NovelToon NovelToon
Hidupku Berubah Saat Aku Jadi Perempuan

Hidupku Berubah Saat Aku Jadi Perempuan

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Persahabatan / Light Novel / Tamat
Popularitas:28.1k
Nilai: 5
Nama Author: Gusti m.Ainnur f.

Randy merupakan seorang anak remaja berusia 19 tahun, orang yang suka menyendiri dan diasingkan oleh keluarganya hidupnya penuh akan kepahitan namun sesuatu merubah hidupnya.

kini dia hidup sebagai perempuan dan menggantinya namanya menjadi Risa, perlahan dia harus menerima dirinya yang ini namun perlahan juga semakin berubah hidupnya apa yang sebenarnya terjadi apakah Randy akan menerimanya diri atau tidak sebagai perempuan atau bagaimana lihat novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gusti m.Ainnur f., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

POV: rie

Nama ku rie hanya seseorang laki-laki seperti biasanya.

Dari kecil aku memang suka sekali dengan yang namanya polisi menyelediki sesuatu seperti itu, atau apapun.

Itulah kenapa aku mengambil jurusan ini, di campus ku aku memang cepat sekali dalam mencari hal.

Terutama dalam hal informasi, bocoran, data dan lainnya.

Aku cukup andal dalam mendapatkannya, tidak heran aku dijuluki sebagai sang detektif.

Dulu aku mendapat julukan seperti itu sih, di dalam beberapa aku juga suka menyelidiki sebuah kasus kriminal baik dalam penculikan, pembunuhan dan lainnya.

Entah bahkan aku juga sangat membantu dalam hal ini, terutama dalam membantu paman ku yang merupakan seorang polisi.

Banyak sekali kasus namun terkadang, itu juga hampir merenggut nyawaku terlebih lagi dengan kasus yang kemarin.

Walau pada akhirnya aku berhasil, dan di kasus itu juga aku jadi lebih mengenal ataupun tau dengan gadis ini.

Namanya Risa jika ku ingat dia seorang mahasiswa dalam jurusan animasi.

"Maaf aku telat" ucapnya.

"Oh tidak apa" balasku.

"Tetap saja aku tidak enak kau tau ini juga gara-gara angkotnya sih, bukan angkot juga sih gara-gara ada macet mau bagaimana lagi kan iya jalan raya aku bisa memaklumi nya" balasnya.

"Memang sih terkadang jalan raya sangat macet aku bisa memakluminya sih" balasku.

"Nah kan, hmm yasudah kalau gitu ayo kita jalan" balasnya.

"Oh iya" jawabku.

Kami pun jalan bersama aku memang tidak bawa motor sih.

Karena entah kenapa aku lebih suka kami hanya jalan dan berdua saja.

Entah kenapa ini membuat ku gugup tidak biasanya aku jalan dengan perempuan.

Walau kami sendiri pernah di gubuk bersama walau ke paksa juga sih.

Di perjalanan entah bagaimana Risa sangat suka sekali melihat semuanya dan dia selalu mengajakku ngobrol, aku juga suka dengannya ngomong tentang kuliah apalah.

Di sela-sela waktu aku juga membelikan nya es krim, dan dia menerimanya juga.

Melihat memakan es krim dan tersenyum, cukup membuatku berdebar.

Tidak hanya itu saat di mall, dia bertanya denganku tentang baju aku sih hanya membantu sebisa ku saja.

Kami bahkan menyanyi bersama di sebuah karaoke.

Tidak hanya itu kami juga bersenang-senang di arcade games.

"Kau lihat tembakan terakhir ini" ucapku dan lalu melempar bola basket.

Tidak lama bola basket itu masuk ke ring dan kami mendapatkan tiket yang banyak.

"Itu cukup hebat rie aku tidak menyangka kau bisa, melempar bola banyak dan masuk iya sepertinya kita mendapatkan banyak tiket juga" balas Risa dan mengambil beberapa tiket dari arcade.

"Yap kira-kira begitu kita bisa menukarkan ini dengan banyak hadiah" balas ku.

"Hmm kira-kira kita bisa nukarin apa aja nanti iya" ucap Risa.

"Entahlah mungkin bisa seperti permainan, tas, dan lainnya" Jawabku.

"Begitu iya" jawab Risa dan tersenyum.

Melihatnya tersenyum aku juga senang, namun tidak lama aku dapat melihat entah pasangan cowok atau cewek.

Mereka memainkan mesin capit boneka, dan sepertinya cowok berhasil mendapatkan nya terlihat saat dia memberikan nya ke ceweknya dan sangat senang.

Aku tidak hebat dalam permainan itu sih jadi gak perlu lah, tapi melihat Risa yang terus menatapnya sepertinya menginginkannya.

"Kenapa Risa dari tadi kau melihat mesin capit boneka itu terus" ucapku.

"Uh tidak siapa yang juga lihat aku hanya tidak menyangka saja dia bisa mendapat nya" jawab risa dan memalingkan mukanya.

Meski dia memalingkan mukanya aku dapat melihat pipinya merah.

Sepertinya dia malu-malu uh mungkin aku emang harus melakukan ini.

"Kau mau boneka itu iya" ledekku.

"Uh tidak kok" jawabnya.

"Tidak usah berbohong aku tau kok, kalau gitu ikut aku, aku akan mendapatkannya untuk mu" jawabku.

Dan segera aku pun menariknya, walau sepertinya aku terlalu maksa menariknya sih.

Sampai di tempat mesin capit tersebut, aku pun mulai beraksi dengan kartu ini karena saldo cukup banyak.

Tidak bukan begitu, tidak peduli berapa banyak saldo ku habiskan yang penting aku bisa mendapatkannya.

"Rie tidak perlu kita keliling lagi aja atau permainan lain saja" balas Risa.

"Sudah kau tidak perlu khawatir ok, aku bisa mendapatkan nya kok" balasku.

"Tapi-" sesaat aku pun menutup mulutnya dengan jari telunjuk.

"Sudah ok kau lihat saja" jawabku.

Dan aku pun mulai melakukannya untuk mendapatkan boneka itu, aku awalnya bingung sih Risa ingin yang mana.

Hingga dia memberitahu ku aku pun mengikuti apa yang dia mau.

Percobaan pertama, begitu pun untuk kedua dan ketiga.

Tapi aku tidak menyerah hingga aku lanjut lagi di percobaan keempat dan kelima hampir tapi tidak berhasil.

Berlanjut keenam dan ketujuh, gagal juga mana saldonya sisa dikit dua ini lagi paling habis ini.

Bahkan aku melihat kekhawatiran Risa, sepertinya dia tidak ingin aku nanti membuang duitku hanya untuk memberinya boneka.

Karena dia sendiri memintaku untuk berhenti, namun tidak kulakukan hanya sisa dua kesempatan lagi.

Aku pasti bisa mendapatkannya, percobaan ke delapan ku fokus untuk dapat dan lagi hampir.

Hingga pada yang terakhir ini aku fokus kan, berharap bisa mendapatkannya.

Saat sudah memposisikan capitnya dengan benar, entah benar atau tidak.

Aku memposisikan lagi kali ini dengan sangat benar aku yakin pasti kali ini dapat.

Tidak lama aku memencet tombolnya, dan segera capit itu turun dan menangkap boneka tersebut.

Aku cukup dedekan pada saat capit itu turun dan mengambil boneka tersebut.

"Ayolah aku pasti mendapatkannya" batinku.

Capit terus menahannya dan membawa nya ke lubang kosong itu.

Cukup berdebar karena melihatnya hampir jatuh aku mohon untuk bisa jatuh.

Dan aku pun menutup mataku, hingga aku mendengar suara boneka jatuh di bawah.

Ku pikir gagal namun saat ku lihat, ternyata aku berhasil mendapatkannya aku berhasil ya.

Aku pun mengambil boneka itu dan memberikannya.

"Lihat aku sudah membuktikannya aku dapat kan" kataku dan tersenyum.

Dan saat aku memberikan nya boneka itu matanya entah kenapa sangat bersinar hari ini, aku dapat melihat air matanya yang tertahan di celah matanya.

Namun dia menggosok nya dan tersenyum.

"Ya kau berhasil, aku tidak menyangka kau berhasil haha" jawabnya dan tertawa.

Dia pun langsung mengambil boneka dari tanganku.

Dan segera memeluknya entah dia sangat senang atau bagaimana, tapi yang penting aku sudah mendapatkannya.

"Maaf karena aku saldo mu jadi banyak habis cuman demi boneka ini" ucapnya.

"Tidak apa kok tidak perlu terlalu dipikirkan, lagipula aku sendiri kok yang ingin mendapatkannya" balasku.

"Hehe boneka ini benar-benar empuk terlebih kau juga sudah bekerja keras untuk mendapatkan nya" balasnya.

"Aku sangat senang kau sampai rela menghabiskan saldomu hanya dengan ini, terima kasih rie" dia menambahkan dan tersenyum.

"Iya" jawabku dengan malu-malu.

Hingga tanpa kusadari banyak sekali orang-orang melihat kami.

Dan segera Risa pun juga mengetahui melihat banyak orang melihat kami.

Aku pun langsung mengajak Risa dan kami pergi dari sana.

Kenapa bisa sih mereka ada, mereka kira kami ngapain sih.

Melanjutkan keliling lagi di mall sini, apa yang ingin di lakukan seterusnya.

Sepertinya tidak ada kan Risa hanya memeluknya, kelihatannya boneka itu sangat besar deh.

Harusnya aku mengambil yang kecil saja, melihat semua sudah selesai.

Kami pun makan bersama di salah satu restoran, selesai itu kami membeli beberapa cemilan.

Dan tidak lama kami pun balik, dan di perjalanan balik dia berbicara padaku.

"Ini hari yang cukup hebat kan, jujur saja aku menyukainya" ucapnya.

"Aku juga menyukainya kok, kau benar menghabiskan waktu bersama memang merupakan ide yang bagus" balasku.

"Begitu lah moga kita ada waktu kosong seperti ini lagi ya" jawabnya.

"Aku harap juga begitu, ngomong-ngomong apakah aku boleh bertanya sesuatu padamu" jawabku.

"Tanya apa?" bingung Risa.

"Begini itu sebenarnya jepit rambut apa sih, kelihatan nya kau sangat sering memakainya terlebih lagi dengan gelang itu" balasku.

"Haha jadi kau penasaran iya, baiklah aku akan memberitahumu gelang ini dan jepit rambut ini, sangat berharga bagiku karena gelang ini juga merupakan pemberian dari Sivia" balasnya.

"Pemberian Sivia memangnya seberharga apa?" bingungku.

"Hehe kau akan mengetahuinya nanti, atau mungkin akan memberi tahumu nanti" balasnya".

"Bagaimanapun ini sudah waktunya untuk balik kalau kau ingin pergi ke suatu tempat silahkan saja ok, aku soalnya langsung mau balik" dia menambahkan.

"Uh baiklah" balasku.

"Kalau diingat-ingat aku juga ada urusan dengan teman juga sih" batinku.

"Oh iya sebelum itu" balas Risa dan melihat ke arahku.

"Apa?" bingungku.

Dia hanya tersenyum dan aku sangat bingung dengan semuanya hingga, tiba-tiba dia langsung ke mukaku.

Dan mencium pipiku, aku yang merasakan nya dan melihatnya sontak langsung terkejut.

Namun tidak lama dia lepas dan tersenyum padaku, hingga dia lalu lari.

Dengan rambut panjang yang membelai, dan bergerak karena terpaan angin.

Dan dia berhenti melihat ke belakang ke arahku.

"Aku menyukai mu rie, aku harap bisa menghabiskan waktu seperti ini lagi" ucapnya dan tersenyum.

Saat melihat itu hatiku berdebar cukup kencang, tidak lama dia pun berbalik dan pergi.

Entah bagaimana menghabiskan waktunya dengannya, sangat menyenangkan.

Jika boleh jujur aku menyukainya juga aku harap dia bisa menjadi milikku suatu saat nanti.

1
Starlight.✯
support.Zat klorofrom tu.
よぎり
Tadi jam 1 siang
よぎり
Itu KTPnya gk diubah?
よぎり
Wah parah 🗿
よぎり
Jumpsuit, pakaian lompat 🗿
よぎり
Panik panik paniiiik
よぎり
Jgn di goyang doang, di maenin juga
よぎり
Ini bukan mimpi bang, eh mbak 🗿
Misora Shiro
cermin bisa nipu orang? gw harus hati² ni😨
ANONIM
👍👍👍👍👍👍👍
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤
Randy sus broh
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤
mau tanya,kenapa ya cerita ku popularitas nya dikit tapi like sama coment nya banyak,cara naikin popularitas gmn sih?
Helen writer: kurang tau juga saya sih, saya hanya membuat cerita saja
total 1 replies
jeyaaka
nooo di culik
jeyaaka
tanya author🗿
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: halo bang kita ketemu lagi bang,yang ini cerita ga nanggung kan bang?
total 1 replies
Kurosaki Lacia
lanjut kah?
Helen writer: lanjutan dari cerita sebelumnya
total 3 replies
SugarGenius
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
Helen writer: sudah lanjut ke sequel barunya update setiap Rabu silahkan check di profil saja iya terima kasih
total 1 replies
Kurosaki Lacia
ga ada chapter bonus kah? tentang kisah cinta Risa?
Helen writer: gak ada, adanya sequel nanti rilis Rabu ini malam tepat
total 1 replies
HippySunshine
Up lgi yha.. bagus critanya... semoga kedepan nya gk ngebosenin😅 lope lope dah pokok nya😍
Kurosaki Lacia
akhirnya di lanjut lagi
NewJerseyJack
SERUU.....BUET CERITANYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!