.
Mereka berfoto berbagai gaya. Keanu duduk ditengah dengan wajah penuh krim kue, Jojo dan Ayra mencium pipi Keanu sedangkan Dave dan Darren mencium kepala Keanu dari Atas.
Lalu mereka memposting foto tersebut di akun Instagram mereka masing- masing dengan caption. "SAHABAT SELAMAYA♥️"
"SEMOGA PERSAHABATAN KITA ABADI SELAMAYA!!" teriak mereka berlima serentak.
Lalu mereka tertawa bersama dan menceritakan perjuangan Keanu yang berlarian seperti gembel untuk sampai ke rumah sakit. Ayra sangat terharu ternyata Keanu sangat mengkhawatirkannya. Dia kembali memeluk Keanu erat dan enggan melepaskannya.
📽To be continue🎞
hai bang!