MASA REVISI!!!!
melakukan transmigrasi kedalam tubuh seorang gadis kecil yang lemah, membalaskan dendam,dan menerima hak nya kembali......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon z.a.p, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps.19
...jika hanya ada pilihan untuk membunuhnya agar aku dapat bersama mu kembali,maka aku akan membunuhnya dengan tangan ku sendiri detik ini juga....
...by:devano...
...----------------...
setelah Kanaya selesai dengan ocehan dan kutukan yang ditujukan kepada mantan nya itu,ia kembali untuk melihat keadaan lia.sesampainya disana ia melihat ruangan itu sudah kosong.
"kok kosong sih?"tanya Kanaya.
"woy"ucap Rian menepuk pundak Kanaya.
"mantan gue macem anj*ng!!"latah Kanaya.
"wkwkwkwk,jahat banget sih lu ngatain mantan Lo macem anj*ng"kekeh Rian.
"bodo amat,ini ruangan kenapa pada sepi?"tanya Kanaya kepada rian.
"si kaisar pergi tadi entah kemana katanya dipanggil pak RT,alex sama Dita pergi ke alfamidi di pinggir jalan,Sena pergi karna dipanggil ortunya dan si markonah anak laknat itu pun pergi menemui pacarnya"jawab Rian menjelaskan.
"oh..."
Kanaya dan Rian akhirnya duduk di sofa dalam kamar perawatan Lia,sedangakan Lia masih tak sadarkan diri.sebenarnya ia sudah sadar sejak tadi,tapi ia memiliki firasat buruk,karna itu lebih baik berpura-pura tidak sadar aja.
"Lo habis nangis ya, soalnya mata Lo sembab"ucap Rian yang melihat kelopak mata Kanaya.
"enggak tadi kelilipan doang"sangkal Kanaya yang langsung mengelap kasar matanya.
Rian langsung mengambil tisu dan mengelap lembut kelopak mata dan pipi Kanaya,sedangkan Kanaya terdiam atas perlakuan orang yang baru dikenal nya 3 jam yang lalu dan kenapa mereka langsung merasa akrab.
"jangan kasar-kasar,nanti luka"ucap Rian lalu membuang tisu yang ia elapkan ke pipi Kanaya.
"ma-makasih"ucap Kanaya.
"sama-sama"sahut Rian sambil tersenyum.
atas perlakuan Rian tadi,Kanaya jadi mengingat kembali bahwa hal yang sama selalu dilakukan oleh devano.setiap hal-hal kecil atau besar yang Kanaya lakukan pasti berhubungan dengan mantan kekasihnya itu.
Rian yang melihat raut sedih dari kanaya, langsung merasa iba dan mendadak membuat topik yang lucu untuk menghibur kanaya.kanaya akhirnya melupakan devano untuk sesaat saat sedang bersama Rian.
sedangkan seorang gadis cantik yang masih menutup kedua matanya agar tidak ketahuan sedang meratapi nasibnya.
apa salah gue coba,kenapa gue harus mendapatkan ujian untuk melihat keuwuan 2 orang yang disana dan mengapa gue masih jomblo?'batin Lia.
...----------------...
sebuah gedung besar bertuliskan AXD GROUP,seorang pria yang tak lain adalah devano sedang dalam hati yang buruk,ia melempar semua setumpuk berkas-berkas yang tergeletak rapi diatas meja nya.ia mengambil telepon pintar nya dan menghubungi Brian.
"Brian datang kemari sekarang juga"ucap devano dingin dan langsung mematikan handphone nya.
tak lama kemudian Brian datang dan melihat semua kekacauan yang terjadi di dalam ruangan CEO itu.
"ini ruangan CEO atau kapal pecah?"tanya Brian yang melihat kertas-kertas berserakan dimana-mana dan juga buku-buku yang berceceran.
"Brian sekarang juga Lo cari tahu dimana keberadaan anak sial yang dijodohkan sama gue!!"titah devano yang keluar dari kamar pribadinya yang berada di ruangan itu juga.
"buat apaan?biasanya Lo kagak pernah perduli sama tu orang"tanya Brian bingung.
"gue mau bunuh dia!"jawab devano yang membuat brian kaget.
"bu-bunuh?Lo yakin"tanya Brian memastikan.
"kenapa memangnya?"tanya devano balik.
"kan itu cewek adiknya Kanaya,gue gak percaya aja kalo Lo mau bunuh adik nya.emang kalo udah Lo bunuh Lo mau ngapain?"jawab Brian lalu bertanya.
"gue mau buktikan kalo gue itu hanya bakalan nikah sama Kanaya orang yang gue cintai, bukan sama anak yang gak pernah dianggap dan gak pernah gue cintai"jawab devano tegas lalu duduk di kursi kebesaran milik nya.
"oh...gitu toh masalahnya,yaudah tunggu bentar kasih gue waktu 5 jam"ucap Brian.
"3 jam"sahut devano.
"4 jam gimana?"tawar Brian.
"1 jam"jawab devano lagi.
"cepet banget itu!"tolak Brian.
"1 jam atau gue kasih lembur sampe 1 tahun"ancam devano.
"siap pak bos!"sahut Brian lalu ngibrit keluar ruangan.
...----------------...
POV ALEX DAN DITA
Alex dan Dita sedang menikmati ramen instan di Alfamidi itu.mereka makan sambil bercerita ria.
"eh..kak Alex,udah punya pacar?"tanya Dita.
"panggil aja Alex,gausah terlalu formal dan gue gak punya pacar,elo?"jawab Alex lalu bertanya balik.
"sama belum,belum ada yang cocok"jawab Dita.
"sebenarnya gue suka sama seseorang, dia baik,lucu,walaupun kadang-kadang dia itu orangnya dingin tapi hati gue selalu ada buat dia"ucap Alex sambil membayangkan wajah Sena.
entah kenapa saat Alex bilang dia suka sama orang lain...hati aku sakit,apa jangan-jangan gue suka sama Alex ya?'batin Dita sambil memandangi wajah Alex.
"emang nya siapa cewek itu?"tanya Dita.
"orang itu adalah.........Sena"jawab Alex sambil tersenyum lebar.
deg'.....
"se-sena?"gumam Dita.
"iya bener, ngomong-ngomong gue pengen nanya nih,menurut Lo kita berdua itu cocok gak?"tanya Alex penuh harap.
"sama Sena?"tanya Dita lagi.
"yaiyalah sama Sena,yakalik sama kak kanaya"jawab Alex.
"co-cocok kok,cocok banget malah"ucap Dita sambil tersenyum kecut dan tak terasa mata Dita mulai berkaca-kaca tanpa sebab.
"Lo kenapa mau nangis?"tanya Alex yang menyadari kalau mata Dita berkaca-kaca.
"eng-enggak kok,cuman terharu aja kalau akhirnya ada orang yang suka sama Sena kecuali kaisar"jawab Dita sambil mengelap kasar matanya.
"oh...gitu"ucap Alex lalu mangut-mangut paham.
hahahaha,kenapa gue harus menyukai orang yang suka sama sahabat gue sendiri?Lo bodoh Dita,Lo bodoh.lo itu gak liat kalo Alex itu suka sama Sena bukan sama Lo!!'batin Dita yang sedari tadi tersenyum kecut membalas semua pujian Alex untuk Sena.
🥀🥀🥀
*jangan pernah bosan untuk memberikan dukungan kepada novel ini dengan cara like, komen, rate, vote and favorit ya~
jangan lupa untuk follow ig author yaitu👇🏻
ZIHAN_2412
jangan lupa di follow ya😊