NovelToon NovelToon
Who Is Adam?

Who Is Adam?

Status: tamat
Genre:Petualangan / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: cucu@suliani

Laila adalah seorang wanita cantik dan sederhana yang bekerja di sebuah perusahaan terbesar di kota, sang CEO yang memimpin perusahaan tersebut begitu menyukai nya.

Dia sering membelikan perhiasan dan tentu nya memberikan perhatian, dan yang pasti yang membuat Laila suka adalah perhatian nya.

Dia pun selalu berusaha untuk menjadikan Laila milik nya, tapi sayang nya di saat Laila sudah jatuh cinta pada nya bahkan sudah menyerahkan kehormatan nya, kedua orang tua sang CEO tak menyetujui nya.

Laila pun di ancam, akhirnya dia pun pergi dan menghindar dari pujaan hati nya.

Yuk, bantu baca karya ku si penulis yang masih amatiran ini.. Mohon dukungan nya ya..

IG @suliani_cucu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melepas Rindu

Adam terlihat sangat senang karna bisa bertemu dengan Ayah kandung nya, Adam pun kini sedang menceritakan keseharian nya bersama ibu nya di ibu kota.

Laila terlihat sangat senang melihat kedekatan antara Ayah Dan Anak nya itu, berbeda dengan Devano yang nampak cemberut karna merasa terabaikan.

"Laila," panggil Devano.

"Apa?"

"Apa kamu senang karena sudah bisa bertemu dengan Arkana? "

"Antara senang dan takut kak, aku senang karena sekarang Adam bisa bertemu dengan Ayah nya. Tapi aku juga takut, jika tuan dan Nyonya besar akan marah pada ku dan berbuat hal yang tak di ingin kan pada anakku."

Laila berkata dengan lesu, dia bahkan terlihat meremat kedua tangannya dengan kegelisahan yang luar biasa.

"Bagaimana kamu bisa berpikir buruk seperti itu terhadap orang tua kami?"

Devano merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Laila, karena selama ini kedua orang tua mereka itu dirasa sangat baik. Tak pernah melakukan kejahatan sama sekali.

"Karena mereka sangat tidak setuju jika kami bersatu, bahkan dulu ke dua orang tua Mas Arkana mengancam akan membunuh ku jika aku tak meninggal kan Mas Arkana."

Devano menggelengkan kepalanya, sungguh dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Apa yang keluar dari mulut Laila dirasa sangat mengada-ada.

"Benarkah? Tapi kenapa mereka bisa begitu baik pada ku? Padahal aku hanyalah anak angkat mereka," ucap Devano lesu.

"Aku sangat tahu jika mereka adalah orang yang baik, tapi aku juga tak tahu kenapa mereka sangat tidak menyukai ku. Karena aku anak orang miskin mungkin," jawab Laila.

Laila juga tidak tahu kenapa kedua orang tua Arkana begitu membenci dirinya, tapi dia merasa kalau kemiskinannya membuat kedua orang tua Arkana malu.

Dia juga merasa kalau hamil diluar nikah mungkin adalah aib terbesar dari keluarga Arkana, makanya kedua orang tua dari Arkana tidak ingin melihat dia lagi.

Walaupun pada kenyataannya zaman sekarang ini banyak yang hamil diluar nikah, tentunya mereka tetap dinikahkan dan dianggap anak secara baik-baik.

Namun, mungkin pemikiran kedua orang tua Arkana itu sangatlah kolot. Mereka tak ingin hidup malu karena menanggung aib yang sudah dilakukan oleh Laila dengan Arkana kala itu.

"Tapi aku juga hanya anak orang miskin, orang tua ku meninggal saat aku kecil. Dan mereka dengan baik hati mengadopsi ku, menyekolahkan kan ku dan membiayai seluruh hidup ku."

Devano merasa kalau kedua orang tua angkatnya itu adalah orang tua yang begitu sempurna, rasanya tidak mungkin kalau keduanya bisa melakukan kejahatan terhadap Laila. Wanita miskin yang tidak bisa melawan.

"Entah lah Kak, aku juga tak tahu."

Melihat Devano yang terlihat akrab dengan Laila, Arkana pun menggendong Adam dan menghampiri Laila.

"Sayang, apa kamu tidak rindu pada ku?" tanya Arkana seraya duduk di samping Laila.

Pertanyaan yang di lontar kan oleh Arkana membuat wajah Laila bersemu, Laila sangat malu jika harus mengatakan dia juga rindu. Wanita itu sampai saat ini selalu mencintai Arkana, selalu mendambakan pria itu.

Walaupun dulu dia meninggalkan Arkana, bukan karena dia tidak mencintai pria itu lagi. Namun, karena dia ketakutan terhadap kedua orang tua Arkana yang mengancam dirinya.

"Apa sih Mas?" jawab Laila malu.

Arkana pun terkekeh, dia langsung mengecup pipi kanan Laila dengan mesra. Sudah lama sekali dia ingin bermesraan dengan Laila, wanita yang sudah tega meninggalkan dirinya ketika hamil besar.

"Mas, malu." Laila berucap sambil menundukkan kepalanya.

"Iya maaf," ucap Arkana.

Malihat kemesraan diantara kedua orang tuanya, Adam yang sejak tadi diam akhirnya mengeluarkan suaranya.

"Bu, boleh Adam bertanya?"

"Ada apa Adam?"

"Kenapa Ibu selalu bilang jika Ayah sudah meninggal? Padahal jika di cerna dari setiap penjelasan ibu, malah membuat ku semakin yakin jika Ayah masih hidup."

Arkana langsung melotot mendengar pertanyaan dari Adam, dia tidak menyangka kalau Laila mengatakan kepada putra mereka kalau dirinya sudah meninggal. Itu sangat menyakitkan bagi Arkana.

"Benarkah begitu Sayang? Kamu bilang jika aku sudah meninggal?" tanya Arkana sambil menatap wajah Laila dengan jawaban menuntut.

"Maaf Mas, tapi aku terpaksa berbicara seperti itu. Aku takut jika Adam akan mencari mu kalau aku bilang Mas masih hidup, maaf ya Mas."

"Baiklah, Mas bakal Maafin kamu. Tapi ---"

"Tapi apa?" tanya Laila penasaran.

"Kita harus secepat nya menikah, Mas mau kita segera menikah."

Wajah Devano langsung berubah muram, dia sungguh merasa tak rela jika Laila menikah dengan Arkana. Sedangkan Adam terlihat sangat senang, karna sebentar lagi dia akan mempunyai keluarga yang utuh.

"Tapi Mas, aku takut Tuan Seno dan Nyonya Alina marah lagi pada ku. Aku takut Mas," jelas Laila.

Laila merasa jika dia tidak bisa mengabaikan ancaman kedua orang itu di masa lalu, karena sampai saat ini dia masih ketakutan jika mengingat akan ancaman yang terlontar dari bibir keduanya.

"Itu akan menjadi urusan ku sayang. Yang terpenting saat ini adalah Adam dan tentu nya kebahagiaan kita, kalau perlu aku akan ikut kalian dan mencari pekerjaan di sana. Yang penting aku bisa selalu bersama dengan kalian, aku tidak mau lagi berpisah dengan kalian."

Terharu sekali rasanya Laila mendengar apa yang dikatakan oleh Arkana, karena pria itu mau meninggalkan kedua orang tuanya demi dirinya dan juga Adam.

Namun, dia juga tidak ingin menjadi manusia yang membuat seorang anak menjadi durhaka terhadap kedua orang tuanya.

"Mas," panggil Laila.

"Ssssstt, semua nya akan baik baik saja sayang. Percaya sama Mas, Mas akan berusaha untuk mayakin kan kedua orang tua Mas."

Arkana dan Adam yang melihat kegundahan di wajah Laila pun langsung memeluk Laila dengan erat, bahkan Arkana beberapa kali mengecup kening Laila dengan sayang.

"Ehm,, seperti nya aku harus pulang. Aku tidak mau menjadi obat nyamuk, " ucap Devano.

Dia harus tetap menjaga kewarasannya, walaupun dia menyukai Laila, dia tidak bisa maju selangkah pun, karena ternyata Laila adalah milik Arkana.

"Maaf Bang, habis nya aku terlalu rindu pada mereka. Terima kasih ya Bang, karena Abang aku bisa bertemu dengan mereka."

"Sama sama Dek, ini sudah hampir maghrib. Mau pulang apa masih mau di sini?"

"Abang pulang saja dulu, aku masih kangen sama mereka. Boleh kan' Bang?"

Rasanya Arkana tak ingin berpisah lagi dengan Adam dan juga Laila, dia ingin terus bersama dengan kedua orang yang dia sayang itu.

"Boleh, nanti kalau mau pulang minta Adam untuk telpon aku. Nanti aku jemput, Abang balik dulu." Devano menepuk pundak adik angkatnya.

"Iya Bang, hati hati."

"Boy," panggil Devano pada Adam.

"Apa Om? "

"Mentang mentang sudah ketemu sama Ayah kamu, sekarang kamu jadi sombong sama Om." Devano berkata sambil mengerucutkan bibirnya.

Adam pun tersenyum, dia langsung bangun dan memeluk Devano dengan erat. Walau bagaimanapun juga dia bisa bertemu dengan Arkana karena Devano.

"Makasih ya Om, ini semua berkat Om. Om selalu jadi yang terbaik untuk Adam, tentu nya setelah Ayah."

"Ya,, Om paham. Sekarang Om jadi nomber dua," ucap Devano lesu.

Adam pun terkekeh, Adam melepaskan pelukan nya dan menciumi wajah Devano dengan sayang. Setelah mendapat kan ciuman dari Adam, Devano pun pergi dengan wajah lesu nya.

"Ayo Mas, ayo Adam kita bersiap untuk shalat maghrib."Ajak Laila.

Adam dan Arkana pun langsung bersiap, karna memang waktu maghrib sudah tiba. Setelah shalat maghrib berjamaah, mereka pun makan malam bersama mereka sudah seperti keluarga kecil yang bahagia.

Selepas makan malam, Adam dan Arkana terlihat asik mengobrol .Adam begitu senang karna tahu masih punya Ayah, bahkan dia seakan tak mau melepas kan Ayah nya itu walau hanya sebentar.

Pukul sembilan malam Adam pun sudah tertidur dengan pulas, Arkana pun meninggal kan Adam di kamar nya Dia pun mencari Laila, dia ingin melepas rindu dengan Laila.

Arkana menyusuri setiap ruangan yang ada di rumah Laila, dan ternyata Arkana tak menemukan Laila .Arkana pun memutuskan untuk mencari Laila di taman belakang rumah, karena setahu nya Laila begitu suka menghabiskan waktu di sana.

Dan benar saja, Laila sedang duduk di bangku taman sambil menengadah kan wajah nya. Arkana pun menghampiri Laila dan langsung memeluk nya, Laila pun terlihat sangat kaget.

"Mas," panggil Laila.

"Mas kangen, jangan suruh Mas buat lepasin pelukan nya."

"Adam sudah tidur?"

"Hem, sudah pulas malah. Sekarang ibu nya Adam mau tidur tidak?" tawar Arkana.

"Belum ngantuk," jawab Laila.

"Belum ngantuk, apa belum puas melepas rindu sama Mas? "

"Apa sih Mas? "Jawab Laila malu malu.

"Kamu tahu sayang,, selama ini aku sangat tersiksa. Aku selalu mencari kamu kemana mana, aku sudah seperti orang yang tak tentu arah. Bahkan aku selalu mengingat saat terakhir kita bersama, kamu terlihat sangat cantik saat mengandung Adam kala itu."

"Maaf kan aku Mas, tapi aku beneran takut sama ke dua orang tua kamu. "

"Kamu tahu,, siang malam aku mikirin kamu dan bayi kita. Aku takut jika kalian kenapa kenapa, " ucap Arkana seraya mengusap lembut bibir Laila.

Laila pun menjadi salah tingkah, sedangkan Arkana sudah merasa tak tahan ingin segera mengecup bibir Laila.

"Boleh?" tanya Arkana.

Laila pun mengangguk, Arkana pun langsung mengikis jarak di antara mereka. Setelah lima tahun lebih tak pernah merasakan manis nya bibir Laila, kini Arkana merasakan nya kembali.

Begitu manis dan memabukkan, rasa nya Arkana ingin menghisap nya dengan kuat. Tapi Arkana tahu, jika Laila sangat suka di perlakukan dengan lembut.

Mereka begitu asik berciuman, sampai tak sadar jika Devano kini sudah berada di sana. Devano merasa sangat kesal dan cemburu, rasa nya dia ingin menarik Arkana agar bisa menjauh dari Laila.

Tapi Devano sadar, jika dia bukan siapa siapa nya Laila. Dia hanya pria yang dianggap sebagai kakak oleh Laila, pria yang dianggap sebagai kliennya Adam.

"Ehm!"

Devano pun berdehem dengan keras. Arkana dan Laila pun langsung melepaskan pagutan nya, mereka langsung melihat ku arah Devano.

"Ada apa Bang? "

"Papah sama Mamah nyariin, ayo pulang dulu."

Arkana pun terlihat lesu, dia masih ingin bersama dengan Laila. Namun, dia juga tidak bisa mengabaikan panggilan dari kedua orang tuanya.

"Aku pulang dulu ya Sayang, nanti aku akan usahain agar bisa cepet ketemu lagi."

Laila pun mengangguk setuju, Arkana pun akhir nya pulang bersama Devano. Tapi sebelum itu, Arkana kembali mencium bibir Laila dengan mesra.

Hal itu membuat Devano merasa sangat mual, rasa nya dia ingin muntah saja saat itu juga.

"Astagfirullah! Kenapa mereka tidak memandang aku sama sekali?"

1
Ais NSP
dimulai dari kisah menyedihkan LailaArkana demi perjuangan cinta lalu lanjut kisah AdamSisil dan lainnya yang santai bahasa dan ceritanya tapi gak bosen bacanya. makasih kak othor semoga makin sukses dengan semua karyanya/Good//Rose//Heart//Kiss/
Cucu Suliani: Makasih juga untuk Kakak sudah baca dari episode awal sampai akhir, love sekebon buat Kakak pokoknya 🥰😍
total 1 replies
momi
Luar biasa
Nofal Nova
cara minta maafnya kok gak sopan main peluk aja, gak ada basa basinya
Baiq Salthien Wqudsy
sampai bab 8ni aku suka dengan alur ceritanya..
Nunik Wahyuni
Devano ....Layla adikmu satu ibu beda bpk ....kalian bersaudara kluar dr satu rahim yg sama....bisa gt ia thorrr kyk di ikan terbang 😂😂😂
Nunik Wahyuni
apa ia Devano anak tuan Seno dan ibu Nayla....Devano kakak Layla satu ibu beda bpk....?makin sedih aja klo ia bnr begitu berati secara tdk langsung Devan ma BPK kandung nya slama ini jd anak angkat rumitttt kaleeee🤣🤣💃💃💃
Nunik Wahyuni
apa Devano anak ibu Nayla dan tuan Seno ....rumit keiu thorrr bikin penasaran....atau Arkana anak Nayla dan tuan Seno....jd Arkana satu bpk beda ibu ma Layla....hbt thorrr bikin penasaran di hdp 😂😂😂
Nunik Wahyuni
kumaha atuh thorrr udah thorrr Devan nya ksh yg lain aja kasian Arkana yg hampir gila Krn ditglkan Layla....devan ngalah yahhh demi kebahagiaan adik dan keponakan genius muuu....kieu Weh thorrr Devan nya keur abi meunang teu🤣🤣🤣🤣
Nunik Wahyuni
disisi lain ikut bahagia liat Adam bersama ayahnya...tapi disisi lain kasian Devan yg putus harapan memiliki Layla.....sdgkan dia tdk bisa suka ma Eliza ....rumit inihhh hati nya devan galauuu🙈🙈😂😂😂
Nunik Wahyuni
pasti Arkana gila Krn tdk bisa menemukan Layla....gmn ia reaksinya asat melihat duplikat wajahnya di Adam jeng jeng 😂😂😂
Nunik Wahyuni
feeling Adam pasti kuat secara darah daging ayahnya yg dirindukan slama dr bayi ga bertemu dan skrg Adam udh umur 5 thn....
Nunik Wahyuni
bawa Layla dan Adam ketemu adik angkat Devano maka adikmu pasti sembuh dr sakit jiwa nya ....🙈🙈🙈
Nunik Wahyuni
Devano jth cinta ma Layla....nti km shock klo tau Adam adalah anak dr adik angkatmu yg sdg stay di rmh sakit jiwa 😎😎😎
Nunik Wahyuni
Devano mending nyari lagi yg lain ....Layla itu milik adik angkat nya yg lg depresi Krn ditgl Layla....betul tdk thorrr?
Nunik Wahyuni
Munkinkah adik angkat Devano papanya Adam ?
Nunik Wahyuni
Akankah seorg Devano jth cinta pada mama Adam jeng jeng ...tapi bgsx Layla bertemu dgn papa nya Adam dan menikah....kasian Adam thorrr butuh sosok seorg ayah di hdpnya 😔😔😍😍
Nunik Wahyuni
Adam sdh tajir melintir dr SD 😅😅😅
Nunik Wahyuni
smoga Arkana bertemu Adam disaat Adam udh dkt ma devano dan terjadi salah paham antara Layla dan Arkana 🤣🤣🤣
Nunik Wahyuni
sepeda butut akomodasi Layla mencapai kesuksesan bersama Adam ....antar jemput sekolah dan kemana pun mrk pergi 😍🍼😅
Nunik Wahyuni
sabar Layla smua nti akan terungkap ma Arkana ....smoga adam bisa bertemu Arkana ayah kandung nya....dan bisa menikahi Layla utk berumah tangga bersama Adam dan Layla 😍🍼💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!