Bagaimana kasih sayang orang tua bisa berbeda untuk anak"nya!
"Kenapa jika aku perempuan aku juga anak mu dad, mom!!"
Leah hanya ingin di sayangi, bukankah dia adalah anak mereka juga. Terlahir dari rahim sang Mommy dan benih sang Daddy, ternyata tak membuat dia di akui.
Hanya karena anak perempuan, dan bukan anak laki laki yang terlahir. Justru malah di anggap pembawa si*al dan tak di akui.
Hidup bagai musuh di rumah dan keluarganya sendiri, miris.
Walau tak di anggap oleh orang tuanya sendiri. Beruntungnya mendapatkan banyak sekali, kasih sayang dari orang orang terdekatnya.
Meski tentu saja, itu tidak sama dengan kasih keluarga yang seharusnya ia dapatkan.
Entah kapan orang tuanya akan mengakuinya, Leah hanya akan terus berusaha menjadi yang terbaik dari yang baik. Sampai dia lelah, hingga tersakiti, oleh trauma hebat yang ia alami.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rima Loka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 18
"hem sebaiknya aku segera turun dan bergabung, dengan mereka di taman belakang" ucap Papiii guru sembari keluar kamar menuruni anak tangga, menuju taman belakang mansion nya yang indah itu.
Samar samar papii guru mendengar gelak tawa mereka, dan akhirnya melihat interaksi semua anak anaknya dan istrinya itu. Membuat hatinya menghangat dan bahagia.
"cieee............. apa yang bahagia sekali, sampek tertawa puas begituuuu" ucap papiii guru menekan kata cieeee sambil sedikit memperkeras suranya, setelah sampai di tempat mereka yang membuat terkejut mereka semua termasuk mimiiii.
"ehh papii, hehe papii,, kok kayak hantu si tiba tiba nongol gak ada pertanda nya. Tiba tiba udah ada di belakang kita aja, kaget tauk pi"ucap Nita sambil mengelus dadanya
" tau si papi, udah kayak jalangkung aja datang tak.... "ucap Adella yang terpotong oleh papii yang kemudian angkat bicara juga.
" tak diundang, pulang tak diantar. Lagian kan papi yang ngundang klean dasar! Terus kenapa gak ngajak papi pulang barengggg, main pulang duluan papi ditinggalinnn. Ish ishhh ish, tau gak papi nungguin kalian tau tadi.."ucap papi yang kelihatan sedang merajuk sambil bersidekap dada.
"maafin kita papiii, maaf kita lupa jangan ngambek dong piii" ucap Leah yang diangguki semua sohib sambil menyatukan tangan didepan dadanya seraya meminta maaf dengan tulus ada sang papiii. Pertanda mereka merasa bersalah karna meninggalkan papii, dan membuat papi yang mereka sayangi itu menunggu lama.
"udah dong papii dateng dateng kok udah merajuk aja, anak anak itu tadi pada lupa karena keasikan ngobrol soal lomba itu. Mereka antusias banget pi, makanya lupa mau susul in papi ke ruang guru kata mereka. Udah sini duduk sama mimii, kita makan sama sama udah mateng BBQ nya papi" ucap mimi dengan lembut sambil mengelus lengan tangan suaminya yang merajuk itu. sambil membawanya pelan ikut duduk dengannya.
"haha hahahaha kenapa wajah kalian kusut begitu. Astaga anak anak papi, kalian lucu sekali. Tadi papi cuman hanya menggoda kalian saja,, haishhh papi tak merajuk. Sudah itu wajah jangan di kusut kusut in ahh hahaha" ucap papi tertawa lebar berhasil menggoda anak anak sableng nya itu.
"pappiiiiiii ishhh" ucap mereka semua termasuk mimiii yang ternyata juga dikerjai papiii. Karena papiii sok sok an merajuk tadi, dan akhirnya mereka pun tertawa bersama.
"ahh papii mah gitu, kita udah was was papi marah lah malah terpingkal pingkal dikau. Haisshhh" ucap Ketua kelas sambil terkekeh.
"hahaha aduhh aduhh perut papi sampek sakitt, aduhh pinggang papi yang encok juga nyut nyutan. Gegara liat anak anak papi yang lucunya udah kayak srimulat hahaha" ucap papi masih sambil tertawa lebar memegangi pinggangnya yang terasa agak nyeri.
"haishhh papiiii, udahhh nanti biar mimiii pijitin, biar gak sakit lagi yaa" ucap mimi seraya mengelus pinggang papiii, setelah itu menyiapkan piring papi yang sudah tersaji dengan daging BBQ yang menggoda selera.
"cieeee so sweeeeeettttt" ucap mereka serempak melihat keromantisan papiii dan mimiii itu.
"ish kalian ini, sudah ayo pada makan berdoa dulu jangan lupa sebelum makan yaa" ucap Mimiii lembut tapi tak dapat dipungkiri pipinya memerah akibat godaan anak anak nya itu.
papi hanya tersenyum pada mimi sedangkan murid murid sableng itu menganggukan kepala antusias, dan mulai menikmati makanan mereka dengan hikmat. Yang sesekali di isi dengan canda tawa dan obrolan ringan diantara mereka.
"nahh, semua udah selesai kan makannya. Sekarang kalian semua ayo kembali masuk kedalam mansion. Bersihkan diri kalian yaa" ucap Mimi lembut kepada anak anaknya itu
Mansion mimi dan papii memang sangat luas, ada banyak kamar disana yang bisa mereka gunakan untuk membersihkan diri. Bahkan masih tersisa banyak kamar kosong lainnya serang luasnya.
Selain menjadi guru wali kelas mereka, papi juga banyak sekali bisnis lainnya. Jadi tak heran jika punya mansion semegah itu.
"baiklah mii. Ayo kita masuk sohib bersih bersih lah" ucap Ketua kelas itu yang diangguki, mereka pun masuk ke mansion menuju kamar tamu masing masing. Dan berlalu membersihkan diri mereka, jangan salah di dalam kamar tamu mereka masing masing. Sudah tersedia beberapa baju mereka karna tak jarang mereka suka menginap disini.
Dirumah orang tua kedua mereka yang sangat mereka sayangi itu. Karena papi dan mimi sering kesepian ditinggal anak anaknya yang masih study di luar negeri. Yah meski sesekali hanya bisa terhubung lewat vc. Tapi, itu cukup jarang mengingat perbedaan waktu mereka.
Papi dan mimi sangat senang karena keberadaan mereka lah yang membuat papi dan mimi bahagia, dan menganggap mereka semua anak kandung sendiri.
siswa siswi sableng itu sudah selesai membersihkan diri dan berganti baju, kini mereka semua sudah kembali segar. Segera berlalu ke ruang keluarga bersama sama. terlihat mimi dan pipi juga sudah ada disana.
"malam mimi, papii" ucap mereka semua serempak sambil duduk diposisi terenak mereka masing masing.
"malam juga anak anak mimi" ucap mimi sambil tersenyum.
"malam juga nakk"ucap pipi juga tersenyum.
mereka pun saling mengobrol ngalor ngidul ngulon ngetan, sampek kesasar sasar sambil cekikikan wkwkwkwk🤣🤣
entah kenapa mereka sangat suka menggoda papii dan mimi mereka itu, dan juga antusias membicarakan perlombaan yang akan dilaksanakan 3 minggu lagi..
sampek jam menunjukan pukul 8 malam, mereka pun beranjak dari tempat duduk masing masing. Untuk segera berpamitan pulang dengan wajah datarnya yang tiba tiba muncul.
" lo lohhh, kalian ini pada kenapa serempak berdiri begitu"ucap mimi heran dengan kelakuan anak anak sableng nya itu, yang kompak berdiri tanpa sebab.
sedangkan si papi cuman diem aja, karna udah hafal mereka pasti pada mau pamit pulang ke kandang masing masing. Ehh maksutnya rumah masing masing, batin pipi sambil cekikikan melihat ekpresi mimi yang heran plus bingung.
"hahhahhhhaha maap mi, kita semua cuman mau pamit pulang udah jam 8 malem hehe" ucap ketua kelas tiba tiba sambil nyengir kuda.
"maaf ya mii mode datar tiba tiba on serempak wkwkwkwk" ucap Nita cengengesan.
"haishhh kalian ini mimi pikir kenapa,, mimiii udah was was pas kalian jangan jangan kesurupan tadi hahahhhhahaaaaa" ucap mimi kemudian tergelak.
"hahaha papi mah udah hafal kalo begini tu udah kebiasaan. Kalo udah pada waktu pulang ya gitu kelakuan anak anak kita, yang sableng tiada ada tanding" ucap papii menimpali, mami hanya geleng geleng kepala sambil tertawa lebar.
"hehe ya sudah mimi papiii, terimakasih banyak ya udah ngundang kita makan makan sering sering kalo bisa mah pi hihihi"ucap Leah sambil tersenyum jail seraya berpamitan begitupun yang lainnya.
"ya sudah kalian pulangnya hati hati yaa.. Tapi bener ini mau pulang apa gak nginep aja hem" ucap mimi lembut pada mereka.
"hehe lain kali aja mimi, kita pasti nginep lagi kok" ucap Adella
"iya mii" timpal yang lainya serempak
dan mereka langsung mencium tangan papi dan memeluk mami sebelum pulang.
"kalian hati hati yaa" ucap mimi seraya melambaikan tangannya.
"inget buat anak pipi yang cowok jagain yang ciwi ciwi ini ya. Pastikan pulang dengan selamat, hati hati dijalan. Ingat pelan pelan patuhi rambu lalu lintas. Oke" ucap papi yang juga sedang melambaikan tangan pada mereka.
"siap, komandan" ucap mereka serempak kemudian berlalu dari mansion mengendarai mobil masing masing. Sesuai dengan permintaan papi, jadi mobil para cowok save ty mobil para ciwi ya berhubung mansion papi dan mimi dipinggir kota ini.
setelah menempuh perjalanan mereka semua pun sudah sampai di mansion masing masing, perjalan mereka lancar tanpa kendala. Begitupun dengan Leah yang saat ini tengah memasuki mansion keluarganya, dan memarkirkan mobilnya segera berlalu masuk kedalam.
saat masuk Leah melewati ruang tamu dan ada pemandangan yang tak pernah dia dapatkan, bahkan dia bayangkan akan terjadi padanya.
daddy, mommy, dan dua abang twins nya sedang bercengkrama diruang keluarga, layaknya keluarga yang sangat harmonis pada umumnya.
Yang membuat hatinya merasa juga ingin di perlakukan sama, karena dia juga darah daging mereka sendiri. Tapi Leah sadar diri dan kemudian berlalu namun..
Bram dan Exel menemuinya dengan senyum yang masih mengembang di bibir mereka masing masing.
"loh princes udah pulanggg" ucap Exel sambil tersenyum pada Leah saat melihat Leah melewati ruang kluarga mereka seraya menghampirinya.
"princes udah makan malam belum" ucap Bram kemudian
"sudah bang aku udah makan kok" ucap Leah sambil tersenyum manis kepada dua abang twins kesayangan nya itu
Sedangkan mommy keysa dan daddy Ricard memandang tidak suka pada anak gadisnya itu.
"Exel, Bram kembali kemari sudah biarkan saja dia ayo sini sayang" ucap mommy lembut seraya melambaikan tangannya.
"iyah kalian tak usah hiraukan anak tak diinginkan seperti dia, ck dia bisa mengurus dirinya sendiri kemari ayo" ucap daddy Ricard
sedangkan twins boys menatap sendu pada adek kesayangan mereka itu, dan menatap malas pada mommy dan daddy. Kenapa princes mereka selalu diperlakukan tidak adi,l mereka ingin melawan tapi mereka tak bisa. Bahkan hanya untuk menolak permintaan kedua orang tuanya yang sangat mereka sayangi itu.
"udah bang kesana aja, aku juga capek mau langsung istirahat bang" ucap Leah tersenyum lalu berlalu dari hadapan mereka
*********Happy reading****❤🤗🤗
kalo untuk ibu dan neneknya leah, mereka di anggap karena sudah berhasil ngasih keturunan laki laki.
sehat sehat selalu buat kita semua❤️
dia sekolah padaa dingin giliran di WA so sweet
jadi mau punya temen-temen kayak temennya lyeah.
biar pun sebleng tapi kan asik apalagi pada peka.