NovelToon NovelToon
Alice Just A Mere Concubine

Alice Just A Mere Concubine

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Reinkarnasi / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Chicklit
Popularitas:75.8k
Nilai: 3.5
Nama Author: anichan21

🔥✨ Update Minggu, Rabu, dan Jumat✨🔥

Seorang gadis hypertymesia yang dapat mengingat apapun yang dilihatnya hanya ingin hidup biasa saja, namun setelah kematian mendadaknya ia reinkarnasi ke tubuh budak yang tiba-tiba diangkat selir oleh seorang pangeran. Tubuh yang ditinggalinya ternyata bukanlah budak biasa, ia sangat cantik dan seksi karena milik assassin yang sedang menyamar!

Raymond adalah pangeran licik yang memanfaatkan kemampuan hyperthymesia Alice untuk membangun kerajaan melawan kekaisaran Procyon yang selalu menyerang kerajaannya. namun setelah menjadi raja ia terpikat oleh Alice dan ingin mengangkatnya menjadi ratu!

Apakah seorang selir rendahan dapat menjadi ratu?

mau kenalan atau ngewibu bareng author?
follow ✨anichan21✨ aja di Instagram ฅ^•ﻌ•^ฅ

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anichan21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20# Sirus

Hamparan biru lautan berkilauan di hadapan mata kami. Setelah bukit ini, kami akan memasuki daerah kekuasaan Raymond, distrik pelabuhan. Kapal-kapal dengan layar lebar terlihat bersandar di pelabuhan. Kapal-kapal kecil milik nelayan berjajar rapi. Benteng Sirus memiliki dinding yang terbilang panjang, memagari distrik ini dari Selat Sirus. Daratan kecil yang terlihat di sebrang Selat Sirus adalah negara besar bernama Centauri.

“Tolong tunjukan identitas anda.” Tanya prajurit di pintu masuk gerbang.

Arlo menunjukkan Jam sakunya, berwarna perak dengan sebuah simbol  yang terukir elegan. Ini adalah pertama kalinya aku melihat jam tersebut sebagai tiket masuk, karena selama perjalanan kami selalu menghindari masuk distrik dari jalur yang normal. Mata prajurit itu sembab, bagai kelelahan setelah mendapat shift jaga malam. Prajurit itu melihat jam tersebut dan membukanya, sontak matanya juga terbuka terbelalak.

“Silahkan masuk, Komandan!” Prajurit itu menagakkan tubuhnya dan langsung memberi hormat kepada Arlo.

Kuda kami berjalan memasuki distrik. Mataku terus menatap prajurit yang masih berdiri keringat dingin. Dingin malam memang masih belum sirna sepenuhnya karena matahari masih mengintip, namun distrik ini sudah terlihat sangat ramai. Toko-toko mulai membuka dagangannya, toko ikan adalah yang paling mudah kau temui.

“Alice, ini adalah wilayah kekuasanku, kita tak perlu menyembunyikan identitas lagi.” Raymond menurunkan tudung jubahnya, mengibaskan rambutnya yang keemasan berkilau.

“Ya! Pangeran!” Aku tersenyum ke arahnya, kuda kami berjalan beriringan, tampak waktu terasa lebih lambat.

Ia menceritakan seluk beluk kota ini dengan semangat hingga kami sampai di pintu benteng. Ia menunjukan beberapa bar dan hotel kesukaan Darick, Kedai makanan kesukaannya, Colosseum kesukaan Arlo, hingga beberapa cerita penangkapan penjahat unik di kota. Pintu Benteng terbuat dari kayu dan terlihat sangat kokoh. Prajurit yang menjaganya sangatlah sigap, tidak seperti yang sebelumnya kulihat.

“Selamat datang kembali Pangeran, Komandan.” Mereka memberikan hormat.

“Kabarkan kepada Duke Hughes aku kembali.” Raymond tersenyum, dan salah satu prajurit berlari sigap kedalam benteng.

“Yang mulia kejahilan apa lagi yang anda lakukan hingga kabur kesini sebelum pemilihan raja.” Seorang prajurit meledek Raymond saat membuka gerbang lebih lebar.

“Apakah Duke Darick tidak ikut kembali? Atau sudah mampir ke tempat andalannya?” Prajurit lainnya ikut meledek.

“Tidak sopan! Awas saja gaji kalian akan kupotong.” Tegas Arlo.

“Hahaha~ tenang Arlo! Oiya wanita ini Alice, dia selirku, pastikan kalian ramah kepadanya.” Raymond tertawa dan memacu kudanya memasuki benteng.

Aku tersenyum ke arah prajurit tersebut. Ikut memacu kudaku mengikuti Raymond dan Arlo, rambut keemasanku melambai mengikuti laju kudaku. Meninggalkan mereka yang tak membalas senyumanku dengan wajah tercengang hingga menjatuhkan tombak yang dipegangnya. Para pegawai membantu merapikan barang bawaan kami, mengantarkan ke ruangan megah yang sudah tersedia sarapan. Setelah menyantap makanan yang lezat itu para Maid membantuku untuk mandi dan mengganti pakaian. Mereka semua menatapku.

“Nona Alice…” Sapa maid dengan wajah termuda diantara empat orang yang bersamaku.

“Ya~?” Jawabku ramah.

“Maaf, tapi apakah anda benar-benar selir pangeran?” Mata maid tersebut berbinar menatapku.

“Tentu saja~!” Jawabku tersenyum.

“Kyaaaa~!” Para maid itu berteriak kegirangan mendengar jawabanku.

“Pangeran kita sudah dewasa!” Girang seorang maid yang menyisir rambutku.

“Aku sudah banyak mendengar cerita dari sepupuku yang bekerja di istana, anda itu sangat menawan!” Girang maid lain yang menyemprotkan parfum untukku.

“Lebih dari menawan! Paras cantik anda dan tubuhnya indah anda tak ada yang menyaingi!.” Timpal maid yang mengagumi parasku setelah memberikan sedikit sentuhan make up.

“Kulit dan rambut anda juga sangat halus!” Timpal maid muda yang memakaikanku sepatu.

“Terimakasih, aku sangat tersanjung~” Aku tersenyum ke arah mereka dan memandang diriku di depan kaca. Rambut Keemasan terurai dengan make up dan perhiasan sederhana, berpadu dengan gaun putih simpel yang menampilkan lekuk tubuh. Terlihat seperti bidadari yang banyak diceritakan di cerita rakyat.

Aku pergi memasuki ruangan berpintu kayu yang dijaga dua orang prajurit. Mereka membuka pintu dengan wajah terpesona melihatku. Namun aku lebih terpesona melihat isi ruangan itu. Raymond duduk di meja di tengah ruangan yang dikellilingi rak buku besar, lebih besar dari yang di istana ibukota bahkan, terlihat bagai perpustakaan. Aku melangkah perlahan, mengagumi detail ruangan ini sangat indah.

“Hei wanita penggoda, apa maksudmu mengenakan pakaian seperti itu.” Arlo memandangku jijik dari jendela besar di ujung ruangan. Ia duduk dijendela dengan santai sembari mengupas apel.

“Alice…” Raymond terdiam memandangiku, entah apa yang ada dipikirannya.

“Jangan salahkan aku! Setiap gaun yang aku gunakan pasti akan berakhir seperti ini!.” Jawabku kesal semari mencoba menggeser helaian kain gaun tersebut untuk menutupi lekuk tubuhku.

Raymond mengambil beberapa dokumen, kemudian berjalan duduk ke sofa putih besar di ruangan. Tetap memandangiku dengan tatapan yang tak bisa kumengerti. Tersenyum ke arahku dan menepuk-nepuk kursi tersebut.

“Kemari Alice..” Ia membuka lenganya, menyuruhku menghampirinya.

Aku berjalan kearahnya dan mengambil posisi duduk disebelahnya. Ia memberikanku dokumen, lalu merangkulku. Itu adalah dokumen daftar orang beserta gambar wajahnya yang melayani di benteng ini. Catatan yang sangat lengkap, bahkan nama-nama prajurit dan maid juga tercantum. Aku menatap Raymond karena terheran.

“Hafalkan Alice, semua orang disini loyal, apabila ada orang tak dikenal tandanya dia penyusup yang harus diwaspadai.” Jelas Raymond.

“Tak ada yang tahu apa yang ada dipikaran orang Raymond.” Jawabku sambil membalik kertas-kertas tersebut.

“Aku sudah berada di benteng ini 20 tahun Alice, mereka yang disini milikku.” Raymond tersenyum layaknya penguasa yang menguasai wilayahnya.

“Yang Mulia!” Seorang pria berambut cokelat dengan mata biru memasuki ruangan tergesa-gesa.

“Hai Hughes!” Sapa Raymond dengan santai.

Pria yang berdiri memberikan hormat pada Raymond adalah Duke Hughes. Penguasa sementara Sirus saat Raymond tidak ada, dia juga calon yang paling kuat untuk memimpin distrik ini apabila Raymond berhasil naik tahta. Aku mengingat orang ini. Kami pernah bertemu di istana, saat aku berlari dan memeluk Raymond setelah ia selesai rapat. Pandangan matanya masih sama dengan sekarang. Masih sama dengan hari itu saat kami bertemu sekilas, pandangan yang mengancam.

“Apa yang membuat anda kembali ke Sirus sebelum pemilihan raja?” Tanyanya kepada Raymond dengan sopan, lalu memandangku mengancam kembali.

“Menyegarkan pikiran!” Jawab Raymond tersenyum nakal lalu memelukku.

“Yang Mulia! Maaf apabila saya tidak sopan, tapi bermain dengan wanita sebelum pemilihan bukanlah hal baik.” Hughes memandangku sinis.

“Dia bukan wanita sembarang, dia Alice, kau hars akur dengannya.” Jawab Raymond santai.

“Arlo, pengawal macam apa kau membiarkan wanita rendahan seperti dia berada disamping tuan kita.”  Ancam Hughes kepada Arlo.

“Wanita rendahan itu bernama Alice.” Jawab Arlo dengan wajah datarnya.

Aku bersandar di lengan Raymond, sedangkan dia terus membalik halaman untuk memperlihatkannya kepadaku. Wajah orang yang bernama Hughes itu terlihat kesal melihat tingkahku, kemudian berpamitan pergi.

“Kalau ada yang anda butuhkan, anda bisa memanggilku.” Hughes membungkukkan diri dan pergi.

Suara pintu tertutup. Aku menggenggam tangan Raymond yang akan membalik kertas. Melihat ulang gambar yang sketsa wajah seorang prajurit dengan seksama. Aku tahu orang itu. Orang berambut hitam dengan badan tidak begitu kekar. Itu adalah pria yang berada di penginapan kami saat di Hamal! Pria yang terus berganti kostum saat ke perpustakaan dan saat bermain wanita!

“Raymond… apa benar orang-orangmu dapat dipercaya?” tanyaku lirih.

1
Moertini
dilanjutin thor ditunggu semoga cepat selesai masalahnya semangat dan sehat selalu
Aiqhu Robert
makin penasaran denga cerita
siapakah Alice sesungguhx thorr
Aiqhu Robert
lanjuutt thorr
RinteiHan
James Phantomhive? Phantomhive...? seketika mengingat Ciel....
anichan21
yahoo~ jangan lupa tinggalkan like, coment dan rate bintangnya yaw~ rate novel ini drop banget masa (╥﹏╥)
Aiqhu Robert
lanjuutt thoorrr
Aiqhu Robert
jangan lama upx thor...
tetap semangat yach
RinteiHan
sikat semua alice sikattt
RinteiHan
arlo jaga pakaianmu sebelum dilucuti alice xD
Aiqhu Robert
lanjuutt thor kok lama upx
anichan21: author tertahan di rumah dosyen 🤣🤣
total 1 replies
Aiqhu Robert
lanjuutt thor jangan lama upx bisa dilupa ceritax
Aiqhu Robert
lanjuuuttt
anichan21: huaa terimakasih dukungannya (*˘︶˘*).。*♡
total 1 replies
Li
hai kaka mampir membawa 55 like,semangat💪

jangan lupa mampir,
makasih
anichan21: siap meluncurrr ฅ^•ﻌ•^ฅ
total 1 replies
RinteiHan
gemes banget ih sama Arlo. dimasakin mulu. dijagain teruss
RinteiHan
Tambah actionnya lagi thorr seruuu
RinteiHan
tomatnya di budidaya ajaaa
Aiqhu Robert
lanjuuutt
anichan21
yahoo~ Author kemarin ngutang upload karna di lingkungan author ada yg positif covid ಥ‿ಥ

menenangkan orang yg panik itu ternyata lebih susah yaa (´°̥̥̥̥̥̥̥̥ω°̥̥̥̥̥̥̥̥`) tetap patuhi 3M yaw ( ´◡‿ゝ◡`)

selamat menikmati crazy upnyaa ฅ^•ﻌ•^ฅ
🌻Miss Kalem🌻
boom like untuk mu...
🌻Miss Kalem🌻
Aku datang untuk mendukung mu Thor..
salam hangat dari ADA APA DENGAN JODOHKU ❤️❤️. dan Janda Muda ..
Ku tunggu Feedback mu..
anichan21: otw ฅ^•ﻌ•^ฅ
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!