Kebun jagung milik Bu Sarah selalu berbuah lebat setiap saat, dengan luas yang begitu luar biasa sehingga bila tidak tau jalan maka akan tersesat di dalam sana.
Namun kabar yang beredar mengatakan bahwa kebun jagung itu memang meminta tumbal nyawa manusia, kebun milik janda cantik itu memang sudah di jauhi oleh para warga karena Mereka sangat takut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20. Air suci
"Ma, ponakan nya Bu Sarah itu di ganggu oleh sesuatu." Kiara langsung membicarakan masalah itu kepada Purnama.
"Yang mana?" Purnama memang tidak tahu dengan Clara.
"Itu yang putih tinggi ada di rumah dia, kalau tidak salah dia seumuran dengan Bintari juga." jelaskan Kiara kepada Purnama.
"Loh malah Mama tidak tahu kalau dia ada di dalam rumah itu juga, sebab kemarin dia sempat bilang kalau sang keponakan memilih untuk merantau ke kota." jawab Purnama.
"Memang dia sempat pergi merantau ke kota tapi tak lama kemudian pulang kembali ke sini, tidak tahu juga dengan alasan apa tapi yang jelas memang dia kembali lagi." jelas Kiara.
Purnama mengangguk paham dengan pesan yang telah disampaikan oleh sang anak, walau dia tidak tahu secara langsung bagaimana rupa dari Clara ini namun setidaknya Purnama memang pernah melihat gadis itu ada di dalam rumah Bu Sarah. mungkin memang baru datang kembali, sebab kemarin ketika dia mencari sama sekali tidak ada Clara di dalam rumah itu.
Ini malah mendadak saja Kiara mengatakan bahwa Clara yang tinggal di dalam rumah Bu Sarah mendapat gangguan dari sesuatu yang tak kasat mata, mungkin Clara sudah berbicara langsung dengan Kiara sehingga gadis ini memutuskan untuk mengatakan kepada Purnama tentang masalah Clara di rumah Bu Sarah.
"Gangguan aneh apa yang dia dapat?" Purnama bertanya kepada sang anak.
"Parah, karena dia merasa iblis itu sudah memperkosa dia." Kiara berkata dengan nada serius.
"Gila!" Purnama juga ikut kaget mendengar hal itu.
"Aku awalnya juga tidak percaya tapi melihat dari gelagat dia memang ada yang aneh." ujar Kiara kembali.
Saat mendengar bahwa yang di alami oleh Clara sudah separah itu maka pasti Purnama menjadi kaget dan ada rasa tidak percaya di dalam hati, kalau tidak tahu secara pasti namun yang jelas mereka akan berusaha mendalami bagaimana Clara bisa mendapati diri nya telah di perkosa oleh iblis yang tidak bisa di lihat oleh mata biasa.
Kiara segera menjelaskan kepada Purnama bagaimana keadaan Clara saat itu ketika bertemu dengan dia di rumah Bintari, baru sekarang Kiara menyadari bahwa gadis itu memiliki tekanan yang lebih tinggi dan sekarang justru mengalami hal yang tidak biasa, pasti sekarang Clara merasa begitu ketakutan.
Terlebih lagi itu bukan hal biasa yang bisa di anggap enteng oleh mereka, dugaan Kiara kuat mengarah bahwa memang ada sesuatu yang tidak beres dengan Bu Sarah itu. mungkin saja dia memang telah menyimpang sehingga ada sesuatu yang bergerak tanpa mereka ketahui, tapi untuk saat ini mereka hanya bisa menduga saja tanpa ada bukti.
"Suruh dia melangkah di atas air suci, kau ambil saja di danau sana saat mau maghrib besok." suruh Purnama.
"Apa Dengan begitu kita bisa membuktikan bahwa dia masih perawan atau tidak?" tanya Kiara.
"Ya, bila air itu berubah menjadi merah maka dia memang telah diperkosa oleh iblis tersebut." angguk Purnama.
"Baik lah, besok aku akan mengambil air dari danau sana." Kiara menyanggupi permintaan dari Purnama itu.
"Ketika sudah terbukti bahwa dia memang telah di perkosa, maka segera bawa dia ke hadapan ku." pinta Purnama pula.
"Iya, aku akan segera mengurus itu besok." angguk Kiara yang pasti akan langsung bergerak.
Sebab kasihan juga melihat Clara yang terus saja tertekan karena dia ingin mendapat jawaban saat ini juga, Dia sangat ketakutan dan berpikir bahwa nanti iblis itu akan kembali datang lalu melakukan hal yang sama, oleh sebab itu Clara tidak berani untuk pulang ke rumah dan tidur sendirian.
Namun bila dia tidak pulang maka pasti akan di tanya oleh ibu Sarah Kenapa Dia memutuskan untuk tidak pulang ke rumah, maka mau tidak mau Clara memutuskan untuk pulang saja karena itu adalah pilihan yang terbaik, sebab saat ini dia juga masih ragu apa memang Bu Sarah telah memiliki sesuatu yang dia puja.
"Kasihan juga gadis itu kalau sampai memang di perkosa iblis." gumam Purnama.
"Apa kemungkinan dia bisa hamil juga gila ternyata memang telah di perkosa oleh iblis itu?" Maharani bertanya dengan ada penasaran.
"Ya, itu bisa saja karena pasti benih dari iblis sudah masuk dalam rahim dia." angguk Purnama.
"Wah kasihan dia bila itu sampai terjadi dan nasib malang pasti akan terjadi pada dia." teriak Maharani.
Memang bila di bayangkan maka pasti sangat menyakitkan sekali untuk Clara bila itu sampai terjadi nanti, dia nanti saja tidak akan mengetahui Ayah dari anak yang telah dia kandung karena dia juga tidak bisa melihat wujud dari iblis yang telah melakukan perbuatan buruk itu terhadap dirinya.
"Kau ingat kalau nanti malam harus bekerja sesuai dengan yang apa aku katakan itu." ujar Purnama.
"Iya, aku pasti akan keliling dalam kebun jagung dengan menggunakan jurus menghilang." angguk Maharani sangat yakin.
"Tapi kau jadi kerja sendirian dan tidak ada teman ya, Ran." ujar Arini.
Maharani mengangguk karena memang hanya dia saja yang bisa menggunakan jurus menghilang itu, bahkan para iblis tidak akan pernah bisa melihat keberadaan Maharani yang bisa menghilang dari pandangan mata, mungkin dengan begitu maka dia bisa mengelilingi kebun jagung milik pusara dan mencari tahu bagaimana wujud dari iblis yang telah membuat masalah di desa mereka selama.
Selamat malam Besti, jangan lupa like dan komen nya ya.
benar-benar lucknut 🤬
dan mobil yg ada di gudang yg di tutupin terpal hitam psti mobil nya si Imron 😱😱
semuanya psti ada hubungannya dg Bu Sarah 😡😡
mknya buruan donk Kendal kamu cari pasangan biar gak jomblo trs 🤣🤣
apakah itu iblis peliharaan nya Bu Sarah ❓❓