NovelToon NovelToon
Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Tamat
Popularitas:16.3M
Nilai: 5
Nama Author: Hnislstiwti.

Namaku Ayu Anjani P. Aku tinggal dengan Nenek dan kakek ku di Kota yang jauh dari kedua Orangtua ku.

Putri Anjelina sahabat dekatku bahkan sudah aku anggap sodara , tetapi dia sendiri yang menghancurkan Pernikahan dan Kehidupan ku!.

"Aku akan membalas semua yang kau torehkan padaku , bahkan lebih dari ini"

-Ayu Anjani

"Aku menunggu nya wanita Miskin"

-Putri Anjelina

"Maafkan aku yang sudah menyakiti mu"

-Gibran Ali Wibawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Malam Hari.

Gibran dan Putri keluar dari Ruang kerja Gibran. Putri langsung mengambil sang anak di pangkuan mertuanya.

Sedangkan Gibran memilih pergi ke kamar untuk membersihkan dirinya.

"Bu, aku ke kamar dulu ya" Pamit Putri.

"Iya Nak" Balas Bu Yulia.

Bu Yulia membuang nafas dengan kasar.

"Dimana kamu, Yu. Ibu rindu padamu" Batin Bu Yulia

Ayah Salim menghampiri istrinya yang sedang melamun di ruang keluarga.

"Bu" Panggil Ayah

"Hmm kenapa, Yah?" Tanya Bu Yulia

"Ayo kita siapkan barang-barang untuk besok ke Negara T" Ajak Ayah Salim tersenyum.

"Baiklah, Ayo" Balas Bu Yulia tersenyum meski masih tercetak jelas wajah sedihnya.

Mereka langsung pergi ke kamarnya karena mereka akan berangkat ke Negara T besok. Mereka akan menetap disana untuk waktu yang tak di tentukan.

**

Pagi Hari.

Semua sarapan dengan tenang. Semua koper yang akan di bawa oleh Tuan dan Nyonya Wibawa sudah di masukan ke dalam mobil.

"Ibu dan Ayah pergi dulu, kalian hati-hati lah" Ucap Ayah Salim tegas.

Bu Yulia pergi tanpa berpamitan terlebih dahulu. Dia memilih menunggu di mobil.

"Ayah harap kalian tidak melakukan sesuatu yang membuat nama keluarga Wibawa tercoreng kembali" Ucapnya kembali lalu pergi ke arah mobil.

Gibran menatap Orangtua nya dengan sendu. Jujur ia sangat sakit melihat Ayah dan Ibu nya sangat cuek padanya. Amanda menghindar bahkan dia menutup akses agar tidak bertemu dengannya lagi.

"Huffhhhhhh" Gibran membuang nafas kasar.

Hari ini ia akan kembali ke Perusahaan karena Malik sudah banyak mengeluh karena pekerjaan nya jadi bertambah.

"Mas pergi dulu ya, hati-hati di rumah" Pamit Gibran pada Putri. Lalu ia mencium anaknya dengan gemas.

Gibran pergi di jemput oleh Malik karena mereka akan langsung meeting di Cafe dengan klien.

**

Di Cafe.

"Gib" Panggil Malik menghela nafas.

"Hmmm" Balas Gibran lesu.

"Ayolah , perusahaan akan bangkrut jika lo gini terus. Gue udah pernah bilang kan sama lo. Inilah yang harus lo terima" Ucap Malik serius.

Gibran menunduk dan menghela nafas dalam. Lalu ia mengangguk.

"Ya ini yang harus gue terima , ini mungkin bukan apa-apa di banding sakit yang Ayu rasakan" Balas Gibran mendecih.

"Maaf Tuan Wibawa saya terlambat" Ucap klien tersebut.

"Tidak apa Tuan Muda Ardmaja" Balas Gibran tersenyum.

Lalu mereka berbasa-basi terlebih dahulu sebelum ke acara intinya.

Setelah basa-basi mereka langsung membahas masalah proyek yang akan mereka kerjakan bersama dengan Perusahaan PraGroup.

Hampir 2 jam mereka membahas pekerjaan tersebut dan Perusahaan Ardmaja menandatangi kontrak kerja nya.

Gibran dan Malik merasa sangat bangga karena mereka bisa bekerja sama dengan 2 Perusahaan Raksasa.

Bagaimana tidak Perusahaan PraGroup adalah perusahaan nomor 1 di Dunia.

Lalu ArdamajaGroup adalah Perusaan ke 2 setelah PraGroup.

Sedangkan perusahaan WibawaGroup hanya perusahaan kecil di bandingkan dengan mereka.

Setelah selesai mereka berpisah untuk ke perusahaan masing-masing.

"Terimakasih Tuan Muda Elgaza atas waktunya" Ucap Gibran dengan sopan.

"Hmmm, kalau begitu saya permisi dulu" Balas El datar.

Lalu El dan Asistennya pergi dari Cafe tersebut. Gibran dan Malik pun pergi ke Perusahaan.

**

Setelah pulang dari Cafe tersebut Elgaza langsung ke anak perusahaan yang ada di Negara I tersebut.

El masuk dengan wajah dingin dan datarnya. Asistennya setia mengikuti di belakang tubuh tegap tersebut.

Para karyawan menunduk hormat pada El saat mereka berpas-pasan.

El dan Lana sang Asisten masuk ke dalam Lift khusus para petinggi di perusahaan.

"Apa kau sudah menemukan identitas wanita tersebut?" Tanya El to the point.

"Sudah, Tuan. Berkasnya ada di meja kerja anda yang ada di Mansion" Jawab Lana hormat.

Ting.

Lift berhenti tepat di lantai ruangan El berada. El langsung masuk bersama Lana.

"Lana tolong ambil berkas ke uangan sekarang" Perintah El dengan datar.

"Baik Tuan Muda" Jawab Lana sopan.

Setelah Lana pergi El menyandarkan kepalanya di kursi dengan memejamkan mata nya.

"Huh lelah nya" Gumam El pelan.

**

Mansion Wibawa.

Putri tengah memasak dengan di bantu para Art disana. Sedangkan Baby Lita ia letakan di dalam kereta bayinya dengan di jaga salah satu Art.

"Nyonya akan masak apa untuk makan siang?" Tanya salah satu pelayan.

"Sebentar saya tanyakan pada Gibran dahulu ia akan pulang atau tidaknya" Balas Putri.

Lalu Putri menghubungi Gibran.

"Bi kita masak sayur sop saja dan udang goreng tepung saja, karena Gibran tidak akan pulang" Ucap Putri.

Lalu Art tersebut mulai menyiapkan bahan-bahannya sedangkan Putri ia akan memasak.

Mereka berkutat di dapur dengan hening tanda berbicara, mereka sangat canggung pada Nyonya yang sekarang.

**

Wibawa Group.

Malik dan Gina sedang pusing dengan masalah kantor di yang berada di luar kota.

"Gina kamu akan menemani Malik ke luar kota selama 3 hari untuk menyelesaikan masalah ini" Ucap Gibran tegas.

"Tapi Tuan , kita kan akan pergi ke Proyek Kota M untuk mengecek semua nya" Ucap Malik dengan sopan.

"Nanti akan saya undur" Balas Gibran.

"Baiklah" Ucap Malik pasrah.

Lalu Malik dan Gina keluar dari ruangan Gibran. Gibran menghela nafas lelah. Sungguh dia sangat lelah karena pekerjaannya sangat banyak.

.

.

1
Astrii Zahra
perusahaan gibran kn hanya seupil dibanding ayu dn el, mereka no 1 dn 2
Astrii Zahra
ngapain jg malik masih bertahan sm si gibran bagong
Astrii Zahra
jgn biarin si gibran tinggal di mansion utama, usir ajj.. jg jgn berikan perusahaan, biar nyaho si putri
VaNiLaLuLaBo
memang nk menjarah tubuh si Ayu aja... penjahat kelamin..
VaNiLaLuLaBo
kau memang sial ... kau nikahi Ayu hanya untuk mengarah tubuh Ayu... kau tak nak rugi... DIAL MEMANG
Misaza Sumiati
aku tinggal pusing bacanya
Misaza Sumiati
awas Ikmal nanti kamu punya penyakit kan putri sama mika Salome🫢
Misaza Sumiati
pusing banyak negara tapi gk disebut namanya negara A , I , M 😇
Misaza Sumiati
si putri bilang ke ayu jalang , Lo yang jalang ,maling teriak malinh
Misaza Sumiati
aduh bingung ini cerita Amanda keluar dari rmh sakit ke mission ayah nya karena rmh nya sudah dijual. tapi sebelumnya dikatakan hanya rumah dan emas yang belum dijual , 😇
Misaza Sumiati
aduh putri halu
Misaza Sumiati
mulailah ayu balas dendam , singkirkan penghianat buat dia sengsara
Misaza Sumiati
Gibran membuang berlian demi batu kerikil
Misaza Sumiati
Gibran malah maju yah perusahaannya tambah sombong lah si putri ulat bulu
Misaza Sumiati
enek lihat kelakuan Gibran
Misaza Sumiati
ayu pasti putri tua Antonio
Misaza Sumiati
parah ortu Gibran gk waras , hanya Amanda yang waras
Misaza Sumiati
kayanya Tama cinta ke ayu , pasti org tua ayu itu org kaya yang tidak terbuka ,
Misaza Sumiati
gak ngerti bingung cerita nya
Sinta Febrianti
Apa jngn2 delisa nahan untuk mual yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!