NovelToon NovelToon
Perjalanan Hidup Giana

Perjalanan Hidup Giana

Status: tamat
Genre:Mafia / BTS / Wanita Karir / Kaya Raya / Dendam Kesumat / Chicklit / Tamat
Popularitas:65.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Hanya ilusi, Jangan di anggap serius😁

Sejak kecil giana telah membenci sosok ayah yang selalu menyakiti hati dan fisik nya, Ayah giana kerap menyika dia dan ibu nya hingga terluka parah

Nasib baik giana bisa menjadi bintang dan menghidupi ibu nya walau pun di usia muda, Apa lagi ada tujuh bujang yang menganggap giana seperti adik mereka.

Namun kebahagian giana dengan sang ibu akhir nya lenyap juga, Ibu giana di temuka meninggal setelah meminum racun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps20

Kembali pada indra.

Setelah kematian rukmini tiga hari lalu, Kini ia resmi menyandang status duda yang kedua kali nya. Walau ia dan gayatri belum resmi bercerai.

Tentu saja indra tidak merasa sedih karena istri nya mati, Justru indra merasa bahagia dengan harta yang rukmini tinggal kan.

Rumah besar dan juga kebun yang berhektar luas nya, Wina dan indra tertawa bahagia mendapat kan warisan.

"Aku mau beli motor yah." Pinta wina di suatu malam.

"Gampang! Mau motor apa tinggil pilih." Sahut indra.

"Yang matic saja lah, Capek aku jalan kaki terus." Ucap wina.

"Nanti kita beli, Tapi suami kamu sudah satu minggu kok tidak pernah pulang?!" Indra menanya kan menantu pertama nya.

"Lagi banyak kerjaan." Dusta wina.

Sejujur nya adi telah pergi seminggu ini untuk menginap di rumah kekasih baru nya, Namun wina malu untuk berkata jujur.

"Hhmm, Asih juga tidak pernah datang lagi." Kesal indra.

"Tentu saja dia marah karena sekarang ibu sudah tidak ada." Ujar wina.

"Ya kan ada ayah! Dasar anak tidak tahu terima kasih dia itu." Geram indra.

"Bagai mana ya kabar ibu sekarang? Ada di mana dia." Wina juga kangen dengan gayatri yang telah pergi bertahun tahun lama nya.

"Tidak usah tanya kan dia, Mungkin sudah mati." Ketus indra.

Wina tidak ingin membahas lagi masalah ibu nya, Dia membuka ponsel untuk menonton film. Tadi malam teman nya merekomendasikan drama korea bagus untuk nya.

"Hhmm cantik sekali bintang wanita nya." Kagum wina.

"Apa sih yang tonton! Urus anak mu itu." Suruh indra.

"Dia tidur yah, Aku nonton film korea dulu." Sahut wina tanpa menoleh.

Namun wina semakin sadar melihat bintang wanita itu, Dari segi mana pun ia sangat mengenal nya.

"Siapa tadi nama nya?" Wina cepat mencari tahu nama nya.

Mata wina membelalak kaget melihat nama itu, Ia pun masuk kembah gogle untuk melihat biodata.

"Giana alexander, Usia delapan belas tahun! Tahun aktif dua ribu empat belas sampai sekarang." Wina membaca dengan teliti.

"Ayah! Coba lihat ini." Wina memberikan ponsel nya kepada indra.

Indra yang buta kepada anak nya yang paling kecil pun tentu saja tidak mengenali nya, Apa lagi wajah giana yang sudah terkena scincare mahal dan juga perawatan.

"Ini giana kita yah." Seru wina menunjuk nama adik nya.

"Mana mungkin dia giana sialan itu." Sangkal indra meneliti foto anak nya.

"Nama dan wajah nya juga sama, Usia nya pun sama dengan giana." Jelas wina.

"Tapi bagai mana cerita nya anak itu bisa sampai korea?" Heran indra.

Wina tidak menjawab ucapan ayah nya, Dia mencari gambar giana yang lebih banyak untuk menyakin kan diri nya sendiri.

"Waaah cantik sekali dia di acara award ini." Gumam wina kagum.

"Apa korea jauh win?" Tanya indra pula.

"Tentu saja jauh! Ibu pasti menyimpan banyak uang agar bisa pergi kesana." Kesal wina karena bukan ia yang di ajak.

"Halah palingan dia di sana cuma jadi pembantu." Cemoh indra.

"Hais! Yang penting sekarang giana sudah jadi artis besar, Uuh dia juga punya chanel youtube dan instagram." Kaget wina.

Jari wina dengan lincah mencari akun media sosial adik nya, Setelah di temukan ia langsung menfollow.

"Waah pengikut nya sebanyak ini, Dia benar benar beruntung." Wina tidak percaya.

"Apa guna nya pengikut banyak sih?" Tanya indra heran.

"Berarti banyak yang menyukai nya! Dan jika endorse pasti sangat mahal giana." Jelas wina.

"Kaya berarti sekarang anak itu." Gumam indra.

Wina masih terkagum kagum dengan adik nya yang sukses, Bahkan ada artikel yang menampak kan rumah mewah giana alexander.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ha joon tidak berani bergerak atau pun bernafas sangking takut nya giana malah salah tembak, Giana sudah bersiap mengintai telinga nya.

"Lurus kan tangan anda nona! Jangan sampai gemetar." Solomon mengajari giana.

"Aku takut lomon." Bisik giana takut di dengar kakek nya.

"Jangan pernah merasa takut jika sedang menghadapi musuh nona! Bayang kan saja jika ibu anda dalam bahaya dan dua lah yang menyakiti nya." Solomon memberi pacuan.

"Seperti nya aku akan di latih jadi mafia." Desah giana.

"Tembak giana! Lama sekali." Bentak jacob membuat lomon dan giana terjingkat.

Giana mengambil posisi yang tepat agar tembakan nya tidak meleset, Jacob sudah mengancam akan mencambuk nya jika sampai meleset.

"Pasti kan tepat sasaran nona, Tuan tidak pernah main main dengan ucapan nya." Bisik lomon menjauh.

"Sialan! Aku malah jadi mafia gini." Kesal giana.

Ha joon yang ketar ketir pun semakin ketakutan, Bisa saja ia mati jika giana sampai salah menembak. Jarak telinga dan kepala sangat lah dekat.

Dor.

"Aarrkhh, Arkhhh!"

Jerit kesakitan keluar dari mulut ha joon, Sasaran giana kurang lurus ketelinga sehingga pipi nya pun sempat tergores peluru.

"Good job!" Seru jacob bertepuk tangan.

Semetara giana sedikit limbung dan juga ketakutan, Ia takut jika sampai membunuh ha joon.

"Memang begitu awal mula nya nona! Namun anda sudah sangat bagus." Lomon merangkul pundak giana karena gadis ini limbung.

"Aku takut." lirih giana.

"Keluarga ku tidak pernah ku ajar kan takut! Jika takut maka kau akan kalah." Seru jacob tegas.

"Dia galak sekali." Keluh giana.

"Biar kan dia hidup untuk latihan nya giana." Jacob berkata pada lomon.

"Baik tuan." Solomon mengangguk patuh.

Mereka meninggal kan ruang penyiksaan ini, Ha joon masih berteriak minta tolong agar di keluar kan dari sini.

"Kakek aku tidak ingin jadi mafia." Ucap giana.

"Siapa yang menyuruh mu jadi mafia? Kakek hanya ingin kau bisa melindungi ibu mu jika kelak kakek sudah tiada." Jelas jacob.

"Sungguh? Wah aku padahal sudah takut." Ujar giana lega.

Jacob juga tidak ingin jika cucu nya sampai terjerumus dalam dunia hitam, Lagi pula karir giana sudah bagus.

"Kau hanya perlu mengurus semua harta ku ini, Karena kau adalah satu satu nya penerus." Jelas jacob.

"Apa kakek tidak punya anak dari ibu tiri nya ibu?" Tanya giana.

"Tidak! Aku tidak ingin punya anak dari wanita lain." Jawab jacob.

"Waah kaya nya aku." Girang giana.

"Sekaya apa pun orang jika tidak bisa mengelola nya, Maka harta itu akan habis entah kemana! Kau harus bisa mengurus semua nya gia." Nasihat jacob.

"Baik kakek, Aku akan memulai nya dari hotel haerin dulu. Gara gara ha joon aku jadi gagal membuka nya lagi." Rutuk giana

Giana di rawat selama sepuluh hari di rumah sakit, Tentu saja pembukaan hotel haerin jadi gagal.

1
Pipitputriamanda Amanda
puas sekali baca novel ini semangat terus thour💪
Siera Arisanty
/Facepalm/ iya thor, biar kamu gak pening nulis pake bhs korea dan pembaca jg gak puyeng 😃😄
Radhita Indrawati
aku suka semua karyamu Thor, terimakasih
Aisyah 🐾
anjai baca Sampek selesai tapi gak di selesain cerita nya tahu gitu baca episode akhir aja
Bunda Silvia
lah kok udah tamat aja 🤦🏻‍♀️
Bunda Silvia
nggak makan babi tapi minum alcohol 🙈😆😆😆🙏🏼
Bunda Silvia
lah dalahhh ternyata turunane ningrat indra bi's di cincang abis nek gayatri atau giana cerita kelakuan indra
Bunda Silvia
kuli bangunan aja songong njirrrr
Bunda Silvia
karyamu selalu bagus thor
M. Lazuardi
baru baca ,tapi kenapa terkesan berlebihan Thor /Pray/
Ema Mahriana
lhoo udahan nih, ko gantung ceritanya thor
Ema Mahriana
aku sih iyes thor
Ema Mahriana
hanya suga yg tau tmpt ini
semoga giana mendapatkan kebahagiaan yg hakiki
Ema Mahriana
baik thor
seru banget ku suka baca karya mu
Ema Mahriana
trauma yg sangat menyiksa
Ema Mahriana
kasian giana
Ema Mahriana
iiss iiss sugaa,giana lg sedih tauu
Ema Mahriana
kasian banget giana
aku ikutan sedih nih
Ema Mahriana
kurasa itu di racun dia
tega banget siih
Ema Mahriana
emang bodoh banget ni anak 2, ga sayang sama ibunya giliran di ksh duit ijo tuh mata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!