NovelToon NovelToon
Sugar Mommy Online

Sugar Mommy Online

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

💸Sugar Mommy Online💸

Lulus kuliah jadi pengangguran, sampai umur 28 tahun pun masih nganggur, nikah gak ada calon, kerja di perusahaan gak ada koneksi, bikin usaha sendiri gak ada modal. Langganan Melolo, tontonan dracin dapat cuan receh yang bermimpi jadi istri CEO tampan dan media sosial-- tempat live nya gege-oppa-phi-akang tampan yang bermodalkan tap-tap layar dan spam komentar.

Itulah Lusi, atau gadis melar yang olahraga cuma niat dalam hati--- yang bernama asli Zhu Lusi Arsana. Anak yatim-piatu blasteran Cindo.

Hingga entah dia beruntung atau memang sudah takdir nya, sesuatu mengubahnya~

***
Mohon jangan hanya sekedar mampir, bacalah sampai tuntas agar penulis juga bisa menyelesaikan cerita sampai tuntas 🥹🤧
***
Jika alur sedikit menyimpang dari judul dan sinopsis maka mohon maaf 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Tiang Listrik Mahal

Mengabaikan perasaan bingung nya, akhirnya Lusi dengan hati yang lega memasukkan uang nya ke dalam tas lalu melangkah masuk ke dalam bangunan hotel bintang lima itu.

Di kamarnya, Lusi berganti pakaian dengan pakaian olahraga. Sambil menunggu pesanan makan sehat nya datang, ia dengan iseng membuka aplikasi tiktok nya. Berpikir apakah Lin Chen telah membalas DM nya.

"Hello too, may I know your name? First of all, I would like to thank you for your support."

(Halo juga, apakah aku bisa mengetahui siapa namamu? Sebelum nya aku berterimakasih atas dukungan mu)

Bibir Lusi tersenyum tipis, "orang yang lugas" tanpa basa-basi ataupun kesan nakal pada tiping nya. Lusi cukup menyukainya, namun akan lebih bagus jika ia sedikit nakal kan? Aduh, apasih yang di pikirkan!

"Zhu Lusi, just call me that. I think you're a good person, want to be my online sister?"

( Zhu Lusi, panggil saja seperti itu. Aku rasa kamu orang yang baik, mau jadi adik online ku? )

Menghadapi orang lugas tanpa berbasa-basi, ia pun tidak sungkan lagi. Langsung melancarkan pendekatan sopan yang cocok dengan kepribadian Lin Chen (menurutnya).

Lusi langsung menutup aplikasi, dia tahu mungkin anak itu sedang sekolah. Dan ia juga tidak bisa terus berleha-leha main handphone, sebentar lagi ia harus pergi ke gym.

Tidak lama kemudian makanan sehat pesanannya datang. Seporsi dada ayam panggang, sayuran rebus, dua butir telur rebus, serta buah-buahan rendah gula yang tersusun rapi di dalam kotak makanan.

Lusi menatapnya beberapa saat, ia lalu menusuk sepotong brokoli dengan garpu. Rasanya tidak buruk, tapi juga tidak terlalu enak.

"Hah... Padahal kalau sudah banyak uang gini aku niatnya mau mukbang sepuasnya" Lusi bergumam sambil menyantap makanan nya seperti orang yang tidak berselera, namun terlihat lahap karena lapar.

Namun demi masa depan yang cerah, demi tubuh ideal, dan demi para berondong berkualitas tinggi miliknya, Lusi tetap harus menjalaninya.

Sore harinya, sesuai jadwal yang diberikan Rayyan, Lusi kembali datang ke gym.

Begitu masuk ke area latihan private, Rayyan sudah berada di sana. Pria itu mengenakan kaus hitam polos dan celana olahraga panjang. Lengannya terlipat di depan dada sambil memperhatikan beberapa data latihan di tablet miliknya.

Saat melihat Lusi datang, ia mengangkat kepala. "Kamu tepat waktu."

"Tentu saja."

Rayyan mengangkat alis. Entah kenapa, jawaban itu terdengar cukup memuaskan. Tidak banyak basa-basi, tidak banyak tingkah, dan yang terpenting tidak genit.

Latihan dimulai seperti biasa.

Pemanasan.

Kardio ringan.

Lalu beberapa latihan dasar.

Awalnya semuanya berjalan normal sampai Lusi mencoba melakukan gerakan squat dengan posisi yang kurang tepat.

Sebagai pelatih profesional, refleks Rayyan langsung bergerak. Tangannya hampir menyentuh bahu Lusi untuk memperbaiki postur. Namun sebelum menyentuh, ia teringat sesuatu.

Aturan, aturan yang dibuat oleh mereka berdua.

"Tidak boleh menyentuh tanpa izin."

Gerakannya berhenti di udara. "Turunkan bahumu sedikit."

Lusi langsung mengikuti.

"Punggung lebih tegak."

Lusi mengikuti lagi.

"Lutut ke luar sedikit."

"Oke."

Rayyan memperhatikan beberapa detik, posisinya langsung benar. Ia terdiam. Biasanya pada titik ini ia sudah harus menyentuh dan mengatur posisi klien satu per satu. Namun Lusi benar-benar mengikuti instruksi verbal dengan baik.

Latihan berlanjut.

Saat berpindah alat, Lusi tanpa sengaja hampir tersandung kabel treadmill. Refleks Rayyan kembali muncul, tangannya bergerak cepat. Namun sekali lagi ia menghentikan dirinya sendiri sebelum menyentuh.

Lusi berhasil menyeimbangkan tubuhnya sendiri.

"Aman." ucap Lusi melirik Rayyan.

"U-untunglah..." Rayyan entah kenapa terlihat canggung sendiri.

Lusi bahkan tidak menyadari apa yang baru saja terjadi. Rayyan justru yang terdiam, aneh. Biasanya perempuan-perempuan yang pernah menjadi kliennya akan mencari alasan untuk mendekat.

Ada yang pura-pura kehilangan keseimbangan. Ada yang sengaja meminta bantuan padahal mampu melakukannya sendiri. Ada pula yang terang-terangan menyentuh lengannya.

Karena itulah dulu ia mulai membuat aturan keras di awal-awal. Tidak boleh menyentuh, tidak boleh kontak fisik tanpa izin, tidak boleh melewati batas profesional. Namun Lusi benar-benar mematuhi aturan itu.

Bahkan terlihat lebih serius darinya sendiri.

Satu jam berlalu.

Keringat membasahi pelipis Lusi, wajahnya memerah karena lelah. Namun ia tetap menyelesaikan seluruh latihan.

Rayyan memberikan botol air. "Minum."

"Terima kasih." Lusi menerima botol itu dengan hati-hati.

Bahkan saat jari mereka hampir bersentuhan, perempuan itu tanpa sadar menarik tangannya sedikit.

Sangat kecil dan terlihat alami.

Namun Rayyan melihatnya, dan entah kenapa ia jadi memikirkannya.

Saat Lusi beristirahat beberapa menit, Rayyan berdiri agak jauh sambil memperhatikannya.

Bukan karena tertarik, setidaknya begitulah menurut dirinya. Ia hanya merasa penasaran, karena selama bertahun-tahun menjadi pelatih pribadi, baru kali ini ada klien perempuan yang benar-benar menjaga jarak darinya.

Bukan pura-pura menjaga jarak, bukan bermain tarik ulur. Melainkan benar-benar tidak memiliki niat mendekatinya.

Bahkan terkadang terlihat sengaja menghindari kemungkinan kontak fisik,seolah dirinya hanyalah seorang pelatih biasa. Tidak lebih dan tidak kurang.

Namun anehnya perasaan itu membuat Rayyan semakin sering memperhatikan Lusi.

Saat ia fokus latihan, saat ia mengerutkan kening karena kesulitan, saat ia diam-diam mencatat menu makanan yang disarankan, dan saat ia tersenyum puas setiap berhasil menyelesaikan satu latihan.

Semua itu terlihat sangat berbeda dari perempuan-perempuan yang pernah ditemuinya. Jauh berbeda.

Dan untuk pertama kalinya sejak lama Rayyan merasa sedikit penasaran pada seseorang. Perasaan kecil yang bahkan belum bisa ia jelaskan. Namun cukup untuk membuat pikirannya sesekali teringat pada satu orang.

Zhu Lusi Arsena.

Perempuan aneh yang datang ke gym dengan tekad menurunkan berat badan. Perempuan yang menganggapnya tampan saat pertama bertemu. Namun setelah itu memperlakukannya seperti tiang listrik mahal yang tidak boleh disentuh.

1
Dedi Dahlia
up up lanjut semangat terus ceritanya🙂🙂
Owner MBG, Amiin
Dukungan nya guys ☺️
Ragil Aja
lanjut
Owner MBG, Amiin: Shap

.
total 1 replies
Nixc~
ayo lanjut thor------😊😊😊
semangat terus ya~~~😋😋😋
Owner MBG, Amiin: Shiap, makasih kak ☺️
total 1 replies
Nixc~
yang ditawarin siapa.... yang excited siapa🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Nixc~
sat set bgt si Lusi ini😌😌
Nixc~
Rayyan shak shik shok🤣🤣🤣
Nixc~
si Rayyan lagi terpesona ngeliat kecantikan Lusi🤣🤣🤣
irena
klo bisa si lusi punya keahlian bela diri.. bisnis.. supaya ga dibegoin... biar si mantannya kapok.. klo perlu si Arga liat sendiri klo si luci sudah kaya
Owner MBG, Amiin: Insyaallah deh☺️
total 1 replies
irena
lanjut thor..
Owner MBG, Amiin: Ashap!
total 1 replies
Nixc~
lanjut thor------🤩🤩🤩
semangat terus ya~~~/Grin//Grin//Grin/
Owner MBG, Amiin: Shap makasih kak
total 1 replies
Nixc~
hahahaha.... pasti langsung kicep tuh anak manja🤣🤣🤣
Owner MBG, Amiin: Nice ☺️
total 1 replies
Akila Nauva
ceritanya menarik
Owner MBG, Amiin: Makasih Kila ☺️
total 1 replies
El Sunda
meski belum tamat,aku udh jatuh cinta sama ceritanya! alurnya bikin penasaran dan gk sabar nunggu update selanjutnya, semangat bang anan! 💪🔥
Owner MBG, Amiin: Makasih El!! Pantengin terus yaa ☺️🙏
total 1 replies
Owner MBG, Amiin
Like dan komentar~☺️
Nixc~
lanjut thor-----/Slight//Slight//Slight/
semangat terus/Proud//Proud//Proud/
Owner MBG, Amiin: Shap, tengkyu ☺️
total 1 replies
Nixc~
😂😂😂
Dev..
andai d dunia nyata ada sistem begini😌
Owner MBG, Amiin: Ada kok, cuma di versi Mimpi
total 1 replies
keyrul
ceritanya menarik,, lanjutkan thor,,, sukses selalu😊😊
Owner MBG, Amiin: Makasih kakakaka🥹🥹🥹🙏
total 1 replies
Nixc~
lanjut terus thor------/Proud//Proud//Proud/
semangat terus ya~~~/Hey//Hey//Hey/
Owner MBG, Amiin: Shap kak ☺️
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!