Li mingyue seorang agen mata-mata negara yang jenisu, ia sangat berbakat dalam bidang seni beladiri juga bidang kedokteran. Ia menguasai ilmu kedokteran modern maupun ilmu dokter tradisional.
Li Mingyue terbunuh karena penghiatan temannya sendiri, saat menjalankan misi bersama. Bukannya pergi keneraka atau surga dia berinkarnasi kezaman kultivator, dimana yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah di injak seperti semut.
Dia menjadi seorang putri lemah yang tidak dianggap di kerajaan Xuanxi, bahkan ia juga akan di nikahkan dengan seorang Jendral lumpuh, dingin dan galak.
°
°
°
☆ Cerita ini hanya fiktif belaka tidak sesuai dengan sejarah maupun kehidupan nyata, ini murni karangan Author. ☆
🎈 Mohon Dukungannya ya Teman-teman!... 😍😍😍🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19. Ziyi tertangkap
"Putri, saya sudah mencari tahu tentang pria itu." Ucap nenek tua, saat dia keluar istana melihat pertunjukan dia juga mencari tahu tentang pria yang akan jadi suami majikannya.
"Cepat juga cara kerjamu nenek, ceritakan apa saja yang nenek temukan." Ucap Li Mingyue ia menikmati camilan yang sudah tersedia di hadapannya.
"Dia adalah keluarga Shen Jendral yang terkenal secara turun temurun, sejak kecil ia pergi bersama keluarga ke perbatasan untuk menjaga daerah di sana, kemudian semua keluarga Jendral Shen gugur di perbatasan yang selamat hanya dia seorang Shen Yuze." Ucap nenek tua menceritakan informasi yang dia dapatkan.
"Gugur!, menurut ku tidak mungkin keluarga Jendral besar seperti mereka bisa gugur semudah itu kecuali ada penghianat di dalam." Ucap Li Mingyue lagi.
"Putri saya juga curiga ada penghianat tanpa diketahui oleh keluarga Shen, kejadian itu sepertinya ada yang menutupi jadi tidak ada yang tahu sebab gugurnya Jendral shen, saat keluarga Shen musnah hanya tersisa Shen Yuze sendiri, saat itu ia masih kecil."
"Dia berjuang sendiri membalaskan dendam keluarga, setelah berumur 15 tahu ia berhasil merebut kekuasaan ayahnya, menjadi Jendral sama seperti ayahnya." Ucap nenek tua sambil menghela nafas.
"Tetapi nasib baik tidak berpihak padanya, masa lalu terulang lagi masih ada penghianat masa lalu!" Ucap nenek tua.
"tiba-tiba saja dia keracunan, Shen Yuze tetap menjaga perbatasan dengan tubuhnya yang sudah keracun, karena kehabisan energi kakinya dapat tebasan pedang beracun dari musuh." Ucap Nenek lagi.
"Meski begitu Shen Yuze tetap meraih kemenangan, karena lukanya parah dan tubuhnya juga sudah diracuni, tidak ada yang bisa mengobatinya lalu ia kembali ke ibu kota untuk mencari tabib.." Ucap Nenek tua lagi.
Li Mingyue tersentuh mendengar cerita nenek tua tentang kehidupan Shen Yuze.
lalu ia teringat sesuatu yang ingin ia tanyakan, meski kehidupan pahit masalah ini perlu di tanyakan sebab diri nya akan masuk kedalam keluarga Shen.
"Apa dia sudah memiliki selir atau istri sah meski lumpuh seperti itu dengan jabatan sebagai Jendral pasti banyak wanita yang ingin jadi istrinya kan!"
"jika itu benar, bahwa dia memiliki wanita lain, maka pernikahan ini dibatalkan saja, meski tidak ada cinta dalam pernikahan paksa ini, aku tetap tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain." Ucap Li Mingyue lagi, ini masalah penting ia tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain.
"Putri, sepertinya Shen Yuze tidak pernah dekat dengan wanita manapun, dia hanya sibuk berperang dan balas dendam tidak ada waktu untuk mencari wanita." Ucap nenek tua.
"Dengan sifat dingin dan wajahnya pakai topeng dia terkenal Jendral buruk rupa, banyak wanita menjauh darinya meski jabatan tinggi, hanya saja dulu putri kedua tertarik padanya, Shen Yuze langsung menolak di depan umum, sambil mempermalukan putri kedua." Ucap nenek itu lagi.
"Dan masih ada lagi, Shen..." ucapannya nenek tua terhenti karena Li Mingyue.
"Sudah cukup!." Ucap Li Mingyue kalau tidak dihentikan pasti nenek tua tidak akan berhenti berbicara, ia tidak ingin mendengar kisah Shen Yuze lebih banyak lagi, baginya informasi itu sudah cukup untuk tindakan selanjutnya.
Shen Yuze seorang pahlawan sudah banyak berkorban menjaga kedamaian wilayah ini, Li Mingyue sangat tersentuh. Setelah masuk kedalam keluarga Shen ia akan mengamati sendiri bagaimana sikap Shen Yuze jika dia baik ia akan mencoba menolongnya, untuk mengobati semua racunnya dan mengobati kakinya yang terluka.
Saat berpikir, tiba-tiba saja ia merasakan ada yang mengawasinya ia menelusuri dimana tempat orang tersebut.
"Ketemu, masih berani mengawasi! Aku ingin tahu siapa yang memerintahkanmu." Gumamnya lalu ia menghalangi semua jalan orang tersebut supaya dia tidak bisa kabur.
Ziyi yang sedang mengawasi istana bulan, merasa kekuatan asing menahannya, ia ingin cepat pergi supaya tidak tertangkap, tapi usahanya gagal sudah terlambat.
Saat ia ingin pergi ia sudah terkurung di ruangan transparan, Ziyi memukul dinding pembatas yang mengurungnya, tetap saja tidak berhasil ia pecahkan, ia mulai cemas sambil mengutuk dirinya mengapa begitu ceroboh.
Tidak lama setelah itu Li Mingyue muncul di hadapannya, saat Ziyi ingin mengeluarkan seluruh kekuatan untuk menghancurkan penghalang ia terkejut dengan kemunculan wanita cantik di depan.
"Percuma saja kau tidak akan bisa menghancurkannya! Langsung saja apa intinya, mengapa kau mengawasi istanaku." Ucap Li Mingyue langsung.
Ziyi terkejut ternyata Putri Bulan sendiri yang menangkapnya, ia sangat bingung bukankah Putri Bulan sampah bodoh tidak berkultivasi, lalu apa ini dia merasakan sendiri kekuatan putri bulan.
"Anda putri Bulan!." Entah mengapa mulutnya hanya keluar pertanyaan itu, dalam hati ia mengutuk kebodohannya sendiri, padahal sudah jelas dihadapannya adalah putri bulan sendiri.
Li Mingyue hanya tersenyum sambil mengelengkan kepalanya, lalu lanjut berbicara " kamu tidak mengenalku bukankah kamu selalu mengawasiku selama ini." Balas Li Mingyue.
"Bukan itu maksud aku, putri mohon lepaskan saya! Selama ini saya hanya mengawasi dan menjaga istana Bulan, atas perintah tuanku." Ucap Ziyi ia langsung jujur
"Karena kamu tidak berbuat jahat terhadap istana bulan, pergilah jangan datang lagi! Siapapun tuanmu katakan padanya tidak perlu menjagaku karena aku tidak membutuhkannya! Pergilah." Ucap Li Mingyue lalu melepaskan kurungan Ziyi.
"Terimakasih putri telah membebaskan saya! Saya akan mengatakan maksud anda kepada tuan saya, tapi putri jangan marah kepada tuan saya dia hanya mengawatirkan anda." Ucap Ziyi lagi.
"Siapa tuanmu? Mengapa dia khawatir, aku tidak mengenalnya!" Tanya Li Mingyue.
"Calon suami anda!, maaf putri saya harus pergi." Ucap Ziyi lalu ia menghilang di hadapan Li Mingyue.
"Shen Yuze!" Ucap Li Mingyue terkejut lalu melihat pengawal itu sudah pergi. Ia tidak bisa bertanya lebih banyak lagi.
"Mengapa Shen Yuze mengawasi ku, mungkin dia ingin mengetahui tentang kehidupanku!." Ucap Li Mingyue lagi, lalu kembali ke halamannya. " sudahlah, biarkan saja asalkan dia tidak bermaksud jahat aku maafkan kali ini." Ucapnya lagi.
Saat itu nenek tua juga muncul. " Aura ini lah yang selalu mengawasi istana bulan saat anda latihan tertutup, ternyata itu orang Jendral." Ucap nenek tua.
"Tetapi Putri kekuatan anda sudah terungkap padanya, apa yang harus anda lakukan selanjutnya." Tanya nenek tua lagi.
"Tidak masalah dia mengetahuinya, lagian aku tidak berniat menyembunyikan kekuatanku padanya! Aku menutupi kekuatanku hanya untuk mengecoh Raja supaya dia lengah. Aku yakin Jendral Shen tidak akan membocorkannya. " Ucap Li Mingyue santai.
°°°
Bersambung...!!!
°
°
°
《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》
mau kasian TPI mereka sendiri yg memulai jahat pada mingyue🤣
lanjut up lagi thor