NovelToon NovelToon
Bukan Ikatan Cinta

Bukan Ikatan Cinta

Status: tamat
Genre:Obsesi / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:97.2k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lee

Pernikahan berlatar belakang perjodohan terpaksa harus Ares dan Queen jalani meskibtidak ada cinta di antara keduanya, bahkan mereka juga sama-sama sudah memiliki kekasih masing-masing, mereka sepakat untuk menerima perjodohan yang di atur oleh orang tua mereka demi tujuan mereka masing-masing, lantas bagimana Ares dan Queen menutupi rumah rangga mereka yang penuh kepalsuan itu, dan bagaimana kisah cinta mereka dengan pasangan mereka masing-masing, jika ternyata sebuah bencana justru menumbuhkan benih-benih cinta di antara keduanya, yuk ikuti kisahnya di sini ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gagal liburan lagi

"Istri saya?" Ares malah balik bertanya dengan wajah kaget dan sedikit kebingungan.

"Kakak Queen juga tadi memberi Ilma boneka beruang ini." sambar Ilma bocah cilik yang kebetulan sedang ikut bersama ibunya yang mampir ke pabrik setelah ikut menerima sumbangan sembako di balai desa.

Ares melirik ke arah Basir yang saat itu terlihat gelisah dan serba salah. "Apa kau juga tahu hal ini?"

"I-iya tuan. Sa-saya tau tapi---" Basir melirik ke arah Elsa yang terlihat memasang wajah kesal karena semua orang malah sibuk membicarakan Queen.

Ares yang mengerti dengan maksud Basir menghela nafas kasar, "Bukankah sudah aku bilang kalau dia itu hanya sekretaris ku," ujar Ares.

Tak ayal perkataan ares membuat wajah Elsa memerah karena menahan marah mendengar pernyataan Ares yang sengaja mematahkan pikiran Basir tentang hubungan mereka berdua.

"Antar aku ke tempat dimana dia berada!" ajak Ares dengan tergesa melangkah dengan cepat, bahkan Elsa harus setengah berlari untuk mengejar langkah lebar Ares.

Sampai di balai desa, keadaan sudah terlihat sepi, hanya ada ketua adat dan beberapa pegawai desa yang merapikan tempat yang tadi di serbu oleh banyak warga desa itu.

"Dimana istri ku?" tanya Ares pada seorang pegawai balai desa yang sedang mengangkati kursi dari halaman untuk di kembalikan ke dalam ruangan.

"Aku di sini!" jawab seorang wanita sambil berlari dan berhambur memeluk Ares yang berdiri di halaman kantor balai desa.

"Eh,,, apa-apaan ini? Apa maksudnya? Enak saja asal peluk-peluk sembarangan!" Elsa menarik dengan kasar rambut ikal panjang milik wanita yang jelas bukan Queen itu.

"Awww! Suami ku, siapa dia, dia jahat! Lihatlah, dia menjambak rambut ku!" adu Nona yang ternyata wanita depresi putri kepala adat.

"Ares, jelaskan pada ku! Apa maksud semua ini?" mata Elsa memicing tajam meminta jawaban dari Ares yang hanya mengusap kasar wajahnya dengan sebelah tangannya.

"Elsa, pelankan suara mu, aku sedang setres jangan membuat ku bertambah pusing dengan pertanyaan konyol mu itu!" kata Ares.

"Apa,,,, pertanyaan konyol? Ada seorang wanita yang memanggil mu dengan sebutan suami dan aku harus diam saja?" Elsa semakin tidak terkendali, kemarahannya yang sejak tadi di akumulasi dalam dadanya akhirnya meledak juga.

"Dan kau, wanita tidak tahu diri, berani-beraninya mengaku-ngaku dia sebagai suami mu, bahkan sampai memeluknya di depan umum seperti ini, apa kau bosan hidup, huh?" sambung Elsa dengan tangan yang mengayun dan siap mendarat di pipi wanita yang kini bergelayut di lengan Ares sambil sesekali mencuri pandang ke arah pria tampan yang hanya bisa pasrah itu.

"Elsa stop! Dia hanya wanita yang menderita gangguan jiwa, kamu akan terlihat lebih gila jika memarahi dan memukulnya! Lagi pula dia nak ketua adat di sini, aku akan mendapat kesulitan jika berurusan dengan putrinya." Ares menahan tangan Elsa yang hampir saja mendarat di pipi wanita depresi itu.

"A-apa kata mu? D-dia gila?" gagap Elsa merasa malu sendiri dengan tingkah konyolnya yang malah meladeni wanita yang ternyata mengalami gangguan jiwa padahal dirinya sudah terlanjur emosi di buatnya.

"Putri ku bukan gila, dia hanya depresi. Itu yang istri anda katakan pada ku." ujar ketua adat yang menghampiri Ares, karena mendengar keributan di halaman balai desa.

"Hmhhh,,, apa bedanya!" gerutu Elsa lirih, namu dia segera di sikut oleh Ares agar kekasih gelapnya itu diam dan lebih menahan diri.

"Ah,,, maafkan sekretaris saya, dia tidak mengerti keadaan putri anda. Elsa, cepat minta maaf pada kepala adat dan putrinya!" titah Ares.

Tentu saja Ares harus bersikap baik pada kepala adat di sana, karena kalau tidak urusan pekerjaannya di sana akan mendapat masalah nantinya, secara kepala adat masih sangat di hormati dan di takuti oleh semua warga, akan berabe urusannya jika dia menyinggung orang yang paling di hormati di desa itu.

"A-aku? Minta maaf? Yang benar saja! Dia hanya wanita gila, kenapa aku harus meminta maaf pada wanita gila dan ayahnya itu?" geram Elsa menolak permintaan Ares.

"Elsa!" bentak Ares dengan nada yang cukup tinggi.

Ares memang tidak pernah bersikap se kasar itu pada Elsa sebelumnya, namun sebaliknya Elsa juga tidak pernah se- memberontak itu pada Ares, biasanya Elsa selalu menuruti dengan patuh apapun yang di minta oleh kekasihnya itu, namun karena kekesalannya terhadap Queen dan wanita depresi itu membuat Elsa menjadi tidak dapat mengontrol emosinya.

"S-saya minta maaf!" ucap Elsa akhirnya mengalah, dia belum pernah di bentak se-keras itu oleh Ares, dan itu membuat dirinya merasa ketakutan dan mau mengucapkan permintaan maaf seperti yang di minta oleh kekasih sekali gus bosnya itu.

"Istri anda beserta rombongannya sudah kembali sekitar satu jam yang lalu, saya pikir anda mengetahuinya." ujar kepala adat yang tidak menghiraukan permintaan maaf Elsa namun malah berbicara dengan Ares.

"Tidak, kebetulan kami memiliki agenda acara sendiri-sendiri. Baiklah, terimakasih atas informasinya." pamit Ares.

"Kakak Queen tadi bersama pria tampan, pria itu baik sekali, aku bahkan di beri permen banyak sekali." ujar putri kepala desa itu seraya memamerkan sekantung permen di tangannya.

Tanpa di sangka-sangka mendengar perkataan wanita itu yang menyebutkan Queen datang bersama seorang pria tampan seketika membuat rahang Ares mengeras, kedua tangannya pun mengepal secara otomatis pertanda dirinya sedang menahan amarah.

"Basir, antar aku ke bandara sekarang juga!" ujar Ares tanpa pikir panjang lagi.

"Tunggu,,, ba-bandara? Untuk apa kembali ke sana? Apa kamu ingin menemui istri mu dan memergoki dia bersama pria lain, lalu menjadikan itu sebagai bukti perselingkuhan dan menceraikannya? Oh itu ide yang bagus." celoteh Elsa bermain dengan pikirannya sendiri, sehingga tak ayal semua pikiran-pikirannya itu membuatnya senyum-senyum sendiri, karena Ares tidak menjawab sepatah kata pun atas celotehannya itu.

"Ayo Basir, kita harus bergegas menyusul istri bos dengan selingkuhannya, kau bisa menjadi saksi nanti." kali ini Elsa memerintahkan Basir untuk bergegas mengantar mereka.

"Pesankan tiket untuk kembali ke Jakarta!" titah Ares pada Elsa.

"Kita akan pulang juga? Bukankah kita akan berlibur dulu beberapa hari di sini, lagi pula kita masih harus mengurus pabrik." protes Elsa yang mengira jika mereka hanya akan menyusul Queen dan memergoki dia bersama pria lain dan mereka tetap dengan rencana semula untuk menghabiskan waktu di pantai yang indah itu sebagai ganti rugi karena sebelumnya dia batal untuk berlibur karena ternyata Queen menggantikan posisinya saat itu, dan kali ini liburannya bersama Ares lagi-lagi harus batal karena wanita yang sama yaitu Queen.

"Kamu bisa tinggal di sini jika tidak ingin pulang bersama ku, kamu juga bisa mewakili ku untuk mengurusi urusan pabrik jika kamu sangat ingin mengurusnya." kata Ares dingin.

"Ishhh,,, mana bisa aku di tinggal sendirian di sini. Tidak! Aku ikut pulang dengan mu!" putus Elsa meski dengan berat hati dan perasaan kecewa.

1
Yuhesti
udhlah brengseknya Ares capek
Virgo Girl
Luar biasa
cucu rosmalia
aku pikir ares ga suka celap celup nyatanyaa.. jadi males bacanyaa..
cucu rosmalia
laki2 pecundang.. seharusnya bagaimana oun keadaan istri krn sudah janji dihadapan alloh.. tetap sudah menjadi tanggung jawabnya..
katanya reza brandalan dan memanfaatkan quin.. lalu apa bedanya dg ares laki2.brenhsekmdan tdk bertanggungjawab.. selingkuh pula.. bukannyaembaea istei ke jalan yg benar malah menjerumuskan..
Riny Ponganan
Kecewa
Riny Ponganan
Buruk
Shifa Burhan
novel munafik

kau melaknat pelakor dan membinasakannya kayak bukan manusia

tapi kau begitu spesial kan pebinor thomas
*Thomas bisa merasakan tubuh queen
*queen sangat lembut dan pengertian dengan Thomas
*Thomas berkali merendahkan bahkan melecehkan harga diri suami queen dan queen diam saja

author ini kelakuan menjijikan lelaki yang begitu kau spesial kan di novel ini(Thomas)
*penjahat
*lelaki murahan yang nyesek sana sini
*lelaki menjijikan yang membayangkan tubuh istri orang
*lelaki menjijikan yang menjamah tubuh istri orang dengan ancaman
lelaki kayak begini yang kau spesial kan thor, miris polah pikirmu thor

pola pikir wanita dan istri jablay mereka akan kebaaperan dengan pria lain yang suka padanya, bahkan jika lelaki itu menghalalkan tubuh nya bahkan sampai menjamah tubuh, istri kayak gini tetap akan lembut pada pria itu, dan kalau wanita2 kayak gini berkarya buat novel jadi novel2 kayak gini yang sangat memuja2 pebinor, begitu lembutnya merekan memperlakukan pebinor bahkan mereka biarkan pebinor menjamah tubuh pemeran utama wanita (sudut pandang authornya)

ingat novel kalian adalah cerminan karakter kalian
Azizah az
bye...bye ... Queen semoga bahagia selalu menyertai kita dimana pun berada
Lita: aamiin 🤲❤️❤️❤️🤲
total 1 replies
octa❤️
siapp meluncur ke karya teteh yg lain..terima kasih utk ceritanya yg kyk naik roller coaster..😘
Lita: terimakasih,,,,,,❤️❤️❤️
total 1 replies
octa❤️
habis ini bahagia selalu y queen dan babang ares..
octa❤️: kayak teteh bahagianya...😁😘
total 2 replies
Azizah az
kelar juga masalah Queen
octa❤️
fiuuuh akhirnya..setelah berpuluh purnama...😁
Lita: akhirnyaaaa yaaaa 🤭😆😆
total 1 replies
Azizah az
akhirnya pakpol turun tangan 🤭
Lita: polisinya agak gercep sekarang mah bukan polisi india soalnya /Facepalm/
total 1 replies
Azizah az
baru sadar dirimu mas klo mbe Reng sek
Azizah az: entah khilap atau menikmati
total 2 replies
Ahsin
dasar bangke pemeran utamanya bodoh sok baik
Ahsin
pemeran utama kelewat bodoh hadeeh
Lita: terimakasih sudah berkenan mampir, semoga kakak sehat dan bahagia selalu ❤️
total 1 replies
Ahsin
terlalu bodoh dan sok baik
Abdul Rahma
kelanjutannya y bgm si... episode yg 86 y...lagi seru y gk ad kelanjutan y
Lita: di tunggu besok ya kak,,, 🥰
total 1 replies
neni onet
pasti emaknya sendiri yang jadi tameng buat queen. . .
Azizah az
kira2 pkpol berapa hari baru nyampe ke tempat penembakan teh 🤭✌️
Azizah az: aku siap sedia 😂
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!