NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Dari Timur

Pendekar Pedang Dari Timur

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action / Epik Petualangan
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ginza

Di dunia Murim yang dikuasai oleh sekte-sekte besar dan tipu daya, Mu Jin hanyalah seorang tukang kayu dari desa terpencil. Hidupnya berubah total ketika desanya dibantai dalam satu malam oleh pasukan yang tak dikenal.

Tanpa tenaga dalam dan tanpa latar belakang beladiri, Mu Jin memulai perjalanan panjang ke utara. Di tengah perjalanan, dia berhadapan dengan kenyataan kejam dunia Murim: orang kuat menindas yang lemah, keadilan hanyalah topeng, dan dendam adalah satu-satunya hal yang membuatnya terus melangkah.

Sementara itu, di Puncak Awan Putih, Lu Chen, sosok yang dipuja sebagai pelindung keadilan, menggerakkan pengaruhnya di balik layar. Di utara, pemberontakan perlahan menguat di bawah pimpinan Lin Yu, anak haram yang ditolak oleh dunianya sendiri.

Di antara salju, darah, dan konspirasi, seorang tukang kayu biasa terus berjalan. Tanpa mengetahui apakah dia akan menjadi pahlawan, monster, atau hanya satu lagi mayat di jalanan Murim.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ginza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

Malam di Puncak Awan Putih tidak pernah mengenal kehangatan. Kabut tebal membungkus aula utama klan yang megah, di mana pilar-pilar batu ukir berdiri angkuh menopang langit-langit berukir naga.

Lu Chen duduk bersandar di takhta kayu cendana lapis emas. Gaun sutra putihnya yang bersih tanpa noda tampak bersinar di bawah remang cahaya lilin. Di tangannya, sebuah cangkir porselen berisi teh melati membumbungkan uap tipis. Wajahnya rupawan, tenang, dan dihiasi senyum lembut yang menipu, sebuah topeng sempurna yang telah membodohi seluruh Murim.

Di sudut kegelapan aula, seorang pria setengah baya bergaun abu-abu melangkah mendekat dengan nampan kayu berisi poci teh tambahan. Dia adalah Zhao Feng, orang kepercayaan Lu Chen yang telah mengabdi selama lima belas tahun.

“Ketua, teh malam Anda,” kata Zhao Feng penuh hormat, menundukkan kepalanya dalam-dalam.

Lu Chen tidak berpaling. Tangannya perlahan menyesap teh dari cangkir porselennya. “Zhao Feng, berapa lama kau telah bersamaku?”

Zhao Feng tertegun sejenak. Tangannya yang memegang poci bergetar amat tipis, hampir tak terlihat. “Lima belas tahun, Ketua. Sejak Anda masih menjadi murid pertama.”

“Lima belas tahun...” Lu Chen terkekeh pelan, tawa yang merdu namun tak menyentuh matanya. “Waktu yang cukup lama untuk membuat seseorang merasa lelah berpura-pura setia.”

Udara di dalam aula mendadak membeku.

Jari-jari Zhao Feng mencengkeram dasar nampan. Racun Darah Seribu Es yang dicampurkannya ke dalam poci teh seharusnya sudah mulai bekerja dalam lima hitungan. Namun Lu Chen masih duduk di sana, tersenyum tenang tanpa gejala kelumpuhan sedikit pun.

“Kau... kau sudah tahu?” bisik Zhao Feng, wajahnya pucat pasi seketika.

“Tentu saja aku tahu,” jawab Lu Chen lembut, meletakkan cangkir porselennya ke meja batu tanpa menimbulkan suara. “Aku tahu saat kau menerima tiga ratus koin emas dari utara dua minggu lalu. Aku tahu saat kau menukar ramuan obatku kemarin. Dan aku tahu kau menyembunyikan belati beracun di balik lengan baju kirimu saat ini.”

Zhao Feng menyadari bahwa penyamarannya telah hancur total. Dengan teriakan keputusasaan, dia mencabut belati hitam dan menerjang maju, mengincar tenggorokan Lu Chen dengan seluruh kekuatan tenaga dalamnya.

WUSH!

Lu Chen bahkan tidak beranjak dari takhtanya. Dia tidak mencabut pedang sucinya.

Dalam sekejap mata yang tak sanggup ditangkap oleh mata telanjang, tangan kanan Lu Chen meluncur lurus bagai kilat putih. Jari-jarinya yang lentik dan bersih menembus pertahanan qi Zhao Feng bagai menembus kertas basah.

PLAK. CRACK!

Dada Zhao Feng jebol. Telapak tangan Lu Chen menembus tulang rusuk, otot, dan rongga dada pria itu secara presisi.

Mata Zhao Feng membelalak lebar dalam rasa sakit dan syok yang teramat sangat. Belatinya terlepas, jatuh berdentang di lantai marmer. Darah segar tidak langsung menyembur. Tekanan qi dingin dari tangan Lu Chen membekukan pembuluh darah di sekitar luka tersebut.

Lu Chen menggenggam organ yang masih berdenyut kencang di dalam dada Zhao Feng.

Dengan satu sentakan perlahan yang kejam, Lu Chen menarik tangannya kembali.

SPLASH!

Jantung Zhao Feng yang masih berdetak kini berada di dalam cengkeraman telapak tangan Lu Chen yang berlumuran darah kental. Zhao Feng tersungkur berlutut, matanya menatap organ tubuhnya sendiri yang dicabut secara paksa sebelum akhirnya roboh tak bernyawa di atas lantai marmer.

Lu Chen berdiri perlahan. Dia menatap jantung di tangannya yang perlahan berhenti berdenyut, lalu meremasnya hingga hancur, membiarkan darah kental menetes mengotori lantai marmer yang bersih.

Seorang pengawal bertopeng tembaga melompat keluar dari balik bayangan, berlutut di hadapan Lu Chen. “Ketua, kediaman Zhao Feng di kaki gunung sudah dikepung. Istrinya dan bayinya yang baru lahir dua hari lalu telah ditangkap.”

Lu Chen mengambil kain sutra bersih dari saku bajunya, menyapu noda darah dari jari-jarinya dengan gerakan yang teratur dan anggun.

“Bayi yang baru lahir...” gumam Lu Chen, bibirnya mengukir senyuman hangat yang mengerikan. “Darah seorang bayi yang belum ternoda dosa dunia konon sangat murni. Perintahkan tabib untuk memeras darahnya malam ini. Campurkan dengan arak beras tua... itu akan menjadi minuman segar yang sangat baik untuk menyambut fajar esok hari.”

“Baik, Ketua!” pengawal itu membungkuk dalam, lalu melenyap kembali ke dalam kegelapan.

Lu Chen melangkah menuju jendela aula yang terbuka, menatap hamparan kegelapan pegunungan utara di bawah sana. Dia menyiramkan sisa tehnya ke luar jendela, membiarkan angin malam membelai wajah rupawannya yang dingin.

Di balik senyum bahagianya yang suci, sang Pahlawan Murim terus menenun kejahatan tanpa cela, yakin bahwa tidak ada satu pun cacing tanah yang sanggup meruntuhkan takhtanya.

1
Ginza
bantu retting teman-teman
SilentNovels
saling support tor👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!