NovelToon NovelToon
Istri Liar Tuan Andes

Istri Liar Tuan Andes

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:736.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nopita Yuliana

FOLLOW IG :NOPHI_YHULIA27
TIKTOK: NOPITAMH

Gadis cantik yang selalu manja, Dan juga penuh kekonyolan nya. Rupanya sejak dulu selalu memendam cintanya. Untuk seorang pria yang tak lain dan tak bukan adalah abang nya sendiri. Namun, Keduanya bukanlah saudara kandung.

Tetapi, Pria itu sudah di anggap anak sendiri oleh kedua orang tuanya. Dan di besarkan bersama, Tanpa adanya perbedaan kasih sayang sama sekali.

Akankah keduanya saling mencintai?. Atau malah sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopita Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berduka

Venus nampak khawatir sejak ia datang kerumah sakit. Dengan kondisi ibunya di dalam ruangan operasi sana. Namun, Belum ada berapa menit pintu ruangan sudah terbuka dari dalam. Menampilkan seorang dokter yang masih memakai seragam operasi, Kini mulai membuka maskernya seraya menatap Venus dengan tatapan sendunya. Tanpa di duga dokter tersebut malah menggeleng kan kepalanya.

"Kami sudah berusaha semampu kami, Tapi Tuhan berkehendak lain. " Ucap sang dokter dengan nada lirihnya.

Deg!

Venus langsung gemetar dengan dada yang mulai terasa sesak, Matanya berkaca-kaca dengan tatapan kesedihan nya. Ia memang belum mendengar penjelasan dokter secara detail. Namun, dari sikap dokter tersebut Venus sudah bisa menebaknya. Apa yang terjadi dengan Ibunya sekarang ini.

"Jenazah nya akan segera di pindah kan, Nona. " Ucap dokter itu sekali lagi.

Tanpa pikir panjang dan menunggu sang dokter menjelaskan lebih detailnya lagi, Venus langsung masuk kedalam ruangan operasi tersebut. Untuk melihat ibunya yang ternyata tak sempat untuk menjalani operasi. Bahkan, Operasinya baru akan di mulai. Tapi, Ibunya malah memilih untuk pergi selama-lamanya.

Sementara itu suami dari Ibunya malah sudah pergi entah kemana. Sejak Venus datang ia pun sempat berdebat dengan Venus. Lalu pergi dan sampai saat ini belum juga kembali. Pria paruh baya itu memang tak pernah betah di rumah. Bahkan, Ia adalah pria yang pemalas. Ia hanya datang jika membutuhkan uang saja. Selebihnya ia akan pergi dari rumah. Dan bahkan semalaman tidak akan pulang.

"Ibu... Kenapa Ibu pergi secepat ini?. Kenapa Bu?. "

Venus menahan air matanya, Yang mana hampir saja luruh sudah. Dan ingin sekali membuat pipinya basah akan lelehan bening itu. Namun, Venus adalah wanita yang kuat dan tangguh. Ia sangat enggan memperlihatkan kesedihannya di depan umum. Namun, Untuk saat ini rasanya ia tak akan sekuat itu lagi. Sebisa mungkin ia sendiri tak menangis, tapi tetap saja ia tak bisa lagi membendung nya lebih lama. Sehingga air mata itu jatuh tanpa permisi lagi.

Venus menangis tanpa suara. Sampai-sampai ia menggigit bibir bawahnya. Wanita yang terbaring kaku di atas ranjang pasien itu, memang bukanlah ibu kandungnya. Namun, kasih sayang wanita itu begitu tulus padanya. Dialah yang berjuang membesarkan Venus, mencari biaya pendidikan nya seorang diri. Dan tak pernah mengenal lelah, Meskipun dirinya sebenarnya lemah dan rapuh.

Ia pun selalu tersenyum setiap kali anaknya datang. Dan menahan tangisnya kala suaminya memukuli nya. Hanya karena perkara uang saja. Yang selalu suaminya habiskan di meja judi. Wanita paruh baya itu juga, Tak pernah membantah dan tak pernah berkata kasar, Walaupun ia sendiri sering di kasari dan juga sering di caci maki, di rendahkan oleh suaminya.

"Terimakasih untuk kasih sayang ibu selama ini, Venus janji akan membalas kan perbuatan Ayah ke Ibu. Laki-laki itu perlu di kasih pelajaran bu, Dan maaf kali ini Venus tak akan diam saja. " Venus mengungkapkan rasa kesalnya akan sikap suami ibunya itu.

Pria yang tak berguna, Dan tak pernah bisa di andalkan. Bahkan, ia juga bukan sosok suami yang bertanggungjawab. Yang ada di dalam otaknya hanyalah uang, uang, dan uang saja.

"Ibu istirahat yang tenang ya!. Venus akan baik-baik saja, Sesuai dengan perintah Ibu!. Jika Venus akan hidup dengan baik dan berguna bagi orang banyak. Terimakasih untuk semua kasih sayangnya bu!. Maafkan Venus yang tak bisa melindungi Ibu dari pria bajingan itu. " Ungkap Venus sembari menghapus lelehan bening nya.

Wanita itu berusaha untuk tetap tegar, Walaupun sebenarnya ia ingin sekali menangis tersedu-sedu saat ini juga. Tapi, ia telah menguatkan dirinya sendiri. Dan membuktikan jika ia bukan lah wanita lemah yang mudah di tindas seperti ibunya.

"Tolong urus jenazah Ibu saya, Sus!. Saya akan memakamkan nya hari ini juga!. " Perintah Venus pada suster disana.

"Anda boleh menunggu di luar, Nona!." Team medis pun mengucapkan bela sungkawa pada Venus. Atas meninggalnya pasien mereka itu, Yang mereka ketahui adalah Ibu dari Venus sendiri.

1
Elmi Varida
ikut nyimak ya thor..
ayu cantik
suka
Q1n9 Yu3R
Luar biasa
Anna Rakhmawaty
nah loohh sukurin😂😂😂
Neng Luthfiyah
bikin tepar aja si cici
Neng Luthfiyah
Luar biasa
Neng Luthfiyah
terlalu bar bar si cici
Neng Luthfiyah
caranya digetok wkwkwk
Neng Luthfiyah
anak gadis bar bar
Neng Luthfiyah
jd dia yg ngebet kawin skrng
Neng Luthfiyah
beruntungnya andes diangkat anak sm naura yg penuh kasih sayang
Neng Luthfiyah
cwenya yg bar bar malahan
Neng Luthfiyah
kaget kan ngeliat mantan dicium sm adenya sndri
Neng Luthfiyah
bisa aja si cici tunangan msh ditoko cincinnya
Neng Luthfiyah
cici sok gk mau pdhal seneng dia
Neng Luthfiyah
andes sah2 aja klw nikah sm adiknya
Neng Luthfiyah
aqu mau baca thor sekian lm vakum baca novell tp skrng aqu baca lg termasuk novelmu/Chuckle//Smile/
Sofiyana Sofi
Luar biasa
Rahmawati
bagus banget
hazel
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!