NovelToon NovelToon
My Poor Life

My Poor Life

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis
Popularitas:566.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: melciballu

Rachel~

Tidak ada yang percaya padaku saat itu, aku begitu terpuruk bahkan rasanya hampir kering air mata ini karena terlalu banyak menangis...


Menceritakan tentang seorang gadis yang begitu menyedihkan, Ia hidup dalam kesendirian bahkan bisa dibilang dirinya tidak punya teman.

Pernah sekali ia merasakan bagaimana rasanya mempunyai seorang sahabat, tapi itu semua tidak berlangsung lama.


Orang tua yang tidak pernah menyayanginya tanpa alasan yang jelas, hingga suatu saat kebenarannya terungkap saat dirinya dijebak juga membuatnya hampir depresi.

Ia bukanlah seorang anak yang bisa melakukan semuanya, ia hanyalah seorang gadis yang lemah. Mempunyai IQ yang rata-rata atau bahkan bisa dibilang rendah membuatnya semakin merasa tidak berguna.

Hidup dari kecil dikalangan orang berada membuatnya tidak bisa membuat sesuatu sendiri, tapi bagaimana jadinya jika tiba-tiba semua kemewahan itu hilang dari pada hidupnya?

Simak selengkapnya disini yah, tentang gadis yang bernama Rachelle Audrey

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melciballu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 19- curiga

"kak.." Rachel melepaskan tangan Alan yang melingkar di perutnya dan berbalik menghadap Alan.

"hmm?"

"apa benar pa.."

'ya Tuhan..hampir saja aku keceplosan' Rachel membekap mulutnya sendiri membuat Alan terheran-heran.

Hampir saja dirinya bertanya tentang penuturan pak Dirga jika saja ia tidak segera mengingatnya.

"kenapa?" tanya Alan bingung.

"nggak jadi," ucap Rachel cepat.

"kamu kenapa sih? katanya kita teman, sahabat, tapi kenapa kamu masih sembunyikan sesuatu sama kakak?" ucap Akan lembut.

"anu..itu, teman kakak,iya teman kakak" ucap Rachel asal.

"teman kakak? siapa? Rendy, Dave, atau Adit?" kembali lagi Alan terheran-heran melihat kelakuan Rachel yang aneh menurutnya.

"iya teman kakak, kak Adit"

"Adit kenapa? ngomong yang jelas dong Chel"

"kak Adit baik banget, dia udah nolongin aku dua kali loh kak"

"nolongin kamu dua kali?" Alan mulai penasaran dengan topik pembicaraan Rachel.

Ia teringat kembali saat dimana ia menanyakan dimana Rachel tapi Adit tidak mengetahui keberadaan gadis itu.

"iya, waktu kakak cekik leher aku dan waktu aku dihajar para preman dijalanan sepi" jawab Rachel polos.

Alan termenung. Memang pantas Adit tidak memberitahukan dimana Rachel saat itu, kelakuannya memang tidak manusiawi.

"kak, kok bengong?" Rachel melambaikan tangannya didepan wajah Alan membuatnya tersadar.

"eh nggak apa-apa kok, maafin kakak yah" Alan kembali memeluk Rachel dan mengecup sekilas kepalanya.

Rachel begitu bahagia, semua rasa sakitnya tadi sudah tergantikan dengan perasaan hangat yang menyusuri relung hatinya. 'semoga terus begini kak'

"duduk yuk, kakak capek nih" Ucap Alan dan melepaskan pelukannya.

Rachel memegang tangan kakaknya dan berjalan menuju bangku taman yang berwarna putih itu dan duduk disana sambil bercanda ria hingga tak terasa malam sudah menjemput.

Langit yang tadi berwarna jingga kini sudah mulai gelap dengan disambut bintang-bintang yang bertaburan indah disana lalu muncullah juga sang rembulan yang akan menerangi kegelapan malam ini. "ayo kita kedalam, nanti kamu sakit lho" ucap Alan.

"jangan kak, aku masih mau disini aja, mau lihat langit yang dipenuhi bintang itu" ucap Rachel yang masih menatap langit malam itu.

"kakak duluan aja, Rachel nggak apa-apa kok sendiri disini.." ucap Rachel yang masih setia dengan pandangan yang mengarah ke langit.

"tapi nanti kamu sakit Chel, dan kakak juga ada kerjaan sama papa" ucap Alan yang masih enggan meninggalkan taman.

"nggak apa-apa kak, aku udah biasa sendiri kok" ucap Rachel lembut.

Entah kenapa ia ingin sekali di sini malam ini, padahal dirinya sangat takut sendiri ditempat sepi dan gelap seperti ini dan alasannya adalah takut hantu.

"tapi disini dingin Chel, nanti kamu sakit" ucap Alan lagi yang masih belum beranjak dari duduknya.

"aku masih mau disini kak, nanti aku pindah kesana aja deh" ucap Rachel sambil menunjuk ke arah gazebo kayu yang terdapat ditengah-tengah taman yang dikelilingi oleh bunga-bunga cantik.

Terpaksa Alan mengangguk, " ya udah kalau gitu kakak ke dalam dulu yah, pasti papah sudah nunggu" Rachel mengangguk dan Alan pergi kedalam rumah.

Saat melihat tak ada Alan lagi, ia berjalan pelan menuju gazebo dan duduk disana sambil menikmati langit malam. "coba aja aku bisa terbang kesana, pasti nggak akan membosankan.." gumamnya sambil menatap ribuan bintang yang bertaburan indah dilangit.

Sungguh ia merasa sangat kesepian, dimana semua anak-anak menikmati masa remaja mereka dengan teman-temannya maka ia hanya bisa melihat dan menyaksikan.

Ingin sekali rasanya Rachel pergi dari rumah ini. Tapi apalah dayanya ia masih ingin melihat wajah orang tuanya dan tidak ingin menyusahkan Oma-nya yang sudah tua itu.

Oma-nya bukanlah orang yang kaya, hanya saja nasib baik berpihak kepadanya. Putrinya menikah dengan seorang pengusaha yang kaya raya dan putranya menjadi seorang abdi negara yang sekarang di tugaskan dikota orang.

Rachel juga hampir lupa bagaimana bentuk wajah om-nya yang tidak pernah ia lihat wajahnya sejak ia berusia sebelas tahun yang artinya sudah sekitar lima tahun tidak bertemu.

Om nya bernama Rangga, pria yang tampan dengan wajah yang mirip seperti ibunya. Sikapnya yang cuek dan cenderung dingin membuat Rachel berfikir bahwa ia juga tidak perduli padanya.

...----------------...

Sedangkan dilain tempat sekarang, tepatnya disebuah apartemen terlihat sepasang kekasih yang sedang berdebat. "dengar Cika, malam itu aku hanya nolongin dia saja, tidak lebih" ucap sang pria kepada wanitanya yang sedang menangis itu.

"sudahlah Dit, kamu nggak usah bohongin aku kayak orang bodoh! bagaimana mungkin kamu sebegitu pedulinya sama orang lain!" Ucap gadis yang bernama Cika itu.

"Cika kamu percaya dong sama aku, sumpah demi Tuhan aku nggak pernah punya perasaan sama orang lain selain kamu.. aku hanya nolongin dia waktu dia dihajar preman, aku punya hati Cik, aku juga mikirin kamu dan adek aku.." Ucap Adit dengan nada memohon.

Gadis yang bernama Cika itu terdiam, ternyata dirinya hanya salah paham. "kamu percaya kan sama aku?"

Cika masih diam membuat Adit kembali melontarkan pertanyaan-pertanyaan. "Cik kamu jawab dong, sumpah aku nggak ada hubungan apa-apa sama dia"

"atau perlu kita buktiin, aku telpon dia" ucap Adit tanpa sadar. Ia juga baru ingat jika ia tidak mempunyai nomor gadis itu sama sekali.

"aku percaya kok, maaf yah" ucap Cika dengan rasa bersalahnya membuat Adit tersenyum senang sekaligus lega.

"makasih" Adit memeluk Cika dengan erat.

"maaf yah aku curiga sama kamu tadi,"

"nggak apa-apa, kalau kamu cemburu itu tandanya kamu sayang sama aku.." ucap Adit, beberapa saat kemudian ia tersadar darimana Cika mengetahui ia menolong Rachel.

"tunggu dulu, kamu tau dari mana kalah aku nolongin Rachel?" tanya Adit.

"jadi namanya Rachel?" Cika balik bertanya.

"iya, tapi darimana kamu tau aku sama dia?" tanya Adit lagi.

"seseorang ngirimin foto kamu yang lagi peluk dia" ucap Cika dengan raut wajah yang tidak suka.

'Coba saja orang itu mengirimkan fotonya lebih awal, pasti aku akan mencegah Adit'

"siapa yang ngirimin foto itu? apa jangan-jangan Rendy?" gumam Adit yang mulai menebak-nebak.

"kayaknya nggak mungkin deh, aku punya nomor ponselnya Rendy" ucap Cika.

"nggak mungkinkan Rendy ngirimin foto aku sama Rachel menggunakan nomornya" ucap Adit.

"iya juga sih" Cika ikut mengangguk mengiyakan.

"aku minta kamu jaga jarak sama dia Cik, dia memang teman kita tapi siapa tau isi hatinya.."

Terlihat Cika berpikir. "tapi aku nggak enak sama dia" ucap Cika.

"aku tau Cika, aku juga merasa seperti itu tapi asal kamu tau aku paling tidak bisa kalau tidak ada kamu"

...TO BE CONTINUED...

1
Fidiya Ratu
lanjut thorr
sakura
...
Mi
ini gada niata buat di lanjut gtu?
sakura
..
putri shelawati
y
Nur Rochimah
lama amat thor ndak up".... jadi lupa kan sama alur ceritanya.... padahal aku penasaran banget lo lanjutanya
Cut Ade Aisyah
lama ya nyambung novelnya hampir setahun
shakira aprilya
kok gak di sambung lagi cerita nya padahal.menarik lo alur nya
Ny Sitorus Boru Manalu
jadi ikut nangis thor
Nur Rochimah
ini uda tamat apa masih up thor... kok lama banget,,, berbulan bulan tiap hari aku lihatin terus lho barangkali up,, ternyata ...... up dong thor...
Aneisha Adisty
😍
Aneisha Adisty
baca ulg lupa m alurny
Aneisha Adisty
😭
Aneisha Adisty
akunangiss😭
Aysah Maulidia Aysah
setuju
Aneisha Adisty
kapan up nya udah nunggu 😩
Aysah Maulidia Aysah
nyimak thoor
Aneisha Adisty
halo ka up dong suka babget😩🙃
Aneisha Adisty
up kaka cantikkk❤️
Rahma Dani Rahma
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!