NovelToon NovelToon
Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Duda / Tamat
Popularitas:7.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Uni Ramadhani

Rara, Seorang gadis muslimah yang hidup diperantauan harus bisa bertahan hidup dan menyelesaikan pendidikannya dengan kuliah sambil bekerja. Berharap bisa kerja di tempat yang nyaman, Rara malah dipertemukan dengan Adimas (Duda ber anak 1) Majikan yang dingin dan galak. Akankah cinta mereka bersemi dan berujung bahagia???

Ikutin ceritanya yahhhh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bodyguard Cantik 20

Pertandingan dimulai.............

Hari ini adalah hari terakhir pertandingan, semua peserta yang masuk kedalam seperempat final sudah bersiap untuk bertanding. Rara sudah bersiap untuk menghadapi lawannya di area. Kali ini yang bertugas menjadi wasit adalah Ilham, polgan yang juga mendekati Rara.

"Kak raraaaaa semangatttttttt" Suara bagas memberikan semangat kepada rara, rara pun menoleh kesamping dan dilihat bagas dan Adimas memegang karton bersar yang bertuliskan Ucapan penyemangat untuk Rara. Rara pun tambah bersemangat.

"Siaapp?? Mulai" Ilham memberi aba-aba dimulainya pertandingan. Kedua wanita itu mengambil kuda-kuda dan tanpa basa basi langsung saling serang. Rara dengan sigap menghindar dari pukulan lawan, saat ada kesempatan bagus rara langsung

DUG

DUG

"Aaaaaa"

2x pukulan ke arah perut tepat mengenai sasaran, lawan rara terdorong 3 langkah kebelakang. Rara kembali menyerang kearah lawannya dan tidak memberikan kesempatan dia untuk membalas pukulannya.

"Hiaaaakkk" 1 tendangan terbang mengenai bahu dan langsung menjatuhkan lawannya hingga lemas.

Wasit menghitung 1.2.3.4.5 Lawan rara pun menyerah. Wasit menyatakan rara sebagai pemenangnya dan masuk kedalam final. Rara begitu senang dan beristirahat sejenak, Bagas dan Adimas menemui Rara.

"Kak rara"

"Hai bagas".

"Wihh kak Hebat".

"Hebat juga papa bagas. Buktinya kak rara masih sering kalah dari papa saat latihan".

"Jadi kak rara berlatih sama papa?"

"Upsss keceplosan".Rara menutup mulutnya.

"Papa kok gak bilang kalau jago karate??"

"Hehehe papa udah lama gak latihan "

"Hmmm kalian yahh diam-diam gak mau ngajari bagas"

"Setelah pertandingan ini, setiap pagi kak rara akan mengajarimu"

"Iya kak".

"Kamu harus hati-hati. Di babak final ini lawan kamu cukup berat. Kamu harus tetep fokus"

"Iya kak dim terima kasih sarannya".

"Semangat ya kak".

"Iya sayang".

Setelah beristirahat cukup lama, Babak Final akan segera di mulai. Rara bersiap untuk menyelesaikan pertandingan ini.

"Bismillahirrohmanirrohiim" Rara melangkah kedalam area pertandingan. Dilihatnya lawan kali ini sepertinya sudah berpengalaman di tahun-tahun lalu . Terlihat jelas di rautan wajahnya. Rara kembali fokus untuk menghadapinya.

"Mulai".

Keduanya melakukan kuda-kuda kemudian lawan rara begitu agresif menyerang, tak mau kalah rara pun membalas pukulan yang di berikan kepadanya hingga sama-sama kena pukul. Mereka mundur beberapa langkah kebelakang untuk mengambil ancang-ancang kemudian kembali saring serang. Kaki lawan berhasil mengenai bahu rara dan membuatnya tersungkur. Rara mencoba bangun lagi, Rara membalas tendangannya dengan terdangan terbang dan berhasil mengenai lawannya dan membuatnya jatuh. Pertarungan semakin sengit, semua penonton di buatnya tegang. Saat pukulan kaki mengenai lengan rara tepat di bekas lukanyaa saat itu ternyata masih nyeri.

"Aaaaaaaaa" Rara jatuh kelantai hampir membuatnya pingsan. Adimas langsung berlari ke arah rara dan melihat kondisinya.

"Ra bangun sayang!! bangun!! Kamu harus menang!!"

Rara melihat kearah suara pria yang tak asing bagi telinganya.

"Kak dimas panggil rara apa??"

"Rara".

"Bukan itu!!!"

"Emm sayang".

"Jangan sembarang panggil lagi!!" Rara terlihat malu dan tersipu, pipinya langsung merah. Rara pun Bangun dengan sisa-sisa tenaga. Lawan rara melihat titik kelemahan rara ada di lengannya yang terluka.

"Aku harus mematahkan bagian itu jika ingin menang" dalam hati lawannya.

"Aku gak boleh kalah, aku harus menang" dalam hati rara.

Rara dan lawannya kembali saling serang, adu pukulan dan adu tendangan sama-sama mengenai pukulan. Lawan rara selalu mencari cela untuk mengenai titik lemahnya lagi. Namun dengan sigap rara menghindar. Rara menatap tajam ke arah lawannya, ia fokus melihat gerakan badannya. Tendangannya mengarah ke lengan lagi namun rara mengelak dan saat Rara membalas dengan tendangan kaki kiri tepat di perutnya dan berhasil membuatnya mundur beberapa langkah kebelakang.

"Hiaaaaaaa". kaki kanan rara terbang dengan keras dan mengenai bahu lawannya hingga membuatnya tumbang. Wasit menghitung dan memastikan lawan rara masih dapat melawan atau tidak. Hingga hitungan terakhir lawan rara tak dapat berdiri lagi. Wasit menyatakan pertandingan usai dan menyebutkan pemenangnya ada Rara. Rara mengambil bendera Merah Putih dan berlari mengelilingi Area dengan perasaan bahagia. Adimas dan bagas turun dari kursi dan mndekat ke rara.

"Selamat ya ra" Rara langsung saja memeluk Adimas dengan rasa bahagianya itu tanpa sadar. Adimas membalas pelukannya dengan erat.

Bagas menarik narik baju rara

"Kak rara, bagas disini kak. Itu papa"

"Hah??" Rara melepaskan pelukannya dan langsung canggung.

"Maaf pak, saya kira bagas" Rara merasa malu kepada adimas.

"Iya gak papa".

Rara berbalik memeluk bagas,

"Selamat ya kak rara hebattt".

"Makasihhhh"

Rara melepas pelukannya dan kembali ke podium untuk mengambil Hadiah atas kemenangannya.

Gemuruh tepuk tangan memenuhi gedung.

"Selamat ya ra"

"Makasih kak ilham".

Setelah Acara selesai, rara menemui bagas dan Adimas.

"Ini untuk kamuuuu" Rara memberikan piala kepada bagas.

"Beeneran kak??"

"Iyaaa".

"Makasihhhhhh" Bagas begitu senang mendapat piala dari Rara.

"Ayo kita pulang".

Rara masih merasa malu karena insiden tadi. Dia tak berani melihat ke arah adimas dan hanya menghindari setiap kali tatapan mereka bertemu. Adimas tau jika Rara berusaha menyembunyikan rasa malunya. Dia bersikap biasa agar tidak membuat rara menjadi semakin malu. Adimas menjalankan mobilnya pulang kerumah.

"Setelah ini rencana apa yang akan kamu lakukan ra??"

"Saya mau mudik kak rencananya. Saya izin yaa kak, besok berangkat lusanya baru sampe sini lagi. Saya mau serahin hadiah ini buat orang tua saya agar bisa nyicil utangnya. sekalian saya kangen mau ketemu mereka".

"Saya boleh ikut?"

"Apa kak??? saya gak salah denger??"

"Saya mau ikut kamu".

"Jangan kak, keluarga saya masih ngontrak di tempat yang kecil. Saya takut kak dimas gak bisa tidur".

"Saya tidur di luar gak papa".

"Bagas juga pengen ikut kak. Tapi kan bagas sekolah".

"Bagas dirumah aja yahhh. Kak rara gak mau bagas capek di jalan".

Sampailah mereka di rumah.

Rara langsung masuk ke kamarnya dan memebersihkan dirinya di kamar mandi.

"Aku gak bisa bayangin kak dimas dateng kerumah. Mau ngapain coba??"

.

.

.

Kira-kira adimas mau ngapain yaa kerumah rara???

.

.

Tinggalin jejak kalian yahh😚

.

.

Like dan Vote nya jangan lupaaaaaa🥰🤩

1
Rinh@ Ayong
gercep karena takut direbut Ilham 🤭🤭
wulansari
Luar biasa
Hamliah Lia
seru
Yant08
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Emangnya kamu tau siapa DIA?? Liat mukanya aja gak,Gimana caranya kamu mau mengelak saat nanti ketemu??😂😂
Ivana Matalu Silalahi
BARU BACA KAYANYA CERITA NIE SERU...GW BERI 1000 LIKE DECH UNTUK THOT 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Anonim
cerita nya menarik
🌺awan's wife🌺
Dimas giliran kak Hany yg nyelakain Rara langsung gercep tanya itu si Rosa udah buat pengakuan kalo yg bunuh istrinya diem2 Bae🤦
🌺awan's wife🌺
Rara multi talenta,,,,bisa beladiri,masak, makeup
🌺awan's wife🌺
Rara udah 21 thn dicium suaminya masak gak mau
🌺awan's wife🌺
mau survei dia ra
🌺awan's wife🌺
pak duda,,,kamu tuh sudah tersepona sama Rara,,,gak nyadar jg ya😅
🌺awan's wife🌺
cemburu nya duda kayak gitu ya🤣
🌺awan's wife🌺
Dimas bisa aja nyuri kesempatan
🌺awan's wife🌺
Rara bukannya mau ganti jam kuliah ya Krn nganter Bagas dulu,,,ini masih ketemu tata
Kinan Rosa
ya ampun bang baru dapat bonus eh malah di potong gaji 🤦
Fitriyani
sm kk nya bs Dimas lgsg emosi gt,tp sm Rossa knp g nglkuin apa2 sih,dr awal Rara ngasi tau rekaman ttg keterlibatan Rossa ttg kematian istrinya,mpe skrg,awas aja klo g nglkuin apa2..
Fitriyani
panjang opoe toh Ra,,,Ra,,,,,
tinggal ngmng doang jg..🤦
Fitriyani
kq q ngrsa karakter Dimas ini kurang greget y,,udh tau Rossa yg terlibat dlm kematian istrinya,tp msh bs Dy baik gt,n diem aja g nglkuin apa2,,smua2 trllu lambat,,
Fitriyani
knp Dimas g ngakuin Rara sbg istrinya y...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!