NovelToon NovelToon
Naik Ranjang Dengan Mantan

Naik Ranjang Dengan Mantan

Status: tamat
Genre:Angst / Menikah Karena Anak / CEO / Menikah dengan Musuhku / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:372k
Nilai: 4.8
Nama Author: Imamah Nur

Takdir seakan mempermainkan kehidupan Lintang Arjuna, ia yang dulu harus merelakan Danuar Anggara, kekasihnya untuk menikahi Libra, sang kakak, kini ia harus terlibat hubungan kembali dengan pria di masa lalunya.

Awalnya Lintang pikir Danuar datang menawarkan sejuta harapan dan cinta terpendam. Namun, siapa sangka Danuar justru kembali dengan misi membalas dendam atas rasa sakit yang Lintang torehkan di masa lampau.

Hari-hari bersama Danuar begitu menyesakkan. Dia bukan sekadar istri di atas kertas, dia adalah pengasuh kedua anak kembar Danuar yang harus selalu menuruti perintahnya tanpa dihargai sedikitpun.

Hingga akhirnya Lintang begitu sakit hati dan tidak tahan oleh perbuatan Danuar yang telah membuatnya kehilangan pekerjaan serta merasa seperti istri murahan, ia memutuskan untuk diam-diam pergi dari kehidupan Danuar, saat itulah Danuar menyadari kesalahannya terhadap sang istri.

Bagaimana Kehidupan mereka ke depannya? Apakah ada kata damai atau justru perpisahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imamah Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Permintaan Mertua

Dia menatapku dengan sorot mata tajamnya. Aku menunduk dan mengangguk seperti orang lemah.

"Apa aku tidak salah? Kau memohon padaku?" sindirnya lalu kembali menarik daguku dan membuat mata ini menatap pada wajahnya. "Iya," kataku lemas.

"Sayangnya aku tidak akan mengabulkan." Mas Danu menggigit leherku dengan kuat. Aku mendorong wajahnya tak kalah kuat.

"Lepas sialan!" Aku sungguh membenci pria ini.

Pintu diketuk keras dari luar, sontak menghentikan gerakan Mas Danu.

"Mbak Lintang! Mas Danu! Buka pintunya!" Gina menggedor-gedor pintu. Apakah dia mendengar teriakanku tadi? Sepertinya dia mengkhawatirkan diri ini. Semoga saja dugaanku benar.

"Mas ... Gina," ucapku berharap Mas Danu tidak fokus padaku lagi. Dia menatapku dingin tanpa kata.

"Mungkin ada yang penting, aku khawatir terjadi sesuatu dengan si kembar." Sebenarnya aku yakin mereka baik-baik saja. Aku tidak boleh membiarkan kesempatan untuk lepas begitu saja.

"Mas Danu! Mbak Lintang!" teriak Gina lagi dengan panik. Bukannya melepaskanku, Mas Danu semakin menarik tubuh ini dan menggigit bibirku hingga bengkak. Setelah itu dia berbisik di telingaku. "Awas kalau mengadu! Aku pastikan kamu akan menerima lebih dari ini."

Mas Danu melepaskan lalu berjalan menuju pintu. Aku mengambil napas dan menghembuskan perlahan. Sungguh sedari tadi dadaku sesak seperti kekurangan stok oksigen.

"Ada apa?" Mas Danu membuka pintu dengan tatapan tidak suka pada Gina, tetapi sang adik malah lebih memilih melihat ke arahku dibandingkan pada kakaknya sendiri. Dengan gelagapan aku membenahi pakaianku yang berantakan.

"Mas tidak ngapa-ngapain Mbak Lintang, kan?" Gina memicingkan mata curiga. Dia menatap pada leherku sehingga aku segera menutupnya.

"Menurutmu?" Mas Danu malah balik bertanya.

"Mbak Lintang tidak apa-apa? Aku membawakan teh hangat untuk Mbak." Gina tersenyum canggung. Mas Danu menoleh dengan tatapan intimidasi sehingga aku terpaksa menjawab tidak apa-apa.

"Hanya karena teh kamu menggedor-gedor pintu? Tidak sopan! Kamu tahu kan, apa yang dilakukan suami istri di dalam kamar berduaan jika pintunya dikunci?" Mas Danu benar-benar menyebalkan. Dia bicara seperti ini pada gadis polos seperti Gina dan seolah-olah menggambarkan kami baru saja melakukan adegan mesra.

Wajah Gina langsung memucat. "Maaf Mas Danu, Mbak Lintang, aku tidak tahu kalau seperti itu Syukurlah kalau Mbak Lintang nggak kenapa-kenapa, tadi mama khawatir, makanya menyuruhku untuk menyusul ke sini." Gina menjelaskan kalau dirinya terpaksa karena perintah mamanya, tetapi Mas Danu tidak peduli.

"Mengganggu saja!" Dia menabrak bahu Gina kemudian pergi dengan langkah cepat. Hal itu membuat Gina terkesiap.

"Danuar!" Dari arah pintu aku melihat ibu mertua mengejar Mas Danu yang sedang menuruni tangga.

"Jangan kasar dengan Lintang!" tegur mamanya, dan Mas Danu menoleh.

"Aku tahu apa yang harus aku lakukan padanya," jawab Mas Danu datar. Ibu mertua menggeleng.

"Lagipula aku hanya ingin menuruti keinginan Mama untuk punya bayi lagi, tapi dia selalu menolak. Apa aku salah jika aku memaksanya? Sepertinya dia terobsesi untuk menikah dan memiliki anak dengan pria lain."

Aku membekap mulut, pandai sekali Mas Danu bersilat ludah. Padahal jelas-jelas dia tadi yang tidak ingin memiliki anak. Aku menolak Mas Danu karena dia meminta haknya secara kasar. Seandainya tidak begitu, apa aku bisa menolaknya?

"Pergilah!" ucap Mamanya, kemudian dia berbalik dan menghampiri diriku, sementara Mas Danu langsung melenggang pergi tanpa menoleh sedikitpun. Gina terpaku di tempat. Aku menebak dia tidak bisa mengerti situasi semacam ini. Bagaimana ia bisa paham? Apa yang dia lihat dan yang dikatakan Mas Danu padanya, berbeda dengan yang dikatakan pada mamanya.

"Aku percaya apa yang dikatakan Danuar itu tidak benar. Aku percaya padamu." Bola mataku berkaca-kaca mendengar pernyataan ibu mertua. Sungguh aku tidak menyangka mertuaku lebih percaya padaku dibandingkan putranya sendiri.

"Saya tidak akan mengecewakan Mama," ucapku lalu berhamburan ke pelukan ibu mertuaku.

Di dalam pelukannya aku merasa nyaman. Ada kehangatan kasih sayang yang menjalari hatiku. Dulu aku bahkan tidak pernah dibela ketika berselisih dengan Kak Libra. Kedua orang tuaku lebih menyayangi Kak Libra daripada aku sebagai anak bungsunya.

"Terima kasih ya, Ma."

"Iya Nak, tapi Mama minta satu hal dan aku harap kamu bisa mengabulkan."

Aku mendongak, menatap mata ibu mertuaku yang sangat serius.

"Jangan pernah tinggalkan Danu. Aku berharap kalian tidak terpisahkan untuk yang kedua kalinya."

Darah di seluruh tubuh berdesir. Apalagi ketika mengingat sikap kasar Mas Danu tadi, ingin rasanya melarikan diri. Mampukah aku hidup dengan pria seperti itu?

"Ma–"

Belum sempat aku melanjutkan kalimatku, ibu mertua langsung memotong. "Kamu hanya butuh stok kesabaran meskipun itu tidak semudah saat diucapkan. Mama tidak tahu konflik apa yang terjadi diantara kalian di masa lalu. Namun, Mama yakin pasti ada kesalahpahaman yang belum terkuak. Kalian bahaslah berdua jika kepala kalian sudah sama-sama dingin. Mama tahu walaupun Danuar terlihat benci padamu tetapi Mama juga tahu cintanya padamu masih sangat kuat."

"Bagaimana Mama bisa tahu?"

"Aku tahu semuanya, tapi Danuar tidak tahu kalau Mama tahu."

Aku menghela napas panjang. Merasa dilema antara ingin bertahan atau melepaskan. Namun, mengingat ucapan Mas Danu yang tidak ingin melepaskan membuatku tidak punya pilihan lain selain harus bertahan dengan harapan suatu saat Mas Danu akan berubah. Kembali menjadi Mas Danu duluku dulu. Mas Danu yang perhatian dan penyayang. Aku meyakinkan diri ini hanya perkara waktu, walaupun aku tidak tahu sampai kapan.

1
ayu cantik
bagus
Imamah Nur: Terima kasih. Yuk lanjut baca novelku yang berjudul "Paket Cinta".
total 1 replies
Qiano Alfarizqi
visual nya dong
Ririn Nursisminingsih
ndak jelass critanya maless jdinya
Eva Karmita
aamiin ya rabbal allamin doa yang sama untuk otor semoga rejekinya lancar dan sukses selalu untuk karya"nya 🤲🤗❤️
Imamah Nur: Aamiin
total 1 replies
Iges Satria
akhirnya /Heart//Heart/
Rahma Inayah
ending yg bahagia
Rahma Inayah
selamat lintang dpt dunuar junior twins.selamt JD ibu muda
Eva Karmita
masyaalloh bahagia adem bacanya ngak ada huru hara yang ada cuma kebahagiaan ❤️🥰
Iges Satria
senangnya pada akur /Heart//Good/
Rahma Inayah
ya GK jg BS menyalakan dokter sangkin byk pasien nya BS slah mendiagnosa pasien dktr jg manusia.tp lain kli hrs hati2 dok Krn pasti pasien dan Kel merasa takut dan khawatir .tp alhamdulilah baby junior Danuarta sehat
Eva Karmita
Alhamdulillah selamat ya atas kelahiran si kembar
Eva Karmita
semangat lintang
Eva Karmita
semoga ada keajaiban si kembar 😭😭
Rahma Inayah
bukannya BS ya di oprasi dini utk mengambil baby yg meninggal aja tp yg hdp NNT pas sdh ckp br di keluarin yg mn NNT nya akan 2 kali operasi yg akan lintang lewati .apa km nyaman. lintang saat bersendawa akn keluar bau dr mulut mu spt bau busuk .yaitu bangkai dr baby td .spt teman ku Krn nikah muda dan merantau jauh dr Kel pas hamil GK tau klu baby nya sdh LM meninggal dlm perut tapi bersendawa pasti keluar bau busuk awal nya dia pikr biasa lama kelamaan ternyata baby ny sdh LM meninggal dlm perut mau GK mau hrs operasi
Imamah Nur: Beresiko operasi 2 kali dalam jarak beberapa bulan aja. Kan bayinya dalam satu rahim.
total 1 replies
Rahma Inayah
apa.gk bahaya dok nyimpen baby yg GK bernayawa dlm perutibunya .bknya hrs dikeluarkan .semoga ada keajaiban baby yg di nyatakan meninggal ternyata hdp lagi
Imamah Nur: Kalau cuma satu bisa langsung dikeluarkan tapi yang satunya belum cukup kondisinya. Masalah bahaya yang penting tetap dalam pantauan dokter
total 1 replies
Eva Karmita
lanjut thoooorr 🔥💪🥰
Rahma Inayah
akhirnya kabr yg mmg dinantikan Danu akan kehamilan lintang.semoga debay nya sehat sampai lahiran .
Eva Karmita
sabar ya pa harap di maklumi mulut anakmu memang pedas kaya bon cabe tapi aslinya mas Danu sayang banget sama papa 🥰😁
Rahma Inayah
Danu GK SDR dia bcr spt tu padhl dia dl yg nuduh lintang selingkuh tp TDK terbukti
Eva Karmita
ya ampun mas Danu kamu kenapa kok sepertinya takut sama buah rambutan ada trauma kah ...???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!