kisah tentang seorang gadis berjilbab yang diangkat anak.hidup dengan penuh penderitaan,membiayai kuliah dengan bekerja part time sampai akhirnya selesai kuliah dan menjadi seoran guru di salah satu SMP begitu banyak cobaan hidup yang dialaminya
sehingga pada suatu hari bertemu dengan seorang pria yang akan mengubah hidupnya.
pria tersebut seorang duda mempunyai anak perempuan berusia 11 tahun.akankah Dinda bisa menerima duda tersebut dan menerima masa lalu Dinda yang tidak tau latar belakang keluarganya.
ini novel pertama ku jadi mohon maaf mungkin ada bahasa yang kurang bagus masih tahap belajar😁🙂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang receh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bahagia luna
Dinda sedang istirahat dikamar kosnya.tiba-tiba handphone Dinda berbunyi tanda ada wa masuk.
Dinda mencari hp nya yang terselip diantara buku-buku cetak.setelah dibuka nya ternyata dari Luna dan akhirnya Dinda dan Luna saling chat.
hampir 20 menit Dinda dan Luna saling membalas chat.
entah kenapa Dinda sangat sayang kepada Luna karena Dinda pun merasa bagaimana sedih nya tidak merasakan kasih sayang dan belaian seorang ibu.
mungkin Luna sangat beruntung dibandingkan Dinda karena masih ada keluarga yang menyayangi sedangkan Dinda hanya sebatang kara.
jadi Dinda bisa merasakan kesedihan Luna dan dia pun tak masalah kalau Luna ingin bermanja-manja dengan Dinda dan menganggap nya sebagai bundanya karena memiliki kemiripan.
di tempat lain disebuah kamar terlihat Luna sedang tersenyum sambil membaca wa dari Dinda.
Luna sangat terharu dan bahagia karena mendapatkan kasih sayang dari seorang dinda tanpa terasa Luna pun tertidur dengan mimpi indah nya.
disebuah cafe terlihat Aldi yang sudah selesai meeting dengan klien nya.besok ia mesti keluar negeri karena mengurusi perusahaan disana.
sebenarnya Aldi agak berat mau pergi karena harus meninggalkan Luna bersama pembantu yang sudah di anggap keluarga nya.
Aldi tidak ingin mengabari orang tua nya untuk menemani Luna karena kondisi ibunya yang kurang sehat.
sekarang yang dipikirkan Aldi untuk memberi tahu tentang keberangkatan nya keluar negeri pasti Luna akan sedih bahkan terkadang menangis.
setelah selesai semua Aldi pun bergegas pulang dan ia menuju parkiran karena sudah ditunggu sopirnya.
di dalam mobil Aldi pun berbicara dengan pak Burhan tentang Luna.
" pak gimana Luna tadi apa ada cerita tentang disekolah? "tanya Aldi.
"tadi non Luna pak gembira banget apalagi ada gurunya di peluk terus sama Luna,guru nya cantik pak pake jilbab mirip dengan almarhum nyonya" kata pak Burhan.
"ehm ..." gumam Ardi.
"guru nya memang cantik pak bahkan terlihat sayang sama Luna" cerocos pak Burhan.
sepanjang jalan pak Burhan bercerita tentang Dinda yang ia dapat info dari Luna.
Ardi pun penasaran dengan yang namanya buk Dinda.
"seperti apa sebenarnya buk Dinda,bikin penasaran "batin Ardi dalam hati.
mobil pun melaju hingga sampai dirumah mewah Aldi.ia pun turun dari mobil dan langsung menuju kamarnya untuk berganti baju nya karena sudah gerah.
selesai berganti baju Aldi keluar kamar dan menuju kamar Luna.
Aldi mengetuk pintu kamar Luna tapi tidak ada sahutan dari Luna, akhirnya Aldi membuka pintu kamar Luna.
ceklek...pintu kamar terbuka terlihat Luna tertidur sambil memegang hp nya.
Aldi pun duduk di tepi ranjang membelai rambut anak gadisnya,Aldi merasa kasihan melihat Luna matanya berkaca-kaca kadang Aldi merasa bersalah sering meninggalkan anaknya.
" ayah ...." kata Luna yang terbangun karena merasa ada yang membelai kepala nya.
"kenapa jam segini masih tidur nak? " tanya ayah .
" Luna tadi wa buk Dinda yah tanpa sadar Luna tertidur"sahut Luna sambil mengucek matanya.
" Luna hari ini bahagia yah karena Luna udah punya bunda yah" kata Luna dengan senyum bahagia.
" oh ya..." siapa nak kata Aldi tersenyum.
" buk Dinda yah " sahut Dinda cepat
"buk Dinda mengizinkan Luna memanggil nya bunda yah,buk Dinda orang nya lembut penuh keibuaan yah,Luna sangat sayang dengan buk Dinda" dengan raut wajah yang bahagia dan mata berkaca-kaca.