Ini kisah tentang Anak pertama Ehan yang bernama Adelio Putra Rehan Wiratmaja yang biasa di panggil dengan sebutan Lio, dia tumbuh menjadi anak tampan, pintar dan dingin.
Banyak perempuan yang mencoba mendekatinya namun ia sama sekali tidak tertarik. Tapi ketika ia datang ke sebuah Club malam itu, ia bertemu dengan sebuah Dj Cantik yang terkenal disana. Ia merasakan hal yang berbeda padanya.
Mesina Aprilia seorang DJ wanita yang memiliki senyuman manis dan berparas cantik dengan kulit putihnya mampu meluluhkan hati Lio.
Bagaimanakah cara Lio mendekatinya, apakah ia akan luluh pada Lio atau malah sebaiknya.
Ikuti terus kisah cinta Lio dan Mesi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eneng Selly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20
Mesi merasakan kenyamanan yang belum ia dapatkan dari siapapun, dipeluk Lio adalah suatu perasaan yang bisa memenangkannya.
" Ya Tuhan hapus rasa ini.. aku tak mau harus terbiasa dengan rasa ini.. karena itu membuatku tak mau kehilangannya " ucap Mesi dalam hatinya
" Ayo makan aku lapar " ucap Lio melepaskan pelukannya dan segera menjauh dari balkon itu
" Ish... kenapa dia ga ada lembut-lembutnya sih padaku.. " ucapnya Mesi kesal
" Aku tidak boleh seperti ini... nanti aku lemah di hadapan wanita apalagi wanitanya si cewe aneh " batin Lio
Mesi segera membuntuti Lio dari belakang dengan perasaan kesal sementara Lio terlihat cuek saja.
" Kenapa kamu berjalan di belakang ku.. ayo sini " ucap Lio mengentikan langkahnya
" Tidak mau " ucap Mesi kesal
" Ayo " ucap Lio langsung menggenggam tangan Mesi
" Aduh jantungku... " batin Mesi dengan pipi merah
" Kamu kenapa... pipimu merah... kamu sakit " ucap Lio sambil menendang wajah Mesi
" Aku tidak apa-apa " ucap Mesi merasa malu jika Lio tau tentang jantungnya
" Kamu yakin " ucap Lio memastikan
" Yakin... mungkin aku hanya kepanasan.. ya kepanasan.. " ucap Mesi dengan senyum dipaksakan
" Dasar cewe aneh " ucap Lio segera menuju restoran yang ada di tepi pantai.
Restoran itu tak hanya menyuguhkan makanan seafood yang lezat namun pemandangan yang indah pula, kita juga bisa memesan tempat di tepi pantai seperti yang di lakukan Lio saat ini.
" Kamu yakin mau makan disini " tanya Mesi heran karena mereka makan di tepi pantai
" Kenapa... enak tau yang ada " ucap Lio sambil tersenyum
" Kamu ga malu makan di lihat orang lain " ucap Mesi
" Biasanya orang kaya maunya makan yang privat gitu.. ya menyewa restoran gitu " batin Mesi
" Kenapa malu.. nanti kamu cobain sensasinya " ucap Lio sambil tersenyum
" Apa pernah kamu kesini " Tanya Mesi
" Aku selalu kesini ketika pulang dari Amerika untuk berlibur.. " ucapnya Lio sambil tersenyum
" Kamu kesini sama siapa " tanya Mesi yang mulai kepo
" Aku kesini bisanya bersama seseorang " ucap Lio
" Seseorang siapa... atau jangan-jangan mantan pacarnya.. atau pacarnya, atau bisa jadi itu tunangannya.. kenapa aku jadi kepo begini... " batin Mesi
" Seseorang siapa " tanya Mesi
" Kamu cemburu ya... " ucap Lio sambil tersenyum senang
" Tidak.. kenapa aku harus cemburu, itukan hak kamu untuk pergi dengan siapapun " ucap Mesi
" Padahal aku ingin dia cemburu " ucap Lio dalam hatinya
" Kenapa dia harus bicara begitu sih... bikin kesal saja... " batin Mesi
Seorang pelayan segera menghampiri mereka dengan membawakan makanan yang Lio pesan tadi.
" Selamat siang Tuan dan Nona.. ini makanan yang anda pesan... selamat menikmati " ucap Sang pelayan
" Wah sepertinya enak... terima kasih " ucapnya Mesi
" Sama-sama Nona, jika Nona dan Tuan ingin memesan makanan kembali panggil saya saja.. saya ada disana " ucap sang pelayan dengan ramah
" Ia " ucap Lio
Makanan yang disajikan benar-benar menggugah selera makan Mesi ditambah makanan itu makanan yang ia sukai.
" Apa.. Kamu suka... " tanya Lio
" Aku suka semuanya " ucap Mesi sambil tersenyum senang
" Yasudah makan semua dan habiskan " ucap Lio sambil tersenyum
" Baiklah... " ucap Mesi langsung menyantap makanannya dengan lahap
" Dasar cewe aneh ga ada malu-malunya sedikit pun di depan lelaki... tapi kenapa aku senang dia bersikap begitu.. " batin Lio
" Wah sepertinya enak-enak semua sayang jika harus dilewatkan.. " batin Mesi
Mereka pun memakan makanannya dengan lahap di temani oleh deburan ombak dan suara burung yang indah.
Pemandangan dan udara yang sejuk membuat mereka semakin lahap menyantap makanannya.
" Pelan-pelan makannya " ucap Lio menghapus sisa makanan yang menempel di bibir Mesi
" Astaga Kamu ngapain " ucap Mesi jadi tersedak karena kaget
Uhuk... Uhuk... Uhuk....
" Nih minum " ucap Lio langsung memberikan Mesi segelas air
" Makasih.. " Ucapnya langsung meminum minumannya sampai habis
" Kamu ngagetin aku... " ucap Mesi marah
" Kaget kenapa " tanya Lio
" Kamu menyentuh bibirku mau ngapain.. mau macam-macam kan " tanya Mesi
" Astaga... pikiran mu aneh sekali .. dibibir mu ada sisa makanan jadi aku lap.. apa salah " ucap Lio heran
" Oh.. jadi begitu. " ucap Mesi Malu sendiri
" Kenapa tiap Lio melakukan apapun aku selalu curiga padanya.. aku terlihat seperti orang mesum.. " batin Mesi malu sendiri
" Dasar cewe aneh " ucap Lio heran
" Ya maf, habisnya Kau mengagetkanku " ucap Mesi
" Yasudah lanjutkan makannya dan habiskan ... aku akan mengajakmu ke suatu tempat " ucap Lio
" Kemana " tanya Mesi
" Rahasia dong " ucap Lio sambil tersenyum
" Awas saja kalau macam-macam " ucap Mesi
" Pikiran mu saja yang aneh.. dasar Cewe aneh " cibir Lio
" Ish " ucap Mesi kesal
" Lio mau mengajakku kemana lagi... aku ga boleh berpikir yang macam-macam.. nanti aku malu sendiri " batin Mesi
" Tunggu pasti kamu akan tersenyum senang kembali... entah mengapa aku suka ketika kamu tersenyum lebar " batin Lio
Mereka segera melanjutkan makan dan menghabiskan makanannya.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz