Cinta.......
Ketika kata itu menyapa, bukan mustahil akan diiringi dengan luka. Karna mencintai harus siap terluka.
Tapi, bagai mana jika yang mencintai dan yang di cintai ini. Sama-sama ingin memiliki. Tapi keadaan yang sulit, yang membuat yang mencintai harus terluka karna yang mencintai tak ingin melihat yang ia cintai itu merasa sedih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
Dengan berat hati, Intan membuka pintu mobil. Membiar kan kakak tiri nya masuk kedalam mobil.
"Mau bicara apa, jika masalah papa maka aku tidak ada waktu." kata Intan.
"Bukan, ini bukan masalah papa kita. Ini masalah kita berdua. Aku yakin kamu pasti tertarik dengan apa yang aku bicara kan." kata Eza.
"Bicara saja langsung, tidak perlu bertele-tele. Karna aku tak punya banyak waktu untuk hal yang tidak penting." kata Intan.
"Aku tahu kamu suka sama Arka, aku ingin kamu merebut Arka dari Lia." kata Eza.
Seketika Intan kaget dengan apa yang Eza kata kan. Ia tak menyangka Eza bicara masalah Arka dan Lia dengan nya.
"Apa maksud kamu, dari mana kamu tahu aku suka Arka." kata Intan.
"Aku tahu kamu Intan, walau bagai mana pun aku dan kamu sedarah kan." kata Eza.
"Jangan bawa-bawa masalah itu, aku tidak ingin mendengar kan hal yang tidak berguna itu." kata Intan.
"Baik lah, aku tidak akan banyak bicara masalah itu. Aku hanya ingin kamu dan aku bekerja sama dalam masalah ini." kata Eza.
"Kenapa kamu yakin aku mau bekerja sama dengan mu." kata Intan.
"Karna kamu suka Arka dan aku suka sama Lia. Tidak ada salah nya jika kita bekerja sama untuk mendapat kan apa yang kita ingin kan." kata Eza.
"Tidak,,, aku tidak akan merebut Arka dari siapa pun. Aku bukan orang yang suka merebut apa yang telah menjadi milik orang." kata Intan.
"Intan, lupa kan lab masalah keluarga kita. Aku hanya ingin kamu dan aku mendapat kan orang yang sama-sama kita sayangi." kata Eza.
"Tidak, aku tidak akan merebut dan membuat orang yang aku sayang kecewa. Aku tidak akan menyakiti hati orang yang aku sayang." kata Intan.
"Jadi, kamu biar kan Arka bahagai bersama Lia. Sedang kan kamu menderita dan sakit saat mereka bahagia." kata Eza.
"Ya... Saat Arka bahagia, maka aku tidak akan merusak kebahagiaan Arka. Karna aku sayang pada Arka. Maka aku biar kan Arka bahagia dengan orang yang membuat nya bahagia." kata Intan.
"Cinta yang bagai mana yang kamu punya Intan, aku tak habis pikir sama kamu." kata Eza tak mengerti.
"Cinta yang datang dari hati, bukan cinta yang di dasari nafsu belaka. Karna kamu akan merasa bahagai hanya melihat orang yang kamu cintai itu bahagai. Dari pada membuat mereka terluka hanya karna ego yang kita miliki, hanya karna kita cinta pada orang itu maka kita ingin memiliki nya." kata Intan.
"Aku makin tidak mengerti dengan apa yang kamu kata kan." kata Eza.
"Keluar kamu dari mobil ku, karna aku tidak punya waktu untuk melayani mu lagi." kata Intan.
"Baik lah, aku akan keluar. Jika kamu tidak ingin ikut aku merebut Lia. Maka kamu lihat saja apa yang aku laku kan. Aku akan merebut cinta ku. Di banding kan jadi penonton di atas bahagai nya orang lain seperti kamu." kata Eza.
Saat Eza ingin keluar, tangan nya di tahan okeh Intan. Intan melihat nya dengan tatapan marah dan benci.
"Aku tidak akan membiar kan kamu jadi perusak hubungan orang lain Eza. Jika kamu merebut Lia dari Arka, itu bukan karna kamu cinta pada Lia. Itu karna nafsu jahat yang ada dalam hati mu. Pikir kan baik-baik yang kau kata kan." kata Intan.
"Dan aku tidak akan membiar kan kamu memisah kan Lia dan Arka. Karna aku cinta Arka, aku akan menjadi tameng pertama untuk hubungan Lia dan Arka. Karna cinta tak harus menjadi kita jahat hanya karna ingin memiliki Eza. Ingat kata-kata ku, jangan jadi perusak hubungan orang." kata Intan.
Apa yang Intan kata kan tidak bisa Eza cerna dengan pikiran nya saat ini. Ia pun turun dari mobil Intan dan menuju mobil nya.
Eza menjalan kan mobil nya, melintasi jalan raya dan menghilang dalam ramai nya kenderaan.
sll ttp berkarya dan sukses. di tunggu karya berikut nya. ttp semangat buat penulis...
TIDAK ADA NILAI PAHALANYA BUAT INTAN.. YG ADA INTAN MNDAPATKN DOSA YG BESAR.. KRN INTAN BUNUH DIRI BKN DALAM RANGKA JIHAD MLAWAN KAUM KAFIR..