Arindi Azzahra adalah gadis cantik berusia 22 tahun bekerja sebagai pemilik usaha catering. Ia menikah dengan seorang CEO muda berumur 27 tahun akibat perjodohan terselubung yang berkedok kesalahpahaman.
Bagaimana jadinya ya? Apakah mereka bisa saling menerima atau sebaliknya?
follow ig: @xxpfrk_12
Mau tau bagaimana kelanjutan ceritanya, stay terus ya di karya pertama ku🌼
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Dengan perasaan gelisah, Rama perlahan membuka pintu kamar. Ia mendapati Riri tengah tertidur membelakangi arah pintu. Pelan pelan Rama melangkahkan kaki menuju tempat tidur kemudian duduk di pinggir ranjang sambil melonggarkan dasi dan membuka jas nya.
Apa dia benar benar sudah tidur? Tanyanya dalam hati.
"Sayang.... Aku udah pulang" Panggilnya lembut.
Merasa tak mendapat jawaban akhirnya ia memutuskan untuk sedikit menggoyangkan tubuh istrinya itu.
"Sayang... Bangun... Aku bawain makanan kesukaan kamu loh."
Gak berhasil!
Rama membaringkan tubuhnya disamping Riri dan memeluknya, tetapi mendapatkan penolakan dari Riri.
"Kamu kenapa?" Tanya nya lagi merasa heran dengan tingkah istrinya dari siang tadi.
Riri menarik selimut menutupi sampai kepalanya.
"Kalau aku ada salah tolong kasih tau aku. Aku mohon! Kamu jangan diam diam begini, aku jadi bingung apa yang harus ku lakukan Sayang." Ucapnya lirih berusaha membuat Riri menjelaskan apa yang terjadi.
"Aku gak apa apa." jawabnya pelan dari dalam selimut.
"Gak mungkin kamu baik baik saja. Aku tau bagaimana sifat istriku disaat dia baik baik saja." Rama berusaha kembali meraih tubuh istrinya yang masih meringkuh didalam selimut tebal, namun kali ini tak ada penolakan.
"Mas...." Cicitnya pelan sambil membuka selimut.
"Iya sayang." Rama menatap lekat mata istrinya.
Riri mendekapkan wajahnya di dada bidang milik suaminya. Rama membalas dengan usapan usapan lembut dikepala Riri dan sesekali menciumnya.
"Mas... Aku mau duduk." Cicitnya pelan.
Rama membantu Riri untuk duduk dan menyusun beberapa bantal untuk bersandar.
Kini Riri sudah menyandarkan kepalanya di bahu Rama.
"Ada cerita apa hari ini?" Tanya Rama.
"Ituu..." Riri menunjuk ke arah laci nakas yang ada di sebelah tempat tidur.
"Apa?"
"Yang di dalam laci."
Rama mengernyitkan dahinya, penasaran apa yang ada didalam laci kemudian mengambilnya.
Betapa terkejutnya dia setelah melihat apa yang dimaksud oleh Riri. Terdapat beberapa foto nya bersama Nindya, yang lebih mengejutkan terdapat sebuah foto nya yang tengah berciuman didalam kamar.
"A-apa gara gara ini?" Tanya Rama terbata bata.
Riri hanya mengangguk.
"Mas minta maaf sayang, kalau ini membuat mu marah."
"Mas bisa jelasin kan? Aku tidak akan marah." Ucapnya pelan.
"Ini foto Mas sama Nindya, mantan tunangan mas." Ucap Rama meletakkan kembali foto foto itu diatas nakas.
"Kenapa masih disimpan? Apa mas masih belum bisa melupakannya?"
Deg.
Pertanyaan itu membuatnya bingung apa yang harus ia katakan.
"Mas..."
"I-iya Sayang."
"Jawab!" Ucap Riri penuh penekanan.
"Sebenarnya apa yang kamu bilang tadi tidak benar sayang, Mas sudah tidak lagi mengingatnya. Mas hanya lupa untuk membuang semua foto foto itu lantaran kita sangat jarang kesini. Lagian dia juga sudah menikah dan bahagia dengan suaminya, Mas tidak mungkin merebut wanita yang sudah bersuami." Jelasnya Rama
"Trus foto yang satunya lagi?"
"Mas tau apa yang kamu pikirkan, pasti kamu berfikir mas sudah melakukan hal yang lebih dari sekedar berciuman dengan dia. Itu tidak benar Sayang. Pertama kali mas melakukan itu adalah dengan kamu sayang."
"Ngomong ngomong kapan dia menikah?" Tukasnya lagi.
"Mas kurang tau pasti kapan dia menikah, yang mas tau kabar pernikahannya 1 bulan setelah pertunangan mas sama dia dibatalkan."
"Apa dia sering mas bawa kerumah ini?"
"Tidak terlalu sering, karena Papa tidak terlalu menyukainya."
"Iya Mas, aku mengerti."
"Terimakasih sudah ngertiin Mas. Besok mas janji bakal buang semua hal hal yang bersangkutan dengan dia."
Dari jawaban yang diberikan oleh Rama barusan, ia dapat menyimpulkan apa yang dimaksud oleh Bi Surti tadi siang. Alasan mengapa Rama membawa Nindya kerumah disaat Orang tuanya tidak ada dirumah.
Setelah mendengar semua penjelasan dari Rama, akhirnya ia bisa bernafas lega.
"Mas..." Ucapnya manja.
"Hmmm." Jawab Rama yang mulai memejamkan matanya.
"Tadi mas bilang bawa makanan kesukaan aku. Dimana?!" Ia menagih apa yang diucapkan Rama tadi.
"Kayaknya udah dihabisin sama papa deh. Soalnya kamu pake acara ngambek segala, ya udah Mas bilang Mi Ayam Bakso nya buat papa aja, Riri nya gak suka" Ujar Rama.
"Mas!!!! Itu punyaku...." Rengek Riri mengerucutkan bibirnya.
"Tadi katanya gak mau." Ucap Rama dengan nada mengejek.
"Emangnya kapan aku bilang gak mau?!"
"Tadi, Mas tanya tapi gak dijawab berarti gak mau."
"Kan tadi masih ngambek." Riri mulai mengepalkan tangannya bersiap siap untuk menghajar Rama, karena jengkel melihat tingkah suaminya.
"Iya sayang, masih ada kok. Mas beli banyak tadi." Ucapnya sambil tertawa. Rama sangat senang menjahili Riri karena ingin melihat Riri yang manja seperti anak kecil.
"Mas nyebelin!"
.
.
Di lain tempat lain, diatas balkon apartemen lantai 7 dengan kopi hitam pahit dan dinginnya hembusan angin malam membawanya hanyut didalam kegalauan.
Dia adalah Nanda Giovano, pria jomblo berusia 27 tahun tengah menatap foto seorang gadis cantik berhijab untuk mengobati patah hatinya terdahulu.
Cantik, Manis, dan Sholeha.
Itulah kata kata yang terucap disaat melihat foto dilayar hp nya yang ia ambil diam diam tanpa sepengetahuan pemilik wajah.
"Aku harus mendapatkannya!" Gumamnya.
"Tetapi dia sangat tertutup tentang kehidupan pribadinya."
Nanda membuka aplikasi dengan logo berwarna hijau kemudian mencari kontak Aisyah untuk memulai chatingan.
Ia mulai mengetik beberapa kata sekedar basa basi menanyakan 'lagi apa' dan 'dimana?'.
Setelah berfikir lama, Nanda mengurungkan niat itu. Ia takut Aisyah merasa risih bahkan ilfeel dengan tindakannya itu. Ia mulai menghapus pesan itu dan menutup kembali hp nya.
Nanda kembali membuka laptop untuk mengecek E-Mail dan beberapa pekerjaan lainnya. Disaat membuka folder ia melihat sebuah File yang yang menarik perhatiannya berjudul 'CV Fatmarani Aisyah'. Tanpa berfikir panjang ia langsung meng klik file tersebut.
Dengan teliti ia membaca kata demi kata tanpa melewatkan satu pun demi mendapatkan informasi tentang sang pujaan hati.
Sampailah akhirnya pada kolom 'Nama orang tua'.
Ayah: Christian Jordan
Ibu: Xi Yenny
Namanya tidak asing.
Iseng iseng Nanda mencari nama itu di google karena menurutnya nama itu tidak asing di telinganya.
Ternyata benar Chriatian Jordan serta Istrinya Xi Yenny adalah seorang pejabat tinggi yang dihukum penjara seumur hidup akibat kasus penggelapan dana dan penipuan 2 tahun yang lalu.
Alangkah terkejutnya Nanda melihat berita itu, Ia tak sanggup membayangkan betapa beratnya hidup yang di jalani Aisyah semenjak kasus yang menimpa kedua orang tuanya.
Pantas saja ia sangat tertutup tentang kehidupan pribadinya.
...----------------...
Hai Hai Hai Readers!!! Gimana nih ceritanya? Semoga masih menghibur ya Readers!! Jangan lupa LIKE, VOTE, KOMEN, dan SARAN. Supaya Author jadi makin sering update dan Up nya makin panjang lagi😍😘
maaf baru feedback sekarang hehe 😅, aku udah like sama rate 5 ya 😁
always spirit 💪😄
salam hangat dari MACAC dan RTBAC ✌️😆
Ditunggu bab selanjutnya y thor..
Salam dariku Jadi Bodyguard Janda Cantik
Feedback karyaku juga ya.. Makasih
Salam dari _Until we found the lost memory
jangan lupa feedback ya😊